Sublime

Sublime

Download Indonesian Subtitle

Release info

Sublime 2022 WEBRip x264-Indo
A Commentary by Kudalumping
Drama, Musical, Romance || Coming of age || Durasi: 01:40:09

Tags

webrip
web
x264
BRip
Published on: 2023-05-24
Downloads: 35
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Kenapa dengan anak itu? - Temannya tidak datang.

Ayolah Manu. Dia bisa datang lain hari.

Beri aku senyuman...

Kau punya korek api?

Aku tidak menemukan korek apinya.

Ayo.

Lilin!

Ayo, yang keras. Ayo!

Kemari bergabung! Ayo anakku, ini adalah harimu!

Oh, itu bisa meledak. Tunggu.

Aku takkan memberikan korek api padamu.

Gerakkan tanganmu.

Selamat ulang tahun...

Bisakah seseorang menutup jendela itu?

Suara bell!

Belum pasti

Siapa itu?

Felipe! Aku bilang dia akan datang.

Felipe datang!

Felipe!

Dia tadi ngambek! Kau senang sekarang?

Selamat ulang tahun.

Hore!

Ya, aku akan datang dan membantumu.

Tentu saja aku menghargai itu.

Baiklah, tenang! Jika ada yang harus gugup, itu adalah aku.

Aku ditahan.

Tunggu, aku sedang dalam perjalanan.

Aku melewati taman.

Aku bersumpah.

Ayahmu tahu untuk apa kita menggunakannya?

Dia bahkan tidak ingat itu ada.

Mengapa membuat tirai? Tidak ada seorang pun di sini.

Aku tidak ingin melihat hutan.

Sungguh luar biasa kalau buat video musik keren di sini.

Kita bisa membawa instrumennya, menempatkan Mauro di atap.

Kau kesal karena aku menggunakannya terlebih dahulu.

Sama sekali tidak.

Kau kesal.

Aku tidak ingin kau mati dalam keadaan perjaka.

Tenang, semua akan baik-baik saja.

Sihir.

Sialan.

Aku akan memperbaikinya. - Meledak.

Aku membawa banyak, semuanya sudah direncanakan.

Bernyanyilah.

Aku tidak tahu.

Slow

- Aneh. - Aneh bagaimana?

- Aneh. - Kita sudah punya lagu-lagu slow.

- Lagu tidak selalu harus keras. - Mengapa tidak?

Jangan heran, dia menamai band pun dengan nama game komputer.

- Kau ingin menamainya dengan nama mantanmu. - Nama keduanya, mungkin bagus.

Hei, kau tidak memberiku kuncinya.

Ada di dalam benda terang itu.

- Kau benar-benar siap. - Bisa kau bayangkan jika Azul tidak muncul?

- Diam. - Aku butuh ampli ayahmu.

- Untuk apa kau menginginkannya? - Aku ingin melihatnya apakah cocok untuk acara ulang tahunku.

- Bukankah kita akan menggunakan perlengkapan studio latihan? - Tidak semua. Aku takkan menyewa amp jika sudah mendapatkannya.

- Tidak ada liriknya? - Kau orang yang sensitif.

Ini lagumu, tentang Manu ya.

Aku pikir ini tentang ibumu.

- Kau tidak memberitahuku bahwa kau ada di sini. - Aku meninggalkan ponselku.

Kenapa kau tinggalkan?

Aku tidak tahu.

Sudah berapa lama kau di sini?

Aku tertahan mendengarkan saudaramu.

Dia menakjubkan.

Mainlah dengannya.

- Dia tahu kau adalah seorang musisi. - Aku bukan seorang musisi.

Kau sengaja ke sini kan.

Kau ingin pergi atau tidak?

Ya.

Tapi kita tunggu sampai hari mulai gelap.

- Kau kedinginan? - Sedikit.

Tenang.

- Bisakah kita nyalakan? - Ya.

Tunggu di sini.

Alih Bahasa: Kuda_Lumping

- Kau baik baik saja? - Ya.

Aku menginginkannya.

Tapi aku tidak tahu.

Ini akan baik-baik saja.

Jangan khawatir.

Terima kasih.

Kau mau?

Kemarilah.

Tetaplah seperti ini.

Jantungmu berdetak sangat kencang.

Aku tidak bisa membagikan yang ini.

Aku akan memeriksanya...

Halo, Ana. Halo, Manu.

Bagaimana kabarmu, ibu?

- Hai. - Ini membingungkan.

Dimana itu?

- Mauro membawanya. - Mulai merawatnya.

Tidak ada pizza lagi?

Sudah kumasukkan ke kulkas. Kau tidak bilang apa-apa. Kemana saja kau?

Dengan Azul.

- Manuel! - Mengapa kau sangat terlambat?

Tidak, ada hal yang harus dilakukan.

Aku membuat pizza favoritmu.

Tapi Ibu membekukannya.

