The first 200 lines.
Si Pembunuh itu mencariku.
10 Orang Yahudi akan disalibkan
setiap hari sampai aku mendapat
pria yang mencoba membunuhku.
Papa.
Nama dan tempat untuk menemukan dia.
Jika aku menemukanmu, mereka akan menemukanmu.
Namanya Boaz.
Tidak ada tempat yang aman. Ada di suatu tempat.
Ada orang-orang yang bisa memaafkan dosa-dosaku.
Aku Stefanus.
Minggir, nak. Tidak.
Apa yang ada di hatimu, Ananias,
yang membuatmu berbohong pada Roh Kudus?
Saat kau dan suamimu menjual rumah kalian,
apa kau menyimpan apapun bagi kalian sendiri?
Mungkin memang ada beberapa, tapi apa masalahnya?
Kau berbohong, bukan hanya pada kami,
tapi pada Allah.
Lari!
Mereka takut padaku.
Yang terjadi pada Ananias dan Safira bukanlah perbuatanmu.
Itu kehendak Allah.
Lalu mengapa Allah ingin orang-orang di barak ini
menatapku dengan ketakutan di mata mereka?
Kau lihat rasa takut di mataku?
Mereka punya iman.
Pada waktunya, mereka akan mengerti.
Tempat ini seharusnya menjadi tempat kebahagiaan.
Bagaimana bisa menjadi tempat kesenangan jika, setiap hari,
lebih banyak orang kita disalibkan di Yerusalem?
Begitu banyak penderitaan dan putus asa.
Itu sebabnya anakku datang.
Untuk membebaskan kita darinya.
Ada kabar tentang Boaz?
Tidak ada, Pak Gubernur.
Ada pernikahan hari ini di sisi bagian Barat.
Aku yakin di antara kedua keluarga,
akan kau temukan orang-orang yang diinginkan hukum.
Bawa 10 wanita...
Dan salibkan mereka.
Ya, Pak Gubernur.
Kau ingin mengatakan sesuatu?
Apa kau tidak punya belas kasihan?
Tidak.
Yang kulakukan tidak lebih dari yang akan kulakukan pada prajurit yang tidak patuh.
Ananias dan Safira dihukum oleh Allah
karena berbohong pada Roh Kudus.
Dan barak ini berfokus pada hal itu.
Dan... Ketakutan ini melumpuhkan kita semua.
Tapi pesan kita satu kasih dan pengharapan.
Jadi, apa yang akan kita lakukan?
Ada orang-orang yang menderita di Yerusalem,
dan kita bisa menawarkan keselamatan pada mereka di sini.
Membagi yang kita punya.
Jika tidak, kita tidak berbeda dengan mereka yang Allah hukum.
Maka kita harus ke Yerusalem, tidak peduli betapa bahayanya itu.
Minggir!
Maya. Ini Tamar.
Dia kehilangan semua orang.
Dia benar-benar membutuhkan seorang teman.
Boleh kita pergi mencarikanmu tempat untuk tinggal?
Ada harapan.
Mereka memberi kita nama... Boaz.
Mereka semakin merapat.
Mereka sudah menemukan tunangannya.
Dia bisa memimpin kita langsung kepadanya.
Eva.
Kami tahu Boaz yang membunuh para prajurit Romawi.
Dan kau juga.
Aku tidak bisa menolongmu.
Yerusalem yang meminta tolong
karena setiap hari orang-orangnya dibunuh
karena ketidakhadirannya.
Jika dia benar-benar menyayangi umatnya,
maka dia akan siap memberikan hidupnya ganti mereka.
Kau membuang-buang waktumu.
Kalau begitu aku mohon, Eva.
Jika kau tahu sesuatu... Sebuah nama atau tempat, apa pun..
Kau harus memberitahuku.
Maafkan aku, tidak ada.
Bukanlah suatu pengkhianatan untuk menyelamatkan hidup
ratusan orang Yahudi yang tidak bersalah.
Maafkan gangguan kami, tapi orang-orang ini putus asa.
Bisa kau tolong mereka?
Sekalipun mereka yang tidak berbagi kepercayaan yang sama?
Siapa namamu?
Filipus.
Bagaimana mereka tahu untuk datang ke sini?
Aku membawa mereka.
Aku mendengarmu bicara.
Dan aku dibaptis oleh Yakobus.
Dan entah bagaimana, saya tahu kau akan datang.
Kita perlu membawa orang-orang ini keluar kota
secepat mungkin.
Caranya?
Para Romawi di luar sana sedang mencari orang untuk disalibkan.
Bawa mereka ke barak. Pergi dalam kelompok kecil.
Pakai jalan yang berbeda.
Di sana. Ya, Pak.
Filipus.
Bisa kau atur orang-orang ini?
