The first 200 lines.
[Karakter, lembaga, nama, dan kasus dalam drama ini adalah fiktif belaka.]
Hei, kapan dia siuman?
Apa?
Kim Ga Young-ssi.
Kim Ga Young-ssi.
Kau bisa dengar aku?
Kim Ga Young-ssi, kau bisa dengar aku?
Kim Ga Young-ssi.
Kim Ga Young-ssi.
Bagaimana keadaannya?
Dia masih tak sadar sepenurnya karena kepalanya cedera.
Dia bahkan tidak menyadari kondisinya sekarang seperti apa.
Kata dokter, kondisi ini bisa berlangsung berbulan-bulan.
Kim Ga Young-ssi.
Kim Ga Young-ssi.
Kim Ga Young-ssi./ Kapten.
Sebentar saja.
Biar aku saja bicara dengannya sebentar.
Kim Ga Young-ssi.
Tak apa. Kami polisi.
Ini di rumah sakit sekarang.
Semuanya baik-baik saja sekarang.
Ya, kau boleh bicara.
Ibu...
Ibu...
Ibu?
Apa maksudmu ibumu?
Ibu...
Ga Young. Ini Ibu.
Ibu disini.
Sekarang kau baik-baik saja.
Semuanya baik-baik saja.
Terima kasih.
Putriku...
Aigoo.../ Ya, Pak Komisaris.
Dia belum bisa jelas berbicara sekarang.
Oh. Baiklah.
Ya, terima kasih.
Komisaris menyuruh Brigadir Kim kesini.
Dia bilang kita harus tidur. Ayo istirahat.
Baik./ Mataku capek sekali.
Biar kubelikan kalian minuman.
Baiklah. Terima kasih./ Kau ada uang kecil?
Komisaris pasti cemas sekarang, karena Ga Young sudah siuman.
Dia pasti bertanya-tanya sekarang, bagaimana dia bisa membungkamnya.
Kita harus memindahkan Ga Young.
Akan kucarikan tempat yang sepi.
Apa Asisten Choi.../ Sebentar, ya.
Kenapa?
Sunbaenim, sepertinya Kim Tae Gyun sedang mencoba melarikan diri.
Apa?
Itu, orang yang mengirim uang itu ke ayahku.
Kim Tae Gyun. Dia melarikan diri sekarang.
Aku tak mau dia kabur, jadi aku mengikutinya.
Kau dimana sekarang? Kau...
Ya, KaSubBid Yoon.
Ya, Jaksa Hwang. Aku sekarang mengikutinya. Aku bisa melihatnya.
Datanglah ke Bupyeong.
Baiklah. Kirimi aku lokasinya.
Sepertinya itu mendesak. Cepatlah pergi sekarang.
Biar aku yang mengurus kepindahan dia ke RS lain.
Maaf. Tolong diurus, ya.
Kenapa ini?
Kenapa dia?
Kenapa ini?
Mau apa kau?
Aigoo, dasar.
Kim Tae Gyun!
Kenapa kau seperti ini padaku?
Kau siapa?
Siapa kau?
Siapa wanita itu?
Baiklah, baiklah.
Kau baik-baik saja?/ Aku baik-baik saja.
Bagaimana Detektif Jang dan yang lain? Kuharap kalian tak terlalu tertekan.
Kerjanya sama saja seperti yang kulakukan tiap hari.
Jika Park Moo Sung memang benar seperti sponsor...,
...bukankah itu berarti dia seorang germo?
Dia bukan sekadar pelanggan saja. Tapi dia pasti...
...sudah memanfaatkan gadis-gadis itu sebagai sogokan.
Mungkin saja.
Pria-pria di Kantor Kejaksaan Seoul Barat pasti mengenalnya.
Tugas kitalah mencari tahunya.
Mungkin ada lembaga lain juga yang terlibat.
Apalagi bukan hanya satu atau dua orang...
Pelakunya pasti sangat cemas juga.
Pelaku pasti akan tahu kalau dia telah siuman.
Apa yang terjadi dengan Park Kyung Wan?
Aigoo, entahlah.
Pasti tambah lama beresnya kalau Komnas HAM juga ikut menindaklanjuti ini.
Tapi tak usah khawatir.
Ya.
Ini buatmu.
Terima kasih.
Minumlah.
Kita harus memindahkannya ke rumah sakit lain.
Anda tak boleh kasih tahu siapapun.
Tidak boleh.
Aku pamit duluan, Kapten./ Ya.
Pergilah./
Ya./ Terima kasih.
Kunci memecahkan kasus ini, adalah mencari tahu siapa yang terlibat dengannya.
Wanita itu sudah siuman.
Ada orang lain bersamamu?
Ya.
Putri kita. Pasti dia tambah cantik.
