The first 200 lines.
Roommate
Pesta natal pertama Roommate dengan tamu spesial yang mereka undang.
Park Jin Young. teman Joon Hyung selama 17 tahun dan yang di sayangi Jackson.
Dan tamu Gook Ju, Baek Ji Young, Si Ratu Balada.
Keluarga Se Ho, Dong Wook, dan Young Ji juga datang.
Teman Ryohei yang dari Taiwan pun juga datang.
Hari yang penuh dengan orang orang spesial.
Keajaiban natal dimulai.
Keajaiban Natal.
- Nana, ayo ambil makanannya. - Okay.
- Ibu, ayo. - Okay.
Sore hari yang penuh dengan semangat dan keceriaan.
Menu hari ini adalah kimchi dengan daging iga dan kotak bekal.
Makanan yang mereka persiapkan seharian ini akan di bagi untuk para tamu mereka.
Sayang, apa kita pergi kamar Se Ho saja?
Halo!
Halo! Kamar Se Ho ada berada di paling ujung.
- Di paling ujung. - Okay.
- Ji Young, nikmati santapanmu. - Terima kasih, Se Ho!
Kamarmu cantik!
- Aku bersyukur makan di kamar anak kita. - Tidak dingin?
Sebentar aku ingin melakukan sesuatu.
Menurutku kamarnya cukup hangat untuk kau bisa tidur disini.
- ayo geser kasurnya dulu. - Tentu.
- Geser satu saja. - Di tumpuk dengan yang lain saja.
[Bahu membahu dengan iparnya Dong Wook.]
- Silahkan nikmati makananmu. - Terima kasih banyak!
kau bisa gunakan kasur sesuai yang kau mau. Buatlah nyaman.
Wow.
[Ibunda Young Ji sepertinya bahagia untuk anak nya.]
[Anak ku yang manis... kau baik saja kan?]
Orang tuamu disini adik Dong Wook dan suaminya disini.
Cheers!
- Aku membuat semua ini. - Terima kasih.
- Bersulang untuk Dong Wook! - Bersulang!
Sekali lagi, Dong Wook. Ayahku suka sekali bilang 'Bersulang.'
Bersulang!
- Nana, kau ada kimchi? - Kimchi?
- Kau punya? - Sepertinya begitu.
[Ji Young membandingkan kotak bekalnya dengan kotaknya Gook Ju.]
[Dia menukar kotak bekalnya dengan milik Gook Ju, karena terlihat banyak.]
[Ambil poto setelah sukses bertukar kotak.]
[Para member dan tamu sisanya berkumpul di meja makan.]
Jadi apakah akan lama sekali?
Berakhir... Akan berakhir di akhir april.
[Ryohei dan temannya Yuki berbahasa Jepang!]
Jadi dia kontrak bersamamu? Benarkah?
Teman Ryohei syuting drama di Taiwan?
Ya, aku syuting drama.
Yuki juga model di Korea.
Baru baru ini, dia berakting dan model di Taiwan.
Apa kau berbahasa Taiwan saat berada di sana?
- Ya harus. Ya. - Benarkah?
Kalo gitu berapa banyak bahasa yang kau kuasai?
Jepang, Korea...
- Aku tidak begitu lancar bahasa Korea. - Sepertinya kau lebih baik dariku.
Walaupun kau orang Jepang...
Kau juga seperti orang Korea dan juga Taiwan.
Dia tidak terlihat orang Korea.
- Pertama lihat aku kira dia Korea. - Aku juga.
Malah bahkan kita yang tidak terlihat seperti orang Korea.
Iya benar!
Percakapan mengalir dan tiada habisnya di dalam rumah ini.
[Siapa orang yang paling ingin kau temui di Natal ini?]
[Kesan pertama antara Jong Ok dan keluarga Young Ji?]
- Ini teh jagung nya. - Terima kasih.
- Kapan kau membuat ini? - Sudah dibuat sebelumnya.
- Terima kasih. - Walau kita yang buat, tapi ini cukup enak.
- Semuanya buatan sendiri. - Kita membuat semuanya sendiri.
