The first 200 lines.
"Episode 3"
Kenapa aku di surga?
Kenapa malaikat terlihat seperti itu?
Apa?
Di mana aku?
- Kamu sudah bangun. - Kamu.
- Kamu. Kenapa kamu di sini? - Ada apa?
- Apa yang kamu lakukan padaku? - Apa yang kulakukan?
Apa kamu melakukan itu padaku?
Aku
tidak bisa bergerak, melawan, dan bahkan cedera.
Kamu melecehkanku?
Apa maksudmu?
Pemerkosa wanita hanya bisa dihukum
saat ada lebih dari dua wanita yang terlibat.
Tapi kamu bisa menuntutku atas pelecehan seksual.
Tapi apa di Korea pernah ada seorang wanita
dihukum atas pelecehan seksual dalam hubungan pernikahan?
"Menikah"? Siapa?
Sayang, berhenti bercanda.
"Sayang"? Astaga.
Hei, apa itu?
Apa? Foto pernikahan kita?
Kita menikah?
Sikapmu aneh hari ini.
Kenapa? Kamu mau membatalkannya setelah menikah enam tahun?
Apa yang kamu lakukan?
Apa kamu merayuku dari pagi?
Tunggu, jangan.
Tunggu.
Jadi, kamu dan aku
tinggal bersama selama enam tahun?
Apa maksudmu?
Bangun. Ada banyak hal yang harus kita lakukan.
Apa yang terjadi?
Kenapa ini terjadi...
Aku pasti bermimpi.
Aku sangat lelah beberapa hari ini.
Itu sebabnya aku bermimpi buruk.
Ya, tepat sekali. Benar.
Ayah!
"Ayah"?
Angkat tangan!
Dor!
Mimpi buruk menjijikkan apa ini?
Tunggu, apa dalam mimpi kita bisa mencium sesuatu?
Ayah, bangun.
- Ayah, ayo bangun. - Tunggu.
Tunggu!
Apa? Apa yang terjadi?
- Sayang, kamu baik-baik saja? - Aku tidak baik-baik saja!
Apa ini?
Ini tidak masuk akal.
Bagaimana ini bisa masuk akal...
Astaga. Mobil-mobilanku!
- Kunci mobilnya. Di mana kunciku? - Apa?
Kunci mobilmu? Kunci mobil?
Di sini.
Kenapa mainan ini tersangkut di sini?
Kamu mau ke mana?
Kamu mau ke mana?
Sial.
Di mana?
Apa?
Sial! Mobil rongsokan apa ini? Mirip truk pertanian.
Aku muak dengan ini.
Aku muak dengan ini!
Jae Sang!
Kamu mau ke mana?
Apa yang terjadi? Apa lagi sekarang?
Apa yang terjadi?
Apa ini? Ada apa dengan rambutku?
Astaga, ini membuatku gila.
Sial.
Lihat pria itu.
Apa yang dia lakukan?
Apa yang dia lakukan? Dia pasti sudah gila.
Kurasa dia gila.
Apa dia memakai piama?
Kamu mau ke mana?
Hei. Lama tidak bertemu. Bagaimana perkembangannya?
- Bagus. - Hei, tunggu.
Pak Kang! Hei!
Pak Kang, ini buruk.
Bisa carikan aku detektif sipil terbaik?
Apa yang buruk?
Astaga, panas.
Jangan kaget.
Aku terbangun di tempat Detektif Ra.
Dia bilang aku menikahinya.
Apa itu masuk akal?
Tunggu. Apa salahnya itu?
Kamu tidak mengerti?
Aku terbangun dari kecelakaan mobil,
dan Detektif Ra mengeklaim bahwa aku menikah dengannya
dan aku punya anak.
Kamu punya anak karena menikahinya.
Kamu kemari untuk mengatakan itu?
Kamu sudah gila?
Apa? Apa semua orang gila kecuali aku?
Atau hanya aku yang aneh?
Apa maksudmu?
Tunggu.
Sedang apa kamu di sini?
Astaga.
Itu yang harus kami tanyakan.
Ada apa denganmu?
Kamu seorang jaksa.
