The first 200 lines.
Sial!
Bisa kecilkan ini?
Maksudku...
Aku hanya ingin sedikit musik.
Bagaimana kau melakukannya?
Apa?
Membaca di mobil.
Aku suka mabuk perjalanan, tahu?
Mulai merasakan mual-mual, sendawa mulai berbau aneh.
Dan aku akan memuntahkannya. Ini akan jadi kekerasan.
Kau tahu maksudku kan? Semacam, urgh-urgh.
Semacam, aku menelannya kembali. Tak bisa terlihat.
Berhamburan ke mana-mana Sedikit masuk ke matamu.
Kau seperti, "Ah!" Jadi buka mulutmu.
Dan masukkan itu ke dalam mulutmu dan kemudian...
Kau mulai tersedak, muntah di semua tempat.
Dan aku menabrak pohon.
Bisa kau hentikan?
Aku -- aku akan selesai
pada daftarku, tahu.
Apa kau bawa gelas wine-nya?
Ya. Hmm.
Uh, Aku akan memeriksanya 2 kali.
-Whoa. Tak apa.
Sungguh? Sungguh?
-Kita baik-baik saja. Biar ku bantu. Ada handuk di sekitar sini.
Tidak. Itu dimana-mana.
Siapa yang membuka jalan ini?
Apakah itu pertanyaan retoris?
-Bisakah kau coba untuk tidak menabrak, kau tahu
semua lubang dan tukang kebun?
Kau tampak sedikit cemas.
-Memang. Maksudku, aku menjalankan bisnis ini sekarang.
Jika aku gagal maka bisnis ini gagal.
Jika bisnis gagal, maka aku tak bisa menghasilkan uang.
Dan jika aku tak bisa menghasilkan uang, aku tak bisa menggajimu. Kau tahu?
Semua yang ku tahu hanyalah tentang pesta dan jika aku tidak bisa melakukannya
Apa -- apa yang akan dikatakannya tentang aku?
-Maksudku -- Maksudku, aku... itu, uh...
Aku tak tahu. Maksudku, kedengarannya kau terlahir untuk berpesta.
Maksudku, tidak seperti, kau...pesta, tapi seperti pesta, seperti melayani.
Kau terlahir untuk menghidangkan makanan, tahu?
Apa kau menghisap tembakau? Ku rasa tembakau akan bagus.
Jika aku dokter -- -Paul.
-Ya. -Hentikan.
Hentikan.
-Benarkah? Aku pikir mungkin kami berkomunikasi di sana.
Jadi, aku, uh...
Ya. Tidak.
Ponsel.
Apa?
Dengar, aku bukan anak kecil.
Aku tahu tidak diperbolehkan menggunakan ponsel saat kerja.
Mengapa aku harus memberikannya padamu?
-Aku tak mau para tamu melihatmu mencari-cari
sinyal seperti orang bodoh.
Tak ada yang menarik darimu.
Ya.
-Hati-hati! -Aku tahu, aku tahu.
Tolong jangan biarkan ini kacau.
Tahun ini sudah cukup sulit seperti biasanya.
Aku tahu, aku tahu.
Ya, aku...
Ya, maksudku...tidak, maaf. Maaf.
Ini akan sempurna.
Wow.
Tempat ini adalah bagian dari kotoran.
Kau akan lihat ini akan punya pesona sendiri.
Kau tidak akan memakai kemeja itu, kan?
Semuanya akan baik-baik saja.
Oke? Santai saja.
Flora!
Apa kabar?
Julia! Sayang.
- Sangat senang melihatmu. - Ah.
Apa terdengar baik untukmu?
Terdengar sangat baik untukku.
-Aku Lawrence. Hiburan malam ini.
Teman-teman memanggilku Larry.
-Bartender Paul. Teman-teman memanggilku Paul.
-Nah, Paul, kau tampak sangat murung di sore yang indah seperti ini.
Apa ada sesuatu yang bisa kumainkan untuk membangkitkan semangatmu?
-Aku tidak.....aku tidak tahu, mengapa kau tidak mengagetkanku?
Apa kau semua yang di kunci G?
-G seperti Greats=Hebat? -G seperti Great. Lucu sekali.
Pintar. Larry.
Paul.
Ya.
Kau akan berpikir aku menangis karena bawang, kan?
Ayah selalu memotong tugas.
Aku sudah dengar tentang ayahmu.
Maaf, Julia.
-Ini pasti sulit, Aku hanya...
...coba menanggungnya bersama.
-Uh...tapi kau justru baik-baik saja. Lebih, bahkan.
Semuanya akan berhasil.
Oh, Tuhan.
Ayolah.
