The first 200 lines.
"Drama ini fiksi, tokoh atau cerita tidak berkaitan dengan kenyataan"
"Pangeran Joohyang Lee Hoo, putra kedua Raja Seongjo"
Diam.
Ayo.
Buka pintu usungan ini.
Baik, Yang Mulia.
Cendekiawan Ha.
Kenapa kalian berdiri di sana? Cepat ambilkan kain bersih.
Baik, Yang Mulia.
Kamu baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Berikan kepadaku.
Sudah selesai.
Kalian boleh pergi sekarang.
Pendarahannya sudah berhenti.
Kenapa Yang Mulia melakukan itu?
Aku berusaha menangkap tikus yang menyelinap ke dalam usungan.
Kenapa harus memakai kapak hanya untuk menangkap tikus?
Kamu mau aku meminta maaf?
Yang Mulia tahu aku Ilwolseong. - Lalu?
Yang Mulia harus mulai memercayaiku sekarang.
Kudengar raja sejati memperlakukan rakyatnya dengan tulus.
Dengarkan aku baik-baik.
Selama ini kamu hidup sebagai Ilwolseong
dan juga Cendekiawan Ha dari Seomungwan.
Jika kubilang aku memercayaimu,
apa kamu akan percaya tanpa ragu?
Aku tahu pasti sulit bagi Yang Mulia untuk memercayaiku sekarang.
Namun, aku sudah bersumpah
sebagai Ilwolseong juga.
Apa yang membuat Yang Mulia takut?
Aku
tidak takut apa pun.
Aku tahu.
Yang Mulia tidak takut apa pun.
Jadi, Yang Mulia tidak perlu khawatir.
Aku akan memercayaimu, Ilwolseong
karena kamu akan mati setelah Upacara Penyegelan.
Baiklah, Cendekiawan Ha.
Maksudku, Ilwolseong.
Karena kamu berjanji akan mengirim Iblis kepadaku,
aku akan mulai memercayaimu.
Ayo pergi sekarang. - Baik, Yang Mulia.
Yang Mulia akan menyadari secara perlahan
apa itu ketakutan yang sesungguhnya
dan bagaimana ketakutan melemahkan dan menyulitkan
kehidupan seseorang.
Silakan.
Ayo.
"Episode 13, Upacara Penyegelan"
Hei. - Astaga, hentikan.
Lihat di sana.
Entah apa tangannya baik-baik saja.
Dia terluka karena aku lagi.
Upacara Penyegelan akan diadakan.
Bagaimana kamu tahu?
Itu karena Pangeran Joohyang yang mengawasi persiapannya.
Apa?
Pangeran Joohyang yang mengawasi bukan Pangeran Yangmyeong?
Ya.
Aku tidak akan membiarkan Iblis dikurung
dalam potret Raja.
Apa maksudmu?
Aku akan
menyerahkan Iblis kepada Pangeran Joohyang.
Dia sudah bersiap agar Iblis merasukinya
sejak lama.
Dia akan mengambil Iblis itu dari tubuh Cendekiawan Ha?
Sulit kupercaya.
Jika ada cara lain untuk mengeluarkan Iblis dari tubuhmu,
mereka tidak akan
menyiapkan Upacara Penyegelan.
Jika menjadi kamu,
aku akan memercayai ucapan Raja dan Pangeran Yangmyeong.
Kalau begitu, aku harus menuruti mereka
saat aku tahu kamu mungkin akan menjadi gila setelah upacara itu
padahal mereka hanya ingin mengurung Iblis dalam diriku?
Cendekiawan Ha, jika kamu melakukan ini demi aku,
tolong pertimbangkan sekali lagi.
Apa kamu sudah lupa bahwa
Pangeran Joohyang mencoba membunuh ayahku di Maejukheon?
Dia orang yang berbahaya.
Aku sudah memikirkan hal itu cukup lama selagi di penjara.
Jangan berpikir aku membuat keputusan ini
hanya demi kebaikanmu.
Kurasa rencananya ini
akan makin mengancam keselamatannya.
Kenapa...
Kamu akan tinggal di sini untuk sementara.
Beri tahu aku kalau kamu merasa tidak nyaman.
Ya, Yang Mulia. - Selain itu,
aku ingin meminta bantuanmu sebagai Ilwolseong.
Apa pun untukmu, Yang Mulia.
Aku harus menemukan benda suci.
"Benda suci, benda dengan kekuatan ilahi"
Benda suci?
Itu benda yang harus dimiliki orang
yang ingin dirasuki Iblis.
Aku mencari cincin yang biasa dipakai Raja Youngjong.
Cincin?
Itu memiliki kekuatan ilahi
agar aku tidak kehilangan kesadaran meski Iblis datang.