- Coba iganya. - Oke.
Aku yakin ayah pasti sangat sedih saat ini.
Benarkan ibu?
- Ayakhu... ya. - Apa ayahmu penggemar?
Ayahku ingin sekali datang kesini.
Dan terlebih lagi kalau dia tahu kita semua makan bersama seperti ini...
Apa Young Ji selalu suka menari dan menyanyi di saat kecilnya?
Dia seperti sinar matahari.
Dia langsung menari dan menyanyi jika kita menggelar matras.
- Kedua anakmu? - Ya.
Untukku... Jika sesuatu...
Aku menyukainya kalo ada orang meminta ku menari dan bernyanyi.
Anaknya Jong Ok dan aku usianya sama.
- Aku dengar dia belajar di luar negeri. - Dia sudah di tahun senior di kampusnya.
- Dia pergi dari umur 7 tahun? - Ya.
- Oh begitu. Apa dia belajar di Amerika? - Ya, dia belajar di Amerika.
- Kau pasti sangat merindukannya. - Anakku?
Ya, dia pulang kalau sedang liburan.
[Dia bilang sering bertemu, tapi dia sangat merindukannya.]
Dan dia harus melakukan semuanya sendirian
Ya, dia harus.
Bahkan di dalam negeripun, generasi sekarang sangat berbeda.
Sakarang ini benar benar tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mereka.
- Kau benar. Yang bisa di lakukan hanyalah - Berharap dan berdoa untuk mereka.
Yang bisa dilakukan hanya melihatnya dan memberikan nya kata kata semangat.
Tapi tetap saja hidup sendiri di negara berbeda sungguh sangat hebat.
Dia sendirian sejak di tahun smp nya.
Sama seperti Young Ji.
Jong Ok memikirkan tentang anaknya di Amerika.
- Apa jurusannya? - Jurusan bisnis.
Wow.
Sangat berbeda dari akting kan?
Orang bertanya kenapa dia tidak ingin menjadi aktor.
- Pasti dia sangat cantik. - Dia tidak.
Dia lebih atraktif daripada cantik.
Tapi dia tidak ingin menjadi aktris
karena melihat semua penderitaan yang aku alami.
Itu benar.
Aku sangat bersemangat dengan acara ini ! Pasti akan selalu menarik.
Kita bertiga sangat lucu. Pertama seperti ini...
[Mereka benar benar terlarut dengan ceriatnya Jong Ok.]
Tidak banyak orang yang berkesempatan berada di posisinya Young Ji.
Dia sangat beruntung.
Ini benar benar enak. In lezat.
Jin Young, ini adalah makanan kesukaanmu. Rumput laut kering.
Kue beras dan rumput laut kering.
Setelah mereka debut, aku pergi mengunjungi mereka
dan aku sedih saat melihat tempat mereka.
Dan aku bilang, 'Hey, ayo makan daging . Aku dapat bayaran, ayo.'
Sungguh... Aku tak pernah melihat manusia makan segitu banyaknya.
- Setiap orang makan tiga porsi. - Apa?
- Per orang. - Tiga porsi apaan.
Kalian semua makan 20 porsi.
- Lima orang. - Ah, benar.
Aku makan banyak.
Dan lalu aku pergi ke kamar mandi sampai muntah lalu lanjut makan lagi.
Karena aku sangat ingin sekali makan
dan aku tidak tahu kapan kesempatan ini akan datang lagi.
- Seperti itukah? - Ya.
Saking ingin terus makan dia pergi ke kamar mandi sampai muntah.
Dan lima lima nya makan sampai 20 porsi lebih.
Man, itu sangat membuatku sedih.
- Sungguh.. - Aku sampai mual melihat mereka makan.
Setelah itu, Aku mengajak mereka ke supermarket dan menyuruh mereka untuk membeli apa saja.
Pertam tama mereka tidak mau. Dan lalu aku berkata 'Hey, ambil apa saja yang kau mau.'
Lalu, mereka hanya mengambil satu atau dua barang dan lama lama mereka terus ambil macam macam.
Ya dan kami malah mengambil snack daripada makanan.
