The first 200 lines.
Dilarang keras mengkopi atau memperbanyak sebagian atau mengunggah subtitle ini dimanapun tanpa seijin penerjemah
Episode 48
.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.
Moon Seon Ho, dimana kau?!
Seperti janjiku, aku datang sendiri, cepat keluarlah! Moon Seon Ho, dimana kau?!
Dimana Eun Soo?
Dimana Eun Soo?!
Kau bisa bertarung?
Dimana Eun Soo?
Hyeong Woo, cepat masuk! Cepat!
Eun Soo.
Kau tak apa-apa? Kau terluka?
Lapor dulu kepada polisi, cepat.
Ya, Detektif Kim. Ini aku.
Kami berada di daerah Gunung Gamak, Paju.
Dia mungkin berusaha kabur, kalian harus menyisir daerah ini.
Paju, Ilsan, Munsan, di semua tempat.
Hentikan mobilnya, biar aku yang menyetir.
Tidak, aku bisa.
Minumlah. Bisa membantu menenangkanmu.
Kenapa manusia berbuat seperti itu?
Kau sama sekali tak memikirkan dirimu? Kenapa kau kembali dalam situasi seperti itu?
Kenapa kau lakukan padahal kau sadar akan membahayakan dirimu?
Kau dulu juga begitu. Kau terkurung di dalam ruang penyimpanan menggantikanku.
Kau berkali-kali hampir terbunuh karena aku, tapi kenapa selalu kau ulangi lagi dan lagi?
Tak ada pilihan lain, karena kau dalam bahaya.
Jika terjadi sesuatu padamu, menurutmu aku akan bisa hidup tenang?
Hey, status kita siaga. Apa ada yang kabur dari penjara?
Entahlah. Menurutmu hanya begini bisa menangkapnya? Menyusahkan saja.
Ah, tobat.
Bagaimana Jin Hyeong Woo?/ Dia kabur.
Kau kehilangan dia bahkan setelah kuserahkan dia padamu?
Aku harus meninggalkan negara ini. Polisi ada dimana-mana.
Kau ini bicara apa? Kau dilarang meninggalkan negara ini.
Wajahmu sekarang pasti sudah terpampang di seluruh bandara, bagaimana caramu pergi?
Selundupkan aku sebagai penumpang gelap.
Sampai ke Tiongkok atau Jepang, setelah itu aku bisa mengurus diriku sendiri.
Hey, kita bicarakan lagi setelah kau selesaikan cuci uangku.
Dimana kau sekarang? Kita ketemu.
Bisa jadi ada yang mengawasimu. Aku akan menghubungimu lagi.
Bagaimana kelanjutannya?
Sekarang sudah menjadi urusan polisi, tak ada lagi yang perlu kita lakukan.
Dimana notebook Moon Seon Ho yang kubawa?
Notebook?
Apa rencanamu?/ Aku ingin tahu metode yang digunakannya.
Kenapa dia menelepon terus? Harusnya dia bersembunyi.
Kenapa anda belum memberikan uang yang anda janjikan?
Apa maksudmu? Aku memberikan 10 miliar Won pada istrimu.
Itu bukan dari anda, itu dari Eun Gang Foundation.
Jaksa sedang menyelidikinya maka aku tak bisa mencairkannya.
Sudah kulakukan semua perintah anda.
Aku bahkan mengirim surat ke Kejaksaan kalau Shin Eun Soo yang memberi perintah pembunuhan.
Jika tidak, akan kubongkar di Kejaksaan kalau anda yang memberi perintah.
Kau mengancamku?
Aku juga menanggung resiko.
Segera kirim uangnya padaku.
Ah, kepalaku sudah sakit sekali. Semua ini menyusahkanku.
Oh, hidupku...
Eun Soo, apa kau tak merasa meminta terlalu banyak pada Hyeong Woo?
Jika kalian bersama, Hyeong Woo juga akan dalam bahaya.
