The first 200 lines.
Paruh Pertama Hidupku
Episode 37
Aku bisa membeli cincinku sendiri.
Aku juga akan menghargai diriku sendiri.
Sekarang, kau sudah bisa mengatakan padaku
apa yang benar-benar kau ingin katakan padaku.
Apakah ini tentang kau dan Luo Zijun,
- kalian berdua-- - Ini bukan kita berdua.
Ini hanya aku.
Ini aku,
Satu pihak,
yang jatuh cinta dengan Luo Zijun.
Aku pikir
aku harus jujur denganmu.
Apakah dia tahu?
Itu sebabnya, dia tiba-tiba ingin bertemu Jonas.
Itu sebabnya, dia bahkan barusan secara khusus mengirim pesan padaku
mengatakan bahwa dia pikir Jonas cukup baik.
Kalian berdua anggap aku apa?
Tang Jing, jangan salah paham.
Luo Zijun tidak ingin menyakitimu dengan cara apapun.
Dia dengan sengaja berusaha menjaga jaraknya dariku.
Dan kau takut bahwa dia akan berkencan dengan pria lain
jadi kau tergesa-gesa datang ke sini dan mengakui hal tersebut padaku.
Tang Jing, dalam hal tanggung jawab dan kewajiban moral,
atau dari semua aspek lainnya,
Aku memang seharusnya sudah mengendalikan diriku lebih baik.
Tapi jika kita akan melihatnya terutama dari aspek perasaan,
Aku harus jujur padamu, dan padanya.
Aku pikir bahwa kau dan aku
tidak akan mau membebani sepanjang umur kita hanya karena ketidak jujuran
cinta atau pernikahan.
Apakah kau sudah selesai berbicara?
Jika kau sudah selesai, kau bisa pergi sekarang.
Aku tidak mau melihatmu lagi.
Dan juga Luo Zijun. Tolong beritahu dia itu.
Tunggu sebentar!
Katakan padaku. Kenapa harus Luo Zijun?
Ada banyak wanita yang mencintaimu.
Kenapa harus Luo Zijun?
Aku juga bertanya pada diriku pertanyaan yang sama.
Aku tidak bisa menemukan alasan yang spesifik. Mungkin ini karena
dia membuatku merasa nyata dan santai.
Aku menyebabkanmu menjadi cemas.
Mungkin.
Di waktu yang sama, aku juga membuatmu merasa cemas.
Tidakkah kau berpikir begitu?
Ini bukan karena kau memintaku untuk melakukan sesuatu untukmu
atau aku meminta kau melakukan sesuatu untukku.
Ini juga karena dengan sengaja tidak saling meminta untuk melakukan sesuatu satu sama lain...
Katakan, Tang Jing, kita adalah tipe orang sama.
Kesuksesan, keunggulan dan kebebasan halo ini di atas kepala kita
memberikan kita tekanan yang tak terlihat begitu besar.
Membiarkan kita harus mempertahankan penampilan seperti ini dalam semua hubungan kita dengan orang lain.
Dan kita masih harus berpura-pura bahwa itu mudah.
Tang Jing, apakah kau mengerti--
Di depanmu, aku memang cemas.
Aku memang khawatir dengan keuntungan dan kerugian pribadi.
Selama beberapa tahun terakhir ini, aku selalu mempersiapkan diri untuk kemunculan seorang wanita yang lebih baik
untuk menggantikanku.
Aku sudah berulang kali meramalkan hasil hari ini didalam hatiku beberapa kali.
Aku bahkan berpikir tentang bagaimana apa yang harus aku katakan dan lakukan
untuk membiarkan kita berdua menarik diri dari ini dengan cara yang tidak terlalu canggung.
Sehingga pada hari-hari berikutnya,
kita masih bisa terus berteman.
Tapi hanya satu hal yang aku tidak duga
bahwa orang ini sesungguhnya adalah Luo Zijun.
