The first 183 lines.
Clare.
Sayang.
Clare.
Bangunlah, sayang.
Jangan tebal-tebal nanti gosong.
Kau mau meracuni tamu kita?
Berdiri tegak, Nona!
Dan kau Nona Molly -
sepatumu seperti dicelupkan ke kotoran.
Mata ke depan!
Aku tak ingin melihatnya!
Jika kalian tak kembali malam ini dengan cantik...
Akan kubuat kalian berharap tak pernah dilahirkan, mengerti?/ Siap, Sersan!
Pasukan panggul senjata!
Bubar!
Mereka akan seperti biarawati di gereja, Letnan. Pegang janjiku.
Semir sepatu dan sikat mantelmu.
Kau sendiri seperti kotoran.
Ya, Pak!
Sudah hampir sempurna.
Pasukan, angkat senjata!
Pasukan, beri hormat!
Angkat senjata!
Panggul senjata!
Sebuah kehormatan menerima Kapten Goodwin di pos kami.
Kami yakin kunjunganmu di sini akan bermanfaat, Kapten.
Untuk membuka malam, izinkan aku memanggil penyanyi kita...
untuk menyanyikan tembang Inggris kuno untuk kita yang merindukan wanita.
Keparat!
Dia menyukaimu, Wallace!/ Diamlah!
Permisi, Pak?
Di mana pak pemimpin?
Jago membawanya melihat pasukan.
Lalu dia pergi tidur.
Tanpa minum./ Tanpa minum?
Kutebak dia suka 'selat angin' juga.
Sodomi sialan.
Pergi dan carikan kesukaannya. Pastikan dia senang.
Aku juga ingin ke kamar.
Besok harus menjilat seharian penuh.
Tutup pintunya.
Kemarilah.
Aku tak bisa, Tuan.
Tak apa.
Untuk nyanyianmu.
Dan ini...
Aku dapat di Hobart khusus untukmu.
Kau menghinaku jika tak menerimanya.
Nyanyikan sebuah lagu.
Khusus untukku.
Bukan yang itu.
Yang khusus untukku.
Kau cantik sekali.
Setiap orang di ruangan itu menginginkanmu.
Duduklah di pangkuanku.
Tuan, surat rekomendasiku.
Sudah jatuh tempo 3 bulan yang lalu.
Akan kukirim saat aku siap.
Sekarang aku dijaga oleh suamiku. Begitulah hukumnya.
"Begitulah hukumnya," kata si pencuri.
Bukankah aku menyelamatkanmu dari lubang penjara?
Mereka memperingatkan kau bisa membuat masalah. Kau tetap kubawa.
Kau tak di sini jika bukan karenaku.
Aku sangat berterima kasih, Tuan.
Aku membiarkanmu nikah dengan pria Irlandia, punya gubuk sendiri.
Tidak cukup untuk Tuan Putri?
Aku sangat berterima kasih padamu, Tuan.
Aku bahkan memberimu kuda.
Tak ada tahanan di distrik yang punya kuda pribadi.
Aidan bekerja untuk kuda itu selama 3 tahun.
Dia membayarnya sendiri.
Tak tahu terima kasih!
Ini dia. Bagian saat dia menangis.
Maafkan aku. Maafkan aku.
Aku yang putuskan kapan kau pergi dan tinggal.
Berhentilah menangis.
Kau melebih-lebihkan, di hadapan seorang kapten.
Tidak, Tuan./ Ya kau begitu.
Kau melebih-lebihkan untuk mendapat perhatianku.
Harusnya aku tak bicara, Tuan.
Maafkan aku. Aku akan pergi.
Kemari!
Kumohon jangan, Tuan!
Aku harus mengambil bayiku.
Kumohon jangan. Jangan!
Diam.
Rapikan lenganmu.
Letnan.
Kapten. Kau boleh pergi, nona.
Prajuritmu menembakkan senjata mereka tanpa alasan.
Mereka melakukan itu untuk menghalau kulit hitam.
