The first 200 lines.
Hentikan ....
Hen-Hentikan ..., jangan bunuh mereka ....
Tuan Putri!
Kakak!
Putri Bishamon!
Hentikan!
Hentikan!
Hentikan!
Yato ....
Anak gila merusak dalam topeng noh penghadang.
fusagu noumen ni kowasu kyouan kids
Anak gila merusak dalam topeng noh penghadang.
fusagu noumen ni kowasu kyouan kids
Anak gila merusak dalam topeng noh penghadang.
fusagu noumen ni kowasu kyouan kids
Anak gila merusak dalam topeng noh penghadang.
fusagu noumen ni kowasu kyouan kids
Anak gila merusak dalam topeng noh penghadang.
fusagu noumen ni kowasu kyouan kids
Anak gila merusak dalam topeng noh penghadang.
fusagu noumen ni kowasu kyouan kids
Anak gila merusak dalam topeng noh penghadang.
fusagu noumen ni kowasu kyouan kids
Busuk kepalsuan larutkan hari-hari.
fusoku raihou ga hibi wo tokashite
Busuk kepalsuan larutkan hari-hari.
fusoku raihou ga hibi wo tokashite
fusoku raihou ga hibi wo tokashite
Busuk kepalsuan larutkan hari-hari.
fusoku raihou ga hibi wo tokashite
Busuk kepalsuan larutkan hari-hari.
fusoku raihou ga hibi wo tokashite
Ketiga aroma dari kelembak manis pun.
Ketiga aroma dari kelembak manis pun.
amai daion no mitsu nioi datte
Ketiga aroma dari kelembak manis pun.
Ketiga aroma dari kelembak manis pun.
amai daion no mitsu nioi datte
Rasanya buatku, tidak, sabar.
shousou flavor flavor flavor
Kuhanya ingin genggam tanganmu.
Just wanna hold your hands
Kuhanya ingin genggam tanganmu.
Just wanna hold your hands
Kuhanya ingin genggam tanganmu.
Just wanna hold your hands
Menggila, hei, nak!
kurutte hey kids!
Perlahan kaubah zaman.
shidai ni jidai wo kawatte
Kekesalan tiada akhir.
owaranai shousou
Menggila, hei, nak!
kurutte hey kids!
Harusnya ku berjumpa denganmu, mu, mu.
deau hazu datta anata to Oh Oh Oh
Menangis marah.
kurutte naita
Mencari cinta yang tak terlupakan.
wasurenai ai wo sagashite
Ingin terhubung selalu.
tsunagitai zutto
Menggila, hei, nak!
kurutte hey kids!
Namun ku tetap tak mengerti masa depan.
soredemo mirai wakaranai ga
Menggila, hei, nak!
kurutte hey kids!
Hilangkanlah senyum konyolmu itu.
kudaranai egao wo tobashite
Konsep yang tak berarti.
imi no nai kousou
Menggila tenang.
kurutte heiki
Namun jangan hancurkan namaku.
watashi no namae wo hakaina ga
Halo! Terima kasih sudah menghubungi!
Cepat, terjangkau, dan dapat diandalkan!
Yato sang Dewa Pengiriman, siap melayani Anda!
Siap. Iya.
Sial. Meleset terus ...!
Dewa Pengiriman Yato
Iya, tentu saja! Dengan senang hati akan saya lakukan!
Yato! Aku tidak bisa menulis selebaran ini
Yukine, kita dapat kerjaan!
m -1 -82 l 1 -83 1 133 -1 133
Membawa Nama Setelah Kematian
Membawa Nama Setelah Kematian
Membawa Nama Setelah Kematian
Membawa Nama Setelah Kematian
Membawa Nama Setelah Kematian
Membawa Nama Setelah Kematian
Membawa Nama Setelah Kematian
Episode 1
Episode 1
Episode 1
Episode 1
Episode 1
Episode 1
Episode 1
Rapi juga!
Hiyori! Sarapan dulu!
Iya!
Selamat pagi, Ayahanda, Ibunda!
Selamat pagi.
Selamat pagi, Hiyori.
Ibu membuka selai yang diberi tetangga sebagai hadiah akhir tahun.
