Owari no Seraph: Nagoya Kessen hen

Owari no Seraph: Nagoya Kessen hen

Download Indonesian Subtitle

Release info

[Penghabisan Seraph - Pertempuran di Nagoya] 10 Yu dan Mika
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2016-01-14
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 168 lines.

Pertempuran di Nagoya

ku selalu bermimpi akan hancurnya harapan

zutto yume miteita kowaresou na kibou

setelah bisikan waktu selamatkan lewat kebaikan

toki wo koe kousa shita sorezore no yasashisa

di atas awan nan tinggi, terukir kilau senyumanmu

futto miageru sora ni kimi no egao egaku

dan sejak saat itu, pandangan dunia kita pun jadi berbeda

ano hi kara bokutachi ha chigau sekai wo mita

ketika kenangan kembali terkuak, diriku pun tersadar

omoi ga afureru shinjiau koto ha

betapa mudahnya 'tuk tanam kepercayaan dalam hatimu

tayasui koto da to sono kioku ha shitteru

di kala kutapaki langkah susuri cahaya dan kegelapan

hikari to yami ni kakusareta kono michi wo susundeku

perasaan kita saling beresonansi

futatsu no omoi ga kirameku

'tuk senantiasa lindungimu

kimi wo mamoritai

kurasakan debaranmu dan peluk erat ikatan kita

kokoro ni kanjiru kizuna wo dakishimete

hingga tiba saatnya 'tuk tebas segala kesedihan

tachiagaru toki ha ima kanashimi kirisaite

"dua jiwa pergi menuju kebenaran"

two souls go toward the truth

seraya cari senyuman membentang

sono egao sagashite

keinginan kuat kita pun kan buka jawaban penuh kepastian

kono omoi ga bokura wo tsuyoku shinjitsu he to michibiku

Yu dan Mika

Yu dan Mika

Semuanya, mundur!

Segera bergerak menuju bandara!

Di sana ada helikopter yang sedang tunggu kita!

Kita mundur!

Bagaimanapun caranya, kalian harus sampai di sana!

Cepat!

Narumi!

Sial.

Yu.

Bangun.

Ada sesuatu yang harus kuberi tahu padamu.

Bangun.

Hoi, bangunlah, Yu!

Bangun!

Yu, kalau begini terus, aku...

To-Tolong!

Teman-teman, tolong!

Ayo lari!

Jangan.

Kalau saja aku minum darah...

Da-Dasar monster!

Tindakanmu selalu saja tanpa ragu kalau berurusan dengan cinta dan hasrat ya, Yu.

Tanpa peduli benar atau salah, kau dahulukan keluargamu.

Kau memang sudah jadi manusia gagal.

Kalau ada kau di sini, apa berarti aku sedang tak sadar?

Ya, dan sudah cukup lama juga.

Guren.

Apa yang terjadi pada Guren?

Itu yang kumaksud, lagi-lagi kau langsung terobsesi pada seseorang.

Sudahlah, beri tahu aku!

Apa yang terjadi pada Guren?

Apa Shinoa dan yang lainnya selamat?

Aku tak tahu.

Aku hanya lihat apa yang kaulihat.

Berarti Guren masih...

Guren, ya?

Tapi, kelihatannya ada anggota keluargamu lainnya yang sedang menunggumu.

Apa?

Di mana aku?

Mika?

Kaukah itu, Mika?

Mika!

Hentikan!

Darah! Darah! Beri aku darahmu!

Beri aku darah!

Ada apa, Mika?

Darah, darah.

Beri aku darahmu!

Berikan padaku! Sakit sekali rasanya!

Maafkan aku, Mika.

Semua ini terjadi karena aku meninggalkanmu.

A-Apa yang aku...

Maaf, akal sehatku sempat hilang.

Apa kau semenderita itu kalau tak minum darah?

Ini semua salahku.

Sudah kubilang, ini bukan-

Mika!

Jangan kemari, Yu.

Jangan dekat-dekat denganku.

