Pedicab Driver

Pedicab Driver (群龍戲鳳)

Download Indonesian Subtitle

Release info

(WARNA)Pedicab Driver 1989 Bluray720p 480p Pahe me
A Commentary by Fathir Agry
Diterjemahkan bersama Agoesinema

Tags

BluRay
720p
720
480p
480
Published on: 2020-04-11
Downloads: 82
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

TUKANG BECAK

Kue beras!

MACAU 1954

Bakpao!

Bagaimana? / Belum datang

Ada apa? / Tunggu sebentar

Kucing

Ikanku?

Kubunuh kau!

Apa lidah kalian digigit kucing?

Jika tidak bicara kita perang

Tidak mau bicara? Kuhitung sampai 10

Jika tidak bicara, kita pakai kekerasan

Abang Tung belum datang. Bagaimana ini?

Kita harus berimprovisasi

Kau yang membujuk

Kau yang galak

Biar aku yang mengejek

Mereka terlalu banyak

kita harus kompak.

Waktu habis, kita mulai saja.

Abang Tung / Kami sudah menunggu

Duduk saja

Mari kita berunding.

apa keinginan kalian para kuli?

Kampret!

Cebong!

Kau mengejekku! / Kau yang mulai!

Lupakan saja, ayo berunding.

Lupakan, duduk lagi.

Kalian tukang becak serakah mengambil penumpang, mengambil barang

Kami dapat apa?

Bakpao!

Bakpao gundulmu!

Bukan urusan kita, duduk saja.

Lalu kalian mau apa?

Kalian ambil penumpang, kami yang angkut barang

Bagaimana dengan tas jinjing?

Kami yang angkut

Apa? kau mau penumpang kami meninggalkan tasnya di trotoar?

Apanya yang lucu?

Kita sepakat?

Tenang dulu!

Apa salahku, kenapa dipukul?

Tan, baik kita sepakat kalian angkut barang dan kami penumpang.

Penumpang yang membawa tas, biar memutuskan sendiri

Kedengarannya adil

Mari berjabat tangan

Buat apa kita ribut?

Kita sama-sama cari nafkah

Ayo jabat tangan, kita berdamai mulai sekarang.

Bajingan, kubunuh kau!

Pengkhianat!

Pengkhianat!

Dia tahu jurusku

Ah... ini menyenangkan sekali...

Ayo siapa lagi!

Berhenti!

Sudah!

Berhenti!

Cukup!

Berhenti!

Aku mengajak damai, kenapa menyerang?

Apa? Anak buahmu mau membunuh kami

Dia bukan anak buahku.

Bukan...

Aku tadi mengejar kucing yang curi ikanku

Mengejar kucing?

Aku tidak bermaksud...

Tanpa pisau!

Tanpa ikan!

Ini bukan salahku!

Kejar dia!

Mati aku!

Aku masih hidup?

Jangan bunuh aku...

Aku tidak bersalah... aku takut! Jangan pukul aku.

Kuei-chi, Ho-hua, ambilkan aku tepung.

Yah-ching, ambilkan aku handuk

Yeh-chi, angkat kayu ke dalam.

Tapi belum hujan

Siapa tahu sebentar hujan.

Lekas angkat

Kau...

Aku mau pipis

Oh cepatlah

Ping.

Ayo kita keluar makam malam

Tidak bisa

Aku sudah memesan untuk dua orang

Lain kali saja

Ah, Ping!

Aku pergi bantu yang lain.

Jangan berisik

Kalian sedang apa?

Ada apa?

Lihat kakinya

Oh, kalian iseng saja.

Kau?!

Membakarku?

Kubalas kau!

Bukan aku!

Aku melihatmu

Hati-hati guru, kakimu bisa terbakar

Kaki ini sudah sering memadamkan api

dan menendang ribuan penjahat

Pantas kau tenang

Tentu saja

Biar aku bantu

Remuk jariku!