Mereka mabuk berat...
dan menembaki langit malam, Letnan.
Akhirnya!
Ada yang menikmati kemewahan...
sementara aku menjaga bayinya yang menangis!
Dan kau boleh lepas gaunmu. Kau napi, bukan bangsawan.
Tidak kulepas sekarang, brengsek!
Maaf?
Kau bisa mulai nyalakan pemanas sebelum subuh.
Aidan.
Aidan!
Bisakah kita pergi, sayang?
Dan si bayi burung sangat ketakutan.
Dia pikir dirinya akan mati...
di hutan ini, sendirian.
Dia memanggil dengan suara manisnya...
ingin tahu apa ibunya bisa mendengar.
Suaranya begitu murni...
hingga bermil-mil menembus pepohonan.
Dan tiba-tiba, entah dari mana...
ibunya terbang turun...
dan mengambilnya pada dadanya.
Dan si bayi burung berkicau dengan gembira.
Dia berpegangan erat saat menembus pepohonan...
hingga mereka tiba di tempat indah...
di mana dia, ibunya dan ayahnya...
bisa hidup bahagia bersama.
Mentari bersinar terang...
dan udara sagat bersih.
Dia sudah pulang.
Dia sudah bebas.
Dan apa dia bilang?
Akan dikirim saat dia siap.
Demi Kristus! Itu yang paling kuinginkan setiap pagi.
Kau tak bisa memerintahnya. Tak akan berhasil.
Dia berutang tiket padamu, Clare.
Kau melayani dengan waktumu.
Bekas apa itu?/ Apa?
Ada lagi di lehermu./ Aku terjatuh.
Apa dia melukaimu?
Akan kubunuh dia jika melukaimu.
Hentikan, bodoh.
Aku jatuh dan terantuk kompor.
Kita pergi malam ini.
Tidak./ Kita bisa pergi dan tak ada yang menemukan kita.
Kita punya tabungan, kita bisa usahakan./ Aidan.
Jika aku tertangkap tanpa surat aku akan langsung ke penjara...
dan aku kehilangan kalian.
Tak bisa kulakukan itu.
Itu membunuhku.
Dia akan pindah ke utara...
kita harus mengikutinya.
Itu yang kau inginkan?
Kau ingin terbelenggu padanya selamanya, Clare?
Yang kuinginkan sekarang adalah menjagamu.
Akan kuminta sendiri padanya besok. Aku berjanji...
tak akan lepas kendali.
Aku akan menjadi orang paling baik dan sopan...
yang pernah hidup.
Boleh?
Boleh, nonaku.
Aku mencintaimu Clare Carroll.
Kau adalah hidupku.
Terbuat dari apa kau? Ayo!
Aku tak bisa, Sersan.
Minum! Minum! Minum!
Minum! Minum! Minum!
Jangan dibuang-buang, nak!
Selamat, Letnan. Kerjamu bagus.
Tak lama lagi, kami akan memanggilmu Kapten.
Omong kosong besar.
Aku tak akan membungkuk pada orang sepertinya saat jadi Kapten.
Apa? Berikan aku sepotong, Pak!
Maaf, Pak! Maafkan aku.
Maafkan aku. Aku kebanyakan minum.
Kau sudah punya lima prajurit dicambuk dan dipenjara, Sersan.
Kau mau semuanya di sana?
Pergi tidur, pemabuk!
Jangan mengulur-ulur. Berdiri!
Kau habis minum?
Aku mau bicara padanya./ Tidak!
Aidan, jangan.
Lepaskan dia.
Maaf?/ Aku memintamu baik-baik tadi pagi.
Sekarang kubilang padamu. Lepaskan dia.
Jaga bicaramu.
Biarkan dia bicara.
Dia sudah meminta selama 3 bulan.
Setiap pekan kau bilang akan kirim suratnya.
Dan setiap pekan tidak kau lakukan.
Kenapa tak kau lepaskan dia?
Aidan, kumohon.
No comments yet. Be the first to leave one.