The first 198 lines.
Aku sudah melakukan seperti perkataanmu,
setiap tengah malam makan ini,
mengapa tidak berguna sama sekali?
Apakah kamu pembohong?
Nona, anda jangan panik.
Yang anda tumbuhkan adalah sayap.
Mana bisa secepat itu.
Ini obat berkualitas.
Guru.
Tidak perlu.
Guru, kamu kenapa?
Nona!
Kenapa kamu?
Sudah berapa lama kamu terjun ke masyarakat?
Tidak mengerti tipuan seperti ini?
Aku...
Aku...
Kali ini aku tidak bermimpi kan?
Dulu tidak bisa menangkapnya saat ada sayap.
Sekarang lebih tidak bisa lagi.
Xue Jing Kong.
Sebenarnya apa yang kamu lakukan?
Kamu tidak ada jalan datang
dan jalan kembali.
Yang kamu dapat juga akan pergi.
Tetapi saat kamu bertemu seseorang,
semuanya sudah berubah.
Kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan.
Tetapi kamu tetap ingin melakukannya.
Guru.
Terima kasih.
Aku sangat merindukan saat memiliki sayap.
Sayangnya ini semua tidak nyata.
Hidup seperti mimpi.
Apa itu nyata, apa itu tidak nyata.
Apakah kamu bisa menganggap masa lalu
seperti sebuah mimpi?
Masa lalu tidak hanya mimpi buruk,
juga ada mimpi indah.
Katakan, cepatlah istirahat.
Katakan, katakan.
Dia bilang aku sudah gila.
Menyukaimu seperti orang gila.
Jika kamu bukan orang buta
dari awal sudah bisa melihatnya kan?
Hari peringatan kematian leluhur akan tiba.
Aku akan kembali ke Xing Chen Ge.
Malas tinggal di sini melihat kalian berdua.
Terima kasih selalu membantuku.
Begitu saja?
Jika tidak cukup, kuberikan lagi.
Jika mau dikatakan,
sudah hampir 100 kan?
Aku ingat tidak berjanji apa-apa padamu.
Kakak besar.
Penyakit membekumu itu bukan di otak.
Buka matamu, lihatlah.
Aku sudah bisa melihat. Aku sudah bisa melihat.
Dewa tabib. Dewa tabib.
Tabib, mengapa hanya
satu mataku yang bisa melihat?
Karena uangmu,
hanya bisa mengobati satu mata.
Bukan, tabib. Berbaik hatilah.
-Anda berbaik hatilah. -Begini.
Pertama, aku bukan tabib.
Tabib belum pasti bisa menyembuhkan matamu.
Jika tidak kamu juga tidak mungkin mencariku.
Kedua.
Menyembuhkanmu memakan tenaga dalamku.
Jika tenaga dalamku habis, aku akan mati.
Kamu dan aku baru bertemu.
Ingin aku menolongmu,
harus tambah uang lagi.
Pulanglah cari uang, kembali lagi nanti.
Baik.
Sejujurnya.
Jika aku adalah kamu, langsung membeli peti mati yang bagus.
Memilih tanah yang bagus.
Penyakitmu, bayar berapapun tidak bisa kuobati.
Takdir. Takdir.
Kamu bisa menolong Xing Chen Ge.
Asal berbicara.
Benar, benar. Kamu orangnya.
Kamu bisa menolong Xing Chen Ge.
Kamu bisa menolong Xing Chen Ge.
Lepaskan.
Sudah sepakat.
Hanya bisa mengurangi rasa sakit, tidak bisa diobati.
Berikan tanganmu.
Cukup?
Kasar.
Apakah di matamu tidak ada ketulusan?
Xiao Xue, lihatlah.
Aku ingin kamu memanggilku guru.
Kamu harus tahu, setelah manusia dan ras Yu berperang.
Xing Chen Ge mengalami bencana.
Misi menolong Xing Chen Ge
diserahkan pada kita berdua.
