The first 200 lines.
Hello? - Jadi bagaimana menurutmu?
Tentang apa? - Tentang besok.
Ini hari pertama Kita masuk SMA.
Jika Kita ingin terkenal, Kita hanya harus proaktif.
Lupakanlah sikap proaktif dirimu.
Keinginanmu ingin jadi terkenal, Dijamin itu takkan terjadi.
Saya akan mendapatkan seorang pacar. Apakah menurutmu itu mungkin?
Semuanya mungkin, Wade.
Hanya saja jangan miskin.
Kamu harus biarkan ini datang padamu. dan satu hal lagi.
Mulai sekarang, Saya tidak ingin Kamu memanggilku Ryan.
Panggil Saya T-Dog.
T-Dog? - Ya.
Kepanjangan dari apa itu huruf "T"? - Saya tidak tahu.
Tapi kedengarannya lebih baik dari pada R-Dog. - Yeah.
Kamu tahu, seperti, jika seorang gadis cantik mendatangimu, dan Dia pergi,
"Hei, sudahkah Kamu bertemu T-Dog? Bung, Apa Kamu tahu yang T-Dog lakukan hari ini?
"Bung, T-Dog itu gila!"
Itu terdengar seperti seorang pria yang tiap perempuan ingin tahu.
Hei, Apa Saya perlu sebuah nama panggilan? - Kamu punya satu. Skeletor.
Itu tahun kemarin. Saya jadi percaya diri sekarang, merasa bangga.
Baiklah, sebut salah satu bagian tubuhmu yang membanggakan, Wade.
Sebut satu bagian tubuhmu yang tidak membanggakan, huh?
Saya tidak sedang menyinggung perasaanmu.
Saya hanya sedang menyebutmu jago menembak cepat dan Kamu sangat kurus.
Oh, yeah? baiklah, Kamu sangat gemuk dan itu sama saja tidak menarik.
Kamu ingin mulai pertengkaran? - Maaf.
Ini hanya,.. Saya ingin semua berjalan lancar, Kamu tahu?
Maaf, Saya bilang Kamu terlalu kurus. - Tidak apa2.
Begitulah adanya.
Hei, tidurlah! Sekarang sudah jam 3 pagi!
Apa-apan Kamu, gila? - Maaf.
Apa itu Ayah tirimu? - Bukan.
Berikan padaku telfonnya! berikan padaku! - Ini...
Kamu sudah SMA sekarang. Jangan anggap ini...
Tidurlah.
Bagaimana dengan gambar2 perempuan di dinding ini?
Ini seperti sebuah tempat surganya orang aneh.
Saatnya membuat Donat.
Hoo-rah!
Touchdown!
Kita menang! Kita memenangkan pertandingannya! dan Wade kalah lagi!
Pergilah dari kamarku! - Ayah bilang, bangunlah.
Dia bukan Ayahku, Dia ayahmu.
Baiklah, Pria yang merawat ibumu bilang bangunlah.
Pergilah! - Pecundang!
Pagi yang cerah. hari pertama masuk sekolah.
Ibu! - Oh, astaga!
Sejak kapan Kamu mulai tidur telanjang?
Saya sudah SMA sekarang, Tidakkah Kamu ingat?
Saya tidak suka benda elastik menyusup ke pantatku saat tidur!
Oke.
Hei! Apa yang Kamu lakukan dengan pancuran ini?
Sore ini? Rachel, itu benar. Senang jumpa denganmu.
Angkat tanganmu ke atas!
Saya rapper kulit putih terbaik yang pernah Kamu lihat!
Rambut!
Oh, astaga! - Lihat itu.
Terimakasih, nyonya2!
Ada apa, pemenang? Kamu mencadangkan? pedal ke metal?
Yeah. - Yeah.
Baiklah. Siapa pemenangnya?
Saya! - Saya!
Selamat pagi!
Lihat dirimu, dengan tongkat sulapmu. - Bagaimana menurutmu?
Sulap adalah hal yang bodoh.
Tidak, tidak, sayang.
Ibu! - Apa?
Kamu lupa sausnya!
Saya akan ambil sausnya. - Ayolah, Saya sudah lapar.
