Release info

내사랑 치유기 My Healing Love E33-34 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-12-10
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Song Joo.

Nenek.

- Halo. - Hai.

Ada apa Anda kemari?

Ada urusan penting yang harus kuurus di sini.

Song Joo, cepat masuk.

Baik.

Di antara laporan orang hilang terbaru,

kami menemukan kasus yang mirip dengan kasus Anda.

Bagaimana denganmu? Ada apa kamu kemari?

Aku ada urusan.

Sungguh?

Urusan apa?

Aku bertanya ada apa kamu kemari.

Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya.

Sebenarnya,

aku kemari...

Ibu, itu Detektif Kim.

- Detektif Kim. - Halo.

- Anda langsung datang. - Bagaimana mungkin tidak?

- Aku harus pergi ke mana? - Lewat sini.

Aku harus pergi juga.

Bu?

Bu!

Anda kesakitan?

Antar aku ke rumah sakit. Perutku kram.

Permisi. Tolong bantu!

Tolong panggil ambulans.

Anda baik-baik saja?

- Ada apa? - Perutnya kram.

Tolong panggil ambulans.

Dia baik-baik saja? Ayo hubungi ambulans lebih dahulu.

- Baiklah. - Perutku!

- Ya ampun. - Astaga!

- Mana yang sakit? - Halo?

"IGD"

- Dia tidak menjawab? - Tidak.

"Episode 33"

Ya, ini aku, Jin Yoo.

Tolong panggil Ibu.

Apa?

Kapan?

Baik, terima kasih.

Dia tidak ada di rumah?

Dia bergegas pergi ke suatu tempat bersama Nenek.

Dia pergi dengan Ibu?

Tolong, Detektif. Hanya ini permintaanku.

Jika kamu tidak mengizinkanku bertemu dengannya,

setidaknya katakan seberapa mirip kasusnya.

Aku butuh sesuatu

agar harapanku tidak padam.

Maaf, Bu Jeong.

- Tidak ada pengecualian? - Tidak ada.

Kalau begitu, kapan kamu akan melakukan tes DNA?

Kami akan meminta tesnya begitu kami memiliki DNA-nya.

Aku tahu ini berat, tapi harap bersabarlah.

Begitu ada hasilnya, telepon aku lebih dahulu.

Bisakah kamu melakukan itu?

Ya, tentu saja.

"IGD"

Aku sudah mempertimbangkan semua kemungkinannya,

tapi aku tidak mengerti kenapa Ibu melakukan ini.

Ya, Chi Woo.

Rumah sakit?

Apa? Ibuku dibawa ke sana?

- Chi Woo. - Kamu datang.

Apa yang terjadi?

Aku bertemu dengan istri Anda di kantor polisi.

Kantor polisi?

Ya, aku hendak ke Kantor Polisi Yongin.

Kurasa dia tiba-tiba mengalami kram perut.

Dia sangat kesakitan. Jadi, aku memanggil paramedis.

Mereka melakukan pindai CT, rontgen, dan mengambil darah.

Begitu, ya.

- Terima kasih banyak. - Tidak perlu.

Namun, Nenek masih di kantor polisi.

Ya, kami sudah bicara di telepon.

- Kalau begitu, aku akan pergi. - Ya.

Kembalilah ke dalam.

Maaf aku tidak bisa mengantarmu pulang, padahal aku berutang budi.

Aku akan baik-baik saja. Jangan cemaskan aku.

Kamu sepertinya bersamanya tiap terjadi sesuatu kepadanya.

Terima kasih.

Dokter IGD bilang kemungkinan besar penyebabnya adalah stres.

Aku merasa tidak enak karena mungkin akulah penyebabnya

dan keluargaku.

Aku yakin bukan. Jadi, jangan berpikir begitu.

Namun, kenapa kamu ada di Kantor Polisi Yongin?

Maaf.

Ya, Opsir Min.

Aku hendak ke sana, tapi terjadi sesuatu.

Aku harus pergi. Kembalilah ke dalam.

Ya, aku mendengarkan.

Ada apa itu?

Apa yang kamu lakukan di sini?

Aku yang seharusnya bertanya.

Kamu baik-baik saja?

Aku tiba-tiba mengalami kram.

Berbaring saja.

Di mana Ibu?

Dia di kantor polisi.

Aku meneleponnya dalam perjalanan kemari.

Pak Kim mungkin mengantarnya pulang.

Kalau begitu, kamu sudah mendengar darinya.

Kita mungkin bisa menemukan Chi Woo.

Ya.

Kenapa wajahmu muram?

