The first 133 lines.
Ayo kita berangkat.
Maaf membuatmu menunggu lama.
Ayo berangkat. Kita rayakan keberhasilan Bojji.
Ayo kita makan besar!
Bojji, itu...
Bukankah itu pedang?
Tapi...
Ukuran pedang itu cukup besar.
Apa Bojji benar-benar bisa menggunakannya?
Hebat sekali!
RANKING OF KINGS
PEDANG PANGERAN
"EPISODE 10: PEDANG PANGERAN" Apa benda yang seperti jarum panjang itu?
Ini adalah penipuan.
Berbohong seperti itu untuk menipuku agar percaya kau sudah kuat? Kalian payah.
Jangan berbicara sembarangan.
Ini bukan penipuan, kami juga tidak membohongimu.
Ini disebut menggertak.
Me... Menggertak?
Itu sama saja!
Bojji,
kedepannya kau akan dipandang rendah oleh orang lain berpuluh ribu kali.
Setiap kali kau dipandang rendah, apa kau harus meragukan diri dan berkecil hati?
Tidak...
Ucapanmu sangat bijak, tapi bukan itu permasalahannya.
Selain itu, Kage, kau tenang saja.
Kau tidak perlu meragukan kekuatan Bojji.
Terlebih lagi,
jika kau pun meragukannya, dia harus bagaimana?
Kau benar. Sebenarnya apa yang sedang kulakukan...
Bojji, maafkan aku, aku tidak seharusnya meragukanmu.
Tapi...
Apa yang terjadi pada saat itu?
-Terima kasih. -Terima kasih banyak.
Tapi,
pedang itu seperti jarum. Apakah bisa digunakan untuk bertarung?
Jangan khawatir.
Menurut teoriku, Bojji akan menjadi tak terkalahkan.
Teori...
Tak terkalahkan...
Selamat kepada Bojji, karena telah berhasil menjadi murid Despa.
Bersulang.
Bersulang.
Murid Despa.
Apa itu?
Tunggu sebentar.
Kalian... Orang yang beberapa waktu lalu berbuat jahat kepadaku...
Si sulung, Bao.
Si tengah, Li.
Si bungsu, Gang.
Kita adalah tiga bersaudara, Baoligang.
Siapa mereka?
Murid yang belajar ilmu pedang dariku.
Ilmu pedang?
Murid?
Kau bilang dua orang cebol ini?
Beraninya kau memaki kami cebol!
Kenapa? Kau marah?
Sudah, sudah. Jangan pedulikan mereka.
Tuan Despa memang hebat, sangat tenang.
Bojji juga begitu.
Apakah cara terbaik adalah dengan tidak menghiraukan mereka?
Baiklah, aku juga akan begitu.
Bisa-bisanya kau menerima orang tak berguna seperti ini menjadi muridmu.
Cocok dengan wajahmu yang mirip unta itu.
Tuan Despa!
Terserah jika kau menghina muridku.
Tapi beraninya kau menghinaku? Aku tidak akan mengampuni kalian!
Bukankah biasanya orang mengatakan kebalikannya?
Beraninya memukulku.
Maju kau!
Sungguh lemah.
Matilah kau!
Bojji...
Bojji, ternyata kau cukup kebal.
Kenapa? Mau bertarung denganku?
Bojji, jangan melawannya dengan tangan kosong.
Ambil pedangmu.
Tidak, tidak perlu menggunakan pedangnya.
Dengan bakat Bojji, dia bisa mengalahkannya dengan tangan kosong.
Tuan Despa, apa kepalamu terbentur?
Lihat saja, kau akan mengerti.
Cebol sepertimu ternyata tidak tahu diri juga.
Apa itu tadi?
Pukulan selemah itu tidak akan berguna.
Dia tertawa... Dia menertawakan pukulan Bojji?
-Kakak... -Kakak...
Jangan ke sini.
Apa yang telah dilakukan bocah itu kepadaku?
Ada apa?
Tubuh kita memiliki banyak titik lemah.
-Sialan. -Keparat kau.
Serangan di dagu paling efektif. Bisa membuat pusing dan gegar otak.
Gegar otak?
Menggunakan kekuatan lawan untuk menutupi kekurangan diri kita.
Dapat mengenai kelemahan lawan dengan tepat
adalah kelebihan Bojji.
Tuan Despa,
maaf, aku telah mencurigaimu.
Aku tidak akan pernah melakukan hal seperti itu lagi.
Sialan. Sungguh trik yang tidak jelas.
Tunggu sebentar.
Beraninya kau menggunakan senjata.
Apa aku boleh menyimpulkan bahwa kau sudah siap untuk mati?
Apa?
Bojji,
gunakan pedangmu.
Sialan.
-Kakak! -Kakak...
Dia... Dia terbunuh...
Bagus sekali. Kau telah membuatnya pingsan.
Pingsan...
Bawa dia pergi.
Tuan Despa,
apa yang tadi Bojji lakukan?
Biar kujelaskan.
Sakit sekali...
Apa yang kau lakukan?
Karena di sini ada titik nyeri yang bisa membuat orang kesakitan.
Titik nyeri?
Kalau begitu...
Bagaimana dengan ini?
Tu... Tuan Despa!
Aku baik-baik saja.
Selama tidak menembus titik nyeri, tidak akan terasa sakit.
Lagi pula, aku menghindari pembuluh darah.
Sungguh menjijikkan...
Setiap makhluk hidup itu luar biasa.
Bojji memanfaatkan kemisteriusan itu
dan membuat lawan pingsan.
Tadi itu membuat bagian otak lawan berhenti bekerja untuk sementara waktu.
Untuk mengalahkannya, hentikan saja aliran darah ke otak.
Pedang jarum Bojji dapat menghindari organ vital.
No comments yet. Be the first to leave one.