The first 196 lines.
Kimi no kotoba ima ni natte motto atsumetakute
Ingin kuhimpun semua ucapanmu sampai saat sekarang
Tabi no shiori rakugaki sae daiji dakara
Setiap coretan perjalan ini begitu berharga
Kaite keshite kirisakarete
Mencatat, menghapus, dan merobeknya
Mezame gawari no sousai
Itulah tebusan agar aku bangkit
Hakuchuumu no torikku michi ni mayotteta
Membuatku tersesat di dalam lamunan
Tsuki ni terasare utsushidasu kimi no kage
Terlihat bayangmu tersinari rembulan
Sono rinkaku ga wazuka ni yureru sono aizu de
Siluetmu sedikit bergoyang sesuai aba-aba
Negau nara Fiction Slowmotion
Selama ada harap, perlahan fiksi
Soshite hajimaru azayaka na nukumori to zanzou ga
Dapat menjadi sosok kehangatan yang gemilang
Dareka no asu wo mamoru nara senshi kidotte
Kusiap menjadi pejuang untuk melindungi masa depan seseorang
Kuyashisa to kanashimi de kyoufu wo tachikire
Akan kusingkirkan ketakutan dengan amarah dan kesedihan
Inochi no Paradox kami no Algorithm
Antara paradoks kehidupan atau algoritma Tuhan
Senryaku wa oikomare waracchau ne
Kita akan tertawa setelah rencananya berhasil
Jangan sampai tertangkap, Ushio!
Tenang saja.
Sekarang aku ...
... bangkit sempurna!
Guil!
Zirahku tidak pulih kembali.
Zirahku telah dilenyapkan?
Para Bayangan liar juga lenyap.
Dia meretas semua Bayangan yang terkena rambutnya dalam sekejap.
Kau semakin berkembang lagi, ya, Irregular?
Beraninya kau menusukku dari belakang sebelumnya!
Kali ini juga ...
... aku takkan kalah!
Hei!
Aku akan meretas zirahnya dan melenyapkannya!
Di dalam zirah Shide adalah manusia.
Asal zirahnya hancur, mudah kukalahkan!
Aku akan menghabisinya kali ini juga!
Begitu pikirmya?
Ini berbeda dari perkiraan kita.
Kemungkinan dia hanya memindahkan ingatannya untuk membangkitkannya.
Seharusnya aku membunuhnya pada saat itu!
Tak ada gunanya menyesali masa lalu. Berpikirlah baik-baik sekarang.
Bertambahnya Ushio menjadi dua bukanlah ancaman terburuk.
Ushio, perkembanganmu membawa petaka.
Karena kami bisa membunuhmu di sini sekarang.
Pedangnya memang tajam,
tapi ...
... dengan adanya "Yambikoku," hanya zirahku yang menghilang.
Tapi pedangku bisa menghilangkan nyawamu!
Tunggu.
Kenapa?! Mio?!
Eh?! Kenapa?!
Kenapa gangguin, sih?
Tenanglah, Mbak.
Biarkan aku memukulnya!
Be-Benar sudah menyiapkan rencana seperti itu?
Kamu hebat, Shinpei.
Selamat kembali. Syukurlah kau baik-baik saja.
Shinpei, kakimu!
Aku melompat sekuat tenaga tadi.
Satu kaki saja bukan apa-apa.
Tolong lindungi Mbak, Shin-chan.
Iya.
Shide!
Iya?
Kau kira aku datang dari mana?
Apa katamu?
Dia memang tidak mengerti, ya.
Artinya, saat aku di dalam Guil, lokasi cap tangan ini bisa tersembunyi ....
Dah.
Jangan biarkan dia menembak!
Tidak mungkin ....
Biasanya Guil berubah menjadi dot ini, dan jika ini dilempar, maka dia akan siap bertarung.
Boleh kucoba?
Tentu, silakan.
Ma-Maaf! Kau baik-baik saja, Sou?!
Dia mati.
Tidak, tidak.
Bagaimana rasanya di dalam sana?
Rasanya aneh, di dalam gelap tak bisa melihat apa-apa.
Tapi aku bisa mendengar jelas suara dari luar.
Di dalam gelap karena Guil tidak memiliki mata.
Tapi pendengarannya tajam, jadi dia bisa diandalkan untuk bertarung.
Jika digabung dengan prediksi 2 detik masa depan Ryuunosuke-san,
aku mungkin sanggup melawan Shide.
Selama bersinkronasi, luka yang dialami oleh Guil akan dirasakan oleh pengendalinya.
Tolong berhati-hati.
Kita perlu pastikan, apa benar sinyal dari cap tanganmu bisa tersembunyi saat di dalam Guil.
