Marvel's The Punisher

Marvel's The Punisher

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Marvels The Punisher-S01-Complete-NF-WEB-DL-WEB-RIP
A Commentary by Eben Haezer
Retail Netfix, Merapikan

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2020-05-27
Downloads: 590
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Siap? Baik.

Ayah.

One batch.

Two batch.

Penny and dime.

Ini dia!

Selamat datang. Satu-satunya yang berhasil lolos!

Persetan Punisher!

Kau sudah aman di Meksiko.

Jika Punisher ke Juarez, kita habisi dia.

Yang terakhir selamat dari kartel, patut diberi hadiah.

Penerbangan 1513 Ke Dublin, Irlandia, naik dari Pintu 31.

Sekali lagi, Penerbangan 1513 ke Dublin di Pintu 31.

Hei, ini Mickey. Ada lagi yang selamat?

Hanya aku yang tersisa?

Aku baik-baik saja. Sebentar lagi naik pesawat.

Beritahu Dublin untuk siap-siap berpesta. Aku dalam perjalanan.

Kumohon...

kau menang. Kau sudah membunuh semuanya.

Bikers, kartel, Kitchen Irish, mereka sudah tiada.

Ya, hampir. / Aku mengerti.

Nyawa dibalas nyawa.

Aku punya keluarga. / Aku tidak.

Demi Tuhan, Bung, membunuhku takkan mengembalikan mereka.

Apa bedanya jika aku mati? / Tidak ada.

Ya Tuhan.

Astaga.

Kau percaya ini? / Cari tempat lain, dasar mesum.

Penerbangan 1513 ke Dublin, Irlandia, naik ke pesawat.

Yo!

Apa kau orang baru? / Ya. Donny Chavez.

Baiklah, mari kita lihat pekerjaanmu. Ayo.

Itu si cacat.

Biarkan dia. Dia itu orang gila.

Itu omong kosong. / Ya.

Yo! Castiglione!

Hei, Bodoh! Waktu makan siang.

Si idiot itu cinta dengan palunya.

Nasinya sudah siap!

Hei, tukang tidur.

Si sialan ini.

Dia gila, Lance. Apa yang akan kau lakukan?

Hei, kau ini kenapa, Bung?

Datang lebih awal, pulang terlambat.

Kau tahu mereka tidak membayar lembur jika mereka tidak minta, kan?

Ya, kan? / Tapi kau tahu itu, kan?

Apa kau bisu?

Aku tak tahu kau ini kenapa, Bung.

Kutebak kau ini orang dengan IQ jongkok atau semacamnya.

Hei, benar, kan?

Tapi gara-gara yang kau lakukan ini, kami jadi rugi.

Karenamu, waktu lembur kami berkurang.

Hajar dia, Lance. Mungkin dia akan mengerti.

Jangan macam-macam, dasar penjilat.

Baiklah. Baiklah.

Nah, lenyap sudah roti selainya. / Itu dia.

Kau tak ingin bermusuhan denganku, Bung.

Kau bercanda! / Hal semacam ini,

ayo kita buat lebih seru! / Yo!

Aku akan mengalahkanmu.

Ayo taruhan. / Ok.

50. 100. / Oh, omong besar.

Ke mana kalian? / Kau akan kalah.

Menang mudah.

Lihat saja. / Boleh ikut?

Sudah penuh.

Ini tinggi, Bung. Wow.

Aku Donny.

Kau selalu duduk di atas sini, ya?

Ini alasanmu kemari?

Aku kemari karena tak ada orang lain.

Ya.

Pete, 'kan?

Pete, sandwich buatan nenekku adalah yang terbaik di kelima borough.

Kau takkan tahu itu, kecuali kau mencobanya.

Ayo, Bung. Pria harus makan.

Terutama dari caramu menggunakan palu.

Seperti Cool Hand Luke atau semacamnya.

Geng satu orang. Kau suka film itu?

Jika kuambil roti lapis itu, apa kau akan berhenti bicara?

Tidak janji.

Terima kasih.

Kau tahu...

Semuanya menganggapmu idiot.

Tapi aku tahu sebenarnya kau tidak.

Lance seharusnya tak melakukan itu, Bung.

Semuanya hanya mengkhawatirkan uang, itu saja.

Aku sendiri juga perlu uang lembur.

Aku lama tak bekerja dan harus membayar obat nenekku.

Itu luka serius, Bung.

Apa itu bekas peluru? / Ya.

Wow.

Kau semacam jagoan rahasia, Pete?

Korps Marinir. / Ya?

Ya.

Ayahku dulu di korps.

Ya. Batalion 1/2 di North Carolina.

Dia seperti superhero bagiku atau semacamnya.

Bedanya mereka tidak mati, kan?

Aku turut berduka.

Ayahku, dia tiga kali bertugas.

Irak dua kali, Afganistan.