Sudah berapa kali ini terjadi?
Terlebih lagi, kau sudah menikah 2 kali.
Ada pemberitahuan dari Kejaksaan.
Surat Pemberitahuan Pengadilan Wilayah Seoul
Mereka tak bisa mendakwanya hanya berdasarkan kesaksianku.
Setelah semuanya, Kang Il Joo bebas.
Sepertinya Ketua Kwon meminta bantuan pada pihak yang berkuasa.
Selain anak anda bersaksi sendiri, sepertinya sulit.
Cincin yang dihilangkan ibu saat mencuci piring juga bisa terlihat.
Kapal selam meninggalkan selokan dan langsung menuju ke laut.
Wow, ini laut. Lihat ikan-ikan di sana.
Indah sekali.
I-kan...
Apa?
Mi Rae, barusan kau bicara?
Ulangi lagi.
I-bu.
Ibu?
Tolong ucapkan sekali lagi.
I-bu.
Ibu?
Ya, Mi Rae. Ibu di sini. Mi Rae sekarang bisa berbicara.
Kau sudah semakin baik.
Ada apa?
Kemauanmu sangat kuat.
Menurut Manajer Go, kau sering masuk ke ruang belajar.
Setelah membunuh ayahku, apa kau tak merasa bersalah saat memandang foto itu?
Berapa kali harus kukatakan kalau bukan aku?
Ya, aku belum pernah melihat pelaku kejahatan mengakui perbuatannya.
Il Joo, yang kau maksud dirimu sendiri.
Ah, mengenai anakmu?
Kau belum dihubungi? Oleh Kejaksaan, aku dinyatakan tak bersalah.
Sekarang kau bagaimana?
Ada orang-orang yang melindungiku namun kau tak punya siapapun.
Perdana Menteri pernah bilang,
mempertahankan kebaikan lebih sulit daripada melakukan kesalahan.
Karena kau membuat banyak alasan, aku akan melupakan semuanya.
Namun rasa malu akan mengikutimu selamanya.
Sepanjang hidupmu, kau akan bersembunyi, memfitnah, dan salah paham.
Kau akan hidup di dalam penjara yang kau bangun sendiri.
Kau akan segera menyadari bahwa hal itu
jauh lebih sulit dibandingkan dipenjara.
Kau ini bicara apa?
Aku memaafkanmu, Il Joo,
namun kau takkan bisa memaafkan dirimu sendiri.
Perdana Menteri, perbuatanku benar, bukan?
Aku merasa jauh lebih ringan dibandingkan pada saat
penuh kebencian dan ingin membalas dendam.
Namun Perdana Menteri,
Aku tak bisa memaafkan Ketua Kwon Soo Myeong.
Dia membunuhmu
dan sekarang, dia bahkan mencoba membunuh Hyeong Woo.
Mana mungkin aku memaafkannya?
Terima kasih, ayah. Tampaknya aku tak membutuhkan ini lagi.
Kenapa kau perlu hal seperti ini?
Karena kau merasa tak tenang.
Kau meragukanku dan bahkan menulis kontrak,
namun aku menerimamu dengan hati hangat.
Aku sangat menyesal, ayah.
Jika kau sungguh berpikir begitu, maka mulai sekarang,
mulai balaskan kematian ayahmu, kematian teman baikku.
Ketua, Presdir Kwon tampaknya membuat masalah besar lagi.
Apa lagi kali ini?
Anda sebaiknya datang sendiri.
Aku akan segera kembali, tunggu di sini sebentar.
Halo?
Moon Seon Ho
Moon Seon Ho?
Dimana Eun Soo?
Dimana Moon Seon Ho?!
Tolong keluar sebentar.
Ikut denganku.
Mau kemana?
Ke Amerika untuk menangkap Kwon Joon Hyeok keparat.
Moo Hyeok, kenapa kau seperti ini lagi?