Baiklah, Saya akan ambil sausnya.
Permisi, dengar. Saya sangat menyesal telah mengganggumu.
Keluargaku dan Saya, sedang kehabisan bensin.
Dan Kami sedang berusaha menjemput anak2 ke Seaworld.
Dan, Saya, seperti seseorang yang bodoh lupa dompetnya. Seandainya Saya bisa...
Kaki2mu berfungsi baik? - Yeah, kenapa?
Kamu harus pergi ke suatu tempat dan dapatkan pekerjaan.
Harold... - Saya yang akan mengurusnya.
Itulah yang Saya miliki, sebuah pekerjaan.
Kita akan menuju ke SeaWorld satu jalan atau lainnya.
Kita sedang di jalan menuju gereja. Disitulah seharusnya Kamu pergi.
Terima kasih. Semoga harimu menyenangkan.
Bisakah Kamu membantu seorang veteran? - Tidak untuk hari ini.
Menjauhlah dari mobil. - Sayang, buka jendelanya.
Menjauhlah!
Siapa namamu? - Drillbit.
Dengar, Drillbit, Saya bukan anak kemarin sore.
Saya tak ingin Kamu memakai ganja atau wiski, oke?
Kamu bisa pegang kata2ku. - Apa Kamu tahu?
Saya akan menulis "BUKAN UNTUK GANJA" disana. - Kamu tidak harus menulisnya.
Yeah. "BUKAN UNTUK GANJA."
Kamu akan terlihat bodoh jika Kamu berusaha membeli ganja dengan itu, bukan?
Ingat, letakkan kaki terbaikmu ke depan.
Orang2 memutuskan apa yang Mereka pikirkan dalam 5 detik pertama.
Jadi, biarkan Saya mencium bau nafasmu.
Bau mint.
Kamu pakai deodorant? - Yeah.
Kamu membersihkan bolamu? - Tidak, Jim. Saya tidak bersihkan bolaku.
Saya takkan pernah bosan dengan itu, Ayah.
Kamu tahu, Kamu seharusnya pukul beratnya dengan anak2 dan Saya.
Saya akan melewatinya. - Kami akan mengantarmu untuk senam.
Kita akan membuatmu seperti daging sapi. lihat Mereka. Tunjukkan pada Mereka. tembak Dia.
Halangi Dia.
Memuja Matahari.
Yeah, Lihat orang2 itu. - Mereka aneh.
Tidak di dalam rumahku!
Semoga harimu menyenangkan. - Oke, Saya menyayangimu, Ayah.
Saya juga menyayangimu. Bahagialah di sekolah, Ryan. sampai jumpa.
Jadi apa yang Ayahmu bilang? - Dia bilang padaku bahagialah di sekolah.
Wow, Orang tua hebat.
Saya tidak tahu bagaimana Kita bertahan hidup tanpa dirinya.
Maaf. - Tidak apa2.
Dia itu menjengkelkan. - Terima kasih, Sayang.
Enchante. - Hello.
Kamu punya tempat untuk berdua di dalam kendaraan cepat kecil ini?
Saya sedang buru2 sekarang. tapi Saya Nyonya rumah di bayang2 bulan disitu.
Jadi jika Kamu bangun disana, Kamu tahu, tanya Saya. Saya Jessica.
Terima kasih, Jessica. - Yeah.
Karena Koki Kami, Louis, selalu membuat sup kental terlalu banyak.
Jadi Dia akan memberimu satu mangkok plastik bagus untuk itu di belakang.
Kamu terlambat sekarang. - Hei, carilah pekerjaan!
Kamu yang harus kerja. - Saya sudah punya, memberi uang padamu.
Bagaimana kabarmu nyonya Lampanelli? - Baik2 saja.
Kamu terlihat cantik hari ini. - Kamu pembohong. tapi berhasil untukku.
Lanjutkan, keluar dari sini, dasar gila! - Kamu pantas mendapatkannya.
Dan jangan banyak jajan. Untuk porno saja!
Hari pertama SMA.
Seperti menakutkan. - Yeah, menjengkelkan naik bus.
