The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX
Tn. Ha?
Lama tak bertemu.
Yeon-jin tak ada pengepasan hari ini.
Aku tahu.
Boleh kucoba ini?
Di mana kamar pas?
Ruang sempit.
Ada orang di luar.
Namun, kita merasa panas.
Jadi, Yeon-jin…
ucapanmu selalu serius.
Kudengar kau selalu dipukuli.
Namun, kau tak terlihat begitu.
Aku melihat banyak foto di apartemen Moon Dong-eun.
Aku mengenali semua wajah…
kecuali ini.
Ada yang mau kau katakan?
Bagaimana
kau menemukanku?
Mudah.
APARTEMEN EDEN
SHIN YEONG-JUN
STNK MOBIL
Aku tak memikirkan ini sebelumnya, jadi kuperiksa.
Moon Dong-eun punya dua mobil.
Kutegaskan dia bawa mobil dengan pelat nomor 4225.
Nanti kukabari soal pelat nomor 7943.
Ya. Terlalu banyak foto.
Ini aku.
Ada yang membantu jalang itu.
Aku tahu cara mencari tahu siapa pengguna mobil 7943.
Suruh orang ikuti aku, mulai besok.
Kurasa aku ketahuan karena bekerja terlalu keras.
Kau sudah gila.
Kau tak tahu yang kuketahui, dan kau mengujiku?
Katakan apa maumu.
Namun, jika suamiku
mendengar soal ini,
kau akan menyesalinya.
Bagaimana bisa?
Karena sudah begini, tak ada ruginya lagi.
Aku akan
menemui suamimu.
Kau lucu sekali, Berengsek.
Hei.
Aku akan katakan hal yang sangat berkelas.
Lee Sun-a.
SMP Semyeong. Kelas 1-3.
Apa?
Kau memotret putriku,
tetapi aku tak bisa cari putrimu?
Kau pergi ke sekolah putriku, tetapi aku tak bisa sebut nama anakmu?
Pembicaraan ini akan berakhir cepat jika kujambak dia
sampai kemari.
Maafkan aku, Bu!
Kumohon. Jangan putriku, Bu.
Kumohon!
Kau paham sekarang?
Kau salah pendekatan terhadapku.
Karena aku yang tak tahu malu.
Aku akan meneleponmu sekarang, simpan nomornya.
Kau sudah punya nomorku?
JALANG YANG AKAN BERAKHIR DI GOT
Pungut.
Namun, aneh sekali.
Guru SD dan mantan pembantu.
Apa kesamaan mereka?
Aku tahu kesamaan kalian.
Kau mau membunuh suamimu.
Moon Dong-eun mau membunuhku.
Kalian berdua punya orang yang mau dibunuh.
Biar kutawarkan kesepakatan yang sama.
Suamimu.
Akan kubunuh dia.
Aku akan membunuhnya lebih cepat dari Dong-eun.
Aku akan membunuhnya besok agar pemakamannya bisa lusa.
Atau aku bisa membayarmu.
Namun, kau harus lakukan apa pun yang kusuruh mulai sekarang.
Bagaimana?
Ibu, ada apa? Kita mau ke mana?
Ayo, kita harus pergi sebelum ayahmu bangun.
Lari!
Masuk. Waktu kita sedikit.
- Mobil apa ini? - Pasang sabuk.
Jangan buka jendelamu, ya?
Ibu bisa menyetir?
Kau tak kedinginan?
Tidurlah. Nanti kubangunkan.
Kita mau ke mana?
Entahlah.
Namun, kita akan terus mengemudi.
Kenapa?
Karena mereka mungkin mengikuti kita.
Kita akan kembali ke Semyeong besok atau lusa.
Kenapa?
Seharusnya aku sudah lolos saat itu,
dan tahu tujuan yang aman.
Untuk saat ini, jangan tanya apa-apa.
Turuti saja ucapanku, ya?
Ibu keren sekali! Hebat!
Ayo dengarkan musik. Aku akan putar lagu K-Pop!