Dengan itu, aku bisa menggunakan
kekuatan Iblis sesuai keinginanku.
Tapi kenapa kamu memintaku mencarinya?
Saat raja terdahulu mengurung Iblis,
dia meninggalkannya di Jokyeokjeon.
"Jokyeokjeon, kantor yang bertugas atas ritual langit dan bintang"
Lalu orang terakhir yang memilikinya
adalah Ha Sung Jin yang mengepalai Jokyeokjeon.
Mendiang ayahmu.
Mungkinkah benda suci yang dia cari...
Ini cincin giok pemberian ayahku kepada ibuku.
Mari kita periksa takdir itu.
Kamu bisa melihatku?
Aku bisa melihatmu.
Cincin yang membantuku melihat Nona Hong
di depan Iblis?
Menurutmu,
kamu bisa menemukannya untukku?
Ilwolseong dikenal sebagai Ketua Wolseongdang.
Dia punya koneksi dengan orang di setiap bidang
dan bisa mendapatkan informasi apa pun yang kita minta.
Jika kamu menaruh catatan berisi pertanyaanmu di kotak permintaan...
Berhenti. - Setelah itu lebih menarik.
Kamu akan bilang Ilwolseong memberimu jawaban.
Bagaimana kamu tahu?
Astaga.
Cendekiawan Ha bekerja sebagai ahli astronomi di Istana seumur hidup.
Lalu kenapa dia menjalani kehidupan ganda?
Kenapa?
Iblis, Cendekiawan Ha, dan Ilwolseong.
Pasti ada hubungan di antara mereka bertiga.
Apa ada cara untuk mengubah pikiran Cendekiawan Ha?
Apa ada sesuatu yang tidak kuketahui?
Aku penasaran apa yang dia pikirkan.
Jadi, satu-satunya cara kita bisa memanggil Iblis
adalah dengan menggunakan potret Raja?
Ya, itu benar.
Mantra 28 rasi bintang tidak akan berhasil
tanpa potret Raja yang dilukis pelukis ilahi.
Dan itu satu-satunya cara memanggil Iblis.
Menurutku,
akan sulit bagimu jika Iblis merasukimu
sebelum Upacara Penyegelan.
Cendekiawan Ha ada di sini, tapi aku tetap tidak bisa...
Kamu menunggu 19 tahun.
Kamu hanya perlu menunggu beberapa hari lagi.
Kamu bertanya kepada Cendekiawan Ha di mana benda itu berada?
Ya, sudah, tapi sepertinya dia tidak tahu.
Apa yang terjadi jika upacara ditunda sampai kita menemukannya?
Tidak bisa.
Selama 19 tahun terakhir sejak kematian Tuan Ha Sung Jin,
benda suci tidak bisa ditemukan.
Kamu tahu kita tidak bisa menemukannya dalam beberapa hari.
Bahkan jika Iblis tidak terkurung,
dia akan mengambil alih wadah secara bertahap.
Cendekiawan Ha dan Iblis akan segera menjadi satu.
Jika itu terjadi, entah Upacara Penyegelan
atau ritual untuk mengambil alih akan sia-sia.
Karena itu, begitu hari baik untuk Upacara Penyegelan ditetapkan,
kamu harus bergegas.
"Hari baik, hari terbaik untuk acara penting"
Cendekiawan Ha.
Iblis? - Apa ini kekuatan ilahi?
Aku menemukan mataku.
Jangan mendekat.
Ha Ram!
Keluar
dari tubuh putraku.
Ingatan apa ini?
Apakah ini energi Iblis?
"Raja Seongjo, raja keempat"
Ayah.
Mungkin sulit
untuk mengurung Iblis dalam potret Raja
sesuai keinginan Ayah.
Hoo...
Pangeran Joohyang
berencana membiarkan Iblis merasukinya.
Apa yang harus kulakukan? Ayah.
Jika Upacara Penyegelan diadakan sesuai rencananya,
itu bisa menyebabkan pertumpahan darah
bagi negara ini,
yang sangat ingin Ayah cegah.
Dia bekerja dengan baik.
Aku bahkan bisa merasakan roh Kakek.
Aku tidak suka pewarna merahnya,
jadi, aku pergi ke gudang untuk mencari pewarna lain.
Kamu tidak lelah?
Aku baik-baik saja.
Itu tidak penting sekarang.
Kudengar Yang Mulia Raja tidak sadarkan diri.
Yang Mulia
baik-baik saja?
Ya, aku baik-baik saja.
Jangan khawatir.
Upacara Penyegelan akan diadakan sesuai rencana.
Namun, karena Raja terbaring sakit,
kakakku, Pangeran Joohyang, akan mengawasi upacara itu.
No comments yet. Be the first to leave one.