Urusei Yatsura (Lum / the Invader Girl)

Urusei Yatsura (Lum / the Invader Girl)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Urusei Yatsura 2022 S01E09 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

TS
Published on: 2022-12-09
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 199 lines.

Sungguh cuaca yang buruk.

Semoga tidak ada hal buruk yang terjadi.

Oh, sudah matang, ya.

I...Ini...

Aneh sekali...

Aku punya firasat hal buruk akan terjadi.

Darling, hei darling! Apa kau mendengarkanku?

Hei, hei, ayo lakukan hal yang seru bersama!

Jangan menggangguku! Dasar kau...

Kau sama sekali tidak membereskan ini.

Kau bersih-bersih karena Shinobu akan datang, padahal biasanya kau tidak bersih-bersih.

Apa boleh buat, itu karena dia bilang ada yang ingin dibicarakan tentang pengurus kelas.

Kau juga! Bagaimana kalau kau kembali saja ke kapal luar angkasamu?

Darling! Kau pasti mengusirku supaya bisa selingkuh dengan Shinobu, 'kan?

Darling!

Kalian ini tidak berubah, ya.

Kau selalu muncul darimana-mana, ya.

Aku datang untuk memperingatimu, ramalanmu malam ini adalah...

- kesialan yang... - Ah! Aku tidak ingin mendengarnya!

Aku tidak ingin mendengar apapun!

- Yah, sebenarnya ada monster yang... - Darling, aku bosan sekali!

Berisik, berisik!

Lum, tolong diamlah sebentar. Ada hal penting yang...

Cherry sendiri juga keluarlah! Sebentar lagi kami akan tidur!

Tidurlah sendiri!

Dengarkanlah dengan serius! Cepat kaburlah ke suatu tempat!

Meskipun percuma saja kau kabur.

Kalau begitu jangan bilang begitu!

Kalau aku harus kabur, aku akan kabur dengan Shinobu setelah dia datang.

Wah, ada petir.

Aku akan segera pulang setelah bertemu dengan Ataru.

Lum!

Hei, tutup jendelanya!

Monsternya akan datang ke arah sini!

Berisik, meskipun kututup dia tetap akan datang, 'kan?

Dingin sekali, ayo kita tidur bersama.

Shinobu lama sekali, ya.

Shinobu sudah mati dimakan monster!

Mana mungkin begitu!

- Hm? - Ah?

A... Ada apa?

Ataru...

Uwah!

Ha... Hantu!

Shinobu muncul dalam bentuk arwah.

Masuklah ke surga dengan tenang!

Shinobu, kasihan sekali kau. Kau datang ke sini meskipun sudah mati, ya.

Aku masih hidup!

Lum!

Ataru, dia terus saja menyebut nama Lum.

Karena itulah aku membawanya ke sini.

Dia ini...

Lum!

Dia berubah!

Lum.

Ataru, jangan berisik! Kau mengganggu tetangga!

- Untuk apa kau ke sini? Pulanglah! - Ataru!

Lum.

Loh, ada tamu?

Katanya dia adalah Rei, mantan tunangan Lum.

Kau sudah tua tapi masih bisa tersipu, ya.

Berisik, aku ini masih...

Ibu! Kau hanya membuat ini semakin rumit, jadi keluarlah!

Lum...

Lum, pulanglah ke planetmu.

Dia benar, kalau kau punya tunangan setampan ini...

Tidak!

Aku tidak paham, padahal Rei itu tampan.

Shinobu juga lihat, 'kan? Kalau dia merasa senang, dia akan langsung berubah!

Aku lebih memilih darling!

Hen... Hentikan!

Lum!

Lihat, sifat aslinya langsung keluar!

Tenanglah, Rei!

Dia cuma berubah jadi monster, kok! Wujud biasanya tetap tampan.

Semuanya dapat dimaafkan kalau tampan, ya?

Tidak! Pulanglah dasar harimau sapi kuda nil!

- Pulang, pulang, pulang! - Ataru!

Aku merebus kentang.

Makanlah dengan semuanya.

Kenapa tiba-tiba ibu berdandan?

Silahkan.

Terima kasih.

Tidak mungkin ibu membuangnya, 'kan?

