Release info

香ㅡㅡ하나뿐인 내편 My Only OneㅡㅡE23-24 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Maaf telat. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-10-22
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

Cuacanya bagus.

Kamu suka musim apa?

Aku suka musim gugur.

Aku suka musim semi.

Saat bunga-bunga bermekaran.

Aku suka musim semi juga.

Aku juga suka musim gugur.

Jadi, kita punya satu kesamaan.

Kita sama-sama suka musim semi.

Apa?

Terima kasih sudah mengantarkanku pulang, Direktur Wang.

Tidak perlu terburu-buru dan bersiaplah. Kutunggu.

Pegawai lain akan salah sangka

jika mereka melihatku di mobil Anda.

Jika itu yang kamu khawatirkan,

akan kuturunkan kamu saat tidak ada orang.

Aku tidak mau menyebabkan kesalahpahaman.

Pergilah, Direktur Wang.

Aku akan naik bus.

Baik.

Aku hanya mengantarkanmu berangkat kerja,

tapi kamu tidak mau.

Baik, sampai jumpa di kantor nanti.

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Terima kasih.

- Nona Kim. - Direktur Wang.

Anda sedang apa di sini?

Kamu tahu?

Banku kempis di tengah jalan.

Kempis.

Kempis?

Ya, bannya tiba-tiba kempis.

Aku mengirim mobilnya ke bengkel dan naik bus.

Tapi bagaimana bisa kita naik bus yang sama?

Ya.

Kita menghindari berangkat bekerja bersama,

tapi malah berangkat bersama

naik bus yang sama.

Ya.

Omong-omong, Direktur Wang,

kenapa Anda tidak naik taksi saja?

Ya.

Aku hanya merasa ingin naik bus hari ini.

Senang rasanya naik bus setelah sekian lama.

Ini romantis.

Romantis?

Aku pergi dahulu, Direktur Wang.

Kenapa kamu pergi dahulu?

Kita pergi ke kantor yang sama.

Aku harus berada di sana sebelum Pimpinan Wang tiba.

Tidak perlu terburu-buru, Direktur Wang.

Sampai jumpa nanti di kantor.

Maksudku...

Kenapa dia terburu-buru sekali?

Sekretaris Kim, tunggu.

Ada apa dengannya? Dia tidak perlu terburu-buru.

Tunggu.

Da Ya. Ada apa?

Astaga.

Ada apa, Da Ya?

Ada apa?

Ibu.

Aku kesal sekali sampai tidak bisa melakukan ini lagi.

Kenapa?

Apa nenek mertuamu

menyumpahi dan memukulimu lagi?

Bukan itu.

Ini tentang Sekretaris Kim dari kantor sekretariat.

Sekretaris Kim yang mengurus

nenek mertuamu?

Kenapa kamu kesal karenanya?

Kemarin malam dia menginap

di rumahku karena Nenek.

Nenek, Ayah, dan Ibu

memperlakukannya seperti harta karun.

Aku tidak diacuhkan.

Mereka juga menyuguhkan semua lauk enak padanya.

Apa menurut Ibu itu masuk akal?

Da Ya.

Kamu tidak boleh cemburu padanya.

Dia perawat nenekmu

dan kamu menantu mereka.

Kamu tidak boleh iri. Kamu harus baik kepadanya.

Bagaimana jika dia bilang

dia tidak bisa merawat nenek mereka lagi?

Nanti kamu akan kesulitan.

Aku juga tahu itu.

Tapi aku tidak menyukainya.

Aku merasa dia mencuri tempatku.

Kamu tidak boleh

menunjukkan itu di hadapan mertuamu, ya?

Ibu kira aku dungu?

Omong-omong, di mana Bibi Hong Joo?

Aku akan merasa lebih baik jika pergi berbelanja dengannya.

Kamu tahu, bibimu

membuat ibu sakit kepala.

Kenapa? Dia tertimpa masalah?

Bibimu

mau melakukan inseminasi dan punya bayi.

