The first 200 lines.
Aku bergabung dengan grup burlesque,
dan aku mengundang kalian semua ke acara.
Ayo rayakan aku merayakan diriku sendiri.
EPISODE SEBELUMNYA...
Aku punya kesempatan bagimu untuk menari.
Aku tak punya 200 dolar untuk kostumku.
Itu... Itu bukan masalah. Kau bisa membayarku nanti.
Astaga!
-Kau tak bisa berjongkok di sini, Bung! -Tidak. Aku akan pergi.
Pernah kau berpikir tentang kita menjadi yang utama bagi satu sama lain?
Kurasa aku belum siap berkomitmen
untuk mengambil langkah berikutnya denganmu.
Angelica dan aku dulu berkencan.
Kau tahu apa dia mengencani seseorang?
Dia belum menyebutkan siapa pun.
Aku sudah memutuskan tentang proposalmu.
Aku akan memajukannya.
Lucia menyuruhku meminta Anggota Dewan Gonzales dan Brown
mensponsori proposalku, dan mereka menolak.
Aku punya teman yang membantu di kantor Gonzales.
Dia bilang Lucia memintanya untuk tidak melakukannya.
Kabar baik! Karena Gonzales dan Brown menolak,
aku minta dua anggota dewan lainnya.
Apa?
Jika aku membeli Revitalize dari Jackie,
kau bisa menggabungkannya dengan Bulk Beauty.
Evan membeli Revitalize adalah satu-satunya pilihan kita.
Adikku pergi dari rumah delapan tahun lalu
dan aku tidak tahu di mana dia.
Mari kita selidiki media sosial, hubungi teman-temannya.
INI JENNA, AKU BAIK-BAIK SAJA BERHENTI MENCARIKU
Aku tidak mau melakukan komedi tunggal lagi.
Apa terjadi sesuatu saat tur?
Kau memberi tahu seseorang?
Sudah berakhir. Aku baik-baik saja.
Sudah dengar kabar dari orang tuamu?
Aku mengirimi mereka USG. Mereka tidak merespons.
Cinta orang tuaku selalu bersyarat.
Hanya untuk menjelaskan sesuatu tentang menjadi diinginkan.
Aku memang menginginkanmu. Itu bukan hanya kebutuhan.
Kau masih menyukainya.
Tidak.
Maksudku, aku akan selalu punya perasaan untuknya,
tapi aku sangat jelas bahwa aku tak ingin bersamanya.
Lalu kenapa kau peduli dengan pendapatnya?
Seharusnya tidak. Seharusnya aku tidak melakukan itu.
Kau tidak boleh menyerah mencari adikmu.
Kenapa kau tak memberitahuku?
Aku tak ingin menyakiti perasaanmu.
Mungkin ini takkan berhasil.
Halo? Ada orang di sini?
Aku akan menyatakan perasaanku.
Apa? Kau tidak setuju?
Aku hanya ingin kau berhati-hati
karena Isabella pernah mencurigakan.
Aku harus membeli kedua perusahaan untuk menggabungkannya,
tapi jelas kalian berempat akan tetap menjadi dewan
dan rekan tunggal.
Ini acara kalian.
Partisipasiku akan benar-benar di luar kendali.
Ini perusahaan kalian.
Kami hargai itu,
tapi mengingat yang terjadi sebelumnya dengan ACTivism,
kami ingin opsi untuk membeli sahammu
secepat mungkin.
Tentu saja.
Kau harus tahu aku menghentikan ACTivism.
Seharusnya kulakukan lebih awal,
dan mengatasi masalah di Speckulate.
Seseorang di posisiku bertanggung jawab
untuk membuat lingkungan kerja
dan dunia
menjadi tempat yang lebih baik.
Maaf aku butuh waktu lama untuk melihatnya.
Hebat!
-Terima kasih. -Terima kasih.
Senang mendengarnya.
Aku akan meminta pengacara menyelesaikan detailnya secepat mungkin
agar aku bisa membuat penawaran kepada Jackie.
Bagaimana jika dia menolak menjualnya?
Jangan khawatir.
Aku memberinya tawaran yang tidak bisa dia tolak.
Ayah Baptis.
Itu akan menjadi tawaran yang bagus.
Apa?
Maksudku
sudah jelas kau dan Evan masih saling menyukai.
Kecocokan kalian luar biasa.
Apa di sini panas?
Maksud kami,
jika kau masih menyukai Evan,
maka kami tak ingin menghalangi
cinta sejati.
-Hei, kau. -Hei! Aku merindukanmu.
Aku juga merindukanmu.
Apa kau bebas malam ini?