Tang Jing,
persoalan ini tidak ada hubungannya dengan Luo Zijun.
Dia tidak melakukan sesuatu yang salah.
Membiarkan kau mencintainya
adalah kesalahan terbesar yang dia lakukan.
Tang Jing!
Tang Jing!
Tang Jing, apakah kau di rumah?
Tang Jing!
Tang Jing.
- Pelayan, tagihan. - Tunggu sebentar.
Jika He Han tidak menyampaikannya padamu, maka biarkan aku memberitahumu lagi.
Menjauhlah dariku. Aku tidak mau melihatmu lagi.
Tang Jing, aku benar-benar tidak melakukan sesuatu yang bersalah padamu.
Aku bahkan tidak berani memikirkan tentang ini.
Aku akan memutuskan semua hubunganku dengan He Han hari ini. Aku tidak akan menemuinya lagi.
Aku akan mengundurkan diri dari Cheng Xing hari ini, mengerti?
Minggir. Aku pergi bekerja sekarang.
Bagaimana bisa kau masih pergi bekerja ?
Atau, apa?
Kau merasa bahwa aku harus bersembunyi di rumah sendirian, mengubur kepalaku dan menangis kesakitan,
dan meratapi kehancuran persahabatan kita?
Kau tidak sepenting itu.
- Tang Jing. - Menyingkir.
- Tang Jing. - Jangan ikuti aku!
- Tang Jing, aku... - Kau tidak boleh berbicara.
Jika kau mengatakan satu kata lagi,
Maka aku akan memberitahu semua orang
hal baik apa yang kau dan He Han lakukan.
Tang Jing, sebenarnya apa yang kau ingin aku untuk lakukan
Supaya kau bisa percaya padaku?
Jika kau adalah aku, apa yang akan kau lakukan?
Apakah kau masih perlu bertanya? Ambil pisau dan potong airnya.
Hargai Tang Jing dan menjauh dari Luo Zijun.
Dengan melakukan itu, kau menyakiti tiga orang.
Menurutmu kau sedang jujur sekarang, apakah aku benar?
Kau jujur dengan diri sendiri.
Bagaimana dengan akal sehatmu?
Kau hanya jujur pada diri sendiri.
Pernahkah kau jujur kepada orang lain?
Jujur terhadap diri sendiri tapi kehilangan rasionalitas, itu adalah binatang.
Lalu menurutmu, aku ini adalah orang yang tidak tahu malu dan cabul?
Bukan begitu.
He Han, biarkan aku menanyakan sesuatu padamu.
- Kau harus menjawabku dengan jujur. - Katakanlah.
- Apakah kau dan Luo Zijun sudah berhubungan seks? - Tidak.
- Benarkah? - Tidak pernah.
Benar, tidak pernah.
Kau juga tidak menyangka, kan?
Itu sebabnya, Lao Zhuo, tarik kembali komentarmu tentang binatang.
Aku juga hampir berusia empat puluh tahun.
Aku tahu apakah ini adalah keputusan rasional atau hanya sebuah keputusan yang terburu-buru yang kubuat.
Jadi berarti kau benar-benar mencintai Luo Zijun?
Kau ingin menikahinya?
Jika dia mau.
Bagaimana dengan Tang Jing? Dia sudah menunggu sepuluh tahun untukmu.
Lao Zhuo, bukan aku yang mencoba untuk melepaskan tanggung jawab.
Sepuluh tahun ini,
Tang Jing dan aku, aku...
kami hanya bertingkah seperti pasangan yang sempurna.
Kami berdua sebenarnya sama sekali tidak saling percaya.
Aku merasakannya. Aku juga percaya bahwa dia merasakannya.
Lalu apa yang telah kau lakukan selama ini?! Seharusnya kau bilang dari tadi.
Apa yang kau katakan benar. Ini semua salahku.
Karena itulah, setelah dia tenang, aku akan jelaskan padanya dan meminta hukumannya.
Tidak peduli apa yang akan dia lakukan, aku akan menerimanya.