Benar.
Aku ingin mencobanya, tapi jika sinyalnya hilang, Haine akan menyadarinya.
Dan jika terlalu cepat mencobanya, mereka akan punya waktu untuk menyelidikinya.
Aku ingin memerhatikannya selama dua jam dulu.
Apa lokasi Guil tidak ketahuan?
Aura Guil sama seperti Bayangan liar yang lain.
Jika Guil berada di tempat Bayangan liar semestinya, maka tidak akan ketahuan.
Tempat terbaik menyembunyikan daun adalah di dalam hutan.
Jika ketahuan?
Saatnya rencana B!
Salah, tapi C!
Keluar dan langsung hadapi.
Aku akan sesuaikan dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.
Iya, aku suka itu.
Aku pasti akan membawanya kembali.
Sudah datang.
Shinpei, kau sudah kembali, ya.
Benarkah, Shinpei?
Bagaimana Ushio?!
Shinpei-kun?
Kupikir harapan Shinpei ...
... adalah menyembunyikan cap tangannya di dalam Bayangan liar dan pergi mencari Ushio.
Kemudian membuat Ushio jadi ada dua dan menyerang Gua Hiruko.
Tapi rupanya itu salah!
Tapi dia mengulangi waktu, ya, Haine?
Apa yang sudah kau lihat?
Rencananya adalah ....
Ushio!
Semuanya, aku kembali.
Selamat datang kembali.
Kau kira aku datang dari mana?
... di Gua Hiruko!
Dia telah mengatur titik awal pengulangannya di Gua Hiruko!
Dia masuk ke dalam Bayangan liar demi menyembunyikan dirinya ...
... dan mengulang waktu bersama Ushio langsung ke tempatku berada!
Kita akan langsung hancurkan tubuh asli Haine!
24 Juli
Karikiri-san.
Kuil portabelnya sudah siap, mari ke sana.
Ah, tunggu dulu!
Aduh, duh, duh, perutku sangat sakit, Kogaito-san!
Kamu baik-baik saja?
Tidak, tidak, aku diare!
Aku mau ke toilet sebentar!
Aduh, mau minum obat wakanoura?
Sisanya kuserahkan padamu.
Merepotkan.
Padahal kita jadi datar, tapi tetap biasa saja saat di dalam.
Rasanya aneh, ya.
Apa rencana kita ketahuan, ya?
Iya, bisa repot jika tidak ketahuan.
Sekarang, kita sudah pasti jadi prioritas utama mereka.
Mereka tidak akan mulai ritual pembunuhannya sebelum membereskan kita.
Guil merasakan aura Bayangan.
Di arah jam 2, 20 meter di depan.
Kita sudah ketahuan.
Ada yang menembak!
Gigi setajam jarum?!
Dia ingin melumpuhkan Bayangan Guil!
Toki-chan, aku akan keluar dan menghadapinya!
Aku baik-baik saja, aku bisa menghadapinya.
Semuanya pergilah sekarang.
Aku bisa menghadapinya sendirian di sini.
Hah?! Mana bisa kami meninggalkanmu!
Cepat pergi sana, bodoh!
Sekarang bukan saatnya diam di sini!
Baiklah.
Terima kasih.
Tidak, akulah yang harusnya berterima kasih.
Terima kasih banyak, Shinpei-san.
Telah mau memaafkanku.
Tokiko.
Jangan sampai mati.
Kakak juga jangan menghambat mereka semua.
Dia dibangunkan dan dipaksa bertarung oleh Haine, ya.
Ayo, Guil.
Kita buat dia beristirahat dengan tenang.
Jalan buntu?
Tidak, di depan sini adalah tempat Hiruko!
Iya, mereka sudah membuat dinding pembatas.
Ini bukan dinding hitam biasa.
Bahkan aku tak bisa merasakan aura di dalamnya. Ini adalah dinding lumpur.
Ada yang datang dengan cepat dari atas laut!
Minggir!
Darah?!
Pulih kembali ....
Biar aku coba.
Singkirkan tanganmu!
Ushio, tanganmu ....
Nyaris saja, aku justru diretas balik.
Dinding ini adalah tubuh Hiruko!
Sialan! Padahal sudah sejauh ini dan dekat dengan Hiruko!
Kita hancurkan dengan bom.
Bom? Dari mana kita mendapatkannya?
Ada di sini.
Sebelum aku ke sini, aku sudah meminta Mio menyiapkan sesuatu.
Benarkah?!
Apa itu ....
Kembang api lontar!
Di mana lokasi Shinpei-kun?
Dia berada di lapisan pembatas.
No comments yet. Be the first to leave one.