The first 200 lines.
Akumulasi penjualan mencapai 10 juta kopi.
Terima kasih./ Ya.
Webtoon serial terbaik se-Korea, W.
Kang Chul tahu dari Oh Yeon Joo...
...bahwa dia adalah karakter utama webtoon serial tersebut.
Dia datang ke dunia Yeon Joo, dunia sungguhan.
Jadi sepertinya inilah tempat di mana kau menciptakanku.
Melalui jari-jarimu itu.
Dia berusaha mengambil kehidupnya kembali.
Karena Oh Seong Moo, dia menyadari bahwa hidupnya adalah...
...realitas palsu yang dibuat oleh penulis itu.
Akhirnya...,
...untuk menciptakan akhir yang tepat bagi kehidupannya...,
...dia lebih memilih mati.
Saat itulah, webtoon serial W tamat.
Setelah dua bulan...,
...Yeon Joo, yang tidak bisa melupakan Kang Chul...
...tak sengaja menemukan bahwa Kang Chul belum mati.
Tolong selamatkan dia. Dia masih bisa diselamatkan.
Apa maksudmu? Jadi ini belum tamat?
Waktunya tidak berlalu. Waktunya berhenti.
"Tamat" artinya waktu berhenti di adegan terakhir.
Dia masih ada di sungai sekarang.
Aku tak mau makan ramen./ Ini bukan soal ramen.
Apa kau ingat?
Sepertinya...
Aku sudah lama dengar perkataan ini dari Pak Oh.
Soal W.
Katanya...
Kaulah yang membuat W.
Katanya kaulah yang membuat...
...karakter Kang Chul.
Apa maksudmu?/ Dia bilang...
...dia menulis W berdasarkan cerita yang kau tulis waktu kau masih kecil.
Kau tidak ingat itu?
9,7. Dia kalah.
Titik tembak 1: 9,7.
Oh, ini dia.
Tidak mungkin! Tak masuk akal!
Kita harusnya menang!
Hei, anak-anak!
Jangan berisik!
Ibu 'kan sudah bilang jangan berisik.
Ibu, ini momen penting. Cepat sini.
Apa kita menang medali emas?
Tadi kita menang, tapi sekarang seri.
Ahjumma, bukankah dia sangat cantik?
Dia baru anak SMA, tapi dia sudah hebat begitu.
Dia mulai menembak.
Bagaimana ini, Yeon Joo? Sepertinya jantungku akan meledak.
Ayo kita lihat bagaimana kelanjutannya.
Nancy Johnson, penembak asal Amerika...
Kita kalah!
Tidak mungkin!/ Tak masuk akal.
Sayang sekali.
Dia pasti sangat gugup.
Ayo makan.
Sial. Memalukan.
Bukankah dia sangat cantik?
Dia cantik sekali.
Kupikir kita akan memenangkan medali emas!
Astaga.
Dia berusia 18 tahun. Dia anak SMA kelas 11.
Anak SMA kelas 11.
Dia atlet penembak nasional.
Tingginya 180cm.
Tidak.
Tingginya 185cm.
Namanya adalah...
Aku harus menamai dia apa ya?
Yeon Joo.
Ini dari Seul A./ Oh.
Halo?/ Kau sudah selesai?
Aku harus menelepon guru kalau aku tak bisa menyelesaikannya besok.
Aku juga tak bisa. Aku sibuk./ Kau lagi apa?
Aku akhirnya menemukan pria idamanku.
Ahh, kau mengubah tipe idealmu lagi?
Tidak. Kali ini sungguhan.
Dengar.
Dia anak SMA kelas 11, dan seorang atlet penembak nasional.
Dia menghadiri perlombaan dan membalikkan keadaan.
Dan dia juga jenius. Dia seorang murid dan atlet yang hebat.
Tingginya 185cm. Dia kurus, tapi tubuhnya berotot.
Dia sangat manis.
Dia baik dan juga lucu.
Berarti, dia keren ya?
Siapa dia? Apa kita satu sekolah dengannya?
Tidak./ Lalu dia dari sekolah mana?
Aku mau liha wajahnya.
Kau tidak bisa lihat wajahnya.
Kau tidak bisa bertemu dengannya.
Baiklah.
Sampai jumpa besok. Dah.
[Anak SMA kelas 11, Atlet Penembak Nasional]
Yeon Joo Noona, bagaimana.../ Jangan dilihat! Tidak!
Aku tidak lihat kok. Kau ini kenapa?
Noona, tapi aku harus melihatnya.
Aku harus melihatnya. Ayolah.
Aku harus melihatnya. Coba kulihat.
Itu karakter baru!
Dia tidak mirip Kang Chul.
Susah sekali menggambarnya.
Aku tidak bisa menggambar garis mukanya.
Padahal Pak Oh bilang gambaranmu bagus.
Katanya kau pernah ingin jadi seorang kartunis.
Aku sudah lama tak menggambar lagi.
Dan aku tidak biada dengan pena ini.