Apa gunanya dia melakukan itu?
Halo.
He Han, dimana kau?
Cepat dan lihat akun WeChat mu. Sesuatu yang buruk telah terjadi.
Apa yang dimaksud dengan akun WeChat?
Lihatlah saja dulu.
Ada apa?
Biar aku lihat.
Tang Jing sudah bertanya pada He Han?
Apakah kau ingin menelepon He Han dan mencari tahu kejelasannya?
Bagaimana aku bisa bertanya tentang hal-hal semacam ini?
Sebenarnya, mereka bertiga,
ini juga bukan hal buruk untuk dijelaskan.
Tang Jing ini datang untuk mengancamku sepanjang hari hanya untuk Luo Zijun.
Aku hanya mencoba untuk memperingatkannya sedikit, supaya dia bisa mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Semua orang sekarang lebih rileks.
Tang Jing datang mencarimu?
Apa yang kau katakan padanya?
Sebenarnya, aku benar-benar tidak mengatakan apapun.
Hanya makan malam terakhir kali, dia bertanya apakah Han yang menjemput Luo Zijun.
Aku kemudian mengatakan yang sebenarnya.
Tidak ada yang akan terjadi jika mengatakan hal seperti itu, bukan?
Pasti ada hal lain yang terjadi di antara mereka.
Itu jelas disengaja.
Merekalah yang menggangguku lebih dulu.
Aku bekerja dengan damai di sana, tapi mereka mengirim Luo Zijun.
Mereka bahkan memperingatkan dan mengancamku.
Chen Junsheng, kau juga memiliki kesalahan dalam hal ini.
Kau sudah bercerai dengan Luo Zijun.
Kau adalah suamiku.
Pernahkah kau merasa bahwa kekhawatiranmu terhadap mantan istrimu jauh melebihi diriku?
Justru karena aku suamimu, bukankah seharusnya kau membicarakannya padaku dulu?
jika kau memiliki keputusan atau masalah?
Situasi saat ini adalah aku, kau, He Han, dan Zijun bekerja di perusahaan yang sama.
Dengan Tang Jing memposting pesan seperti itu,
bagaimana kita akan bekerja sama dan berinteraksi nanti di kantor?
Bolehkah aku memintamu untuk memberikan surat pengunduran diriku kepada He Han.
Ada apa?
Surat pengunduran diri Luo Zijun.
Dia memintaku untuk memberikannya pada He Han.
Kau tidak pergi kerja hari ini?
Kita sedang meninggalkan rumah sakit.
Tidak perlu... Ziqun datang menjemput kita.
Bagaimana kalau begini?
Kau langsung pergi ke rumah Paman Cui dan menungguku.
Oke. Oke. Begitu saja.
Itu Junjun. Dia bilang dia ingin datang mengunjungimu.
Baojian, apakah kau gembira?
Junjun, ke sini dan bantu aku mendorongnya.
Bantu aku mendorong dia.
Baojian, jangan terburu-buru. Aku akan membuka pintu untuk kita.
Dia bahkan punya kunci sekarang?
Masuk, masuklah.
Apa yang tidak benar? Wajahmu terlihat sangat buruk. Apakah kau menangis hari ini?
Masuk.
Kau pasti lelah.
- Tutup mata dan cepatlah pulih. Oke? - Ada apa denganmu? Mengapa wajahmu terlihat sangat buruk? Apakah kau menangis? - Tidak.
Aku bertanya padamu. Bertanya padamu.
Apa yang perlu ditanyakan?
Saat ini,
hanya satu orang yang bisa membuat kakakmu sedih atau menangis.
He Han.
Junjun, aku beritahu kau.
Selama kalian berdua saling mencintai satu sama lain,
Aku merasa tidak masalah jika kau menyinggung seseorang.
Berhenti bicara omong kosong, oke?
Aku menentang hal itu. Aku memiliki batas moralitas.
No comments yet. Be the first to leave one.