Siapa muridmu?
Apa hubunganku dengan Xing Chen Ge?
Aku hanya tidak ingin berhutang budi padamu.
Baik.
Kalau begitu aku mau satu,
selanjutnya setiap kali membantumu,
kamu berikan aku 1 tael.
Setelah 100
kamu harus ikut aku kembali ke Xing Chen Ge.
Dan juga.
Mana orangnya?
Mana orangnya?
Sejak mengenal gadis ini,
semakin banyak memerlukan
bantuanku.
Dengan cepat akan terkumpul 100.
Benarkah?
Kemarin aku melihat kamu mengambil beberapa uang
untuk membeli arak.
Kamu mengintipku.
Aku tidak perhitungan denganmu.
Oh iya.
Dulu nona Lian Yi meninggalkan pesan.
Mengatakan dia adalah orang dari pasukan sayap perak,
Kulihat, kamu bisa membawa gadis jelek ini
pergi mencari adikmu di sana.
Aku tidak akan membawanya.
Meskipun mulut tidak mengatakan suka,
tetap bisa dilihat melalui mata.
Pergi dulu.
Oh iya,
Di luar kota sejauh 30 meter ada gunung Si Nan,
diselubungi asap beracun.
Mungkin bisa membantumu menghadapi si bisu itu.
Ingat, harus sampai di sana
sebelum penyakit membekumu itu kambuh.
Baik.
Pergi dulu.
Tunggu.
Itu.
Buku cerita,
apakah masih ada keluaran terbaru?
Ingin baca?
Jaga dulu nyawamu itu.
Kukatakan padamu,
jika kamu mati,
aku juga tidak akan membakarnya untukmu.
Sudah sampai.
Di sini adalah pasukan sayap perak?
Benar.
Xian Yin, peraturan pasukan sayap perak.
Jalan masuk tidak boleh ditunjukkan.
Mengerti.
Kamu tunggu aku di sini.
Ayo.
Hati-hati, jangan takut.
Jenderal Yun, anda sudah kembali.
Kakak, kamu sudah kembali.
Lian Yi.
Mengapa kamu juga di sini?
Lian Yi apa kabar.
Apakah kamu gila?
Orang yang tidak jelas
pun di bawa kembali.
Lian Yi, jangan tidak sopan.
-Hormat ketua. -Hormat ketua.
Mu Yang, bagaimana lukamu?
Sudah membaik.
Ini adalah nona Du yang kamu bicarakan di surat?
Benar.
Hormat ketua.
Kedatangan nona
adalah kehormatan pasukan sayap perakku.
Hanya saja tempat ini sederhana, menyulitkan nona.
Asalkan bisa bersama dengan kak Yun.
Xian Yi tidak masalah.
Mu Yang, kali ini kamu berjasa besar.
Begini, kalian istirahatlah dulu.
Nanti aku akan mengumpulkan semuanya,
mengumumkan kabar baik ini.
Baik.
Persilakan Kaisar Wanita Yang Mulia.
Kaisar Yang Mulia panjang umur selalu.
Kaisar Yang Mulia panjang umur selalu.
Dulu Yu Guo Cong mencuri seluruh negara,
kemudian ada Wei Yuan Ting yang serakah.
Pasukan kita mengangkat senjata kita,
mengabdi pada Kaisar,
menolong banyak orang tanpa imbalan.
Hari ini ada Kaisar sayap emas,
tidak lama lagi akan memberantas pemberontak,
menegakkan keadilan.
Pasukan sayap perak.
Memberantas kejahatan, membela kebenaran.
Penjahat tidak mati, rakyat tidak bisa hidup.
Pasukan sayap perak.
Memberantas kejahatan, membela kebenaran.
Penjahat tidak mati, rakyat tidak bisa hidup.
Di mana kampung halamannya? Siapa orang tuanya?
No comments yet. Be the first to leave one.