The first 200 lines.
Everyone Wants To Meet You
Episode 13
Xi.
Kamu cukup santai sebagai pemimpin perusahaan,
sehingga bisa datang ke rumah karyawan perempuanmu,
apakah cocok?
Luo Xi,
apa ini pilihanmu?
Kenapa bagaimanapun,
hidupmu selalu saja terlihat lebih beruntung daripadaku.
Apa yang kamu katakan?
Xi,
tak apa-apa kan?
Xi.
Tak apa-apa.
Baiklah kalau tak apa-apa.
Orang itu apa lagi tidur susah karena sakit kepala lagi.
Bukan urusanku dia bisa tidur baik nggak.
Jika Tuhan,
memberikan kamu satu kesempatan untuk mengambil pilihan.
Apa kesempatannya?
Satu kesempatan untuk tidak takut lagi,
satu kesempatan untuk memilih orang yang kamu cintai.
Apa maksudnya dengan ini?
Apa maksudnya?
Diulangi kembali untuk Manajer Zhang.
Bagaimana bisa yakin
ini sebuah kasus pencurian?
Tamu kehilangan cincin yang berharga lima ratus ribu yuan.
Tamu itu sangat yakin cincinnya
ditaruh di dalam tas milik wanita ini.
Dan tas milik wanita ini terjatuh barang sekali
saat menabrak orang.
Maka kami curiga pencurian ini sudah lama direncanakan.
Apakah perlu dilaporkan kepada polisi?
Sudah dikonfirmasikan?
Sudah.
Cincin dari tamu dibeli
di plaza kami.
Setelah cincinnya dibeli,
semua jadwal perjalanannya,
jejaknya sudah dimantau oleh CCTV.
Apakah sudah mencarinya di koridor dan antar lift?
Kami sudah segera mencari di tempat itu.
Tamu sebenarnya mau melaporkan kepada polisi,
tapi karena permintaan dari Sekretaris Xiao,
baru dia membolehkan kami melakukan penyelidikan dulu.
Manajer Zhang,
hal ini ada hubungan dengan Luo Xi.
Apa yang harus kita lakukan?
Hentikan kios mereka untuk Festival Makanan dulu.
Lalu melalukan penyelidikan lebih lanjut.
Jika tamu mau melaporkan kepada polisi,
kita ikut kemauannya saja.
Siapa Zhou Mo?
Aku kakaknya.
Ada apa, boleh dikasih tahu kepadaku.
Kamu terjebak dalam kasus pencurian terhadap tamu di hotel.
Tolong hentikan kiosmu dan mengikuti kerja penyelidikan kami.
Apa tuntutan?
Apa tuntutannya?
Kamu dilaporkan mencuri manik-manik.
Masak?
Kakakku tak mungkin akan melakukan hal sejenis ini.
Pastilah ada kesalahpahaman dalam hal ini.
Aku dari Departemen Penjualan.
Kita kawan bekerja,
jelaskan lebih detail.
Sebagai kawan bekerja, lebih harus tahu mengikuti penyelidikan kami.
Siapa pemimpin yang menyelidik kasus ini?
Manajer Zhang.
Kak, kamu jangan takut.
Aku pergi mencarinya.
Silakan kamu ikut kami pergi.
Luo Xi.
Luo Xi.
Kamu kenapa?
Aku mencari Manajer Zhang.
Aku tahu kamu mencari Manajer Zhang.
Dia sedang bekerja.
Aku ada sesuatu, perlu memcarinya.
Dia sedang bekerja,
bahkan aku tak bisa masuk juga.
Luo Xi.
Manajer Zhang.
Jangan, jangan, jangan.
Kakakku bukan pencuri sama sekali.
Jika kakakmu bukan pencuri,
maka dia akan dibebaskan dari kasus ini setelah menyelidik.
Dia sama sekali belum pernah melakukan hal ini.
Kenapa menuntut dia?
Sekarang hasil penyelidikan masih belum keluar,
tak ada yang menuntut kakakmu pencuri.
Hentikan kiosnya sementara,
hanya bertujuan untuk melakukan penyelidikan.
Tapi dia memang bukan pencuri.
Tak pernah ada karyawan yang berani
masuk ke kamarku secara sembarangan,
bahkan Sekretaris Xiao tak bisa mencegahmu.
Kamu terlalu mengutamakan dirimu sendiri ya?