Apa? Inseminasi?

Dia pergi ke rumah sakit untuk itu.

Dia mau mengandung bayi orang asing

di usianya.

Ibu, apa Bibi Hong Joo sudah gila?

Dia sudah gila, benar-benar gila.

Apa?

"Pusat Kesehatan Wanita Universitas Hana"

Apakah

memungkinkan bagiku untuk hamil?

Ya, Anda bisa hamil.

Apa artinya telurku

masih sehat?

Ya.

Telur Anda amat sehat.

Dokter.

Aku

sungguh ingin punya bayi.

Sekretaris Kim.

Aku akan mengirimkannya sekarang.

- Tunggu. - Ada apa?

Ayo periksa sekali lagi apa ada yang terlewat

di rencana proyeknya.

Kita sudah memeriksanya lebih dari 10 kali dalam dua jam.

Baik, kirimkan.

Tunggu.

Ada apa? Tenggat waktunya sebentar lagi.

Mari periksa apa ada saltik.

Sekretaris Kim.

Baik, kamu boleh mengirimnya.

Sekretaris Hong.

Apa menurutmu bubur berpugasan ide bagus?

Kirim atau tidak?

Ya.

"Kirim"

Mari serahkan ke nasib kita sekarang.

Berhentilah terobsesi.

Ya, aku harus begitu.

Kita sudah berusaha yang terbaik.

Ya.

- Ya, lanjutkan. - Baik, Pak.

Kontes resep ditutup hari ini.

Lebih dari 100 pegawai berpartisipasi lagi.

Sungguh?

Ayah harap kita mendapatkan resep inovatif baru lagi.

Pastikan itu dinilai secara ketat oleh merek.

Baik, Pak.

Baik.

Ya, Ibu.

Ibu ingin menemui Sekretaris Kim hari ini.

Mungkinkah?

- Sekarang? - Ya.

Ibu merasa bersalah dan bersyukur kepada Sekretaris Kim.

Ibu ingin mengajaknya keluar

untuk membelikannya hadiah dan makanan.

Jika tidak bisa, ibu bisa melakukannya lain kali.

Akan kuperiksa jadwalnya dan mengabari Ibu lagi.

Ya, Pimpinan Wang.

Sekretaris Kim? Ya, tidak apa-apa.

Baik, Pak.

Sekretaris Kim.

- Ya? - Pimpinan memanggilmu.

Sekretaris Kim.

Aku membuat jadwal ini untuk acara spesial.

Katakan padaku hal apa pun

yang belum pernah kamu lakukan.

Akan kuturuti semua.

Yang ingin kulakukan...

Tidak ada.

Sudah kuduga.

Kalau begitu, kamu akan menuruti aku hari ini,

ya?

Kita mau melakukan apa dahulu?

Benar juga, mari pergi ke pasaraya dahulu.

Pak Kang, antarkan kami ke pasaraya.

Baik, Nyonya.

Nyonya Wang, aku sungguh tidak butuh sepatu berhak.

Lagi pula, aku sudah mengenakan sepatu berhak.

Anda juga sudah membelikanku pakaian dan kosmetik.

Sekretaris Kim.

Kamu lupa kamu harus menuruti ucapanku hari ini?

Cobalah.

Akan kucoba sepatu yang terakhir.

Terima kasih.

Kamu cantik mengenakan semua jenis sepatu.

Apa kamu merasa nyaman?

Tempat ini terlalu mahal, Nyonya Park.

Kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal semacam itu.

Pilihlah yang kamu sukai.

Jika suka semuanya, akan kubeli semuanya.

Tidak, akan kupilih sepasang.

Pak Kang,

menurutmu sepatu mana yang paling cocok untuknya?

Aku suka yang dia kenakan sekarang.

Sepatu yang ini paling cocok untuknya, bukan?

- Ya. - Benar.

Lantas, ini terpilih dengan suara bulat, ya?

Ya.

My Only One subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left