The first 200 lines.
Nama?
Ya, aku tidak suka dengan namanya.
Alergi Rhinitis, misalnya. Meski sekarang dianggap sebagai penyakit umum tapi
sebelum dinamai, tidak ada seorang pun yang tahu.
Hal itu berlaku sama untuk istilah kimia. Hanya akan diakui setelah dinamai.
Jadi?
Aku mendeklarasikan istilah baru.
Pertemuan sosial interseksual.
Interseksual adalah hubungan antara pria dan wanita.
Pria dan wanita yang tidak saling kenal bertemu untuk makan dan berbincang untuk saling mengenal.
Oh, maksudmu kencan buta.
Pertemuan sosial interseksual.
Aku tidak suka istilah kencan buta karena terdengar sangat dangkal.
Istilahmu terkesan lebih vulgar.
Enggak peduli!
Apa yang kau bicarakan pukul 09:00 pagi begini?
Aku tak mau dikatai seperti itu oleh seseorang yang makan nasi tempura pukul 09:00 pagi.
Justru karena ini pagi makanya makan ini untuk memulai hari.
Ayo pergi ke pertemuan sosial interseksual.
Terima kasih untuk makanannya.
Ayo ikut.
Enggak.
Ayolah.
Ajak orang lain saja.
Aku ingin kau ikut.
Kenapa?
Soalnya, pria akan merasa ngeri dengan profesi kita, 'kan?
Memang, dan ada 7 K juga.
Rasa ngeri mereka akan lenyap di antara kita berdua.
Justru rasa ngeri mereka akan semakin bertambah.
Anda baik-baik saja? Sudah waktunya bekerja.
Aku ingin berhenti.
Apa pekerjaan ini seburuk itu?
Oh ya, aku mendengar tentang 7 K. Kitanai(kotor), kitsui(kasar), kiken(kerawanan).
Aku sudah bekerja di kantor patologi forensik Osaka selama 24 tahun
sebagai teknisi laboratorium klinis.
Jadi aku tak punya keluhan dengan pekerjaan ini.
Lalu kenapa?
Karena pria itu.
Pria itu.
Pria yang tingginya 175-176 cm.
Bukankah dia lebih tinggi dari itu?
Kali ini pasti Nakado-san, 'kan?
Belakangan Nakado-san tidak memiliki rekan.
Tidak ada?
Paling lama 3 bulan, paling cepat 3 hari.
Cepat sekali! Aku senang kau datang, Mikoto.
Aku hampir dimasukan ke Tim Nakado.
Bagaimana sifat Nakado-san?
Biarkan anjing tidur berbaring. Seperti tidak punya wajah.
Tidak punya wajah?
Sesama patologi forensik
seharusnya aku lebih kooperatif.
Mustahil sama dia mah!
Walau mungkin wajahnya begitu, tapi Nakado-san sudah bercerai.
Heh? Dia bisa menikah?
Itu dia yang kumaksud!
Kalian berdua kejam sekali.
Mikoto mungkin terlihat seperti ini, tapi dia punya pacar.
Benarkah?
Tapi belakangan ini, dia tidak bertemu dengan pacarnya.
Jadi aku berusaha membujuknya untuk ikut pertemuan sosial interseksual.
Interseksual?
Walau aku tidak tahu alasannya,
jika realita tidak berjalan mulus, lupakan soal pacar sesaat dan bersenang-senang saja.
Aku akan bertemu pacarku hari ini.
Bohong.
Aku bohong.
Pantes.
Aku bohong pas bilang itu bohong.
Jadi yang mana?
Hari ini juga ....
Lama!
Permisi.
Jadi kalian tidak bisa menerima penyebab kematian putra kalian.
Ya. Semua universitas kedokteran menolak kami
dan saat kami hampir menyerah, seseorang dari rumah duka memberitahu kami tentang kalian.
Coba kulihat.
Kudengar penyebabnya sangat umum untuk kematian mendadak.
Penyakit arteri koroner mencakup berbagai macam penyakit
dari angina hingga infark miokardial.
Dengan kata lain, penyebab kematian paling mudah untuk ditulis oleh dokter.
Putra kami sehat. Tidak mungkin dia tiba-tiba ....
Sebelumnya pernah terjadi insiden, 'kan?
Banyak orang yang dianggap meninggal karena gagal jantung
tapi sebenarnya meninggal karena keracunan karbon monoksida
yang disebabkan tidak berfungsinya gas pemanas air.
Iya.
Apakah putraku ...
... hanya mengalami kematian mendadak?
Aku tak menyalahkan kecurigaan kalian.
Di Jepang, lebih dari 80 persen kematian yang dinyatakan kematian tidak wajar
dikaitkan dengan beberapa kemungkinan penyebab kematian tanpa autopsi
sebelum jasad dikremasi.
Itu merupakan standar paling rendah di antara negara berkembang.
Laboratorium Penyelidikan Kematian Tidak Wajar ini,
dikenal sebagai LPKTW, dibentuk untuk mengubah situasi tersebut.
Diakui oleh pemerintah, ini adalah institut penelitian pertama di negara kita
khusus untuk menentukan penyebab kematian.
Dipimpin oleh dua patologi forensik,
kami melakukan autopsi penyelidikan hampir 400 jasad setahun
berdasarkan permintaan polisi dan pemerintahan kota.
Terdapat laboratorium uji di institut,
dan di luar 23 wilayah Tokyo, lalu Kota Nishi Musashino sebagai pusatnya.
Kami menerima jasad dari seluruh negeri berdasarkan permintaan.