Dia di tempat tidur belum?

Tidak, dia masih duduk di sana bersama Ana.

- Kalian bertengkar? - Tidak.

Ini, coba ini.

Aku mendapatkannya sebagai hadiah. Hati-hati, sangat kuat.

- Benar-benar menjijikkan! - Ya?

Aku suka.

Bisakah kau mematikan lampunya?

Manu, kata sandi ulang tahunmu sangat jelas.

Primitif.

Khas Manuel.

Dengarkan Manu. Bagaimana dengan Azul?

Kau mencelupkan biskuitmu?

Ya, tentu...

Dengar, kami akan mengisi ingatanmu.

Kami tidak akan berhenti sampai penuh.

- Biarku lihat. - Pintunya.

Gunakan kuncinya, bodoh.

Aku sudah mencobanya.

Buka inventarisnya.

Bukan seperti itu. Biar aku saja.

Pintunya terbuka sekarang.

Aku ingin tahu semuanya, yang kau lakukan kemarin.

Bodoh.

Bagaimana pendapatnya tentang van-nya?

Dia menyukainya.

Akui saja, itu semua berkat aku.

- Hai. - Letak saja di sana. Berikan padaku nanti.

Simpan dan ayo kita mulai. Sudah larut.

Naikkan volume.

- Apa lagi? - "aku menumbuhkan sayap"?

Aku bayar dua... dan bir.

- Kau menggunakan kabel? - Tidak.

- Kau menempatkan "I Grow Wings"? - Kau bercanda?

"Ace of Coins", "Light", "All Wrong", "I Grow Wings"...

- Bukan "Ace of Coins" untuk pembuka. - Ini bukan urutannya, ini pilihan sebelumnya.

-Baik, tapi bukan yang itu untuk pembukanya.- "Light", kalau begitu.

Ya, mungkin. -Teman-teman.

Ini akan berhasil?

Dan "pesta ulang tahunnya"?

- Apa yang dikatakan selebarannya? - "Konser".

- Entah bagaimana kita harus menyebutkan hari ulang tahunnya. - Sama.

- Fotomu juga mencakup semuanya. - Mengapa kau tidak melakukannya sendiri?

Tunjukkan padaku.

Uangnya?

- Sebuah pesan. - Berikan padaku.

Sepupunya Sol.

Lihatlah foto yang dia kirimkan padamu.

Berikan padaku, brengsek.

Dia bukan sepupuku. Orang tua kami bersahabat sejak kecil.

- Uangnya? - Bisakah kau membayarkanku?

Aku sudah membayarkanmu.

- Dan birnya. - Aku tidak minum bir.

Lagu yang kau buat? Kau tidak memasukkannya ke dalam daftar.

Sudah lebih dari cukup.

Ayo cepat.

Margarita tidak akan meminjamkan apa pun kepada kita. Kita harus membayarnya.

Ya, itu sudah jelas.

Dia akan mengizinkan kita menggunakan drum kit?

Aku meminta drum, mikrofon, dan sistem PA-nya.

Kita akan bawa amplimu.

Kedengarannya bagus.

Bisakah kau membantuku menyelesaikan liriknya?

Tidak ada waktu!

Apa yang kau pikirkan?

Kau.

Kau.

Sihir.

Laurel, kayu lembab.

Akan kembali melalui sisi lain. Yang beraroma, yang tidak dikenal.

Sementara ladang menggali jejak kaki kuno, suara airnya menggumamkan kata-katamu

Seperti benih keinginan untuk menerobos di tanah yang subur.

Sampai di sana.

Sebutkan satu kata yang mendeskripsikan paragraf tersebut.

Tidak tahu.

Mauro?

Di sana, mau tidak mau,

Melewati potongan-potongan kisah yang terganggu oleh kesunyianmu

tidak, "diresapi".

diresapi oleh kesunyianmu.

Oleh awan debu yang naik saat aku jatuh.

Janji itu hidup di sini, di sudut yang tak terpikirkan.

Baiklah, berhenti di sini.

Kau berpikir tentang apa yang kau katakan,

- Atau hanya membacanya? - Ya.

Ya, opsi pertama.

Iara.

Sekarang setelah kau pergi, setiap pagi, lingkaran di sekitarku mencoba mengencang.

Kontur kaca, kain.

Mengapa aku tidak bertanya pada diri sendiri

Jika kedua ujungnya menarik serat yang sama pada waktu yang sama dan dengan kekuatan yang sama.

Ini bukan musim dingin. Ini bukan kayu atau laurel.

Ini bukan sungai yang bimbang, atau jejak kaki di ladang.

Ini adalah memorimu.

Aku tidak bisa memberikan pendapat apapun karena aku tidak menyukainya.

Bisakah kau mengidentifikasi apa yang tidak kau sukai?

Seharusnya dia melupakan sesuatu.

Sublime subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left