Kokdu: Season of Deity

Kokdu: Season of Deity (꼭두의 계절)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Kokdu Season of Deity S01E02 WEB-DL [iQIYI]
A Commentary by MaulanaZxZ
iQIYI resync [Durasi 1:06:20] Bersih tanpa credit

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-01-29
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Oh Hyeoni!

Ada kalimat yang selalu ada di hatiku

dan tidak pernah aku ucapkan.

Aku mencintaimu, Swie-ji.

Mencintaimu adalah

seluruh hidupku.

Hanya ada angin yang bertiup untuk sementara,

tanah hukuman yang tanpa hujan.

Di dunia bawah di mana kamu akan datang suatu hari nanti,

menunggumu adalah keseharianku.

Kamu tinggal di sini demi menunggu apa?

Swie-ji.

Aku ingin bertemu Swie-ji.

Kalian adalah takdir yang penuh penderitaan yang bertemu karena api.

Cepatlah menyeberangi jalan ke akhirat dan basuh perkawinan api dengan air dingin.

Di kehidupan selanjutnya, akan ada

nasib sejelas air mengalir yang menunggumu.

Tidak, aku tidak mau.

Swie-ji adalah takdirku.

Meskipun kamu bangga bisa mengubah takdirmu,

tapi segala sesuatu di dunia tidak akan berubah karena kehendak manusia.

Lepaskan semuanya,

biarlah kehendakmu mengikuti pengaturan takdir.

Bagaimanapun caranya aku harus menemui Swie-ji.

Satu.

Satu.

Dua.

Dua.

Tiga.

Tiga.

Aku benar-benar sangat kuat,

Anda tidak perlu khawatir.

Apakah benar-benar ingin belajar?

Ya.

Swie-ji, kenapa kamu ingin belajar bela diri?

Setelah kematian orang tuaku,

aku tinggal di rumah kerabat jauh sebagai putri angkat.

Meskipun aku sangat berterima kasih atas kasih sayangnya,

tapi aku juga tahu kenapa mereka membawaku ke sini.

Mereka ingin memberikanku kepada orang berpangkat tinggi untuk menjadi selir demi keuntungan.

Aku tidak ingin menyerah dan menunggu untuk dijual.

Aku ingin belajar seni bela diri untuk melindungi tubuhku.

Sama sekali tidak mungkin dengan kekuatanmu saat ini.

Tusuk aku

dengan ini di sini.

Apa?

Bukankah kamu ingin melindungi dirimu sendiri?

Harus membunuh dengan satu tusukan.

Tidak boleh ragu.

Kamu bahkan tidak bisa melakukan ini, apa lagi yang ingin kamu lakukan?

Menyerah saja.

Anda sangat keterlaluan.

Lebih baik langsung mempekerjakan orang.

Aku mana punya uang sebanyak itu.

Gunakan saja orang yang sudah kamu pekerjakan.

Apa?

Pekerjakan aku saja.

Aku akan melindungimu, Swie-ji.

Oh Hyeoni.

Berikan tanganmu kepadaku.

Bunga apa ini?

Ini adalah bunga heather yang mekar di bawah sinar matahari dan dunia bawah.

Aku akan melindungimu baik di dunia bawah

atau di dunia, ini adalah tekadku.

Aku sudah sangat lama tidak melihat matahari.

Di bawah bilah badai salju, hatiku sudah mendingin.

Kenangan berubah menjadi transparan dan kosong

seperti es batu, melupakan semuanya.

Tapi aku masih berdiri menunggu tanpa akhir yang terlihat.

Satu jiwa,

dengan demikian meninggalkan dendam.

Sudah waktunya istirahat.

Aku tidak mau.

Aku ingin bertemu dengannya.

Waktu yang begitu lama,

sebenarnya kamu sedang menunggu siapa?

Dia adalah...

Namanya adalah...

Wajahnya...

Apaka menunggu seseorang yang tidak bisa kamu ingat?

Karena apa?

Apakah karena kemarahan? Apakah untuk balas dendam?

Apakah untuk meminta maaf?

Atau untuk cinta?

Itu adalah...

Itu adalah...

Kamu akan mengerti saat melihatnya.

Sudah begitu lama memberimu kesempatan,

menyuruh dirimu menuruti kata-kataku,

mengambil kesempatan untuk mematuhi takdir.

Tapi kamu ini manusia bodoh yang sombong,

kamu akhirnya juga melakukan hal berdosa terhadapku.

Sebagai hukuman, mulai sekarang kamu akan menjadi Kok-Du.

Kamu akan menjadi orang yang ditakuti dan ingin dihindari semua orang.

Tidak ada yang akan jatuh cinta dengan keberadaanmu yang sudah mati.

Kok-Du, telingamu

akan selamanya menggemakan kutukan dan kebencian dari orang mati dan manusia.

Jadi, kamu akan memimpin orang mati di dunia bawah dan membunuh berulang kali di dunia bawah

sampai wanita itu mengatakan dia mencintaimu yang seperti ini

baru kehidupanmu yang terkutuk akan berakhir dan damai kembali.

Benar-benar malam yang luar biasa untuk membunuh.

[Polisi Seoul yang melakukan yang terbaik, keamanan publik yang memuaskan warga]

Apakah benar-benar tidak menemukannya?

Aku juga memeriksa hotline darurat, rumah sakit di Seoul tidak ada.