Suatu malam, dia dan ibuku pulang dari bioskop...

mereka ditabrak orang yang baru lulus tes mengemudi.

Saat aku bangun, mereka sudah tiada.

Kau punya keluarga?

Saat itu umurku 12 tahun.

Aku harus pindah kemari, tinggal dengan nenekku.

Hanya dia keluargaku yang tersisa.

Ayah, lihat.

Sulit...

menerima kepergian orang terdekat

tapi aku tak pernah melupakan mereka.

Semper Fi, kan?

Donny, terima kasih untuk sandwichnya. Aku sangat menghargainya.

Tapi aku tak mencari teman, mengerti?

Siapa pun itu yang kau cari... aku bukan orangnya.

Ya... baiklah.

Aku pernah dengar cerita.

Ada prajurit terjebak di lubang, tak bisa keluar,

dia teriak minta tolong.

Seorang bintara datang dan berkata, "Berhenti mengeluh. Gali yang dalam."

Dia memberinya sekop.

Prajurit itu pun melakukannya dan menggali lebih dalam.

Lalu seorang petugas datang,

"Hei, gunakan alat dari bintaramu."

Lalu dia melempar ember.

Jadi, si prajurit menggunakan sekop untuk mengisi ember itu,

lubangnya pun makin dalam.

Lalu psikiater datang dan menawarkan obat. Dia bilang,

"Ini akan membantumu melupakan lubangnya."

Obatnya mujarab.

Tapi lalu obatnya habis.

Lalu muncul seorang tentara seperti dia,

penuh lumpur dan kotoran. Dia mendengar teriakan minta tolong.

Prajurit kotor itu pun melompat ke dalam lubang.

Si prajurit panik.

"Apa yang kau lakukan? Sekarang kita berdua terjebak."

Prajurit kotor itu tersenyum

dan berkata, "Tenanglah, Kawan. Aku pernah di sini.

Aku tahu cara keluar."

Ada beberapa wajah baru di sini hari ini.

Selamat datang.

Jika ingin bicara, bicaralah.

Jika hanya ingin mendengarkan, itu juga boleh.

Tak ada penghakiman, hanya keluarga yang saling mengerti.

Yang harus dipahami adalah dunia tak berubah.

Kelompok minoritas yang teraniaya di negara ini...

adalah patriot Amerika Kristen. / Mulai lagi omong kosongnya.

Kau buta, berengsek. Jangan salahkan aku karena aku melihat.

Cium bokongku, Bung.

Isaac, biarkan O'Connor bercerita, sama sepertimu

yang melaporkan secara detail kegiatanmu di bar.

Benar-benar detail.

Kita harus melakukan sesuatu terhadap bajingan liberal sok baik

yang akan mengubur negara ini.

Yang merebut hak dan senjata kita.

Ada yang lain?

Aku berjuang untuk negara ini. Saat kembali, aku tak diberi tempat layak.

Aku tak tahu aturan yang berlaku.

Mereka takut, Bung. Karena mereka tidak bodoh.

Mereka habiskan 15 tahun melatih tentara, lalu menelantarkannya di jalan.

Waktunya akan tiba saat kita harus membela diri

dan mengembalikan semuanya sebagaimana mestinya.

Jika cinta negara ini, sebaiknya kau bersiap-siap,

karena perang berikutnya adalah di sini.

Darah akan mengalir di jalanan.

Sic semper tyrannis.

"Tirani akan runtuh?"

Menurutmu pemerintah kita adalah tiran, Lewis?

Yang kutahu kita mempertaruhkan nyawa, melakukan hal buruk...

dan itu tak ada artinya saat kita kembali.

Tidurmu nyenyak, Lewis?

Lebih baik. Aku masih berusaha, tapi lebih baik.

Grup ini membantu.

Aku banyak membaca.

Perspektif itu bagus.

Tapi...

jawabannya harus dari dirimu sendiri.

Kau harus jujur di sini sebelum melihat ke tempat lain.

Mengerti?

Sampai jumpa lagi.

Jaga dirimu, Lewis.

Pertemuan yang bagus, Curt.

Ini yang ditunggu-tunggu.

Apa kabar? / Sangat baik, Frank. Kau?

Oh ya. Lumayan.

Cukup lama juga. / Aku pembaca yang lamban.

Ya.

Aku menghargainya. / Tentu.

Aku sangat menyukainya.

Kubilang kepada Lewis...

buku itu bagus, tapi tak semua jawaban ada di dalamnya.

Boleh minta kopi? / Silakan.

Lewis menyupir taksi semalaman.

Sepertinya itu juga bukan kebetulan.

Kurasa dia bicara sendiri di depan cermin.

Itulah masalahnya, Frank. Tak ada yang mau jadi diri sendiri lagi.

Internet, media sosial, pertunjukan bakat untuk bajingan...

Semua orang ingin menjadi orang lain.

More Indonesian subtitles for Marvel's The Punisher

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left