The first 200 lines.
Kami berpikir kalau...
...yang terbaik untuk Miu adalah
Untuk merawatnya di sini.
Setelah itu, Miu terkena cipratan air saat naik log flume.
Ayah yang mengerinkannya lho.
Kalau memungkinkan, kami juga ingin Keisuke ikut
jadi kita ber-4 bisa tinggal bersama.
Tapi, Mengenai itu...
Tentu saja kami tidak keberatan.
Sebaliknya, justru kami senang.
Kami punya kamar kosong
dan juga kami bisa mencarikan pekerjaan baru untukmu.
Lagipula, Keisuke akan lebih tenang
kalau kita bersama2 bisa ada di samping Miu kan?
Minggu depan kami akan menonton
Pentas balet Miu, saat itu
kita bisa membicarakannya lagi dengan lebih tenang.
Sampai jumpa.
Dari nenek? - Ya.
Apa katanya?
Mereka sudah sampai dengan selamat.
Mereka bilang akan datang menonton pentas Miu minggu depan.
Yatta!
Ayo - Um.
Ayah, Miu mandi duluan ya.
Oke. - Miu, Malam.
Malam. - Sampai besok ya.
Selamat malam.
Kei-san,
telepon tadi...
Apa ada yang mau mereka bicarakan?
Mereka ingin kami pindah ke Numazu.
Kei-san juga?
Lalu apa yang kau katakan?
Aku bilang kalau akan memikirkannya.
Selamat malam.
Malam.
Semuanya baik2 saja.
Semuanya akan baik2 saja kan?
Selalu bersama Ayah, seperti selama ini kita lakukan.
Bravo. Perfect.
Miu jadi berpikir
kalau besar nanti bisa jadi balerina, tidak ya? -Eh?
Bukankah sebelumnya Miu bilang kalau mau membuka Toko Kue?
Miu akan punya Toko Kue sambil menjadi balerina
juga Mengajar sebagi guru TK. - Oh, sungguh masa depan yang sibuk.
Baiklah, Ayo.
Sudah bawa pakaian dan sepatu kan?
Um! Ayah sudah bawa kamera kan?
Sudah dong.
Oke. Let's go. - Wait! Just a moment! :D
Kita tidak menjemput Kakek dan Nenek dulu?
Jangan kuatir, Mereka akan langsung ke sana kok.
Miu kuatir mereka tidak tau dimana gedungnya. - Jangan kuatir,
Ada peta yang bisa memandu mereka.
OKE deh. - Oke.
Ready... - Go!
Ah! Miu itu curang!
Kurasa ini sudah cukup.
Oh menyala. Terang ya.
Trims ya.
Maaf ya mengganggu jadwal kencanmu.
Kalau anda berpikir begitu, setidaknya bisa memberiku bonus.
Oh ya, hari ini
Kakek dan Nenk Miu datang ke tokyo lho.
Kira2 apa yang akan mereka bicarakan.
Kei-san bilang kalau mereka
akan berusaha semampunya.
Tetap saja
Sekarang mungkin masih baik2 saja,
Tapi 3 atau 5 tahun ke depan Kei-san tidak akan bisa menjaga Miu lagi.
Tenang saja. Kita bisa membantunya kan.
Itu benar. "Saat kau tinggal di sana, kau akan menyukainya."
Bahasa Jepangmu salah.
Kalau begitu, "Ketekunan pada akhirnya akan menang." - Sungguh keliru.
Penyakit Alzheimer adalah penyakit yang misterius.
Ada kasus dimana pengidap tidak menunjukkan perkembangan penyakit.
Di lain pihak ada juga pasien yang tiba2 mengalami
kejadian yang tidak terhindarkan.. - Kejadian
yang tak terhindarkan? - Seperti...
Kau lupa mematikan api dan terjadi kebakaran.
Sampai seperti itu.
Cepat atau lambat,
Kei-san harus membuat keputusan yang terbaik.
Benar.
Sampai lupa, kita harus segera siap2 untuk menonton pentas Miu.
Keren!
Ha?
Gawat nih.
Miu, Ayah lumpa membeli
film baru.
Disana ada yang menjualnya, Kita kesana sebentar.
Boleh Miu tunggu di sini saja?
Boleh sih,
asalkan jangan kemana2 sampai Ayah kembali, ya?
Oke.
