Release info

Problem Child in House (2021) EP137 1080p WEB-DL AAC H264-MaNoN
A Commentary by MarBot
cocok untuk rilisan MaNoN.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2021-07-14
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Acara berikut mungkin tidak cocok untuk pemirsa di bawah 15 tahun"

"Kebijaksanaan pemirsa diharapkan"

Aku membaca artikel menarik.

Apa itu? - Beri tahu kami.

Kamu tidak akan percaya. - Tentang apa itu?

"Song Eun I, kamu tidak akan percaya dia wanita berusia 49 tahun

yang cantik seperti buah"

Aku bersyukur. - Mereka memeras jus darinya?

Menurutku buah perasan. - Aku sangat menghargainya.

Aku mencintaimu, Jurnalis yang baik.

Nikmatilah selagi bisa.

Tamu hari ini adalah

kecantikan seperti buah segar yang pertama.

Ada beberapa wajah yang muncul.

Ada beberapa. - Siapa yang kamu pikirkan?

Ada Joy.

Aku setuju. - Ya, Joy salah satunya.

Bagaimana dengan Cho Bo Ah? - Dia satu lagi.

Aku setuju. - Ada juga Park Bo Young.

Tepat sekali. - Kita bisa menyebut mereka

seperti buah. - Mereka seperti buah.

Tamu hari ini disebut lemon versi manusia.

Apakah dia lemon?

Lihat senyumannya sendiri.

Semua orang akan tersenyum bersamanya saat dia tersenyum.

Bisakah kamu melakukannya lagi?

Senyumnya seperti ini.

Kenapa tersenyum seperti itu?

Aku tidak bercanda. - Tamu kita sudah datang.

Seperti ini... - Silakan masuk.

Halo.

"Gembira dan terkejut"

Silakan masuk.

"Tamu hari ini adalah So E Hyun, juga dikenal sebagai lemon"

"Ceria"

Dia menunjukkan senyumnya begitu dia masuk.

Bukankah itu menyegarkan? - Itu benar.

Halo. - Senang bertemu denganmu.

E Hyun datang. Silakan duduk.

Inilah "Ratu Senyum".

"Aktingnya tidak akan mengecewakanmu"

"Kecerdasannya tidak akan mengecewakanmu"

"Dia bahkan sempurna dalam mengasuh anak"

"Dia cantik dan terampil dalam segala hal sekaligus"

"So E Hyun, lemon versi manusia multitalenta"

Kamu "manusia lemon".

Halo, Nona "manusia lemon", So E Hyun.

"So E Hyun, manusia lemon yang segar dan ceria"

Eun I,

kita menyebut orang seperti dia seperti buah.

"Seperti buah dan buah yang diperas"

Ada jurnalis yang memihakku.

Bukankah tawanya terdengar seperti tawaku?

"Apakah itu mirip?"

Astaga.

Kalian berdua, hentikan itu.

Dengan E Hyun di rumah atap, suasananya menjadi cerah.

Ya, aku setuju denganmu.

Gyo Jin tidak ikut denganmu?

Tidak? - Dia tidak ikut?

Dia bertanya-tanya kenapa tidak diundang.

Dia bertanya kenapa hanya aku yang diundang.

Kubilang aku juga tidak tahu,

jadi, tetaplah di rumah dan bersantai.

Peran penting

yang dimainkan E Hyun membawanya ke sini hari ini.

Pasti kamu sedang syuting sesuatu. - Pasti itu dari KBS.

Sudah dua tahun sejak drama terakhirku.

Ini penampilan kembalimu.

Apakah kamu - Ada apa?

"Ada apa?"

seorang penjahat?

Apakah kamu penjahatnya? - Dia tidak terlihat seperti itu.

Kamu harus menjadi penjahat. - Apa harus membuat ekspresi itu?

Apa karaktermu penjahat? - Kamu mau jadi penjahat?

Dia bisa memerankan penjahat hebat.

Kamu penjahat atau karakter baik dan menderita?

Aku memilih drama ini karena ceritanya tidak jelas.

Gadis pintar yang ceria

berubah menjadi angsa hitam.

Angsa hitam. - Hatinya penuh dengan dendam.

Apakah kamu kembali dengan bintik di wajahmu?

Kudengar drama harian KBS saat ini hampir berakhir.

Kamu pasti melakukan yang berikutnya.

Apa judulnya? - Judulnya "Red Shoes".

"Red Shoes". - Aku bisa mencium balas dendam.

Ada apa? Bisa beri kami alur cerita dasar?

Itu tentang balas dendam antara ibu dan putrinya.

Apa keduanya saling berhadapan?

Itu bukan romansa biasa.

Ibu dan putrinya saling balas dendam?

Siapa yang memerankan ibumu? - Choi Myung Gil.

Dia pernah menjadi tamu kami. - Benar.

Benar, bukan? - Ya, dia mengunjungi kami.

Kami berdua sangat kompetitif.

"Seorang ibu yang pergi dengan dingin demi kesuksesannya"

Ibu sudah...

"Seorang putri yang membalas dendam kepada ibunya"

Kamu tidak termaafkan sejak saat itu.

Kamu kembali sebagai penjahat. - Ya, benar.

Bukankah sulit memerankan karakter yang berlawanan denganmu?

Kamu positif dan ceria. - Tepat sekali.