Pasti, tahun lalu Kita paling tua. jadi Kita harus duduk di belakang dalam bus,
Tapi sekarang, Kita mungkin harus duduk di depan dengan para Pecundang.
Kita akan baik2 saja.
Kamu harus bersikap proaktif jika ingin terkenal di sekolah.
Orang2 memutuskan apa yang Mereka pikir tentangmu dalam 5 detik pertama.
Saya berpikir Kamu seorang yang yang bodoh.
Oh, Wade.
Oh, tidak. - Ini tidak keren.
Kita tak boleh mulai sekolah seperti ini.
Kamu yang mulai mencari masalah denganku. Ayolah.
Apa saya sedang mimpi disini? - Tidak.
Kita takkan diijinkan membeli baju yang sama lagi!
Siapa saja yang lihat ini pertama kali boleh membelinya.
Kalian seharusnya juga memakai pita merah di rambut kalian juga.
Lihat? Kita berdua terlihat bodoh. Ganti.
Tidak! Saya yang punya rencana memakai ini.
Wade, Saya lari 1 mil dalam waktu 21 menit!
Secepat apa menurutmu Saya bisa lari?
Pergilah! cepat! - Saya akan pergi!
Wade, bus!
Sempurna! - Ayo!
Cara yang bagus mulai masuk sekolah, huh?
Biar Kutebak. 2 dalam 1 obral di obrolan panas?
Pecundang! - Orang2 bodoh!
Kita sial.
Hari pertama dalam karir SMA Kita.
Baiklah, mari Kita sinari sekering ini dan lihat ada apa.
Ayo, bung. - Baiklah.
Apa Kalian bagian dari sebuah tim bowling?
Yang terakhir.
Hei, paling tidak ini akan mudah temukan satu sama lain.
Yeah. Saya akan mencari anak memakai baju yang sama.
Ayo! - Tidak, Kamu harus memutarnya beberapa kali dulu.
Baru berfungsi.
Terima kasih.
Jangan! tunggu, tunggu!
Apa yang Kalian lakukan? Teman2! - Sekarang, matikan. Pergi!
Tidak, terima kasih. - Teman2!
Menyingkir! - Bung!
Ini dia. - Tapi itu...itu bukan untukku.
Itu untuk buku2 punyaku! - Oke, ayo mulai.
Di dalam. - Saya bukan buku!
Masuk! - Ini buruk.
Ini bukan loker Saya! ayolah! - Tidak, ini bagus.
Paling tidak, Kita tahu. Kita bukan orang terbodoh di sekolah.
Tolong, tolong! - Mungkin sebaiknya Kita katakan sesuatu.
Ketahanannya dari yang terbaik.
Saya harus katakan sesuatu, Harus.
Katakan sesuatu? luar biasa. Anak itu cocok di dalam loker. Ayo.
Itu tak lucu. - Seseorang, tolong!
Ini hal paling bodoh yang pernah Saya lakukan.
Tolong! - Berhenti!
Maksudku, Kamu tidak harus, tapi... - Harry Potter.
Kamu harus tetap diam.
Yeah, itu yang sedang Saya coba katakan padanya.
Hei! - Lari! Semua lari! itu tidak aman disini!
Hei, lihat ini. Mencocokkan baju orang2 dungu.
Oh, astaga.
Yo, Ron, Mereka ini sungguh2 ingin memakai baju yang sama.
Ayo Kita buat Mereka pakai baju yang sama, huh?
Kedengarannya bagus. Yeah.
Yang gemuk pakai ini, yang kurus pakai itu. biarkan saja.
Ini Dia.
Kamu sebaiknya tetap pakai bajunya,
Karena jika Kalian coba2 melepasnya, Kalian mati.
Dan Kalian tahu apa yang terjadi jika seseorang dari Kalian mati? Kalian berdua mati.
Karena Kalian banci kembar, bodoh!
Itu sungguh luar biasa.
Kalian seperti monyet velcro yang saling berpelukan.
Bagaimana sekolahmu, Wade?
Kami punya banyak teman. bahkan tak bisa mengingat nama2 Mereka.
Hebat! Kamu layak mendapatkannya. - Sudah!
No comments yet. Be the first to leave one.