Release info

옥탑방의 문제아들ㅡProblem Child in HouseㅡE29 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Guest: Oh Sang Jin

Tags

other
Published on: 2019-05-21
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Mereka seperti biasa ke rumah atap agar makin cerdas"

Kyung Hoon terlihat seperti

bagian yang diwarnai stabilo di buku.

- Sekarang... - Kita semua seperti itu.

"Aturan berbusana mereka hari ini adalah warna stabilo?"

Kalau kamu terus memakainya, matamu akan sakit.

- Nanti kulepas. - Ya, tolong.

- Tidak masalah. - Kalau kulepas...

- Lebih mencolok lagi. - Dalamnya merah muda.

- Warna cantik. - Nanti kulepas.

- Warna stabilo lainnya. - Entah bisa kukatakan atau tidak,

aku memilih warna pakaianku

karena ingin menonjol di acara ini hari ini,

tapi aku tidak bisa mengalahkannya.

Warnanya sangat intens.

- Tidak ada yang bisa kalahkan dia. - Kamu nyaris menang, Yong Man.

- Omong-omong... - Maaf, Yong Man.

- Aku tidak tahu. - Kenapa ada dua bangku ini?

- Ini kali pertama. - Aku tahu siapa tamu kita.

- Siapa? - Seo Jang Hoon dan Lee Su Geun.

- Aku salah? - Yang tinggi dan yang pendek?

- Benar. - Mereka datang hari ini?

Ada kata kuncinya di layar.

Ayah dan ibu Sherlock.

- Ayah dan ibu? - Sherlock?

Sherlock?

Ibu dan ayah berarti pasangan suami istri.

- Belakangan ini... - Sherlock?

- Bukannya itu nama anjing? - Sherlock Holmes.

Itu dia. Mungkin nama anjing.

Ayah dan ibu Sherlock.

Siapa?

- Astaga. - Astaga.

- Astaga. - Benar-benar ayah dan ibu.

- Mereka ayah dan ibu sungguhan. - Astaga.

- Aku melihat artikelnya. - Sang Jin.

- Halo. - Lama tidak bertemu.

Mereka suami istri.

- Lama tidak bertemu, So Young. - Halo.

Mereka suami istri pertama yang datang ke sini.

"Pasangan suami istri pertama yang berkunjung ke rumah atap"

Aku tahu.

"Pasangan cerdas mantan pembawa berita, Oh Sang Jin, Kim So Young"

- Kursi ini terlalu besar. - Astaga.

- Kami ingin kalian duduk nyaman. - Yang ini tidak nyaman.

- Anggaplah di rumah sendiri. - Terima kasih.

Ini nyaman sekali.

- Aku membaca artikelnya. - Siapa Sherlock?

Nama lahir anak kami.

Kenapa kamu

- menamainya Sherlock? - Kami pikir itu nama pelihaaran.

- Ya, aku juga. - Karena sepertinya bagus saja.

Kami tidak tahu

- istriku sedang mengandung. - Ya.

- Kami pergi ke London. - Ya.

- So Young tiba-tiba sakit. - Astaga.

Kami akhirnya pergi ke rumah sakit di sana.

Mereka memberi diagnosis

kalau So Young mengandung.

- Tiba-tiba di Inggris? - Di Inggris?

- Ya, mendadak sekali. - Hari itu

kami berniat berkunjung ke Museum Sherlock Holmes,

tapi aku tiba-tiba merasa sangat tidak sehat.

Karena itulah Sherlock menjadi nama lahir anak kami.

Karena itulah Sherlock menjadi nama lahirnya.

- Masa bahagia. - Mereka bisa pergi

ke rumah sakit asing sendiri karena mereka cerdas.

Bayangkan kalau kita yang sakit di Inggris.

Pasti akan kutahan.

"Di mana apotek Korea?"

Kamu mengerti kata "mengandung".

Kamu pasti katakan, "Aku sakit!"

Benar.

- Mereka ke rumah sakit Inggris. - Anggaplah kita sakit di sana.

Sook, apa yang kamu katakan saat masuk ke rumah sakit?

"Merintih"

Sakit.

- Sakit. - Sakit. Sudah kuduga.

Sakit sekali.

"Dia mengucapkan semua kata yang diketahuinya"

- Benar. - Beri tahu apa gejalanya.

- Apa? - Sakit.

"Kalau menanyakan gejalaku..."

Dia tidak tahu kata "gejala".

- Aku tidak sakit. - Kamu tidak sakit?

"Dia sembuh total!"

Kamu langsung meninggalkan rumah sakit itu.

Karena sulit dijelaskan,

- kamu langsung pergi. - Ya, langsung pergi saja.

- Aku sembuh total. - Langsung tinggalkan rumah sakit.

- Kamu pura-pura sehat dan pergi. - Aku tidak apa.

Benar.

- Astaga. - Berapa usia kandunganmu?

Sudah sekitar lima bulan.

- Lima bulan. - Selamat.

"Selamat akan menjadi ayah dan ibu Sherlock"

- Selamat. - Benar.

Karena sudah hamil lima bulan, pernah bermimpi bayi?

Biasanya ada mimpi seperti itu atau orang lain yang memimpikannya.

Mimpi bayi kami sangat unik.