Ini silahkan.
Ah.
Ini.
Terima kasih. - Sama2.
Pentas Balet Miu.
Terima kasih.
Lucunya.
Kotaro, masuk sana.
Nako-chan.
Kei-san.
Lihat Miu?
Eh? Miu belum datang kok.
Bukankah kalian pergi bersama?
Ah!
Kau tidak apa2 nak? - Hei, tidak apa2 kan?
Apa ada orang tuanya di sini? - Hei jangan dipindahkan.
Orang tua? Dimana orang tuanya?
Miu-chan!
Miu-chan! Miu-chan? Seseorang tolong panggilkan ambulan.
Kei-san.
Ada apa?
Miu tidak ada.
Apa?
Miu.
Dia tertabrak sepeda.
Ada kemungkinan kepalanya terbentur
kami pikir lebih baik hari ini Miu menginap di RS saja.
Kasihan Miu, harus mengalami ini di hari pentasnya.
Keisuke-san, kenapa ini bisa terjadi?
Jadi kau lupa kalau meminta Miu menunggu di sana
dan pergi ke gedung pentas sendirian?
Kau tidak ingat memintanya menunggu?
Aku sungguh minta maaf
atas kejadian ini.
Ternyata...
...memang akan semakin sulit...
...bagi kalian berdua untuk tinggal bersama.
Bukankah hal seperti ini
tanda-tanda...
kalau penyakitmu mulai berkembang?
Bagaimana kalau
pindah saja ke Numazu
dan kita berempat tinggal bersama?
Kalau kau beralasan tidak bisa
meninggalkan pekerjaanmu saat ini,
Untuk sementara,
Biarlah Miu saja yang ikut.
Bukankah ini juga salah satu pilihan.
Kalau Kei-san tidak membuat keputusan sekarang
bukankah bisa terjadi
kejadian yang tidak kita inginkan?
Miu-chan. - Mersa baikan?
Apa pinggulmu sakit?
Tidak kok. - Syukurlah.
Diamana Ayah?
Hm?
Dia sedang berbicara dengan kakek nenek Miu di lobi.
Mengenai apa?
Miu tidak usah kuatirkan itu.
Saat kau jatuh atau sakit
yang terpenting adalah merawat dirimu dan segera sembuh.
Miu
Sudah bangun? - Iya.
Miu sudah tidak apa kok.
Syukurlah.
Tapi dokter bilang hari ini kau harus
jadi anak yang baik dan menginap di RS.
Kakek dan nenek harus pulang ke Numazu
tapi akan segera kembali ke Tokyo. - Baik.
Maaf karena Kakek dan Nenek tidak bisa meliaht Miu ikut pertunjukan.
Miu tidak perlu minta maaf.
Tapi cobalah bicara denang ayahmu.
Sampai nanti ya.
Bye bye.
bye bye
Kami permisi.
Terima kasih. - Kalau begitu aku
akan mengantar mereka ke stasiun. Nanti kubawakan baju ganti untuk Miu.
Maaf merepotkan. - Tidak apa.
Miu,
Maaf, ini salah Ayah.
Pentas tahun depan Miu juga akan berusaha sebaik mungkin.
Apa yang Ayah dan Nenek bicarakan barusan?
Kinoshita-san.
Ah, Dokter.
Miu-chan, Tidak apa-apa? - Ya.
Kudengar dia dibawa menggunakan ambulan.
Demi masa depan putri anda
saya pikir anda harus segera mengambil keputusan
selagi penyakit anda belum memburuk.
Kalau di tunda, dan kondisi anda memburuk
anda mungkin tidak bisa mengendalikan perasaan anda.
Tanpa kemampuan memutuskan yang terbaik,
anda mungkin ingin bilang "Tidak akan kulepaskan," tanpa pikir panjang, dan hanya mengandalkan perasaan.
Mungkin memang
tidak ada hasil yang menguntungkan kalian berdua.
Kalau begitu...
Menurutku,
Bagian tersulit untukmu berpisah dengan Miu adalah
akan bergantinya lingkungan di sekitarmu.
Jadi kusarankan untuk memikirkan hal ini matang2.
Sungguh sulit ya.
Miu hanya berpikir bagaimana caranya membantu ayah sembuh,
Apa ya, yang bisa Miu bantu.
No comments yet. Be the first to leave one.