The first 200 lines.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
"Aku berdoa untukmu,"
"Meminta demi-iblis itu. Kenapa dia menjerat jiwaku dan tubuhku?"
"Dan Iago menanggapi,"
"Jangan meminta padaku apa-apa. Apa yang kau tahu, kau tahu."
"Mulai saat ini dan seterusnya aku takkan bicara sepatah kata pun."
Iago mungkin merahasiakan jebakan ini hingga akhir drama.
Tapi apa kita sebagai audiens tahu apa motifnya?
Kenapa Iago mengacaukan Othello?
Ada yang tahu?
Pikirkan kembali ke awal drama.
Karakter tertentu bernama "Cassio."
Posisi tertentu.
Ingat?
Tn. Butler?
Ya, Becca.
Apa Othello benar-benar berpikir Iago jahat?
Itu pertanyaan bagus.
Ada yang dari kelas bahasa Latin Pak Coleman....
...bisa beritahu apa artinya "demi"?
"Demi"?
Siapa saja?
Kau mendapatkan pion itu. Kau akan membuka ratumu dan memilih benteng.
Waktu yang tepat. Tapi mulai kembangkan bidak dari belakang, mengerti?
Sesuatu menyadarkan aku tentang cara itu ditulis.
Jadi aku mengambil beberapa kalimat itu dan masukkan ke Google.
Dia mengambil itu dari laman Wikipedia tentang reaksi kimia.
Dia memplagiat semuanya, kata demi kata,
Hanya salin-tempel.
Itu membuatmu berpikir, "Apa gunanya?"
Anak-anak tidak butuh guru saat mereka memiliki Google.
Benar. Tapi, ayolah.
Benar, mereka bisa mendapatkan semua fakta dari Internet,
Tapi Google tak bisa memberikan pengajaran.
Tidak untuk hal-hal terpenting.
Sayang.
Ayah pulang.
Ayah, dia begitu sedih kau pulang, tapi aku sangat senang.
Hai, bagaimana kabarmu? Baik./ Bagaimana kabarmu? Baik.
Mau aku siapkan makanan?/ Ya.
Biar aku mengambil alih. Hai.
Hai, kawan. Tak apa.
Astaga. Dia semakin besar.
Aku bersumpah, sejak pagi ini. Dia sudah tumbuh satu inci.
Dia akan segera mengikuti kelasmu.
Ini./ Terima kasih.
Aku sudah makan duluan, maaf./ Tak apa.
Hei, kawan. Ayah akan makan malam.
Kita mendapat tagihan hari ini dari rumah sakit.
Untuk bronkitisnya?/ Ya.
Berapa?/ Sangat banyak.
Apa ini?
Ibu bilang dia yang akan membayarnya.
Tidak. Kita takkan menerima uang dari orang tuamu lagi.
Aku sudah berpikir,
Mungkin ini waktu yang tepat bagiku kembali bekerja.
Sebenarnya, kau tak harus melakukan itu, karena ternyata,
Jane Fremont punya kenalan orang di Demme U.
Dia akan berikan aku rekomendasi,
Jadi, aku punya peluang menjadi dosen di sana.
Benarkah?/ Ya.
Aku akan mulai mengerjakan surat lamarannya malam ini.
Aku akan mendapatkan ini.
Ini pekerjaan jangka panjang, benar?
Ayah akan menjadi dosen./ Benar?
Bayarannya akan sangat bagus.
Pagi, Pak Butler.
Maaf aku membuatmu terkejut.
Namaku Lucas Ward. Aku siswa pindahan baru.
Ya, tentu.
Kepala Sekolah Fremont sudah menyebutkan soal itu.
Selamat datang di kelas.
Terima kasih, Pak. Aku senang berada di sini.
Kau datang sangat pagi, Lucas.
Hanya satu cara untuk menangkap cacing, 'kan, Pak?
Kau bisa panggil aku Bapak Butler.
Aku bukan sersan pelatihan.
Tentu, Pak Butler.
Apa ini?
Ini semua tugas yang aku lewatkan selama semester ini.
Tolong beritahu aku jika ada yang terlewat,
Tapi aku yakin itu sudah semuanya.
Aku meminta bantuan siswa lain untuk mendapatkan silabus.
Ini...
Kau tidak harus mengerjakan ini.
Aku tak suka ketinggalan.
Lagi pula aku suka mengerjakannya.
Menurutku tugas esaimu sangat menarik.
Benarkah?/ Ya.
Seperti koin emas di Moby Dick.
Aku tak pernah tahu jika itu begitu banyak artinya...
...hingga kau mendorongku menggali lebih dalam terhadap subteksnya.
Melville menyukai perumpamaannya.
Bicara soal perumpamaan...
Aku membaca jika asal usul buah apel...
...sebagai hadiah untuk guru pada masa Revolusi Pertanian.
Apel segar mewakilkan harapan untuk tahun baru yang bermanfaat.
Terima kasih, Lucas. Ini sangat bagus.
Tapi aku takkan mencoba kesegaran apel ini.
Tolong perhatian semuanya.