Namun, dalam kasus autopsi berdasarkan permintaan dari warga umum, pembayaran harus dibayarkan di muka.
Dalam kasus ini, inilah biayanya.
Kami dari Rumah Duka Forest.
Sudah 10 hari sejak kematian dan kondisi jasad sudah tidak bagus.
Jasadnya sudah membusuk.
Kurasa kita harus bergegas.
Maaf memberikan pekerjaan tambahan pada kalian, tapi tolong urus jasad ini.
Siapa yang akan menanganinya? Tim Nakado atau Tim Masumi?
Kalau begitu ...
... ayo suit atau menarik sedotan.
Bagaimana kalau melempar dadu?
Baiklah, kita lempar koin saja.
Sampai kapan kau akan menyarankan hal payah seperti itu?
Kurasa akan lebih baik jika diputuskan secara adil.
Secara adil? Sungguh kalimat yang bagus.
Aku akan lakukan suit, menarik sedotan atau apa pun.
Setelah pencapaianmu sebanding denganku.
Secara adil.
Pencapaian?
Jumlah melakukan autopsi. Nakado-san sudah melakukan 3000 kali.
Bagaimana dengan Masumi-san?
1500.
Maaf, karena aku tak bisa mendekati pencapaiannya.
Tidak, kau memiliki prestasi luar biasa di usiamu.
Itu memang benar. Jumlah tidak berarti tanpa kualitas.
Tak apa. Aku akan bekerja dengan tenang dan meraih lebih banyak pengalaman.
Maaf membuat kalian bekerja bersamaku tanpa istirahat makan siang.
Permisi! Bisa aku percayakan jasadnya pada kalian?
Ya, maaf membuatmu menunggu.
Ini adalah jasad Takanoshima Wataru-san. Pria berusia 35 tahun.
Orang tuanya meminta autopsi untuk mengetahui penyebab kematian.
Takanoshima-san ditemukan tewas di lantai
apartemen tempat tinggalnya.
Wataru, kau ada di rumah? Wataru?
Pacarnya yang menemukannya saat berkunjung karena curiga terjadi sesuatu
ketika dia tidak bisa menghubunginya.
Tidak ada luka luar atau tanda perlawanan.
Tidak ada tanda mencurigakan di dalam ruangan.
Pemeriksaan sederhana dilakukan di TKP dan ditetapkan bahwa tidak terjadi tindak kriminal.
Penyebab kematian ditetapkan sebaga penyakit arteri koroner.
Apakah bisa ditetapkan tanpa autopsi?
Kurang lebih mereka memperkirakannya seperti itu.
Kurang lebih.
Dalam kasus jasad ini, lokasinya yang kurang bagus. Jasadnya ditemukan di Kota Tomikage.
Universitas kedokteran terdekat yang bisa melakukan autopsi berjarak 40 km.
Apa hubungannya?
Susah membawanya, 'kan?
Itu alasannya?
Meski ada universitas kedokteran di sekitar lokasi
tapi polisi lokal tidak akur dengan pihak sana, jadi mereka enggan meminta autopsi.
Memangnya ada alasan seperti itu?
Beragam faktor, besar dan kecil bercampur
menciptakan perbedaan regional yang luar biasa dalam tingkat autopsi.
Ke-23 wilayah khusus Tokyo memiliki tingkat autopsi yang cukup tinggi yaitu 17 persen.
Untuk wilayah dengan tingkat autopsi terendah persentasenya kurang dari 2 persen.
Kita harus memilih lokasi untuk mati dengan tidak wajar.
Hal seperti itu mustahil dilakukan.
Itu tidak disengaja.
Tidak ada perdarahan di rongga pleura.
Jadi bukan penyakit terkait aorta, 'kan?
Tidak ada pendarahan di dalam perikardium.
Efusi perikardial 10 ml.
Tidak ada pelebaran jantung.
Tidak ada pengerasan arteri koroner.
Bukan itu penyebabnya.
Ini bukan arteri koroner.
Artinya ada penyebab lain?
Bisa jadi.
Terjadi penyumbatan parah pada keseluruhan ginjal.
Ginjal kiri, 110 gram.
Kanan, 100 gram.
Kelenjar limpa dan adrenal sudah hancur.
Lagipula ini sudah 10 hari.
Akan bagus jika mereka membawa jasadnya sebelum membusuk, ya?
Korteks ginjal pucat. Medula mengalami penyumbatan.
Kemungkinan gagal ginjal akut.
Zat beracun? / Mungkin.
Mungkin.
Kube-kun, bisa ambil foto ini?
Dia masih amatir.
Ada kamar mandi di ruang bawah tanah.
Enggak, tidak perlu.
Walaupun sudah hati-hati, baunya tidak bisa dihindari.
Ditemukan kreatin dan tingkatnya 3 kali lipat di atas normal.
Ini jelas gagal ginjal akut.
Pertanyaannya, apa yang menyebabkan gagal ginjal akut.
Tadi kau bilang kemungkinan penyebabnya adalah racun tapi
bukankah polisi juga melakukan tes racun?
Pemeriksaan sederhana hanya mampu mendeteksi beberapa jenis racun.
Tapi jika dilakukan autopsi dan memeriksa ekstraksi hati
maka bisa ditemukan 200 jenis racun.
Kube-kun, kau mahasiswa kedokteran tapi tidak tahu apa pun, ya?
Aku tidak mengambil kelas ilmu forensik.
Aku kagum kau dipekerjakan meski sebagai pekerja paruh waktu.
Kube-kun satu-satunya yang mengajukan diri.
No comments yet. Be the first to leave one.