Nomor yang Anda tuju tak dapat dihubungi. Silakan tinggalkan pesan.
Saat terhubung…
Apa acaramu sepulang kerja?
Aku punya rencana.
Sungguh? Ada rapat sekolah hari ini.
Soal karyawisata sekolah.
Hari ini?
Aku belum diberi tahu.
Ya, baru saja dijadwalkan.
Ruang guru pukul lima!
Kita harus kumpulkan semuanya mengenai festival
yang berlangsung bulan ini dan bulan depan.
Kita juga harus memilih perusahaan bus lain.
Lihat catatan tahun lalu
dan cetak catatan karyawisata dari sekolah lain juga.
Catatan tahun lalu tak cukup.
Kita harus melihat sampai lima tahun terakhir, minimal.
Jadi, kita putuskan kerangkanya.
Bu Moon,
kau bisa lakukan semua itu, bukan?
Semua itu sendirian?
Kami semua setuju.
Katakan jika kau keberatan.
Aku tak keberatan.
Akan kulakukan.
Itu yang kukatakan.
Lakukan.
HA YE-SOL
Mau kutaruh di sini?
Taruh di sebelah kiri.
Ini yang paling mahal, bukan?
Tentu.
Diimpor langsung dari Italia.
Harganya sama dengan mobil bekas.
Berapa usia anakmu?
- Delapan tahun. - Pasti lucu.
Sekarang ini, orang dengan anak biasanya tak punya anjing.
Kenapa tidak?
Bukankah anak muda menghindari pelihara hewan berbulu
karena tak baik untuk pernapasan anak-anak?
Ada satu bangku lagi.
Bisa tolong cepat?
Aku sibuk. Aku serius.
Kau akan menerima alamat. Pancing Yeon-jin ke sana.
Itu tugasmu.
- Akan kututup. - Hei! Tunggu sebentar!
Ini terlalu cepat. Setidaknya katakan alasannya.
Bagaimana aku memancingnya ke sana?
Kami bertengkar, dia tak jawab teleponku.
Kau harus cari tahu.
Gaunmu cantik. Pemotretanmu minggu depan, bukan?
Ibu mertuaku juga memberitahumu hal itu?
Bergegaslah sebelum aku mulai bercerita kepadanya.
CHOI HYE-JEONG
BEDAH PLASTIK JOO YEO-JEONG
Kau mungkin mau ke tempat parkir.
Lepaskan aku!
Bu.
Aku bertanya kau siapa.
Hei! Tunggu! Kubilang aku mencari orang!
Astaga.
Astaga, dasar…
Kenapa kau lakukan ini?
Kau tak bisa begitu.
- Kau harus pergi. - Gadis menyebalkan…
Tuan! Serius! Yang benar saja!
Di mana dia?
Itu dia. Putriku!
Ini Ibu!
Bagaimana kabarmu?
Hei, ada yang mencarimu.
Halo, Bu!
Aku teman Dong-eun.
Kau hilang kontak dengannya?
Jadi, maksudmu,
kini Dong-eun bekerja di sekolah?
Kerja apa? Bersih-bersih?
Apa dia pengurus kantin?
Kau tak tahu.
Dong-eun kini jadi guru.
Guru?
Pegawai negeri?
Kini Dong-eun pegawai negeri?
Bukan, dia bekerja di sekolah swasta.
Omong-omong, Bu.
Bisa kau buat Dong-eun dipecat dari sekolahnya?
Kau jalang gila, ya?
Siapa kau?
Kenapa buat dia dipecat dari pekerjaan bergaji tinggi?
Kau tak akan bisa memakai uang itu.
Kalian sudah sepuluh tahun tak saling bicara.
Aku akan memberimu semua uang yang dia hasilkan seumur hidup.
Gila. Hei.
Kutanya, siapa kau?
Kau belum pernah bertemu aku, ya?
Namun, kau bertemu ibuku. Formulir putus sekolah Dong-eun.
Tanda tanganmu. Kau tak ingat?
Kau menerima cek saat itu, bukan?
No comments yet. Be the first to leave one.