Kita kedatangan siswa baru yang bergabung dengan kita.
Lucas, bisa kau ceritakan sedikit tentang dirimu?
Terima kasih, Tn. Butler.
Hai, semua. Namaku Lucas Ward.
Dan, bahasa Inggris kebetulan mata pelajaran favoritku.
Aku tak sabar untuk lebih mengenal kalian semua...
...melalui diskusi sastra yang menarik.
Aku baru pindah ke sini dari San Francisco.
Dan aku lebih suka.../ Pecundang.
Chris.
Kurasa itu petunjuk untukku.
Baiklah, terima kasih, Lucas.
Jadi.../ Jangan khawatir dengan Chris.
Aku Becca.
Kita bicara di telepon./ Itu benar.
Sekali lagi terima kasih untuk silabusnya.
Ya. Tentu.
Mari kita mulai. Apa yang bisa katakan...
...tentang Raskolnikov dari beberapa halaman pertama ini?
Apa yang kita...
Ada yang tahu?
Ada yang tahu? Ya, Lucas.
Di perkenalan edisi ketiga,
Kita belajar jika Dostoyevsky terinspirasi cerita sebenarnya...
...mengenai Pierre Francois Lacenaire,
Penyair Prancis yang menjadi pembunuh.
Dan Raskolnikov kurang lebih sama seperti Lacenaire,
Merasa dirinya diatas rekannya serta diatas hukum dengan kecerdasannya,
Hingga akhirnya menguji batasan tersebut dengan tindak kekerasan.
Wow!
Sangat bagus, Lucas. Lihat?
Itu con... Sangat bagus, Lucas.
Bagus. Baiklah, ini menyenangkan, 'kan? Oke
Semuanya dengar itu?/ Hei.
Kau mau makan siang denganku?
Ya. Dengan senang hati.
Apa kita diizinkan berada di atas sini?
Aku tidak suka di kantin.
Semuanya sedikit klise.
Aku yakin kau punya banyak teman di sekolah lamamu, ya?
Menurutku waktuku sebaiknya digunakan dalam satu pertemanan sejati...
...yang mengabaikan ratusan lainnya.
Cara yang cerdas untuk mengemas makananmu.
Di mana kau temukan makanan seperti itu di Morristown?
Aku menyiapkannya sendiri.
Kau agak aneh, ya?
Tidak. Maksudku itu pujian. Aneh itu bagus.
Semua orang di kota ini begitu berpikiran sempit,
Itu bagus memiliki seseorang yang...
Aneh.
Benar.
Terima kasih, Becca.
Kita akan mulai dengan pion. Pion hanya bisa maju ke depan...
...dan hanya satu langkah.
Kecuali saat posisi pertama, mereka bisa maju dua langkah.
Lalu mereka hanya bisa menyerang bidak yang ada di sebelah sini,
Kau bisa memakannya dan secara diagonal, mengerti?
Sedangkan banteng.../ Tn. Butler.
Lucas.
Chester, kau bisa mengambil alih?
Aku tidak tahu kau mengurus klub catur.
Aku bersalah. Kau bermain?
Beritahu aku sedikit tentang dirimu, Lucas.
Apa pekerjaan orang tuamu?
Ayahku pengacara pembela pidana dan seorang pekerja keras.
Kami pindah ke sini untuk kesempatan kerjanya.
Dan Ibuku,
Dia sudah lama meninggal.
Astaga.
Aku turut prihatin.
Itu pasti sangat sulit untukmu dan ayahmu.
Kami baik-baik saja./ Itu langkah yang bagus.
Apa ayahmu yang mengajarimu cara bermain catur?
Tidak.
Ayahku tak punya waktu untuk bersantai, aku belajar otodidak.
Kudengar kau sangat cerdas dalam setiap mata pelajaran.
Kau sudah pikirkan untuk masuk universitas mana?
Aku mau masuk ke Harvard.
Kupikir aku bisa tentukan apa yang mau aku pelajari saat aku di sana,
Karena mereka yang terbaik dalam segalanya.
Tak ada gunanya melakukan sesuatu kecuali kau menguasai itu.
Skakmat.
Bagaimana...
Selamat datang di tim, Lucas.
Dia anak yang sangat cerdas.
Dan dia bilang Bahasa Inggris adalah mata pelajaran favoritnya.
Dia membawa koper, seperti tas selempang.
Entah berapa banyak perhatian yang dia dapatkan di rumah.
Kurasa dia butuh seorang mentor.
Itu bagus melihatmu begitu bersemangat tentang sekolahan.
Benar, 'kan?/ Ya.
Aku tahu. Rasanya luar biasa./ Ya.
Bagaimana denganmu? Bagaimana harimu?
Aku microwave-kan gelas kopi yang sama tiga kali.
Tetap saja meminumnya saat dingin.
Tapi aku tak terkena kotoran hari ini, jadi...
Kurasa itu kemenangan.
Ya, itu kemenangan. Itu bagus.
Bagaimana surat lamaranmu?
Itu bagus.
No comments yet. Be the first to leave one.