The first 200 lines.
Sembilan mata muncul di dunia.
Dewa iblis segera bangkit kembali.
Naga hitam demi perkembangbiakan kelompok etnis,
bersedia menjadi pembantu kejahatan.
Menaklukkan kekuatan dari segala pihak,
untuk digunakan oleh Dewa iblis.
Konon hanya ada seorang pemuda
yang dapat membiarkan semua manusia melepaskan dendam,
dan dunia kembali tenteram.
Dia memiliki darah keturunan dari tiga klan dewa utama.
Ahli dalam Formasi spiritual, mengendarai Pedang dewa,
dengan tubuh Kilat 8 Futu.
Menganggap musuh sebagai semut.
Tidak ada yang bisa mendekatinya.
Pertempuran Hundun sudah dekat.
Para dewa dikalahkan satu per satu oleh Dewa iblis.
Remaja itu akan melindungi dunia
dengan mengandalkan kemampuannya sendiri.
Menjadi satu-satunya
penakluk langit dan bumi.
Namun, pemuda itu Mu Chen
malah lahir dengan nadi spiritual yang tersegel,
diremehkan di mana-mana.
Sangat beda jauh dengan orang sesuai cerita legendaris.
Menghadapi penderitaan
yang akan melanda manusia di dunia,
Kenapa aku adalah anak tanpa energi spiritual
bagaimana caranya
dia menanggung misi berat ini?
The Great Ruler
Episode 1
Segala sesuatu di dunia ini punya energi spiritual.
Bahkan burung dan binatang buas di dalam gunung,
ikan dan serangga di rawa-rawa.
Bahkan bunga dan pohon,
gunung dan bijih,
semuanya punya aliran spiritual.
Namun aku…
Apakah aku benar-benar adalah sampah?
Ayah.
Bajuku ini baru beli.
Jangan sampai sobek.
Dasar bocah!
Digertak lagi?
Semua orang bilang aku adalah sampah tak berenergi spiritual.
Selain Qingshan dan Qian’er,
semua orang di sekolah meremehkanku.
Apakah seseorang itu kuat,
tidak tergantung apakah dia punya energi spiritual,
bisakah mengaktifkan formasi spiritual,
tapi,
lihat apakah hatinya benar-benar kuat.
Meskipun kamu tidak punya energi spiritual,
tapi bakatmu dalam formasi spiritual,
sangat didambakan banyak orang.
Ayah.
Sekarang aku hanya bisa menggambar formasi spiritual,
sama sekali tidak bisa mengaktifkannya.
Apa gunanya jika tidak bisa diaktifkan?
Meskipun begitu, kamu tetap bisa
menjadi master formasi spiritual terbaik.
Selama kamu bersedia untuk belajar.
Lagipula,
ayah menyuruhmu masuk Sekolah Beiling,
bukan untuk melatihmu menjadi prajurit.
Tapi aku juga tidak ingin jadi sampah.
Kamu diremehkan di sekolah.
Tapi semua ini
adalah ujian terhadap pikiran hatimu.
Jika pikiran hati seseorang tidak cukup kuat,
meskipun dia sangat hebat,
pada akhirnya juga akan jatuh ke dalam jalur iblis.
Ayolah.
Pengujian 5 sekolah besar akan segera dimulai.
Persiapkan dengan baik.
Pahami formasi spiritual hingga lebih menyeluruh.
Tenang Ayah.
Aku tidak akan menyerah.
Ketua.
Tuan muda.
Sudahlah.
Kembali ke Sekolah Beiling.
Masih ada yang ingin kubahas dengan Paman Zhou kamu.
Ketua.
Tuan muda sudah dewasa.
Anda ingin terus menyembunyikan
kebenaran mengenai hal itu
dari Tuan muda?
Dia juga seharusnya tahu yang sebenarnya.
Sekarang bukan waktunya.
Chen’er, anak ini
harus merepotkan Kak Mo untuk menjaganya.
Tenanglah.
Meskipun tidak memberimu muka,
juga harus memberi muka kepada Jing,
jaga Mu Chen dengan baik.
[Tan Qingshan, Rakyat biasa Negeri Mu, jujur dan sebenarnya sangat bisa diandalkan]
Kungfu yang hebat.