-Aku akan menemui Angelica malam ini. -Ya.
Bagaimana dengan besok?
Aku berharap
kau bisa ikut protes yang kupimpin besok.
Ini bagian dari kampanye istirahatku.
Di Chesterfield Square,
mendukung warga yang berjuang untuk ruang hijau
alih-alih pengembangan ritel lain.
-Tentu saja! Aku akan datang. -Terima kasih.
Kau akan mengenaliku
sebagai pria tampan di depan dengan megafon.
Sampai jumpa besok.
Anggota Dewan Hernandez!
Halo! Terima kasih lagi
sudah mensponsori proposal Pusat Wanita.
Tentu saja. Semoga berhasil.
Kenapa Hernandez di sini?
Dia ingin bantuan,
sebagai imbalan mensponsori proposalmu,
seperti yang kami janjikan.
Kau menempatkan Lucia di posisi yang sangat sulit.
Apa?
Orang tuaku menelepon.
Mereka datang dan ingin makan malam.
Apa itu bagus?
Entahlah. Mereka terdengar baik.
Mungkin mereka sudah sadar
dan ingin ada dalam hidup bayi itu.
Dan hidupmu.
Baiklah, aku tak mau terlalu bersemangat,
tapi kenapa mereka mengundangku makan malam
hanya untuk memberitahuku mereka belum berubah pikiran?
-Tepat. Ini hebat! -Benar?
Sial, aku harus mencari tahu harus memakai apa.
Hei, kau melihat Luca?
Aku tak tahu dia temanmu!
-Kukira dia hanya penghuni liar. -Bagaimana jika benar?
Kenapa kau berasumsi dia berbahaya?
Aku bahkan tidak bisa menghubunginya
karena ponselnya tertinggal.
Hai! Di sini. Hadir. Siap berlatih.
Bagus. Lakukan pemanasan.
Aku turut berduka atas kejadian yang menimpamu.
Kenapa kau tak memberi tahu Kelly bahwa kau temanku?
Aku tak ingin membuatmu dalam masalah.
Tidak akan! Kau bisa tinggal denganku di The Coterie.
Tidak. Aku baik-baik saja. Sungguh.
Hanya saja,
setelah acara, aku akan pergi.
Untuk kostumku.
Kau tak perlu membayarku sekaligus.
Aku hanya tidak suka berutang kepada siapa pun.
Baiklah. Aku akan berganti pakaian.
Maaf, itu salahku.
Aku hanya butuh waktu sebentar.
Tidak masalah, istirahat lima menit.
Baik, terima kasih.
Hei, apa aku mengacaukanmu?
Tidak! Sama sekali tidak.
Maaf, kurasa aku mulai gugup.
Aku akhirnya mengundang seluruh Coterie ke acara ini
dan aku tak berhenti untuk berpikir tak ada yang pernah melihatku seperti ini.
Terutama orang-orang tertentu.
Seperti Dennis?
-Maaf. -Tidak. Ini...
Tidak. Aku hanya merasa
ada sejarah di sana.
Ya, banyak sejarah. Sejarah yang berat.
Sekarang, setiap kali aku menari,
aku hanya berpikir,
-apa yang akan dia pikirkan. -Benar.
Aku belum pernah tampil seksi di depannya.
Maksudku, meski kami pernah bercinta. Sekali.
Aku hanya... Entahlah,
aku tak pernah menempelkan bokongku di wajahnya.
-Maaf. Terlalu banyak informasi. -Tidak, bukan begitu.
Aku mengerti. Sungguh.
Jadi,
kau masih menyukainya?
Tidak.
Maksudku, aku akan selalu menyukainya,
tapi aku sangat jelas bahwa aku tak ingin bersamanya.
Lalu kenapa kau peduli apa yang akan dia pikirkan?
Sudah dipecat? Siapa yang makan makaroniku?
Aku lapar sekali.
Kau baru bangun?
Ya.
Aku harus berbelanja bahan makanan.
Tunggu! Instacart! Aduh!
Kapan kali terakhir kau meninggalkan The Coterie?
Entahlah, cukup lama.
Kenapa aku harus pergi?
Alice,
kau takut pergi?
Tidak.
Kau tetap datang ke pertunjukan Davia besok malam, 'kan?
Aku tak tahu.
Kurasa aku sakit.
BISA KITA BICARA?
TENTANG KITA?
HEI, AKU TERIMA PESAN FB-MU TENTANG JENNA PEREZ
KURASA AKU TAHU DI MANA KAU BISA MENEMUKANNYA
-Di sana kau rupanya! -Hai, Ibu.
Lihat perut buncit itu!
No comments yet. Be the first to leave one.