The first 194 lines.
"Arata bangun di sebuah ruangan misterius setelah Diary Masa Depannya dihancurkan."
"Di ruangan itu, dia mengetahui bahwa game tersebut terjadi di dalam dunia virtual yang disebut Olympia."
"Dan ternyata di dunia nyata, Arata dan yang lainnya sedang dalam keadaan koma."
"Tokyo di dunia nyata pun sedang berada dalam ancaman Deus."
"Arata pun dikirim kembali ke dunia virtual untuk menghentikan Deus."
"Saat Arata kembali ke dunia virtual,"
"ternyata di sana ada 2 Yuno."
Tunggu!
Lepaskan aku!
Siapa itu? Kenapa kau ada 2?
Kenapa kau selalu saja tak menjawab pertanyaanku?!
Aku selalu ingin memberitahumu.
Dari dulu aku selalu ingin memberitahumu tentang kita.
Tentang kita?
Kita sudah lama saling kenal.
Ingatlah!
1 Tahun Yang Lalu
"Sekarang, mari kita lihat pada langit yang cerah..."
"Kalian pasti sudah tahu dengan 7 Bintang Utara."
Ini adalah Rasi Bintang Biduk.
Jika ditelusuri dari ujung rasi bintangnya,
kalian bisa melihat bintang penunjuk arah mata angin yang selalu digunakan petualang ataupun nelayan.
Namanya adalah Polaris dari Rasi Bintang Biduk.
Sang Bintang Kutub.
Apa kamu sering datang kesini?
Baru sekarang.
Apa kamu sering datang kesini?
Iya.
Aku...
diam disini seharian.
Seharian?! Kenapa?
Ah, maaf.
Aku tak tahu harus pergi kemana lagi.
Aku suka planetarium.
Tak akan kesepian walaupun kau datang sendiri.
Aku lewat sini.
Sampai jumpa.
Anu!
Apa yang akan kamu lakukan besok?
Future World: Another World Episode 9
Original Sub: Kakijun & Markvdk1
G9
G9_
G9_V
G9_Va
G9_Vam
G9_Vamp
G9_Vamps
@IDWS
@IDWS
G9_Vamps
Edited, Retimed & Translated by:
Tangkapan yang bagus, Yuno-san!
Arata-kun!
Terimalah perasaanku ini!
Dasar...
Dapat!
Apa yang kau lakukan?!
Kau ini... jatuh cinta kepada setiap wanita yang kau lihat.
Oh? Jangan-jangan, Arata-san cemburu?
Apa kau bilang?!
Kau cemburu!
Tidak!
Aku bisa melihatnya di wajahmu!
Tidak, kau tak bisa!
Anak-anak menyukainya.
Iya.
Maaf, aku sudah memaksamu untuk datang.
Tidak apa-apa, aku senang kok.
Aku...
Pasti tak akan pernah melupakan hari ini.
Kalau begitu, aku juga. Akan selalu mengingatnya.
Apa Akkun tinggal di daerah sini?
Akkun? Entahlah, rasanya terdengar aneh... Arata saja...
Siapa?
Ibuku...
Ibu sangat bahagia kalau kau menikahi seorang wanita cantik.
Bicara apa ibu ini?! Kau akan membuatnya malu.
Dengan senang hati!
Bodoh. Kenapa kau sesenang itu?
Siapa bilang!
Mukamu merah.
Tidak! Kau membuatku malu saja.
Aku pulang!
Selamat datang.
Senang bertemu dengan anda.
Oh, selamat datang.
Tumben pulang cepat?
Aku meneleponnya.
Aku memintanya untuk cepat pulang.
Ibu seharusnya jangan melakukan itu!
Bukankah ini pertama kalinya Arata membawa pulang seorang wanita?
Jangan bilang seperti itu.
Yuno-chan adalah mahasiswi kedokteran.
Wah, itu hebat sekali.
Bukan apa-apa kok.
Dan juga, mereka akan segera menikah.
Kenapa kau sesenang itu?
Siapa bilang!
Silahkan duduk.
Terima kasih.
Jadi, kapan upacara pernikahannya?
Siapa juga yang membicarakan soal pernikahan?
Sudah kuputuskan, aku akan masuk universitas ini!
Emangnya kau bisa masuk?
Tentu saja!
Akkun!
Oh, ada apa?
Aku datang.
Kau datang?
Jangan-jangan, kalian berdua pacaran?!
Yang mana?
Yang ini.
Oke!
Berjuanglah, Akkun!
Sedikit lagi!
Hebat!
Ini.
Hore!
Terima kasih!
Lucunya!
Aku... ini pertama kalinya ada yang memberiku hadiah.
Akan kusimpan selamanya.
Pasti akan kusimpan selamanya.
Hei, bintang apa itu?
Mizar = Salah satu bintang yang berada di Rasi Bintang Biduk.
Mizar.
Mizar. Bagusnya...
Sudah waktunya pulang.
Kenapa buru-buru?
Bukankah besok kau ada kuliah?
Tak usah buru-buru, santai saja.
Hei Yuno, apa kau sering kuliah?
Maaf, seharusnya aku tak bertanya hal itu.
Sepertinya... aku akan berhenti kuliah.
Kenapa?
Waktu kecil, orantuaku akan mengurungku di lemari kalau aku dapat nilai jelek.
Mereka bilang, aku tak akan bisa jadi dokter kalau tidak belajar.
Itu membuatku takut, maka dari itu sebisa mungkin aku berusaha belajar.
Tapi...
Sekarang sudah tak ada lagi yang peduli kalau aku dapat nilai bagus ataupun jelek.
Papa dan mama mengalami kecelakaan saat pergi liburan.
Tepat sebelum aku bertemu denganmu.
Rumahku sekarang... jadi sepi...
Sangat sunyi dan sepi. Seakan-akan aku berada di planet lain.
Kadang-kadang aku berpikir, kalau aku selamanya akan sendiri.
Dan hal itu membuatku jadi merasa takut.
Jangan khawatir, karena aku ada disini bersamamu.
15 April 2012
Akkun!
Maaf!
Sebentar lagi dimulai.
Maaf.
Tak usah pergi.
Kenapa?
Bercanda kok.
Ah, ini dia.
Sudah tak sabar ingin lihat.
Kau tak tahu?
Aku tak tahu.
Sepertinya kau sudah tahu.
Karena aku suka bintang, kan?
Benar kan?
Iya.
Ini menyenangkan.
Itu memalukan.
Kenapa?
Itu jelas memalukan.
Kau ini seperti anak kecil.
Yuno, kau baik-baik saja?
Apa kita akan mati?
Pasti akan ada yang menyelamatkan kita. Pakai ini.
Benar, kita akan baik-baik saja, kan?
Kita pasti selamat, kan?
Kita berdua akan baik-baik saja.
Kau dan aku tak akan mati.
Kita pasti tak akan mati!
Kita pasti akan selamat.
Yuno...
Yuno?!
Yuno?!
Yuno!!!
Maaf.
Tak apa-apa.
Syukurlah kau sudah sadar.
Ah, jangan bangun dulu.
Istirahat saja dulu.
Ini...
Ada dimana?
Di Rumah Sakit.
Kamu ada di tempat kebakaran, dan mereka membawamu kesini.
Aku akan memanggil dokter.
Akkun mana?
Tadi aku lihat Akkun.
No comments yet. Be the first to leave one.