Bisa.
Sekarang!
Kau bukan?
Pernikahan orang Yahudi... Kau memberi mereka petunjuk.
Hati-hati caramu bicara dengan istri gubernurmu.
Aku heran cara dia beraksi jika dia tahu istrinya berusaha
menyabot perintahnya.
Kau dan aku satu-satunya yang mendengar tentang itu.
Aku melihat kebencianmu pada hal itu.
Tidak, aku seorang prajurit. Aku tidak punya pendapat.
Dan Roma hanya berkembang karena orang-orang sepertiku taat pada perintah.
Ya, tentu saja.
Dan betapa baik sekali sikap seperti itu membebaskanmu
dari setiap tanggung jawab.
Apa menurutmu yang akan terjadi?
Kita ambil mereka dari pasar saja,
dan itu ada di kepalamu.
Apa mereka lebih atau kurang layak mati?
Dia menyembunyikan sesuatu.
Aku tahu itu.
Dan dia akan datang.
Percaya padaku, dia akan datang.
Aku mengerti segalanya tidak berjalan sesuai rencana hari ini.
Menurutmu mungkinkah mereka tahu bahwa kau akan datang,
bahwa seseorang memperingati mereka?
Aku tidak... Menurutku tidak.
Tidak ada tanda seorang pun telah lari karena kedatangan kita.
Tapi…
Tidak ada wanita hari ini di pasar?
Para pria kelihatannya memutuskan menyembunyikan para wanita dari pandangan.
Aku percaya kau, Stefanus,
itu sebabnya aku ingin kau dan Filipus menjaga barak ini.
Sungguh?
Barak ini bertumbuh sangat cepat, dan kita punya begitu banyak petobat baru.
Petrus, aku sudah membaca dan belajar kitab suci
sejak aku berumur 13.
Aku tahu setiap halaman dengan hatiku,
dan aku bisa bicara, baca, dan menulis dalam empat bahasa yang berbeda.
Kini, Allah memiliki tujuan untuk setiap kita.
Kau dapat tujuanmu, dan aku dapat tujuanku.
dan bukan itu saja. Aku bermaksud untuk berkotbah.
Stefanus.
Mungkin aku bisa memakai pengetahuanmu dengan baik.
Eva?
Percaya padaku, aku tidak tahu dia di mana.
Tapi dia...
Dia katakan dia akan pergi ke tempat
di mana orang-orang akan memaafkan dosanya.
Ikut denganku.
Mengapa kau membawaku ke sini?
Aku telah memberitahumu apa yang kutahu.
Ya, tapi...
Jika suamiku kembali dengan tangan hampa,
Aku akan dipaksa mempertimbangkan apakah
kau dengan sengaja menyesatkan kami
dan kebenaran apa yang kau tutupi.
Aku sudah memberitahumu kebenaran.
Semoga dia di situ, kalau begitu.
Pergi.
Allah katakan, "Jadilah terang," dan terang itu pun jadilah.
Ini kata untuk "Allah"?
Mm-hmm.
Bagus sekali.
Kami yakin pria yang diinginkan Pilatus ada di sini.
Namanya Boaz.
Kau mengenalnya...
bukan?
Dia dulu mencari sekutu.
Jika dia ada di sini, kau harus membiarkan dia menghadapi keadilan.
Ya.
Jika dia di sini.
Perlu kuingatkan kau jika kau gagal menyerahkan dia,
Orang Roma akan datang mencarinya
dan menghapus barak ini dari muka bumi di bawah satu jam.
Jika orang Romawi pikir dia di sini, kami sudah mati.
Silakan kau mencarinya sendiri.
Jangan menguji diriku!
Ada ratusan orang tidak bersalah di sini.
Aku berdoa pada Tuhan demi mereka bahwa kau jujur.
Kau...kau mengambil nyawa manusia.
Kau seorang pembunuh.
Sepertimu. Kudengar sepasang suami istri dibunuh.
Kau benar-benar mengira itu aku, aku punya kuasa itu?
Hanya Allah yang memutuskan siapa hidup dan mati.
Allah dan Romawi.
Berapa banyak nyawa orang Yahudi yang mati oleh orang yang kubunuh?
Itu tidak cukup baik. Kau tidak bisa membenarkan pembunuhan!
Lalu mengapa tidak kau serahkan aku pada Kayafas?
Karena hanya Allah yang memutuskan siapa yang hidup dan mati!
Aku tidak akan memaksakan putusan nasib seseorang!
Aku akan menyembunyikanmu.
Tapi aku tidak bisa dan tidak akan
memaksamu menyerahkan diri.
Dasar dari apa yang kami percaya di sini
adalah kasih...
Untuk semua orang.
Yang bisa kulakukan...
Adalah memaafkanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.