Lihat ini dulu.

Apakah orang ini ingin mati?

Pasti seperti ini karena terstimulasi oleh jatuh.

Tidak apa-apa.

Lihat, dia sendiri yang berjalan ke sana.

Ini tidak seperti yang kamu kira diseret mayatnya oleh seseorang.

Bagaimana dengan CCTV di dalam gedung?

Apakah tidak ada orang aneh yang masuk ke rumah profesor?

Semuanya sudah dikonfirmasi.

Sudah melihat garis waktu sepanjang hari,

hanya Do Jin-woo yang masuk sendirian.

Lalu, kenapa bisa jatuh?

Ya, Kak, apakah sudah melacak lokasinya?

Apakah sudah menemukannya?

Terima kasih, Kak, dua hari lagi aku akan mentraktirmu makan.

Ada di mana? Apakah mengatakan ada di mana profesor?

Mengatakan tidak ada sinyal setelah sampai di Jalan Tol Yeongpo.

Apakah orang itu punya tempat untuk dituju di Kota Yeongpo?

Bagaimana aku bisa tahu?

Apakah orang ini melarikan diri?

Kenapa harus melarikan diri? Sungguh tidak masuk akal.

Marah dan membuat masalah, tapi karena pihak lain adalah Perusahaan Pilseong,

jadi tidak dapat menanggung akibatnya.

Jadi menguap tanpa ada yang memperhatikan.

Ada banyak orang yang tidak bertanggung jawab seperti ini.

Tidak mungkin.

Aku akan menjadi orang yang aneh jika profesor menghilang begitu saja.

Hanya aku yang akan menjadi orang gila dan pengkhianat yang mencela profesor.

Cheol, bisakah mencari detail kartu kredit atau sesuatu?

Itu bukan sesuatu yang bisa dilakukan semua orang, tapi...

Lihatlah aku siapa, percayalah kepadaku.

Kamu mau ke mana? Apakah mau ke Yeongpo?

Pulang ke rumah.

Pulang ke rumah?

Aku ingin tidur.

Apakah kamu bisa tidur dalam situasi ini?

Besok akan lebih buruk dari hari ini, 'kan?

Setidaknya harus tidur untuk terus bertahan.

Apakah menghilang?

[Jo Bong-Pil, "Ahli Farmasi Air yang Patuh" Korea hari ini, akhirnya dibebaskan]

[Jo Bong-Pil matilah! Jo Bong-Pil matilah! Bagaimana aku bisa pergi ke sekolah? Apa kesalahan yang kuperbuat?]

[Rasanya sakit dan terlalu lelah, Bu, maafkan aku, aku ingin mati Tuhan tolong aku, aku benci Jo Bong-Pil! Matilah!

Matilah, matilah.

Ayo bersulang.

- Baik. - Bersulang, bersulang.

Eun-Ji, sangat senang bertemu denganmu.

Terima kasih.

Minumlah.

Eun-Ji, apakah kamu tidak apa-apa?

Bunuh dia, bunuh dia, bunuh dia.

Tolong hapus fotonya.

Aku akan memberi uang sebanyak yang kamu mau,

tolong lepaskan putriku.

Putriku memiliki masa depan yang cerah.

Aku bisa menjanjikan apa pun yang kamu inginkan, tolong.

Tuhan, Tuhan.

Tolong bantu aku.

Tolong bantu aku.

Tolong bantu aku siapa yang bisa membantuku membunuh Jo Bong-Pil.

Tolong bantu aku bunuh dia.

Bunuh dia, bunuh dia.

Bunuh Jo Bong-Pil, bunuh dia.

Siapa Jo Bong-Pil?

Jo Bong-Pil, Jo Bong-Pill, Jo Bong-Pil, Jo Bong-Pil.

Dia adalah apoteker,

dia memberi para juniornya air untuk patuh.

Tapi karena obatnya diracik dengan cara yang cerdik,

dia akhirnya dilepaskan karena tidak ada cukup bukti.

Siapa yang bertanya kejahatan apa yang dilakukan pria itu?

Beri aku fotonya, aku baru bisa membunuhnya jika aku melihat penampilannya.

[Jo Bong-Pil, "Ahli Farmasi Air yang Patuh" Korea hari ini, akhirnya dibebaskan]

Apakah benar-benar bisa melakukan apa pun?

Kalau begitu minumlah denganku.

Kenapa kamu tidak bisa melakukan ini untuk putrimu?

Bukankah kamu ibunya?

Kemarilah!

Wanita bermain trik agar menarik.

Kamera, kamera di...

Apakah kamu mencari ini?

Siapa kamu?

Bocah, siapa kamu?

Aku adalah raja kematian,

khusus datang untuk menangani kotoran yang menumpuk di sudut ruangan.

Apa?

Sungguh sangat bau.

Saat melihat kalian,

aku merasa Sang Pencipta menciptakan manusia sambil melihat sampah.

Pemuda itu juga sangat aneh.

Kamu orang gila, apa yang kamu bicarakan?

Benar, manusia harus bermain trik agar menarik.

Lepaskan aku, lepaskan aku.

Aku bukan dewa yang melepaskan orang.

Hei, hei.

Kenapa harus membakar pakaian berharga ini?

Semua ini sangat mahal.

Ini semua milik Do Jin-woo.

More Indonesian subtitles for Kokdu: Season of Deity

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left