Tidak apa-apa 'kan?

Fat Tung, pergi dari sini

Jangan kembali kesini, dan buat keributan di sini

Apa salahku?

Kau menyerang karyawanku

Karyawanmu yang menggangguku

Aku hanya membela diri.

Kau menyalahkan aku, sementara aku coba membantumu?

Kau dendam padaku!

Kau tidak berhak menuduh sembarangan

Kau bilang aku tidak berhak?

Guru Fang / Jangan membelanya!

Dia binatang, dia menyerang Ping.

Aku tidak terima!

Tai, Ping bahkan bukan anakmu!

Ping, kau dengar itu?

Mulutnya sangat kotor, Memaki aku dengan "tai"

Guru Fang, cukup / Cukup?

Ping jangan membelanya, dia bisa mengambil keuntungan darimu

Dia itu pemalas, pemabuk, suka berkelahi, suka mencuri

Apa kau bilang?

Itu benar, aku hanya mengingatkan Ping

Ping, bergaul dengannya hanya akan membuat nama baikmu hancur.

Jika dia ke timur, kau ke barat

Jika dia mendekat, menjauhlah

Dekat-dekat dengannya kau bisa sial.

Kau sudah selesai, Bandot?

Kau sendiri sudah selesai?

Semua tahu yang kukatakan itu benar

Anak nakal, dimana kau belajar sopan santun seperti itu?

Beraninya kau memaki Guru Fang?

Bibi.

Kau dengar dia menghinaku

Aku hanya dengar ocehanmu!

Cepat minta maaf pada Guru Fang!

Bandel.

Tidak usah, biar aku yang pergi. anak muda tidak menghargaiku lagi.

Guru Fang, sabar.

Biar kuajari dia sopan santun.

Tung!

Tidak perlu teriak, aku dengar.

Lekas minta maaf pada Guru Fang

Kujewer kupingmu, lekas minta maaf.

Maaf

Guru Fang, maafkan kelancangannya.

Dia mengganggu Ping, salah satu karyawanku, tanggung jawabku.

Terserah Ping, memaafkan atau tidak

Baiklah, kurasa kita lupakan saja.

Sifat pemaaf seperti itu hanya datang dari seorang Budha

Tapi aku yang mirip Budha!

Diam! Ikut aku

Lepaskan aku

Dia sudah tidak lihat

Kau tahu keadaanku di sini

Tidak usah ribut dengannya

Aku besok ke Hongkong selama sebulan

Usahaku bisa gulung tikar, jika kau terus mengganggu Guru Fang

Tidak

Dia marah pun, kau masih gampang dapatkan pelanggan.

Maksudmu?

Badan mereka semok dan kencang

Kurang ajar!

Gampang.. gampang..

Kalau gampang, kau cari lalu nikahi

Tapi kau harus bayar

Bibi, bicaramu seperti germo saja.

Sembarangan kalau ngomong!

Kau bukan anak kecil lagi

Kalau mau disukai perempuan, dewasalah

Cukup bibi.

Aku harus kerja

Hati-hati, selamat tinggal

Jaga dirimu, Gendut.

"Dia menatap matanya dengan penuh kasih.."

"...dan Tsui Ying merona seperti mawar pagi..."

Sudahi baca roman picisanmu itu, membosankan.

Tutup kupingmu jika tak suka

Langsung saja ke bagian vulgarnya

Jangan berisik, nanti 2 temanmu itu datang makan bersama kita

Mereka tidak banyak makan!

Saat kalian bertiga selesai makan aku masih menyuapi si kecil

Tapi dia 'kan masih menetek

Mana bisa menetek jika aku tak makan

Anak-anak juga sudah besar

Besar?

Anak-anakmu masih perlu menetek

Belum lagi meneteki bapaknya!

Jangan bicara begitu di depan anak-anak, makan.. makan..

Jaga mulutmu

Ping / Tung

Pedicab Driver subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left