Eh?

Ah, memalukan! Bagaimana ini?

Aku yang merasa malu!

Ah, suamiku. Kau melihatnya, ya?

Suamiku, itu bukan hal yang harus ditangisi, 'kan?

Dia cepat dalam menggenggam tangan perempuan, ya?

Tidak, tadi itu dia mengetes rasa.

Mengetes rasa?

Dia hanya menjilat rasa kentang yang ada di tangan!

Sungguh rakus!

Dia memakannya sendirian! Sungguh rakus, ya.

Aku tidak ingin pria yang rakus seperti dia!

Lum, hentikan itu! Dia menangis, lho.

Dia pasti menangis senang karena kentangnya sangat enak.

Benar.

Dia sama sekali tidak berubah dari dulu!

Tapi, karena dia setampan ini...

Daritadi kau terus berkata begitu, ya.

Itu karena aku hanya melihat wajahnya saja.

Aku tidak ingin bersama dengan pria itu!

Lum!

Menyerahlah dengan diriku!

Lihat ini.

Sepertinya dia memulai sesuatu.

Hm...

Dia mulai menabung untuk bisa bertemu Lum dan melamarnya.

Hebat juga kau bisa memahaminya.

Lum, lebih baik kau pulang saja dengan Rei.

Menikah dengan sesama ras itu adalah kebahagiaan terbaik, lho.

Aku tidak mau!

Lum.

Hatiku ini...

terobsesi denganmu!

Dia sampai membawa gulungan lamaran harimau, ya.

Ini curang namanya.

Dengan membaca kalimat yang tertulis, perasaanmu tidak ikut tersampaikan!

Kita tidak cocok!

Aku ingin kau bersamaku seumur hidup!

Sungguh kalimat yang terdengar sombong! Aku sangat tidak menyukainya.

Menikahlah denganku!

Tidak.

Aku setia dengan darling!

Kau!

Kenapa dia menyerangku?

Hentikan amarahmu itu!

Lum!

Tidak!

Jangan mendekat, jangan mendekat!

Lum!

Menko...

Ada apa, Tsuyuo?

Menko, aku ingin kau menikah denganku!

Benarkah, Tsuyuo?

Eh?

Permisi!

Permisi!

Apa itu?

Menikahlah denganku!

Iya.

Kalau bersama dia, aku pasti akan bahagia seumur hidup.

Menko?

Hei, ayolah.

Lagian...

Maafkan aku!

Maaf!

Kenapa dia itu?

Menikahlah denganku!

Hei, hei!

Dia melamar diriku!

Dia masih mengejar kita!

Lum!

Kiosku!

Dia tetap tidak lupa makan di situasi apapun, ya

Karena itu aku tidak suka dengannya.

Menikahlah...

Baik!

Eh?

denganku!

Dengan senang hati!

Apa?

Menikahlah...

Hei, kau!

denganku!

Tentu saja!

Ibu, aku lapar.

Iya, sebentar lagi.

Maaf merepotkan, ya.

Padahal tadi dia murung, sungguh orang yang memikirkan diri sendiri, ya.

Setiap hari melakukan pekerjaan rumah tangga, aku sungguh merasa kosong.

Loh, Ataru? Darimana saja kau?

Menikahlah denganku!

I... Itu...

Wah!

Ada apa? Kenapa kau terduduk begitu?

Tidak ada apa-apa. Aku cuma kelelahan.

Jangan memaksakan diri, istirahatlah. Sepertinya kau terkena demam, kepalamu panas.

Tidak, bukan masalah besar, kok.

Baguslah kalau begitu.

Sudah dipastikan tadi itu lamaran.

Rei melamar diriku yang sudah menikah.

Tapi...

Eh?

Daripada mengurus suami yang membosankan dan anak yang nakal,

lebih baik aku dan Rei...

Apa yang terjadi?

Lum!

Lum!

Cukup sudah!

Itu dia!

Akhirnya kami menemukanmu!

Dialah orang yang melamarku!

Aku sudah memikirkannya baik-baik dan membuat keputusan.

Kau pemilik sapi itu, ya?

Ganti rugi kiosku!

Apa yang akan kau lakukan dengan penghasilanku hari ini?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left