The first 180 lines.
Ayah ...
Bagaimana kabarmu?
Baik.
Aku mengajar anak-anak di desa.
Mengajar?
Apa mereka bisa berbicara Cina?
Ibumu meninggalkan beberapa barang
Aku pikir mereka untukmu.
Kau menginginkannya?
Ikutlah aku.
Ayo kita pergi.
Mobil sudah menunggu di luar.
Ayo
Sejauh mungkin yang kita bisa
Aku telah urus semuanya.
Aku tidak bisa, Ayah.
kau ingin menculikku juga?
Sandera Mematikan
Butuh sesuatu?
Ini banmu?
Dia ada di sini.
Aku pikir dia pergi kesana.
BAB SATU. ANJING
Feng-feng, kembali.
Feng Feng
Menyingkir dari sana!
Feng, feng, ke sini!
Duduk! Duduk!
Dimana sepatumu?
A..ku ...
Dia ..
Dia tidak berhenti menggonggong.
Apa anda punya tikus mati disana?
Aku akan periksa.
Kembali!
Migrasi burung akan tertunda oleh iklim pemanasan di Eropa
Ketika cahaya redup menembus melalui jendela
Wahai kekasihku.
Mengapa kau tak datang secepat mungkin?
Wahai kekasihku.
Mohon jangan patahkan hatiku.
Di dunia
Kau dianggap aneh.
Tapi bagiku
Kau hanya tidak seperti yang lain.
Di dunia
Kau sebabkan masalah.
Tapi bagiku,
Kau perwujudan perdamaian.
Kau harus memahami betapa pentingnya keberuntungan
kau harus bekerja keras, tak hanya berdoa kepada Buddha.
Oh, jika kau bisa sampai menunggu matahari terbit
Kau tlah berhasil mengambil gambarku.
Oh, pagi ini
anak-anak kita yang hilang kembali ke rumah.
Mengapa begitu lama?
Hei ...
Berhenti menatapku seperti itu.
Maaf.
Mengapa kau berkelahi?
Katakan padaku.
Katakan padaku!
Kenapa kau selalu berkelahi?
Mengapa kau tak bisa memberi aku istirahat?
Apa yang harus kulakukan?
Jangan ganggu aku.
Meninggalkan kamu sendirian?
Kalau bukan aku - Kau tidak akan duduk disini!
Aku harus memberitahukanmu sesuatu.
Orang sebelah,
Aku pikir dia sangat aneh.
Aku bertanya kepadanya apakah ada tikus mati di rumahnya
Dan dia berkata akan memeriksanya.
Aku pikir dia cabul
Dapatkah kau datang dan melihat?
Kupikir kau bilang untuk meninggalkanmu sendirian.
Aku serius.
Hanya..lihatlah.
Apakah kau pernah berpikir,
mengapa kau selalu membawa masalah?
Karena aku - perwujudan dari masalah!
tidak perlu khawatir tentang aku lagi.
Hei.
Aku pikir aku meninggalkan kunci dalam mobilmu.
Aku akan menemukan dan membawanya.
Feng Feng ...
Feng Feng ...
Feng Feng ...
Kehilangan anjingmu?
Siapa polisinya?
Saudaraku.
Dia mencari aku?
Tidak.
Dia hanya menjatuhkanku.
BAB 2. MASA LALU
Apa kau tutup?
Kami sudah tutup. Kembalilah besok.
Tolong ... - Kami sudah tutup.
hanya beberapa obat
Biarkan aku lihat.
Itu harus segera dikeluarkan.
Mari ... Buka mulutmu.
Buka lebar.
Bos di sini.
Silahkan duduk.
Mengapa mengubah tempat?
Kau tak percaya padaku?
Tidak sama sekali.
Tiba-tiba sangat lapar.
Ayo kita cari makanan
Apa kau inginkan sesuatu?
Hampir selesai.
Dimana barangnya?
Dimana uang itu?
Jangan bergerak!
Apa ini?
Tiarap!
gigit.
Lempar itu.
Ayo!
Dimana putriku?
Dimana ayahku?
Polisi menangkapnya.
Lalu mengapa kau di sini?
Dia katakan padaku untuk pergi.
Dua orang yang kau bawa adalah polisi.
Sial, siapa itu?
Sanderaku.
Sempurna.
Dia mungkin berguna bagi kita.
ini dapat ditukar dengan ayahmu.
Mengapa tidak ada gambar?
tidak ada satupun.
Bagaimana kutahu bahwa dia belum mati?
Dia benar-benar masih hidup.
Aku mencabut giginya di penjara.
Bawa dia kembali, .. atau putrimu yang lain mati.
Aku akan bawa padamu
Sebelum hari itu - setiap harinya ....
dia akan kehilangan satu jari.
Dan ketika jarinya habis .... Aku akan membunuhnya.
Jika ayahku belum kembali,
Kau juga mati.
Tolong
biarkan aku lihat putriku.
Kau akan melihatnya.
Kami akan pergi kesana sekarang.
Putrimu sudah mati.
Kau dapat bertemu dengannya di surga.
Ayahnya masih hidup?
Dia ditembak mati.
Kembali dan Ambil barangnya.
bawa kesini
dan pergilah dengan putrimu.
Itu saja.
Kau tak bisa tangkap aku
Jika kau melakukannya, apa yang akan terjadi dengan putriku?
Ini Ayah.
Aku akan keluar.
Ayah ...
Aku baik-baik saja.
Aku senang.
Apa itu tidak cukup?
Aku tidak peduli kau bahagia.
Aku ingin kau hidup.
Aku akan baik-baik saja.
Aku akan baik-baik aja.
Setelah bertahun-tahun,
Dia merawat ibuku.
Jangan berbicara tentangnya.
Dia sebabkan semua kekacauan ini.
Apapun kejadian di masa lalu,
kita tidak bisa mengubah itu.
Cepat atau lambat, kita akan tinggalkan Burma.
Ketika itu tiba,
Aku harap kau akan bersama kita.
Tapi sebelum itu,
Aku tak ingin mengubah apa pun.
Aku sudah terbiasa .
Aku tak bisa memahaminya.
No comments yet. Be the first to leave one.