The first 200 lines.
Lalu lintas rapat malam ini di Jembatan Tobin.
Saat para pekerja memugar jembatan.
Lalu lintas dipindahkan ke jalan atas...
Sementara jalan bawah ditutup.
Untuk apa kau lakukan itu semua?
Kau mau menggaet pria?
Kau tentu tak tahu.
Siapa bilang yang aku mencari pacar?
Oh, jangan sama sekali.
Aku tak perlu tahu sebelum aku pergi.
Ada beda besar antara 14 dan 16.
Maksudku, payudaraku baru saja tumbuh.
Astaga, Maddie, jangan.
Mereka memakai lebih dari sekedar riasan.
- Maddie, sudah. Jangan... - Itu kenyataan.
JANGAN MENDEKATI PAGAR
Tuan Wisdom, bawa ini.
Tahanan, hati-hati melangkah.
Tenang, Doc.
Buka tudung.
Dimengerti.
Kau yakin tahu cara memperlakukan wanita.
Doc, andai kau wanita, aku kanguru.
Kalian berdua diam.
Jangan bicara dengan narapidana ini, Tuan Galotti.
Dia cuma daging...
yang kita pindahkan dari A ke B.
Ya, Tuan Stauffer.
Narapidana aman.
Narapidana aman.
- Akhirnya sendirian? - Jangan, Doc.
Jika aku ketahuan baik padamu, mereka akan menghajarku.
- Silakan duduk, Tuan Galotti. - Baik, Tuan Wisdom.
Tuan Wisdom.
Bagaimana namamu seperti itu sedang kau menyebalkan?
Lain kali, mengenai wajahmu, Nona Brown.
Lihat bagaimana kau jadi saksi memberatkan...
para patriot yang merontokkan gigimu.
Siap berangkat, Tuan Stauffer.
Kita keluar. Ganti.
- Itu mereka? - Ya, waktu kita 40 menit.
- Tim B siap? - Siap atau tidak, mereka menunggu.
Baik.
Inilah kita...
mobil Setan, tak akan kembali.
Aku bangga pada kalian semua.
Berkumpul di sampingku saat dunia melarangnya.
Jika bukan karena cinta, lalu apa?
Katakan pada Tim B kita berangkat!
Kau suka belajar?
Selalu. Lulus tes tertulis tanpa mengulang.
Sampai berapa kali kau menjalaninya?
Apa yang kau lakukan?
Kita bisa terlambat menonton bioskop. Tidak jika kau menyetir.
Sungguh?
- Aku boleh menyetir mobilmu? - Entah, kau bisa?
Tentu.
JALAN BAWAH DITUTUP
Bukankah aku selalu bilang untuk ke toilet dulu
sebelum kita melakukan perjalanan, Tuan Wisdom?
- Apa katamu? - Kakimu.
Bergerak seolah kau minum 10 cangkir kopi.
Diam.
Oh, Galotti.
Terus geser ke kiri, dan akhirnya kau akan sendirian.
Pakai sabuk pengaman.
Sekarang atur spion. Pastikan tak ada yang datang.
Aku tahu.
Baik.
- Tenang, kau sudah siap... - Baik.
Foxtrot, kembali melaporkan. Perkiraan tiba sesuai target.
Dimengerti. Tim B berjaga.
Kau disuruh Ibu mengajakku...
- agar dia bisa mengajak pria ke rumah? - Apa?
Tidak.
Aku ingin bersamamu sebentar setelah aku kembali.
Beberapa bulan lalu...
- ia ajak seorang pria ke rumah. - Maddie, sudahlah.
- Aku bisa dengar semuanya... - Sudahlah.
Omong-omong, namaku Madeleine.
- Serius? - Serius.
Sudah lama sejak ada yang pakai Maddie.
Ya. Aku sunguh tak ingin memanggilmu Madeleine...
tapi aku akan panggil kau begitu. Karena aku menyayangimu.
Goblok! Yang benar!
Dia baru saja menyalip kita.
Lihat dirimu. Kau sungguh sudah dewasa.
Tapi kau takkan dapat pacar jika bicaramu kasar.
Baik, karena kau tak tahu 20 padanan kata itu atau yang lebih buruk.
Mungkin hampir 50.
Tepat! Ayolah, apa saja?
Lihat jalan, Maddie.
- Madeleine. - Madeleine.
- Ya. - Baik. Jadi ini yang aku tahu...
Goblok...
bego, tolol.
