Teacher's Pet

Teacher's Pet

Download Indonesian Subtitle

Release info

Teachers Pet 2024 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:05:18

Tags

webdl
Published on: 2024-12-24
Downloads: 415
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 188 lines.

Kau gagal.

Otakmu lemah.

Tapi aku tahu caranya

agar kau lulus.

Tidak akan ada yang tahu tentang ini, oke?

Jika kau memberi tahu siapa pun,

aku akan menghancurkan hidupmu.

Kau mau?

Kenapa kau menangis?

Kau tahu...

Saat aku sedih,

ibuku membelikanku permen lolipop.

Ini, ambil ini,

agar kau tidak sedih lagi.

Ini.

Kenapa kau sedih?

Kau tidak akan mengerti.

Hah?

Aku sudah belajar,

aku bahkan masih peringkat delapan.

Aku bisa memahaminya.

Ngomong-ngomong, namaku Kyla.

Kau? Siapa namamu?

Tanya.

Kyla!

Kyla!

Kyla!

Aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa.

Jangan menangis lagi, oke? Sampai jumpa!

Teman-teman! Bu Tanya datang!

Kau cantik sekali Bu.

Oh, kau hanya menyanjungku, Castro.

Masuklah ke dalam agar kita bisa memulai kelasnya.

Uh... Ya, tentu saja.

- Biar kubawakan Bu. - Terima kasih.

- Hai, Bu. Perhatikan langkahmu. - Hai. Terima kasih.

- Hai, Bu. - Halo. Hai.

Bu, ibu tidak bosan tersenyum?

Itu,

sejak kau jadi guru di sini tahun lalu,

aku belum pernah melihatmu cemberut pada siapa pun.

Seperti itulah aku sebenarnya.

Aku mau membuat semuanya bahagia,

pikiran positif, sehingga aku bisa menyebarkan pada orang di sekitarku.

Kau manis sekali, Bu... Maksudku... kau baik sekali, Bu.

Tidak seperti sebagian guru yang sudah uring-uringan di pagi hari.

Kuharap semua guru sepertimu, Bu.

Mereka menjengkelkan.

Dasar anak nakal, kau banyak bicara.

Kau juga harus tersenyum pada semua gurumu,

kau tidak pernah tahu, bisa jadi kau akan membuat hari mereka lebih baik.

Oke.

Robin!

Saatnya makan!

Aku dari tadi memanggilmu!

Ups!

Kau terlambat.

Upacara bendera sudah dimulai.

Ketua, aku hanya terlambat lima menit.

Ayolah. Benarkah?

Biarkan aku masuk.

Peraturan tetap peraturan.

Aku hanya menurutinya.

Selamat pagi.

- Hai, Bu. - Hai.

Selamat pagi.

Hey.

Oh?

- Kemana kau akan pergi? - Kau sangat kejam!

Ouch!

- Tolong berbaris. - Terima kasih, Ketua!

Bagus. Cantik.

Bagus. Masukkan lebih banyak tepungnya.

Oh!

Robin, apa yang kau lakukan?

Apa yang terjadi padamu?

Kenapa kau terlihat seperti itu?

Kau berantakan sekali.

Lihat dirimu, kalian berkeringat seperti main-main.

Kau tahu apa yang kau lakukan?

- Bukannya aku sudah mengajarimu? - Ya, Bu!

Lihat, itu retak. Taruh sedikit tepung di atasnya.

Taruh dan gulung.

Tidak bisakah kau melihatnya retak? Bagus. Seperti itu.

Ah.. Ada masalah?

Tidak, Bu.

Apa yang terjadi dengan wajahmu?

Oke.

- Kau perlu menambahkan lebih banyak tepung. - Seperti ini?

Ya.

Robin.

- Robin? - Oh... Bu.

Kau baik-baik saja? Kau terlihat agak aneh.

Uh... Tidak apa-apa. Aku mungkin lapar.

Kau lapar tapi kau malah minum minuman ringan.

Kau bisa sakit.

Tidak, Bu. Aku akan jaga diriku.

Aku tetap akan menikah denganmu...

