The first 134 lines.
Aku ingin menjadi seorang petualang!
Apa kau bisa baca tulis?
Ya, aku mempelajarinya di kuil.
Kalau begitu silakan isi Formulir ini.
Bagaimana pengalamanmu melawan manticore?
Tidak begitu buruk.
The Fate of Particular Adventurers
Hei, kudengar Raja iblis itu muncul di ibu kota,
dan sekarang waktu yang tepat untuk mencari uang di sana.
Aku yakin setidaknya aku bisa melawan iblis kelas bawah.
Umurmu 15 tahun dan job-mu sebagai pendeta, benar 'kan?
Ya.
Aku sudah dewasa sekarang, jadi aku ingin membantu para petualang lain.
Kalau begitu, ini ID guild milikmu.
Ada 10 peringkat petualang, dan peringkat yang tertinggi adalah Platinum.
Setelah itu Emas,
tapi mungkin peringkat tertinggi di lapangan adalah Perak.
ID-mu menunjukkan kalau peringkatmu adalah Porcelain,
peringkat terendah bagi petualang.
Jadi aku ini Pemula, ya?
Ya.
ID ini juga bisa menjadi alat identifikasi jika terjadi sesuatu padamu,
jadi jangan sampai hilang ya.
Ya.
Proses pendaftaranmu sudah selesai.
Kau bisa menemukan quest di papan itu.
Silakan pilih yang sesuai dengan peringkatmu.
Atau kau bisa bergabung dengan party petualang veteran dan—
Hei, ingin berpetualang dengan kami?
Hah?
Kau ini pendeta, 'kan?
Party kami kekurangan pendeta, tapi ada quest penting yang harus kami kerjakan,
jadi kami mencari setidaknya satu orang lagi.
Apa kau mau ikut dengan kami?
Quest penting?
Membasmi para goblin.
Goblin?
Ya, mereka menyerang desa, mencuri persediaan dan hewan ternak,
dan bahkan menculik beberapa wanita.
Kami harus segera menyelamatkan mereka.
Anu ... Kalian semua peringkat Porcelain, 'kan?
Kalau kalian mau menunggu sebentar lagi, petualang lain akan segera datang ....
Cukup dengan kami berempat, seharusnya tidak akan sulit untuk melawan para goblin itu.
Ya, 'kan?
Ikutlah dengan kami.
Segera putuskan.
Baiklah. Jika orang sepertiku bisa membantu kalian.
Baiklah! Akhirnya kita bisa berpetualang!
Ya! Salam kenal!
Salam kenal!
Membasmi para Goblin akan menjadi mudah sekarang!
Tenanglah sedikit.
Yaah, kalau ada apa-apa, biar aku yang bereskan!
Anu ... apa kau yakin kita langsung masuk ke sini?
Mungkin kita harus kembali dan membuat sedikit persiapan ....
Hah? Kita sudah sejauh ini, kau baru bilang begitu?
Kau ini penakut sekali.
Para goblin itu cuma seukuran anak kecil, dan mereka juga bodoh.
Mereka adalah monster terlemah yang akan kau temui.
Aku bahkan bisa menghalau beberapa goblin yang menyerang desa!
Tidak perlu kau pikirkan berlebihan.
Aku yakin kita bisa mengatasi semuanya, jangan khawatir!
Kau terlalu berlebihan, tapi, kita pasti bisa.
Suatu hari, aku akan menjadi dragon slayer (pembasmi naga)!
Duh-duh!
Kalau si bodoh itu tidak bisa membunuh mereka semua,
Akulah yang akan membasmi semuanya dengan tangan kosong.
Jangan khawatir.
Selain itu, dia adalah penyihir lulusan Akademi Penyihir di ibu kota.
Oke, cukup ngobrolnya. Ayo.
Apa kau punya potion?
Tidak!
Kami tidak punya waktu dan uang untuk belanja.
Hah?
Lagipula, aku khawatir dengan para gadis yang diculik.
Kalau kami terluka, kau akan menyembuhkan kami, 'kan?
Aku memang punya mantra penyembuhan, tapi ....
Aku hanya bisa menggunakannya tiga kali ....
Tunggu!
Apa-apaan ini?!
Di pintu masuk juga ada satu.
Benarkah?
Wahai Dewi Bumi yang penuh belas kasih,
lindungilah langkah kami dalam kegelapan.
Ayo, kita sudah tertinggal. Mereka berdua sudah jauh di depan.
Maaf.
Sekarang apa lagi?
Kurasa aku mendengar suara ....
Dari mana?
Sepertinya, dari belakang kita ....
Kita ini cuma lurus terus dari pintu masuk.
Tidak mungkin mereka di belakang—
Goblin!
Sagitta ... inflammarae ... radius!
Firebolt!
Kena satu!
Sagitta inflammarae radius!
Ke-kembalikan!
Menyingkirlah darinya!
Dasar goblin sialan! Beraninya kalian?!
Sebelah sana!
Rasakan ini!
Segera sembuhkan dia!
Ya!
Wahai Dewi Bumi yang penuh belas kasih,
ulurkanlah tangan sucimu diatas luka anak ini!
Heal!
Rasakan! Rasakan!
Berhenti mengayunkan senjatamu! Aku tidak bisa mendekat!
Kau lindungi mereka berdua!
Aku yang akan mengurus mereka!
Ada apa, goblin?!
Dasar sialan!
Kalian menghalangiku!
Kenapa? Aku sudah menggunakan Heal, tapi dia tidak membaik ....
Kalian berdua, lari!
Ta-tapi ....
Aduh ....
La ....Lari ....
Maafkan aku ....
Maafkan aku ....
Maafkan aku ....
Maafkan aku ....
Maafkan aku ....
Maafkan aku ....
Maafkan aku.
Maafkan aku. Apa kau baik-baik saja?
Ke-kenapa?
Wahai ... Dewi Bumi ... yang penuh belas kasih ....
Satu ....
Jadi dua.
Anu ... Kau ini siapa?
Goblin Slayer.
Goblin Slayer?
No comments yet. Be the first to leave one.