Kamu takut akan kecewa lagi?

- Sayang. - Kenapa kamu melakukan itu?

Foto. Kenapa kamu mencabutnya?

Kapan aku akan menerima hasilnya?

Mungkin pekan ini.

Pekan ini...

Pekan ini?

Ya, semoga hasilnya bagus.

Ya, terima kasih.

Ada yang tidak menemukan keluarga mereka setelah beberapa tes,

tapi ada yang menemukannya pada percobaan pertama.

- Sungguh? - Aku akan terus mengabari.

Baik, terima kasih banyak!

Ya.

Aku tidak bisa membicarakannya denganmu.

Aku hanya ingin mencabut foto itu.

Sayang!

Kamu bisa bayangkan perasaanku

saat aku mendengar komentar seperti itu.

"Putri Presdir telah lama hilang,

tapi dia berkhayal sampai memasang fotonya di dinding."

Bagaimana bisa aku diam saja setelah mendengar itu?

Pegawai perempuan bercanda dan berpura-pura menjadi Chi Yoo.

Mereka tidak ragu mengatakan mereka mencoba menjadi yang tertua.

Mereka bilang menggunakan rambut Yi Yoo

untuk menjadi putrimu tidak akan sulit.

Seharusnya kamu membahasnya bersama Jin Yoo dan aku dahulu.

Aku harus melakukan sesuatu setelah tahu

bagaimana para pegawai membicarakan keluarga kita.

Aku tidak tahan mendengarkan mereka

mengolok-olok Ibu atau Chi Yoo.

Begitu mereka memproses tes DNA-nya,

kita akan bisa menemukan Chi Yoo.

Berhentilah membuat diri kita

tontonan bagi orang lain.

Ayolah. Apa yang mereka tanyakan dalam wawancara itu?

Tidak tahu.

Aku akan beristirahat dan diam saja hari ini.

Apa pertanyaannya tentang yang kamu pelajari?

Kamu bisa menggunakan apa yang kamu ingat?

Apa kamu dengan percaya diri menatap mata profesor

- dan menjawab jelas? - Ayolah.

Hei, Ha Neul menangis.

Pamannya harus memeluknya. Sudah lama tidak.

Paman? Kamu bukan pamannya.

- Hei, kamu. - Ya?

Kusuruh dia membuat akta kelahiran atas namanya dalam empat hari.

Kenapa kamu tidak mengingatkanku?

Astaga. Ini sudah empat hari?

Kamu menganggapku apa?

Bukan begitu.

Aku memikirkannya dengan keras,

tapi aku masih yakin

kita harus menunggu Jun Seung untuk memutuskan dengan tepat

meskipun butuh waktu.

Jadi, dia tidak akan membuat akta atas nama keluarganya?

Ya.

Kalau begitu, kita mendapat jawaban.

Aku dengan sabar menunggu sampai wawancara Wan Seung berakhir.

Kalian harus mengadopsinya.

Apa?

Apa? Mengadopsinya? Siapa yang mengadopsi siapa?

Kalian harus mengadopsi Ha Neul atau siapa pun nama bayi itu.

Nama belakangnya akan menjadi Park seperti yang kalian mau.

- Ibu. - Ibu.

Itu akan menyelamatkan Jun Seung.

Bayi itu akan selamat, dan kalian akan punya anak.

Kalian punya solusi lebih baik daripada ini?

Omong kosong apa yang kamu bicarakan?

Apa yang kamu katakan?

Kenapa kalian berteriak kepadaku?

Mengadopsi keponakan mereka dan membesarkannya

jauh lebih baik daripada hidup sebagai pasangan tanpa anak.

- Diam! - Itu tidak boleh!

Salah satu dari kalian berteriak saja sudah aneh, sekarang berdua?

Apa masalah kalian denganku?

Kalian pikir aku suka melakukan ini?

Sulit dipercaya kamu sungguh tidak masuk akal.

Pikirkanlah.

Tidak, Ha Neul.

Kamu memiliki ibu.

Kamu memiliki ibumu.

Jadi, jangan cemaskan apa pun.

Titik!

Lihatlah.

Ibu muda itu melahirkan bayi kecil itu.

Dia menjaga bayi itu siang dan malam.

Beraninya dia ingin memutus hubungan mereka.

Bisakah ibumu hidup tanpa Jun Seung?

Ibu.

Dengar. Meskipun dia tidak menyukai menantunya,

ada beberapa hal yang seharusnya tidak dia bicarakan.

Kenapa dia menggunakan kecerdasannya untuk membuat rencana jahat ini?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left