Dasar anak nakal!

Baiklah, aku akan pulang. Kau pulang dan makan, oke?

Jangan melewatkan waktu makan.

Sampai jumpa, Bu.

Castro, kenapa kau belum pulang?

Bu, selamat Hari Guru.

Oh...

Bukannya ini terlalu berlebihan? Kau ada-ada saja.

Ini tidak berlebihan, Bu.

Eh...

Selain itu, kau pantas mendapatkannya. Kau sangat baik.

Terima kasih Robin.

Uh... Bu, aku...

Ada sesuatu yang mau kukatakan...

Apa itu?

Bu, aku menyukaimu.

Bukan sekadar sebagai guru.

Aku menyukaimu sebagai seorang perempuan.

Aku tahu... aku tahu itu salah. Aku tahu itu tidak mungkin tapi...

Tapi aku tidak bisa menyembunyikannya lagi, Bu.

Aku sangat menyukaimu.

Bu, boleh aku merayumu?

Kau benar-benar ada-ada saja. Kau selalu memikirkan hal-hal gila.

Terima kasih sudah menyukaiku,

tapi... maaf, aku tidak bisa menerima permintaanmu.

Kau muridku, dan aku gurumu.

Hanya itu yang bisa terjadi, oke?

Menyukai seseorang boleh saja, asal bukan aku. Oke?

Kau punya banyak teman sekelas yang baik dan cantik.

Kenapa tidak fokus pada mereka saja? Oke?

Hati-hati dalam perjalanan pulang.

Hei!

Ups...

Maaf...

Brengsek!

Sial!

Hei lihat Bu Tanya dan Pak Hugo. Mereka terlihat seperti pasangan. Manis sekali.

Mungkin mereka pasangan. Mereka selalu bersama.

Mereka sangat lucu. Dia cantik dan dia tampan.

Dia tidak secantik itu, dia hanya berkulit putih.

Ayolah, dia cantik.

Dua untuk dia dan tiga untukku. Pas.

- Buatlah empat untuk kita. - Tidak ada lagi yang tersisa?

Itu saja untuk hari ini.

Mohon dipelajari. Besok kita ulangan oke.

- Kelas bubar. Sampai besok. - Terima kasih, Bu.

- Terima kasih, Bu. - Terima kasih. Sampai jumpa.

- Ayo pulang! - Hati-hati di jalan.

Hati-hati, bro.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Eh, Bu...

- Kau butuh bantuan? - Tidak, aku baik-baik saja.

Kenapa kau masih di sini, Robin?

Kau belum pulang?

Ada masalah?

Baiklah, aku akan pergi sekarang.

Berhati-hatilah.

Bu...

Aku tahu rahasiamu.

Pegang ini dan ikuti aku ke rumah.

Ayo masuk ke dalam dan bicara.

Bu...

Ada apa antara Ibu dan Kyla, Bu?

Kau melihatnya, kan? Kenapa kau masih bertanya?

Kalian pacaran?

Kami sudah saling kenal sejak lama.

Bahkan sebelum aku jadi guru.

Tapi kami dekat baru tahun lalu.

Robin, kumohon, jika masih ada rasa hormat yang tersisa di hatimu,

jangan beri tahu siapa pun tentang apa yang kau lihat, oke?

Kumohon...

Kumohon...

Aku akan melaporkanmu, Bu.

Apa yang kau inginkan?

Ini yang kau inginkan?

Bu...

Robin punya senyuman yang berbeda...

- Hah? - Kau menganggapku bodoh?

Apa terjadi sesuatu yang tidak kuketahui?

Kau terlalu banyak berpikir.

Fokus saja pada pelajaranmu, ulangan segera tiba.

Semua orang di kelas kami tahu Robin tergila-gila padamu.

Aku tahu. Maka dari itu kita perlu berhati-hati.

Kenapa begitu?

Dia sudah tahu tentang kita.

Dia melihat kita beberapa hari yang lalu.

Dia bahkan merekam video.

Apa?

Tapi, jangan khawatir.

Sudah kutangani. Aku tahu caranya.

Teacher's Pet subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left