Aku tak mau minum darahmu.

Tapi, kondisimu...

Tak perlu khawatirkanku!

Ada sesuatu yang harus kuberi tahu padamu.

Ceritanya bisa nanti!

Sekarang kau bisa mati!

Aku harus bagaimana?

Kau bisa normal kalau kuberikan darah, 'kan?

Aku benar, 'kan?

Kalau begitu, ini,

isaplah sepuasmu.

Ja-Jangan, Yu.

Aku bisa tak tahan lagi.

Isaplah, Mika.

Kalau darahku bisa selamatkanmu, maka minumlah sebanyak yang kaumau.

Kenapa? Padahal akhirnya kita bisa bersatu lagi!

Kalau sampai melihatmu tewas di depanku lagi, bisa-bisa aku...

Kau salah, Yu.

Darahmu takkan selamatkanku.

Ha?

Sekali saja minum darah manusia, aku takkan bisa kembali lagi.

Aku akan jadi vampir sejati, yang takkan menua.

Tapi, itu artinya kalau kau minum darahku,

kau takkan mati, 'kan?

Ah, Mika.

Bagaimana kalau kauturuti saja demi aku?

Tidak.

Diam! Aku sama sekali tak terima jawaban "tidak"!

Kubilang, aku tak mau!

Aku sudah berusaha melawannya selama ini!

Aku berusaha untuk melihatmu kembali sebagai diriku sendiri, dan bukan sebagai monster.

Aku berusaha menahannya selama ini, tapi kau malah semudah itu-

Tentu tak semudah itu, Bodoh!

Menurutmu, aku rela saat kau jadi vampir?

Tapi kalau sudah terlanjur, kita bisa apa?

Kalau kau mati sekarang...

Kalau kau mati sekarang, aku...

Aku akan menangis!

Memangnya kenapa?

Meski harus jadi vampir sekalipun, yang penting kau tetap hidup!

Yang benar saja! Kau ingin aku buang sisi manusiaku demi dirimu?

Tentu saja! Memangnya kenapa?

Lupakan, aku lelah berdebat denganmu.

Lagian, memang bukan aku yang minta.

Dan lagi, jangan mengeluh soal usahamu itu, kalau kau mau menyerah dan mati sekarang.

Kalau mau mati, sebaiknya mati sendirian di tempat yang jauh sana.

Tak bisa, soalnya masih ada yang harus kuberi tahu pada-

Aku sama sekali tak dengar!

Kumohon, Yu.

Kalau kau ingin aku dengarkanmu, minumlah darahku.

Dan setelah itu, tetaplah hidup.

Kalau kau berani berpikir seperti itu lagi, aku takkan memaafkanmu.

Kau ini memang kejam.

Bisa jadi.

Tapi, kaulah yang jadikan si kejam ini sebagai salah satu keluargamu.

Yang itu memang kesalahanku.

Tapi, kalau aku jadi monster setelah ini, semua itu salahmu.

Seperti apa pun kau nantinya, kita tetaplah satu keluarga.

Yu.

Rasanya sakit sekali.

Aku sangat kehausan.

Selamat datang kembali ke pelukanku, Mika.

Mika.

Aneh, 'kan?

Semua ini memang aneh.

Biasanya orang tak ingin bertahan hidup dengan darah keluarganya sendiri.

Memang kenapa?

Lagian, semuanya sudah terjadi.

Benar juga, aku memang bukan manusia lagi.

Aku sudah jadi vampir sepenuhnya.

Dulu, Guren pernah berkata padaku.

Guren?

Benar juga, kau tak tahu.

Begitu aku dihadapkan pada dunia luar, dia yang merawat dan menjagaku.

Dan tahu, tidak? Dia berkata padaku

untuk tetap temukan alasan hidup, meski hanya demi balas dendam.

Hingga suatu saat nanti, akan muncul seseorang yang butuhkan keberadaanku.

Karena itulah aku bisa hidup sampai sekarang.

Owari no Seraph: Nagoya Kessen hen subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left