Nona Luo.
Aku minta maaf.
Karena kasus ini terkait dengan keluargaku,
maka penanganannya agak gelisah.
Setelah itu tak akan terjadi lagi.
Aku hampir telah lupa,
di dunia ini,
hanya Nona Luo baru tahu apa artinya dengan keluarga.
Ada hal apa lagi?
Nona Luo,
mari kita keluar dulu.
Keluar dulu.
[Pusat Kebugaran Ruang Baca Ruang Billiard Ruang Serbaguna Ruang Catur dan Kartu]
Halo, Tao Lun.
Aku tadi telah ketahuan detail kasus ini dari kata kakak satu.
[Ruang Serbaguna Ruang Catur dan Kartu]
Kamu tenang.
Di mana kamu berada sekarang?
Aku lagi mencari cincin,
mungkin terjatuh di sudut.
Tapi aku sekarang mau pergi bekerja.
Bagaimana?
Baik.
Kamu jangan terlalu gugup.
Aku datang segera.
Sampai sini omong kita.
Halo, kamu mencari siapa?
Aku mencari Luo Xi dari Departemen Penjualan.
Tolong tunjukkan kartu bukti dan mencatat di sini.
Apa kartu bukti?
KTPmu
Tak aku bawa.
Aku punya sesuatu yang mendadak,
bisakah bolehkan aku masuk dulu.
Bukankah tamu itu bilang bahwa
Zhou Mo telah menargetkannya saat dia membeli cincin?
Manajer Zhang, apakah kamu menemukan bahwa
sebenarnya tamu itu yang menargetkan Zhou Mo.
Catatan dari surat tagihan yang dibuat oleh toko manik-manik menunjukkan bahwa
cincin itu dibeli oleh tamu pada jam sebelas lima belas menit.
Namun vedio yang dibuat oleh Lisa menunjukkan bahwa
dari jam sebelas
sampai jam setengah dua belas,
Zhou Mo tak pernah pergi dari kios makanan.
Maka tuntutan itu tak ada bukti yang kuat sebagai dasarnya.
Tapi kenapa ada orang
berniat membahayakan keluarga milik Nona Luo,
apalagi di daerah resort kita?
Iya sih.
Mungkin kasus ini dibuat karena permintaan bagian internal.
Apa?
Bagian internal?
Apakah tamu itu sudah melaporkan kasus ini kepada polisi?
Belum.
Petugas dari Departemen Pelayanan sedang menghibur pelanggannya,
tapi dia tak pernah mau melampaui kasus ini,
dia mau bertanya pada Zhou Mo secara muka ke muka.
Kita laporkan saja kepada polisi untuk dia.
Kemudian kamu membawa dia datang menemuiku.
Oke.
Katanya kakakmu mencuri cincin orang.
Kok bisa membuat hal begini walaupun sangat kurang duit?
Aneh sekali.
Hal ini tak ada bukti dan kesimpulan yang dibuktikan.
Kok Nona Liu tahu?
Aku calon istri dari bos besar Grup Sihai,
ada apa dengan Grup Sihai,
aku tentu tahu kok.
Oke,
coba kamu katakan,
bagaimana kamu membantu kami?
Uangnya
aku kasih.
Suruhi kakakmu mengganti cincin kepada tamu segera.
Jika tamu laporkan kepada polisi,
barang berharga besar itu,
mungkin dia akan masuk ke penjara.
Jika hari ini kami menerima cek ini,
bukankah seperti kami mengakui kejahatan pencuri ini?
Kamu yang merancang hal ini kan?
Atau Zhang Min yang menyuruhi kamu datang?
Atau mungkin
Nona Liu sebenarnya tahu
siapa tamu yang kehilangan cincin ini,
bahkan tahu cincinnya
di mana.
Baiklah, katamu sudah sangat terbuka,
maka untuk apa aku bersembunyi terus.
Biarkan Luo Xi kamu
pergi jauh dari Grup Sihai,
pergi jauh dari Kak Min.
Kalian paling tak harus berada di tempat ini.
Coba aku tanya,
apakah Zhang Min tahu hal ini?
Kamu tak boleh memberi tahu Kak Min.
Bukan gitu.
Kamu kok
begitu kepala keras.
Nah, aku kasih uang,
yang pertama, membantu kakakmu dapat menyelesaikan masalah,
No comments yet. Be the first to leave one.