Aku meneleponnya untuk menyerahkan saham tapi dia justru memakiku.
Dia bilang aku sakit jiwa, aku keparat sinting.
Aku akan menangkapnya dan melenyapkannya!
Memang kau menderita gangguan mental
dan kau dibebaskan dari wamil dengan alasan itu.
Sekarang ayah membelanya?
Bukan begitu. Ini adalah obsesi, Moo Hyeok.
Berapa besar nilai sahamnya hingga kau ribut begini?
Ayah memberinya saham lebih banyak dariku!
Ah, bukankah itu ketulusan ayah?
Ayah sengaja menyuruhnya pergi untuk memberinya saham senilai 200 miliar Won, bukan?
Tidak bisa.
Ayo ke rumah sakit. Ayah kira kau sudah sembuh tapi sepertinya kau kambuh lagi.
Kenapa? Ayah akan mengurungku lagi di RS Jiwa dan menunjuk keparat itu menjadi penerus?
Moo Hyeok!
Sekarang aku tahu, ayah sama saja. Menurut ayah aku takkan tahu?
Sejak awal tak ada alasan keluarga kita menerima keparat itu.
Apa dia penyebab ibu pergi karena merasa tak tenang?
Ya, aku yakin ayah lebih menyayanginya dibanding aku, yang sinting.
Itu sebabnya ayah membela keparat itu!
Lepaskan!
Lepaskan!
Aku iri pada Eun Gang yang mati lebih dulu.
Hidup macam apa ini?
Dr. Im?
Dr. Im
Sudah anda kirim uangnya?
Sudah kukatakan semalam,
jika tidak anda kirim, aku akan membongkar
bahwa anda yang memerintahkan pembunuhan Perdana Menteri Kang.
Aku juga akan mengatakan bahwa Shin Eun Soo tak bersalah.
Karena hal ini, 10 miliar Won tak cukup. Kirim 20 miliar Won.
.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.
Panggilan Dr. Im
Hari ini Hapus
Pimpinan
Ketua Kwon meninggalkan ponselnya di sini.
Apa kau bilang?
Kau membebaskan Kwon Moo Hyeok dengan mengatakan bahwa kesaksian tersebut palsu?
Aku tak punya pilihan lagi. Eun Soo dalam bahaya.
Apa kau sadar kesempatan apa itu?
Ibu menggunakan semua kekuatan ibu untuk membalas dendam pada Il Joo,
orang yang membunuh ayahmu.
Kau menyia-nyiakannya?
Apa kau hanya memikirkan Eun Soo?
Kau tak sadar rencana macam apa itu?
Kang Seok Hyeon mungkin sudah mati namun Il Joo tanpa malu hidup senang.
Jika kita memenjarakan Kwon Moo Hyeok, artinya kita menyingkirkan kekuatan Il Joo
dan kita bisa memukul telak Ketua Kwon Soo Myeong.
Kau gagalkan semuanya hanya untuk menyelamatkan Eun Soo?
Terlebih lagi, kau mempertaruhkan nyawamu?
Eun Soo juga berkorban banyak demi aku, ibu.
Pengorbanan apa?! Pada akhirnya dia hidup senang.
Dia menikah dengan kakek tua dan menerima warisan besar,
dia sudah mendapat yang selayaknya.
Kenapa ibu bicara begitu?
Siapa yang membuat hidup Eun Soo seperti ini?
Ibu lupa perbuatan ibu pada Eun Soo?
Itu sebabnya ibu dipenjara!
Dengan itu, ibu sudah membayar hutang ibu.
Tidak, semuanya belum lunas terbayar.
Ibu juga menjadi bagian dari akar tragedi ini.
Jika dulu ibu tak menculik Eun Soo, ayah takkan meninggal.
Ibu juga bertanggung jawab karena berbuat begitu pada ayah.
Kau...
No comments yet. Be the first to leave one.