Sepertinya enak!
Ayah dengar nilai tryout-mu memuaskan.
Tapi jangan terlalu senang dulu.
Kamu harus lulus supaya bisa ke jenjang berikutnya.
Aku berangkat!
Hati-hati di jalan, ya!
Walah, ada Dik Hiyori!
Selamat pagi, Bu Sasaki!
Hati-hati, ya!
Selamat pagi, Hiyori!
Selamat pagi, Ami! Yama ke mana?
Dia berangkat lebih awal. Sepertinya hasil tryout-nya hancur.
Serius?
Selamat pagi!
Hiyori! Tepat waktu sekali!
Ada apa?
Apa kamu tahu jawaban soal ini?
Ah, yang ini lumayan sulit.
Kalau tidak salah ....
Yah ..., untung tempat ini sekolah umum kota!
Ujian kelulusan tahun ini bakal mudah kalau kita bekerja sama!
Tapi, kelakuan seperti itu yang terkadang membuat masalah.
Benar-benar.
Seperti orang yang bergadang semalaman tapi malah ketiduran saat ujian!
Eh, Hiyori?
Ini dia! Trik tidur seketika milik Hiyori!
Tindakan gegabah bagi seorang pelajar yang akan menjalani ujian.
Hei, bangun! Bangun, Hiyori!
Lagi-lagi rohku terlepas ....
Kita jalan-jalan, yuk?
Baunya enak sekali ....
Ini pasti ....
Tuan, apa Anda siap?
Ciat! Ciat! Ciat!
Jadi!
Gila! Kau benar-benar tahu caranya mengganti popok?
Ini lebih mudah dibandingkan popok kain.
Dasar kau ini, aku ini sudah bertahun-tahun menjadi Dewa, tahu.
Dan sudah bertahun-tahun tidak terkenal.
Yato! Yukine!
Hiyori!
Maaf mengganggu!
Kamu keluar dari tubuhmu lagi?
Kok bisa menemukan kami?
Pekerjaan Dewa Pengiriman?
Ya. Kali ini kerjaan menjaga bayi.
Orang tuanya jadi jarang tidur ...
... karena dedek ini menangis terus.
Tapi kelihatannya dia tenang-tenang saja, tuh.
Sekarang sih, iya.
Ibunya di mana?
Tidur di ruangan sebelah.
Sudah seminggu ibunya belum tidur sama sekali.
Dia tertawa!
Sepertinya dia bisa melihatmu!
Terkadang, anak-anak dan binatang ...
... bisa melihat mereka yang berada di pesisir jauh seperti kita.
Wah! Jarinya empuk-empuk!
Sepertinya dia ingin kamu menggendongnya.
Eh?
Berat amat! Dia gerak-gerak terus! Ngeri kalau jatuh!
Nah, tangan kirimu taruh di punggungnya.
Topang kepala dan lehernya dengan lenganmu,
terus taruh tangan kananmu di bawah kupingnya.
Se-Seperti ini?
Eh? Apaan? Dia mendadak menangis!
Eh?
Kita kedatangan tamu!
Siluman?!
Jungle Savate!
Bagus!
Hiyori, tolong jaga bayinya!
Datanglah, Sekki!
Ayo kita mulai, Yukine!
Eh, tungg--!
Kau tajam sekali!
Makanya kubilang tunggu dulu!
Ruangannya terlalu sempit! Bahkan ada dedek bayi di sini!
Kekhawatiranmu patut dipuji.
Memang benar, ada hal di dunia ini yang tidak semestinya dipotong.
Kau harus menahan diri!
Menahan diri, gimana?
Ayo kita ulangi, Yukine!
Buatlah perbatasan.
Seutas garis yang membatasi siapa yang dibunuh dan dipertahankan.
Apa dan siapa yang kupotong, itu semua tergantung padamu.
Aku mengerti.
Yato! Siluman itu aneh!
Dia ... menyembuhkan diri?!
Cerminnya, toh.
Cermin?
Ya.
Siluman ini hanyalah bayangan, yang diciptakan oleh dedek itu sendiri.
No comments yet. Be the first to leave one.