Bisa-bisanya menghindar dari Tinju Shanyue-ku.
Bergerak bagaikan perawan.
Hebat kepalamu, Tan Qingshan!
Setiap kali memakai jurus ini.
Tinju Shanyue apaan?
Dan,
peribahasa itu seharusnya ‘Bergerak bagaikan kelinci yang gila’.
Perawan itu adalah wanita.
Bisakah kamu lebih pintar?
Apa yang kamu pahami?
Orang zaman dulu bilang,
asal giat berlatih,
meskipun hanya ada satu jurus,
juga bisa berhasil.
Mu Chen dan Tan Qingshan
tidak belajar dengan baik,
setiap hari bolos sekolah, pergi bermain.
Tapi,
hubungan mereka lumayan akrab.
Untung saja ada beberapa temannya
yang selalu menemani Mu Chen.
Bukankah ini Tuan muda Mu Chen
dan pengikut kecilnya?
Bagaimana?
Siap bermuka tembok dan balik ke sekolah?
Mu Chen.
Apakah kamu mencium suatu aroma yang aneh?
Kenapa bau sekali?
Benar.
Sepertinya ada sesuatu yang berjamur
berada di sekitar kita.
Sangat menjijikkan.
Ayo.
Ayo, cepat kita pergi.
Qingshan!
Apakah kamu baik-baik saja?
Liu Yang, apa yang kamu lakukan?
Kuberikan kamu satu kesempatan sekarang,
segera minta maaf kepada Qingshan.
Berikan aku kesempatan?
Sampah Negeri Mu bilang akan memberiku kesempatan?
Sejak kecil Chen’er tidak punya ibu.
Setiap hari aku juga sibuk akan urusan Negeri Mu,
mengabaikan didikan terhadapnya.
Tapi bakatnya dalam formasi cukup tinggi.
Harap Guru Mo dapat membimbing,
bantu Chen’er tumbuh lebih cepat.
Liu Yang, lihat muka kakakmu,
aku tidak akan melukaimu hari ini.
Tidak perlu menekanku dengan kakakku.
Sudah bertahun-tahun,
kenapa kamu tidak bisa belajar yang bagus
dengan kakakmu, Liu Mubai?
Tidak perlu omong kosong!
Kenapa tidak gila?
Hanya mengandalkan alat rongsokanmu itu,
masih ingin menang dariku?
Tidak punya energi spiritual,
kamu adalah sampah.
Masih ingin suruh aku minta maaf padamu?
Kamu melukai aku,
seharusnya kamu yang minta maaf padaku.
Peristiwa Danau Longyuan 10 tahun yang lalu,
selalu tertekan di dalam hatiku.
Mata di dalam danau
aku masih merasa ada masalah besar.
Segera akan tiba waktunya
bergiliran menjaga Danau Longyuan dengan Negeri Liu.
Aku harus kembali untuk bersiap.
Kak Mo.
Chen’er,
kupercayakan padamu.
Tenang saja.
Umm.
[Tang Qian’er, Putri Negeri Tang, tuan putri arogan yang lain di hati, lain di mulut]
Kalian berdua bisa tidak?
Kenapa kena pukul lagi?
Kakak ipar.
Jangan ikut campur.
Siapa kakak iparmu?
Sudah kubilang berapa kali,
aku tidak akan menikah dengan Liu Mubai.
Kakak ipar.
Jangan bercanda.
Kamu dan kakakku punya janji pernikahan sejak kecil.
Kamu tidak menikah dengannya,
jadi akan menikah dengan siapa?
Menikah dengan siapa pun, pokoknya tidak dengannya.
Lagipula, aku menikah dengan siapa, apa hubungannya denganmu?
Pernahkah aku mengakui pernikahan ini sah?
Jika kamu merasa sah,
kamu saja yang nikah.
Kakakku adalah Tuan muda Negeri Liu,
apa tidak pantas bersama kamu, Tuan putri Negeri Tang?
Lagipula,
jangan sering bermain dengan dua idiot ini.
Kamu!
Pukullah!
Hormat Guru Mo.
Lanjutkan.
Hormat Guru Mo.
Lalu kalian
No comments yet. Be the first to leave one.