Ya, macam macam snack dan biskuit. 'Hey, beli apa saja!'
Itu pertemuan kita pertama dan mereka kelaparan.
Dan saat itu, impianku adalah pergi ke Amerika
Dan bekerja sebaiknya didalam industri musik.
Aku tak peduli jika aku di bayar sedikit untuk karya ku.
Jadi aku bilang selamat tinggal danb pergi ke Amerika.
Aku kembali... dan kita semua mendengarkan musiknya bersama.
Kita lompat, teriak, dan menari berputar putar.
Sekarang ini kau bisa mengirim file hanya dengan e-mail
tapi saat itu kau harus terbang mengirimnya
dan membawanya dengan tangan sendiri kaset aslinya.
- Benar - Sekarang hanya dengan e-mail.
- Kita harus membawa sendiri. - Terlalu merepotkan.
Lampunya dimatikan
dan kita bersama mendengarkan karya terbaru kita.
Lampu dimatikan kita nyalakan musiknya
dan kita semua duduk berbarengan disana.
Pas lagunya dimulai, kita ber enam langsung berkata, 'Wow.'
Seperti itulah kita mengerjakan albumnya.
Karena kita bekerja keras membuat albumnya, Kita mengirim kasetnya ke Korea dengan surat.
Aku memberikan salinannya kepada teman Amerika ku dan untuk mengamankannya.
Aku membawanya sendiri aslinya ke Korea
Karena aku takut mungkin aku mati di pesawat.
Bagaimanapun albumnya harus di rilis jika aku mati masih ada yang lainnya.
Yang satu dengan temanku. Untuk yakin sampai di Korea.
Aku memikirkan segalanya agar semuanya terjadi.
Sungguh, kita membuat musik dengan harapan yang panjang saat itu.
Berbeda sekarang. Benar benar berbeda jaman sekarang.
Apakah aku yang menulis lagu atau bait... mereka bagaimanapun juga harus berhasil.
Bukan mereka saja, tapi aku.
Mereka juga merasa Aku bagian dari g.o.d.
Jadi apa kau tahu kenapa nama grup mu GOT7?
Itu aslinya adalah GOT6.
Kita berenam memikirkan sebagai satu grup.
Itu lah darimana nama GOT7 berasal.
Itulah mengapa nama grup mu adalah GOT7. Kita dulu adalah GOT6.
Dan kita mulai jadi sukses mendadak karena kerja keras kita.
Itu adalah saat saat bahagia. Aku sangat bahagia.
Pada dasarnya, kita memberitahu untuk bersenang senang dan nikmati harimu.
- Kau harus benar bnear menghargai momenmu. - Benar.
Juga... saat ini mungkin kita susah, tapi bila kau melihat lagi...
- Kau akan bahagia. - Sebelum kau jadi sukses...
Kau sadar betapa berharganya saat saat susah kami
dan betapa serunya kita.
Tapi kau tidak merasakan itu ketika kau sedang menderita.
Itu sangat sulit rasanya seperti itu.
Aku harap kalian akan menghargai saat sulit kalian nanti.
Sungguh.
[Natal tambah nikmat karena bersama teman lama.]
Aku lihat kau melakukan foto sesi.
- Aku mendapat banyak kritikan - Kenapa?
Terlalu cabul.
- Menurutku kau cantik. - Orang bilang itu berlebihan.
Lupakan mereka! Kau yang putuskan itu berlebihan atau tidak.
Bukan mereka yang putuskan. Lakukan seperti yang kau mau.
Aku tidak tahu kenapa mereka mengambil gammbar kakiku
Tapi mereka hanya berpikir itu adalah sebuah seni.
- Ini sedikit... agak cabul. - Itu agak berlebihan.
Menurutku gak apa apa kok. Kau terlihat hebat.
Tidak banyak komedian mendapat pengalaman seperti ini.
Itulah kenapa aku merasa senang.
Maksudku penting untuk menghiraukan pendapat orang orang
tapi aku sangat senang untuk memperdulikan nya.
Ini diambil tidak begitu lama.
No comments yet. Be the first to leave one.