Dulu 'kan belum ada pena gambar seperti ini.
Kalau kau tidak bisa melakukannya, menyerah sajalah.
Waktu Pak Oh sudah pulang.../ Hei.
Jangan bilang apa-apa pada Ayah.
Aku akan menyelamatkannya.
Aku akan menyelamatkan Kang Chul.
Astaga.
Tidak semua orang bisa menggambar kartun. Semoga berhasil.
Kau lihat itu?/ Barusan ada orang jatuh.
Cepat!/ Arahkan senternya kesana.
Aku menemukannya!
Orang yang kabur dari penjara ada di sini!
Dia disini!
Jangan bergerak! Jangan bergerak.
Ya. Mereka bilang dia tidak terluka.
Entahlah. Nanti kuberitahu kau kalau dia sudah bangun.
Kau tak perlu datang sekarang.
Dia sudah bangun. Aku akan meneleponmu lagi.
Apa yang terjadi?
Jelaskan kenapa kau pergi ke Sungai Han dan kenapa kau jatuh dari jembatan itu.
Ada orang yang mendorongmu, 'kan?
Kenapa kau pergi ke sana tengah malam?
Apa yang terjadi?
Itulah pertanyaanku tadi.
Hari ini tanggal berapa?
Apa yang telah kulakukan hari ini?
Aku tidak tahu kapan itu dimulai.../ Ada apa ini?
Kau tidak ingat?
Kau tiba-tiba menghilang setelah kau mengunjungi Yeon Joo di penjara.
Polisi sibuk mencari Yeon Joo setelah dia melarikan diri...,
...dan kau menghilang sepanjang hari.
Aku berusaha mencarimu, tapi kau tidak jawab teleponmu.
Lalu aku dihubungi polisi, katanya kau jatuh dari jembatan.
Kenapa kau pergi ke Sungai Han jam segitu dan jatuh dari jembatan?
Apa yang terjadi?
Yeon Joo...
Kau sudah bangun./ Yeon Joo kenapa?
Apa yang terjadi padamu di sungai?
Barusan kau mau bilang apa?
Yeon Joo tertangkap.
Apa mereka menangkapnya?/ Aku baru saja dihubungi. Dia tertangkap.
Ah, syukurlah.
Polisi pasti akan menyalahkan kita kalau dia belum tertangkap.
Dia tertangkap dimana?/ Di penjara.
Apa maksudmu?
Jadi maksudmu dia selama ini berada di sana tapi mereka tidak bisa menemukannya?
Mau kemana kau?
Mau apa kau? Ini sudah malam.
Beritahu mereka aku harus menemuinya sekarang.
Tersangka Oh yang kabur dari Pusat Penahanan Seoul...
...dan menyebabkan kegemparan sudah tertangkap beberapa saat lalu.
Polisi menduga Tersangka Oh telah melarikan diri ke pusat kota...,
...tapi nyatanya dia selama ini bersembunyi di dalam penjara dan kemudian tertangkap.
Dia ditahan dan sekarang sedang dibawa ke Kantor Polisi Jungbu Seoul.
Penyelidikan diperkirakan akan terus berlanjut sepanjang malam.
Presedir Kang.
Selamat malam./ Kau pasti sudah dengar berita itu.
Kami membawa tersangka ke Kantor Polisi Jungbu Seoul. Kau boleh...
Maaf, tapi aku harus bicara dengannya sekarang.
Tunggu. Kau tidak diperbolehkan bicara dengannya.
Silakan buat pengajuan resmi dulu untuk bicara dengannya.
Ini tidak lama kok.
Lima menit saja.
Kau baik-baik saja?
Aku penasaran apa yang terjadi padamu setelah melompat dari jembatan. Kau sepertinya baik-baik saja.
Bagaimana.../ Bagaimana bisa kau masih hidup?
Saat kau lompat dari jembatan...,
...kebetulan perahu polisi lewat di bawah jembatan itu.
Kebetulan juga...
...ada dua penyelam di dalam perahu itu.
Saat kau jatuh, mereka langsung menyelam dan menyelamatkanmu...
...tepat sebelum kau berhenti bernapas.
Kau sangat beruntung.
Aku tidak percaya ada orang bisa seberuntung kau.
Bagaimana ayahmu?
Dia masih hidup.
Dua bulan telah berlalu di sana.
Dia sembuh. Dia malah sedang jalan-jalan.
Apa mungkin...
...bukan ayahmu yang menyelamatkanku?
Memang bukan ayahku.
Aku yang menyelamatkanmu.
Aku orang yang menyelamatkanmu.
Itu artinya...
...ini...
...ketiga kalinya kau berutang nyawa padaku.
Bagaimana kau bisa melakukannya?
Kau mau tahu?
Jawab dulu pertanyaanku...,
...lalu aku akan memberitahumu.
Kau bicara hal-hal yang pernah kukatakan padamu sebelumnya.
Jika kau kehilangan tujuan hidupmu...,
...kau bisa memulai mengatur tujuan yang baru lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.