Star Light

Star Light

Download Indonesian Subtitle

Release info

Star Light 2020 720p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
A Commentary by Bandar1
No Resync

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
TS
YTS
Published on: 2020-08-17
Downloads: 38
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tolong! Tolong aku!

Ada yang bisa mendengarku?

Hei!

Tolong! Tolong!

Ya Tuhan.

Tolong! Hei!

Hei, hei, tolong aku!

Hei, tolong aku! Biarkan aku masuk! Tolong!

Kau tak apa?/ Bisa kau antar aku ke polisi?

Tentu saja. Naiklah.

Apa yang terjadi denganmu?

Mereka mati.

Mereka semua mati.

Apa masalahmu?

Apa kau mabuk?/ Aku tidak mabuk!

Kau hanya diluar sini menonton gadis taksiran sekolahmu?

Dylan, kau terlihat konyol!

Ini lingkungan yang bagus.

Masuklah ke dalam.

Jangan meneteskan air di rumahku./ Baiklah.

Bereskan kamarmu.

Tamu akan datang.

Hei, malam ini makan malam bersama Pendeta Charles pukul 19:00.

Oke? Jangan lupa.

Aku ada rencana malam ini.

Kau harus membatalkan rencanamu.

Ini rumahku, peraturanku. Jika kau tak suka,

Kau 19 tahun sebentar lagi, dan kau boleh pergi.

Kenapa Ibu selalu seperti itu?/ Kenapa kau selalu bertingkah?

Dengar, gantilah baju. Berpakaian yang rapi.

Kau tak harus selalu terlihat seperti gelandangan.

Oke.

Bung, kau serius?

Aku mengundang orang datang malam ini jika kau tertarik.

Aku tidak bisa.

Aku ada acara makan malam bersama Ibuku.

Apa? Baiklah, terserah denganmu.

Dia berusaha mengesankan pria yang dia kencani.

"Mengesankan"? Ibumu sangat seksi.

Lagi pula kenapa dia menginginkanmu disana?

Entahlah.

Kurasa untuk berpura-pura jika kami keluarga yang sejahtera.

Pria itu seperti pendeta atau semacamnya.

Pendeta?

Ibumu dan seorang pendeta?

Itu seperti penistaan.

Kurasa Ibuku berpikir itu cara tercepat untuk berbaikan dengan Tuhan.

Kurang lebih.

Dorothy, kau sangat luar biasa.

Dan aku tak bicara tentang makan malam.

Charles.

Dylan, Ibumu beritahu aku kau akan lulus sebentar lagi.

Ya, sekitar seminggu lagi.

Sangat bagus, Nak.

Berarti tak lama lagi kau akan mencari tempatmu sendiri.

Sebenarnya, kami mulai mencari perguruan tinggi untuk Dylan.

Benarkah?/ Ya, benar.

Bukankah kau dikeluarkan dari dua sekolah sebelumnya?

Aku meninggalkan sekolah itu berdasarkan pilihan.

Ya, dia tidak merasa cocok.

Berarti aku yakin kau punya opsi lainnya yang mengantre.

Boleh aku pergi?

Tidak. Kita sedang ditengah makan malam.

Aku mohon, aku ada janji di tempat lain.

Kau mau ke mana, mabuk bersama Nick?

Aku tidak minum./ Benar. Dia tidak minum,

Tapi dia tak sadarkan diri di halaman belakang pagi ini,

Karena dia tidak minum./ Aku sudah beritahu Ibu,

Itu malam yang indah. Aku hanya menikmatinya.

Aku ketiduran.

Itu alasan yang bodoh, Nak.

Berhenti memanggilku "Nak." Kau tidak mengenalku.

Dan jaga nada bicaramu denganku, anak muda.

Kau tahu, saat aku seumuranmu, aku pria mandiri.

Aku tidak jadi benalu dari ibuku.

Tapi kau tak ada masalah menjadi benalu dari Ibuku?

Duduk. Duduk!

Dylan.

Ibu ingin tahu kenapa aku tidak minum?

Ya. Tolong hibur Ibu.

Perlu aku jelaskan masa kecilku padamu?

Maksudku, Ibu berada di sana...

Tapi mungkin ibu tidak ingat.

Kau tahu, kau jelas punya masalah tata krama.

Mau bagaimana lagi? Semua tak selalu indah di rumah.

Kau mau pergi?

Keluar.

Keluar!

Sial. Dylan...

Aku benar-benar minta maaf, Charles.

Hei, sampai bertemu didalam.

Tex, kau berpikir untuk keluar setelah lulus tahun ini?

Hei, Tex.

Aku tidak buru-buru.

Hei, yang ketiga adalah pesona, benar?

Kau mau bir?/ Tidak, tidak, tidak. Aku tidak...