Tuhan.
Sial.
Dia menyukaimu.
Ya.
Tidak.
Aku sangat yakin lebih baik aku melompat dari tebing.
Hei, yang di sana.
Meletakanmu pada tanggung jawab, huh?
Uh. Ya.
-Baik. Apa kau banyak pengalaman?
-Tentu. Ya. Aku bagus dalam menyuguhkan minuman.
Aku sangat ahli dalam mengkonsumsi alkohol
jadi aku sangat sesuai dengan kualifikasi pekerjaan itu.
-Umm, ya, baik, uh, itu barang pribadiku..
Jadi, uh, jika kau bisa membiarkannya tetap tenang...
Kau tahu, jangan biarkan dia hilang.
Kau memasang bar terbuka di selebarannya.
dan orang-orang datang berlarian dari atas bukit.
Ini, uh, benda ini mahal.
Ya, Aku akan menjaganya untuk Anda, Pak.
-Kau tidak perlu memanggilku "Pak." Aku... aku Sydney Perch.
-Paul. -Ya. Bagus, Paul.
Um, heh...
Apa kau mau minum bersamaku?
Itu benar-benar keren, hanya jangan, uh, kau tahu, bilang pada ibuku.
-Aku benar-benar harus menunggu sampai jam kerjaku selesai.
Aku akan menyiapkannya untukmu dulu.
Silakan.
Sydney.
Apa si kecil Percy di situ?
Dia melarikan diri lagi!
Sebaiknya aku mengejarnya.
Uh, letakkan itu di es, oke.
Aneh.
Sial.
Ow!
Bangsat!
Ya Tuhan.
Kau lihat, apa kau lihat?
Mereka seperti ini...... Mereka benar-benar banyak.
Hindari semua yang disini. Ini... ini buruk.
Oh, bayiku yang malang.
Ku bawakan ini untukmu.
Aku pikir kau mungkin melupakannya.
Jangan taruh itu di tanganmu.
Aku tidak akan menaruhnya di tanganku.
Ow! Bercanda.
Bisa kau bantu aku? Apa bisa kau peringatkan lelaki itu tentang wasps?
Mereka hanya...Aku tak tahu.
Mereka benar-benar membuatku gugp.
Karena jika dia.... jika dia... alergi.
-Sydney? -Ya.
Lelaki yang dengan Quasimodo.
Apa dia mabuk?
Um...
...maksudku, Aku memberinya bir.
Jadi itu tergantung tingkat toleransinya.
Maksudku, dia meminumnya dengan baik.
Ingatlah mereka itu klien kita.
-Ya. Aye, aye captein.
Mengapa aku...ini bukan Gedung Putih, oke?
Maksudku, suaminya bekerja di bisnis farmasi.
Beberapa dealer obat.
Mereka mengubah populasi orang Amerika menjadi Zombie.
Baik? Aku tidak perlu menghargainya.
-Kau harus menghargai faktanya kita mendapat kerjaan.
Ya. kau benar.
Sial.
-Itu sungguh terlihat buruk. -Ya, buruk sekali.
Apa kau mau menciumnya dan membuatnya lebih baik?
P3K-nya ada di lemari tempat sarung tangan.
Oke. Disebelahnya ada celana cadangan.
Kau harus memakainya, satu kaki pada waktunya.
Baiklah? Dan jika sudah...
...pindahkan vannya ke belakang rumah.
Para tamu akan tiba dalam 25 menit, jadi bergegaslah!
-Hei, Paul, Aku baru sadar kalau kau memasang semua lampu-lampu ini.
Apa kau memanjat pohon itu, huh?
Karena aku tahu aku tidak memberimu tangga.
Kelihatan sangat bagus. Aku sangat senang kau di sini
dan membantuku.
Tampak bagus.
Ya Tuhan...
Ooh.
Oh, Tuhanku.
Anjing kecil, kau benar-benar mengangetkanku.
Percy.
Oh. Huh.
Ugh, permisi, Hai. Ny. Perch?
Maaf, aku hanya, aku tak bisa menahannya tapi aku terpesona dengan tamanmu.
Ini cantik.
Kau pria yang mereka kirim sebagai bartender.
-Paul. Um...
Kau sedikit mengingatkanku pada suami terakhirku.
Dia benar-benar fetching.
Oh, kenapa, aku yakin mendengar beberapa tamu sudah datang.
Sebaiknya aku kembali ke sana.
-Kemarilah, Percy. Kemarilah.
Ya, anjing kecil. Ayo.
Ayo pergi.
- Terimakasih. - Bersulang
Hai. Mau ku ambilkan apa?
No comments yet. Be the first to leave one.