Kau pasti sangat senang sekarang. Sudah lama kita tak bertemu dengannya.
Saya...
Apa Anda tahu siapa yang saya lihat disana kemarin, Ketua?
Entahlah. Siapa memang?
Istrinya.
Istri Mantan Menteri Young Il Jae.
Saya pun sangat kaget. Tak saya sangka akan melihatnya di sana.
Ini seakan "Investigasi Khusus untuk Kasus Suap yang..."
"...Melibatkan Kejaksaan" memang akan gencar menangani kasus ini.
Saya pun tak percaya saat melihat istri mantan menteri diinterogasi juga.
Ketua, Anda tahu Hwang Shi Mok?
Dia penanggung jawab atas penyelidikan khusus...,
...dan dia menawarkan kesepakatan untukku.
Kesepakatan apa?
Katanya, dia menyelidiki sebuah kasus tiga tahun lalu.
Katanya, kalau saya menceritakan yang kutahu...
...padanya, dia takkan terlalu menekanku.
Saya tak tahu harus bagaimana.
Saya pun sampai banyak berpikir apa aku harus menerima kesepakatannya.
Makanya tadi, saya jatuh dari tangga karena banyak pikiran.
Jadi?
Saya ingin langsung saja bicara intinya pada Anda.
Ketua.
Tolong saya.
Tolong cegah mereka dalam menangkapku.
Memangnya aku Presiden apa?
Kalau Presiden bisa menolongku...,
...saya pasti takkan menyita waktu Anda seperti ini.
Saya tahu betapa sibuknya Anda mempertahankan ekonomi negara ini.
Aku ini pengusaha.
Jika aku membeli darimu, apa yang akan kaujual padaku?
Saya menghabiskan lebih dari tiga jam di kantor pusat kemarin.
Memang kantor pusat itu biasa saja, tapi saya harus bisa kerja disana.
Maka, saya akan mencari tahu apa sebenarnya yang ingin diselidiki...
...oleh tim investigasi khusus.
Kenapa informasi itu berguna bagiku?
Aku tidak peduli dengan apa yang ingin mereka selidiki.
Apa?
Saya mohon maaf. Saya pantas mati.
Kenapa kau minta maaf?
Saya salah.
Kau tadi bilang Kepala Lee tak memberitahuku...
Saya cuma asal bicara saja tadi.
Saya mohon maaf.
Apa sekarang kau mengubah strategimu atau apa?
Apa kau mencoba membuatku percaya kalau kau tidak akan mengkhianatiku?
Saya mohon maaf.
Saya mohon maaf.
Saya mohon maaf.
Satu rintangan sudah beres.
Menantu Lee sudah dimana sekarang?
Dia akan tiba di Tokyo sebentar lagi.
Suruh dia kembali ke Korea./ Baik.
Saya sudah mencoba melacak orang yang terlibat dengan kasus Young Il Jae...,
...tapi hanya si tukang kurir, Kim Tae Gyun, yang tidak bisa ditemukan.
Dan juga...,
...wanita itu...
...telah siuman.
Sekretaris Woo, sepertinya mulai sekarang banyak yang harus kauurusi.
Baik, Ketua.
[Ketua Hanjo Group Lee Yun Beom]
Kapten Choi Yun Soo, tolong datang ke bagian Administrasi...
Siapa yang mencariku?
Silakan datang ke lantai dua setelah mendengar pengumuman ini.
Yang cepat, ya.
Ada apa ini?/ Tolong dipercepat.
Anda mau kemana? Inspektur Han.
Ayo.
Dia mau dibawa kemana?/ Tolong jangan berisik.
Ada apa ini?
Kami harus memindahkannya. Tapi jangan beritahu orang lain.
Hidupnya bergantung padamu.
Padaku?
Tapi, apa Kapten tahu soal ini?
Kau percaya aku, 'kan?
Detektif.
Brigadir Kim!
Aku disini. Masuklah.
Kenapa lama sekali? Cepat.
Kita harus cepat.
Ya./ Pasien ini...
Waktu itu, kukira cuma kejang-kejang saja.
Setelah Anda bilang nyawanya dalam bahaya, aku jadi ingat itu.
Apa?
Hari itu, dia mengalami kejang-kejang akut.
Walau kuingat berkali-kali pun, hal itu belum pernah terjadi sebelumnya.
Duluan saja. Nanti kususul.
Dimana tempat memeriksa CCTV?
Barusan dia mengambilnya.
Kim... Siapa ya namanya?
Pokoknya, rekamannya kukasih ke seorang polisi.
File aslinya masih ada?
Karena dia terus mendesak kami...,
...kami tidak punya waktu menyalinnya. Jadi dia mengambil file aslinya.
No comments yet. Be the first to leave one.