Sedang apa seorang jaksa di sini?
Kamu main-main denganku, bukan?
Aku terlibat kekacauan ini karena seseorang
yang berubah pikiran dan mengkhianatiku,
jadi, kamu bercanda?
Kamu menjadi jaksa karena aku.
Selama latihan, jika aku melamar menjadi jaksa,
kamu akan menjadi pengacara.
Kamu hampir tidak menjadi jaksa karena aku tidak mendaftar.
Lucu sekali.
Aku dijaili, bukan?
Kamu bercanda denganku.
Ayahmu bahkan tidak menyukai seseorang di keluarga
menjadi jaksa alih-alih hakim.
Dia tidak akan membiarkanmu hidup jika kamu menjadi pengacara.
Paling tidak dua kakimu bakal patah.
Kamu tidak ingat?
Aku memakai kruk berbulan-bulan!
Benarkah?
Kamu pengacara?
Pak Kang,
kamu menawari dia pekerjaan?
Hei!
Apa maksud semua ini?
Pak, jangan salah paham.
Itu yang ingin kami tanyakan.
Kenapa kamu di sini?
Inikah caramu mengatakan
kamu akan menghancurkan fail kasusmu dan bergabung dengan kami?
Untuk apa aku menghancurkan fail kasusku?
Lalu kenapa kamu di sini?
Kamu tidak tahu bahwa akan menjadi masalah bagi jaksa
jika bertemu pengacara di hari interogasi.
- Jaksa Lee? - "Jaksa Lee"?
Siapa? Aku?
Ya, dasar bodoh!
Kenapa kamu memanggilku jaksa?
Kenapa?
Aku pengacara!
Tunggu sebentar.
Kalian mengenal aku.
- Ayolah. - Kalian mengenalku!
Lepaskan aku. Aku pengacara di sini!
Kalian mengenalku, bukan?
Sebenarnya, tidak.
Lepaskan aku!
Kalian bercanda?
- Sungguh? - Jae Sang!
Hei, tunggu.
Apa kamu sudah gila?
Aku mengikutimu untuk berjaga-jaga.
tapi kamu datang ke sini?
Ini tempat kerjaku, tentu saja aku datang ke sini.
Apa maksudmu kamu bekerja di sini?
Kamu bekerja di kantor kejaksaan.
Kenapa semua orang seperti ini? Aku bukan jaksa.
Ini lelucon, bukan?
Siapa yang mau menipumu dengan hal seperti ini?
Kamu bisa menyebabkan masalah besar bagi kami!
Bagaimana bisa ada hal yang lebih penting daripada ini?
Kamu sudah lupa
bahwa Bu Shin dari Grup Hongwoo datang untuk diinterogasi?
Kenapa kamu menemui pengacaranya sendiri hari ini?
- Apa? - Mendapat surat perintah
sudah cukup sulit
karena kurangnya bukti.
Tunggu sebentar.
Istri pimpinan Grup Hongwoo?
- Maksudmu Shin Jung Hye? - Ya.
Seo Ju Yeong masih hilang dan kita harus menemukannya!
Tapi kita menemukan jasad Seo Yeong Ju.
Kamu sudah gila?
Bukan itu yang seharusnya dikatakan jaksa penuntut!
Apa maksudmu?
Aku jaksa yang memimpin kasusnya?
Benarkah?
Jadi, maksudmu
aku jaksa yang memimpin Unit Penculikan dan Orang Hilang
yang dibentuk sebagai proyek pilot?
- Benar. - Sekitar 12 jam lalu,
kantor kejaksaan menangani kasus itu
setelah kasusnya dianggap mendesak.
Kamu masih melakukan ini? Berhenti menjelaskan kasus itu
dan sadarlah!
Kamu berada di radar mereka setelah memenjarakan putranya
atas penyerangan tingkat lanjut.
Seok Kyung Min?
Aku memenjarakan Seok Kyung Min?
Ya.
Karena itulah hidup kita dipertaruhkan dalam kasus ini.
Aku minta maaf atas pertemuan yang terlambat.
Kita akan tidur setelah menyelamatkan orang ini dahulu.
No comments yet. Be the first to leave one.