Memerankan penjahat tidak mudah.

Aku bisa membayangkan keduanya.

Di satu sisi, kamu tampak sangat cantik

dan saat berwajah datar... - Apakah dia tampak dingin?

Ya, sedikit.

Ada banyak orang salah paham kepadaku.

Saat aku hanya diam dan tidak tersenyum...

Kamu tampak sangat kaku.

mereka bilang aku terlihat kejam.

Orang-orang tidak mau berbicara denganku saat aku hanya merenung.

Biasanya kamu berbicara dengan lembut.

Saat memerankan penjahat, kamu punya waktu untuk berteriak dan menjerit.

Bukankah itu membantumu melepaskan stres?

Ya, seperti yang kumiliki soal suamiku.

Begitu rupanya. - Kamu hilangkan itu saat syuting.

Kamu punya momen mengeluarkan stres karena mengasuh anak.

Kamu tidak bisa melampiaskan semuanya kepada anak-anakmu.

Berakting sebagai penjahat di tempat kerja,

menampar seseorang,

berteriak dan sebagainya

benar-benar membantuku tenang.

Pasti kamu sedang banyak pikiran.

"Menghilangkan stres sebagai orang tua"

"Peran penjahat sebagai obat pencernaan"

Bagaimana dirimu di kehidupan nyata?

Kamu lebih mirip dengan ibu malaikat atau iblis?

Siapa yang kamu tanyakan? - E Hyun.

Tidak perlu dikatakan lagi, ibu malaikat.

Jika kamu mengatakan itu untuk dirimu sendiri,

itu sulit dipercaya bagi kami.

Aku jauh lebih lembut dan baik daripada yang kamu bayangkan.

Lihat aku memuji diri sendiri.

E Hyun mungkin terlihat sedikit kaku.

Dia sangat perhatian dan keren.

Dia sempurna dalam hal menangani pekerjaan rumah tangga.

Dia cenderung mengurus semuanya sendiri.

Dengan In Gyo Jin sebagai suamimu,

apakah dia pernah marah kepadamu?

Aku meragukannya. - Apakah dia tidak pernah marah?

Aku sungguh

memperlakukannya seolah dia terbuat dari kaca.

Aku merawatnya secara berlebihan.

Aku serius. - Orang tua seperti itu kepada anak.

Hampir seolah... - Gyo Jin seperti itu kepadamu?

Itu kesayangan seseorang. - Sulit kupercaya.

Kuperlakukan seperti anak kecil. - Dia seperti putra sulung.

Aku memperlakukannya seperti anak pertamaku.

Bagaimana jika hanya tersisa sepotong paha ayam goreng?

Kepada siapa kamu akan memberikannya?

Tentu saja suamiku.

Itu cinta sejati.

"Istriku sangat baik"

Aku melihat acara ragam yang dibintangi keluargamu.

Benarkah? - Ya, benar.

Gyo Jin agak... - Hatinya murni seperti anak kecil.

Tapi kudengar kamu belum pernah

menolak pendapatnya.

Dia tidak pernah menolaknya.

Seperti yang kamu tahu, dia hanya anak-anak.

Dia seperti anak kelas tiga. - Kelas tiga?

Mungkin kelas tiga atau empat. - Dia lebih muda dari Kyung Hoon.

Apakah dia juga seperti itu?

Aku akan bilang anak kelas 5. - Kuralat menjadi anak kelas lima.

Kalau begitu, kamu lebih dewasa.

Pokoknya, kamu harus berkata baik kepadanya.

Mengatakan "Tidak" kepadanya membuatnya bertingkah aneh.

Dia harus melakukan apa maunya. - Kamu harus menenangkannya.

Aku memberinya izin dahulu,

lalu mencoba membujuknya ke arah lain.

Kamu sangat bijaksana. - Itu cara yang bijaksana.

Maka dia akan terbujuk.

Kurasa kalian jarang bertengkar.

Kami tidak... - Kalian pernah bertengkar?

Dia sangat baik hati. - Kalian belum pernah bertengkar?

Kamu tidak pernah memarahinya? - Semua pasangan pasti bertengkar.

Kita semua begitu. Semua pasangan pasti pernah bertengkar.

Benar. - Sekitar setahun lalu.

Setahun lalu? - Kami pernah bertengkar hebat

di dalam mobil.

Kami tidak bisa bertengkar di depan umum

karena kami membintangi acara keluarga.

Kalian dikenal sebagai pasangan mesra.

Kami tidak bisa bertengkar di tempat yang sangat ramai.

Saat kami merasa sesuatu akan terjadi,

aku menyuruhnya bertemu di tempat parkir.

Itu sangat menakutkan.

Kami kunci pintu dan jendela.

Kami berkendara ke lantai tiga di bawah tanah saat tidak ada orang.

Kami selesaikan pembicaraan di dalam mobil.

Setelah kami berbaikan, kami akan pulang.

Kamu membintangi beberapa acara ragam.

Kudengar itu sebagian besar karena Gyo Jin?

Sejujurnya, ada sesuatu yang membuatku sangat kesal.

Saat kabar pernikahan kami tersebar,

saat ada komentar di berita daring,

komentar daring atau orang-orang di sekitarku

bertanya-tanya kenapa aku menikahi orang seperti dia.

Mereka bertanya-tanya apakah aku menikahinya karena uang.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left