- Ada juga dungu... - Itu klasik.
Ya.
- Tapi itu baru bodoh tahap awal. - Baik, dan?
Tambah kosa katamu.
- Ada belo. - Ya.
- Ada bimbang. - Ya.
Otak udang. Otak dan udang.
Lemot, berat kepala.
- Steve Dungu. Itu aneh. Tapi itu masuk. - Ya, aneh.
Tapi adakah ledakan kebodohan seperti gunung meletus...
atau kanoe dungu seperti perahu?
Semprotan meledak...
untuk cairan yang meledak seperti penyemprot itu.
Menjijikkan.
Van 2 siap di posisi.
Breakeout MC siap di posisi.
Van 1 siap di posisi.
Kau bercanda?
Ayo.
Wow, tukang ngebut. Tenang.
Ayolah. Apa?
Hei, pelan.
Kita berhenti.
Perbaikan jalan kecil.
Kita tak sempat menonton trailer film, tak masalah.
"Segera tayang" adalah bagian terbaik.
Itu curang, kan?
Jika kita bisa, kita akan melakukannya.
Bedebah!
Hei, kau mau ke mana, Bung?
- Dilarang melewatiku... - Aku harus lewat.
- Sedang ada pekerjaan... - Minggir!
- Berbaliklah. - Kalian pegawai negeri semua sama.
- Kalian tak berbuat apa-apa... - Minggir!
Bayaranku kecil. Diam dan mundur sana!
Ada apa, Tuan Stauffer?
Jalan menuju kota seharusnya lancar.
Omong kosong seperti biasa, Tuan Wisdom.
Hei.
- Ada apa? - Jangan khawatir, Doc.
Banyak waktu untuk menikmati pilihan menu tahanan...
sebelum ke pengadilan besok.
Minggir saja, Bung.
Maddie...
Maddie, berhenti.
Maaf. Aku mau lihat jalan agar tahu yang terjadi.
Tak apa, tapi...
kadang-kadang lebih baik tetap menatap ke depan.
Baik. Terima kasih.
Sama-sama... Untuk tidak berteriak.
Tentu saja.
- Madeleine. - Ya.
Aku akan panggil kau Mads.
Van 1, bersenjata dan siap.
Dimengerti. Sekarang.
Pemberontakan terbesar sejak 1776.
Pentagon memanfaatkan kita...
melepaskan sesuatu yang berbahaya lalu memungkiri kita.
Mengingkari kita. Mengkriminalkan kita.
Sekarang kita adalah pantulan kemarahan...
Memantul balik untuk mengajarkan pada mereka harga dari penyangkalan.
Cuma macet sedikit.
Ingat siapa kita.
Kita kebenaran dan yang menentang kita adalah kebohongan.
Van 2, bersenjata dan siap.
Berlindung.
Sudah, aku mengerti... Kau menelepon sekarang?
Mulai. Ledakkan.
Maddie, menunduk.
Kita dikepung?
Benar, Tuan Wisdon.
Ingat, rompi antipeluru...
yang paling mumpuni.
Aku terlalu tua untuk situasi ini.
911, keadaan darurat apa?
Jangan bergerak!
Mereka paham bahan peledak.
Mereka terorganisir rapi.
Panggil SWAT sebelum orang-orang melompat.
Maaf Pak, saya tak punya wewenang...
Hubungkan dengan yang punya!
Aku tak mau tertahan di sini karena ini, Bung.
Kusuruh para pekerja bekerja sekarang, Nak.
Sial.
- Kau mau ke mana? - Ada apa ini?
- Astaga. Apa yang terjadi? - Merunduk.
Kembali ke mobil kalian sekarang juga. Masuk.
Eric, mereka akan membunuh kita.
Kembali ke mobil, Pak Tua.
Tuan Galotti, senjata siap. Sekarang!
Mereka menakuti orang- orang di luar sana.
Untung kita di sini, kan?
Ya, tapi untuk berapa lama?
Ayo, ayo, ayo.
Kembali ke mobil kalian!
Ini bukan kegiatan rutin.
Jangan paksa aku memakai ini. Aku takkan ragu.
Masuk ke mobil kalian.
Bikin aku senang.
Ayo.
Terus jalan, ayo. Kakek, kembali ke mobil.
Sierra, isolasi area.
"Berbahagialah pembawa damai, karena mereka sangat keren."
Masuk ke mobil!
No comments yet. Be the first to leave one.