Baiklah, ya. Terserah.

Itu bagus, Dylan.

Sampai nanti./ Baiklah.

Sampai di mana kita tadi?

Permisi.

Hei, apa kabar, Nick?

Hei! Lihat siapa yang putuskan untuk datang.

Ya, kawan, jadwalku senggang. Hei.

Hei!

Bagaimana si pendeta?

Aku tak ingin bicara soal itu sekarang.

Oke./ Hei, Dylan. Dylan!

Aku segera kembali.

Permisi. Hei, apa kabar, Monty?

Dia selalu sedikit aneh./ Aku butuh wiski.

Kau mau wiski. Astaga./ Ya.

Wiski!

Astaga, aku suka pesta!

Ini sudah lama.

Ya. Ya, itu benar.

Kau akan lama di pesta?

Aku masih belum tahu.

Jangan pergi tanpa berpamitan, mengerti?

Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu.

Ada apa denganmu? Itu Sara Holland.

Aku tahu siapa itu, Monty.

Apa kita tetap jadi besok?

Jangan beritahu Nick soal ini.

Ya, Bung, aku mengerti./ Baiklah.

Jadi kau sekarang minum.

Ini masih bir keduaku. Mungkin yang ketiga.

Aku selalu berpikir itu keren karena kau tidak minum.

Aku menyukai itu.

Apa untungnya untukmu?

Tidak ada. Maaf.

Astaga. Itu kemarin, bukan?

Ya. Tiga tahun.

Dan kurasa aku dan Ibuku punya cara berbeda dalam menghadapi itu.

Astaga, aku turut menyesal.

Tidak. Tidak, tak apa.

Maksudku, itu tak ada kaitannya denganmu, jadi...

Ya, itu benar.

Dylan, kau temanku.

Kau sahabat lamaku.

Dan aku akan merindukanmu saat kita jauh tahun depan.

Tapi aku punya sesuatu untuk membuatmu merasa baikan.

Apa?

Ayo. Ya, aku serius./ Serius?

Ayolah./ Baiklah.

Astaga, kita masih kecil saat membuat itu.

Dia sampah.

ya, dia juga akan pergi.

Sara./ Bagus.

Tebak siapa?/ Apa yang terjadi?

Untuk mengenang kisah lama. Satu kesenangan terakhir.

Apa masalahmu?/ Aku tak bisa. Aku harus pergi.

Dylan./ Aku harus keluar dari tempat ini.

Kenapa kau harus selalu menjadi pengecut?

Hei, apa kabar, Rahem?/ Itu dia.

Hei, bagaimana dengan sedikit ganti suasana dan membeli sesuatu?

Kau tahu, biar aku pikirkan. Aku akan berada di kantorku.

Kau harus pikirkan soal sekolah. Jangan seperti berandalan di kota.

Jangan khawatir, aku sudah rencanakan seluruh masa depanku.

Ya, aku juga.

Ayo, ayo, ayo.

Kau cukup pandai, Nak.

Itu jelas tak cukup bagus.

Aku sudah lama tidak melihat ini.

Ya? Biar aku tunjukkan cara melakukannya.

Benarkah?

Ini yang kau lakukan untuk kesenangan di sini?

Kurasa begitu./ Ya?

Jangan mati./ Apa?

Gim-nya. Jangan mati. Sampai jumpa lagi.

Malam yang berat?/ Persetan denganmu, Casey.

Kelihatannya kau yang dipermainkan malam ini.

Tidak. Tidak!/ Astaga.

Jangan ke sana.

Halo?/ Ya Tuhan.

Ciri khas film horor.

Apa kabar, anak-anak?/ Hei... Hei, Opsir.

Ada apa?/ Hanya memeriksa situasinya.

Ya. Ya... Tapi kami tidak berpesta.

Kami hanya mengundang beberapa orang datang tadi.

Sungguh?

Ayah keluar kita lagi, ya?

Kapan dia tak keluar kota?

Tex, kupikir kau menangkapmu karena mabuk dan membuat gaduh minggu lalu.

Apa yang kau lakukan di sini?

Maksudku, kau tahu, Opsir, ini pekan kelulusan.

Hakim memaafkanku.

Astaga, kalian pasti begitu bosan hingga jauh-jauh datang ke sini.

Kau tidak tahu.

Baiklah kalau begitu...

Hei! Kenapa aku tidak...

Untuk dijalan.

Terima kasih, Nick./ Sampai jumpa minggu depan.

Pesta kelulusan./ Jaga dirimu.

Sampai jumpa minggu depan.

Kau memang luar biasa, kau tahu itu?

Apa yang aku lewatkan?

Aku rasa mereka alien.

Apa? Tidak./ Ya.

Kenapa selalu ada alien?

Star Light subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left