Apa yang muncul? Singa? Harimau?

"Apakah mimpi bayi mereka juga terkait Inggris?"

Aku memang bermimpi.

"Meragu"

- Gajah? - Kali pertama mendengarnya,

aku merasa

- sedikit terluka. - Kami pikir itu bukan mimpi bayi.

- Kenapa kamu terluka? - Kamu harus mendengarkannya.

- Aku penggemar BTS. - Ya.

- Kamu ARMY. - Ya, aku ARMY.

- Di mimpiku itu... - Maka kupakai aksesoris ARMY.

Benar.

Dia ARMY tersembunyi.

- Apa ini? - Dia ARMY tersembunyi.

Lihat tujuh nama di kausnya.

- Karenanya aku memakainya. - Tertulis "ARMY".

- Dia ingin menjadi ARMY-mu. - Ya.

Aku mau menjadi ARMY-nya.

Apa isi mimpimu?

Jungkook muncul di mimpiku.

Dia memberiku sepatu dan pergi.

- Astaga. - Benar-benar mimpi bayi!

- Pasti mimpi bayi. - Aku...

- Itu mimpi bayi. - Kita perlu tanyai Jungkook?

Awalnya aku tidak mengira itu mimpi bayi,

tapi orang bilang mimpi mendapat sepatu adalah mimpi bayi.

Jika di mimpi kamu mendapat sesuatu, itu berarti mimpi bayi.

- Benar, itu mimpi bayi. - Benar.

Aku tidak bisa mengatakannya pada teman-temanku.

Menurutku itu mimpi bayi.

Itu mimpi bayi.

- Menurutku juga begitu. - Benar.

- Tepat. - Ya.

Dahulu orang mendengarkan Mozart atau semacamnya

- untuk edukasi prenatal. - Kamu membaca buku?

- Kamu membaca buku kehamilan? - Ya.

Belum lama ini BTS merilis lagu baru.

"Bahkan edukasi prenatalnya berkaitan dengan BTS"

- BTS edukasi prenatalmu. - Untuk bayi lainnya?

- Aku sering mendengarkannya. - Begitu.

Aku sangat senang mendengarkannya.

"Sherlock terlahir menjadi ARMY"

Sang Jin pria romantis di dunia hiburan

- menyusul Choi Soo Jong. - Dia seorang romantis.

Seorang romantis biasanya

mengalami mual yang sama seperti istrinya.

Kamu merasakannya?

Aku tidak merasa mual,

tapi aku sangat terkejut.

Saat menonton drama, aktor biasanya berakting

- mual seperti ini. - Benar.

Kupikir itu hanya akting

- atau melelebih-lebihkan. - Pikirmu mereka berakting.

Tapi ternyata itu bukannya melebih-lebihkan.

Yang mereka lakukan malah tidak seberapa.

- Dia sangat kesulitan. - Dia sangat kesulitan?

- Kamu alami kesulitan? - Apa yang kamu lakukan untuknya?

- Aku tidak bisa lakukan apa-apa. - Tidak bisa.

- Pertama-tama... - Kamu membencinya.

- Apa? - Kamu membencinya.

Kupikir dia pria romantis!

- Pria romantis tidak begitu! - Kamu berpura-pura romantis?

- Dia kaget. - Lihat dia.

"Sekarang dia harus bagaimana? Akui kalau dia ARMY"

Kamu berpura-pura romantis?

Bukan begitu.

- Suasana memanas. - Bukan begitu.

Menarik sekali.

Aku tidak tahu apakah para suami akan memahaminya,

tapi karena istriku sakit,

- situasi sangat - Kamu kabur.

Membuatmu gila.

- menyakitkan. - Benar.

- Aku tidak bisa apa-apa. - Kamu tidak bisa apa-apa.

Aku tidak bisa apa-apa bahkan saat di sampingnya.

Sulit sekali bagiku melihatnya muntah-muntah.

Dia sangat takut.

Dia bisa saja katakan, "Tidak apa."

- Dia hanya perlu di sampingmu. - Ya.

Dia tidak memintamu ikut muntah bersamanya.

Dia hanya perlu di sampingku, tapi dia kabur ke ruangannya.

- Dia begini. - Benar.

- Dia terlalu kesakitan. - Dia tidak bisa menggantikannya.

- Benar. - Terlalu menyakitkan bagiku.

Kamu membelikan apa pun yang dia ingin makan?

Aku sangat terkejut. Setelah didiagnosis mengandung,

- dia tiba-tiba meminta - Benar.

makanan yang tidak pernah dia sukai.

- Misalnya apa? - Makanan yang tidak pernah disuka.

Misalnya, biasanya aku tidak makan menu cepat saji.

Aku sering memakan selada,

tapi belakangan ini aku makan burger, soda, piza,

- dan jjajangmyeon. - Dia sekarang maniak cepat saji.

- Kumakan setiap hari. - Unik juga.

- Dahulu aku sama sekali tidak suka. - Astaga.

Istriku juga seperti itu.

- Sebelumnya dia tidak menyentuhnya. - Ya.

Setelah masa mualnya berakhir, yang dia makan hanya burger.

- Aku tidak tahu kenapa. - Burger...

Sebelumnya dia tidak suka.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left