Release info

번외수사 Team Bulldog Off-Duty Investigation E03 200530 1080p WEB-DL H264 AAC-iQIYI
번외수사 Team Bulldog Off-Duty Investigation E04 200531 1080p WEB-DL H264 AAC-iQIYI
A Commentary by RuoXi
Ep. 3

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2020-06-01
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 193 lines.

[ Acara ini mengandung iklan secara tersurat dan tersirat ]

[ Semua karakter, lokasi, organisasi, dan kejadian ]

Hei, jangan bilang ini ulahmu?

Astaga.

Bisa-bisanya dia membunuh

begitu dia kabur?

Jadi, kesimpulannya...

Menyentuhnya pun aku tak berani.

Situs web kita tak bisa diakses dan bekerja pun susah

saking banyaknya telepon masuk.

Bagaimana cara kalian mengatasinya?

Jika kalian pemimpin, bekerjalah yang becus!

Tapi berkat ini, publik tak memperhatikan kasus putra Anda

yang mengemudi saat mabuk.

Memangnya itu penting...

Benarkah?

Walau dia maniak membunuh,

bisa-bisanya dia membunuh seketika begitu kabur!

Astaga.

Kau yakin dia pelakunya?

Aku yakin. Pelakunya dia.

Ini ciri khas pelaku.

Publik tahu bentuk lambangnya kupu-kupu,

tapi bentuk spesifiknya tak diungkap.

Begitu, ya. Benar juga.

[ Jangan menugaskan kasus ini ke sebarang detektif. ]

Ajak detektif terbaik Divisi Detektif Khusus Provinsi.

Jika ini menjegalku untuk menjabat di Mabes,

tamat riwayat kalian. Paham?

Baik.

Bertindaklah sebelum sentimen publik memburuk.

Komandan Park.

Ya, Pak.

Tujuh tahun lalu, kau memenjarakannya, bukan?

- Kau menjadi kepala bagian karena itu. - Benar.

Pokoknya, kali ini tangkap dia.

Selidiki sendiri, independen dari satgas.

Biar kutegaskan.

Penghargaan diberikan pada yang pertama menangkapnya.

Paham?

Pokoknya, kali ini aku akan menangkapnya.

Tidak ada tanda masuk paksa.

Mungkin pelakunya sejak awal di dalam.

Atau dia kenalan korban?

Kita pastikan lewat CCTV.

- Kerja bagus. - Omong-omong,

aku harus pulang.

Dasar...

Itu dia.

Gang-ho.

Lihat pria ini.

Dia memotong antrean.

[ Pembunuh Berantai, Jang Min-gi, dan Gangster, Kang Soo, Buron ]

[ Warga sekitar resah akan pelarian mereka di siang bolong ]

Seperti adegan dalam film saja.

Belakangan, siaran berita selalu seru.

Semua saluran membahasnya. Kita jangan ketinggalan.

Kita harus tentukan topik siaran kita nanti.

Benar.

Saluran lain fokus pada kejahatan masa lalu mereka

dan berusaha menelusuri keberadaan mereka.

Tapi kita akan membahas hal yang luput dari pertanyaan,

yaitu hubungan Jang Min-gi dan Kang Soo.

Dua sipir penjara dan sopir truk tewas di tempat.

Sementara para tahanan lain terluka,

hanya Jang Min-gi dan Kang Soo yang kabur.

Kasusnya terkesan seperti lakalantas

akibat pengemudi mabuk karena sopir truknya mabuk.

Tapi bagaimana jika itu terencana?

Kau ingin membahas apakah pelariannya terencana atau tidak

oleh pembunuh berantai dan gangster itu?

Bisa juga.

Sopir penyebab lakalantasnya juga harus diselidiki.

Akan kuperiksa apakah dua felon itu pernah bertemu.

Akan kuumumkan di situs web kita menerima informasi apa pun.

Baiklah.

Pastikan kita mencapai 4,5 persen untuk rating target.

- Semangat. - Semangat.

Ayo.

Banner di situs ini terlalu kecil.

Bisa pindahkan ke tengah?

Ya. Aku sedang mengecek situs web kita.

Moo-young, masih punya berkas tentang pembunuh berantai kupu-kupu?

Kenapa? Mau?

Kenapa menangis?

Aku sedih karena ratingnya tidak naik.

Kau sedih karena muka jelekmu,

sedangkan aku frustrasi karena hidupku.

Hei, tunggu.

Ini.

Aku takjub

kau selalu menemukan yang kau cari di tumpukan sampah ini.

Itu keahlian luar biasa.

Bagus. Masih baru.

- "Sampah"? Berengsek. - Terima kasih atas berkasnya.

Astaga.

Menyebalkan.

Coba kulihat.

Tidak ada yang bagus.

Astaga.

Apa?

[ Aku satu sel dengan Kang Soo dan Jang Min-gi ]

Kim Jin-gyeong, korban pertama dari Pembunuhan Berantai Kupu-Kupu.

[ Dia bankir. Mayatnya dibuang di dekat mata air mineral. ]

[ Korban kedua Joo Hyun-jeong. Usia, 27 tahun. ]

[ Dia perawat. Mayatnya dibuang di tempat parkir. ]

[ Korban ketiga, Shin Young-eun. Usia, 38 tahun. ]

Astaga!

[ Korban keempat, Lee Ji-hyeon. Usia, 43 tahun. ]

[ Dia pengacara. Mayatnya dibuang di taman. ]

Dan ini Lee Seon-mi, korban terbaru.

Usianya 45 tahun, seorang dokter SpOG.

Dia dibunuh di rumahnya.

[ Seperti yang terlihat, ada lambang kupu-kupu ]

[ terukir di tubuhnya, seperti korban sebelumnya. ]

Sekian.

Ada pembunuh berantai berkeliaran di distrik kita.

Kau sempat-sempatnya menguap!

Aku bergadang tiga malam untuk menangkap pelaku.

- Maaf, Pak. - Gara-gara ini,

Divisi Detektif Provinsi meremehkan kita.

Apa bedanya antara kita dan mereka?

Anggaran penyelidikan.

Perbesar anggarannya.

Tutup mulutmu.

Hei, kau ingin jadi kepala bagian, 'kan?

Setelah aku dipindahkan ke Seoul, gantikan posisiku ini.

Kalian tak butuh promosi?

Mau hidup begini terus?

Komisaris berjanji siapa pun yang pertama menangkap

akan diberi penghargaan.

Harus kita yang dapat!

Jangan sampai Divisi Detektif Provinsi yang dianugerahi.

Dahulu siapa yang menangkap Jang Min-gi

- saat mereka berulah? - Kita, Pak.

- Kita menangkapnya! - Kita menangkapnya!

Kini kalian membiarkannya berkeliaran?

- Tidak, Pak! - Tidak, Pak!

Harus kita lagi yang menangkapnya!

Mari pergi ke Badan Metropolitan Seoul. Tujuan kita promosi khusus!

- Siap! - Siap!

Baik, mari dapat promosi khusus

dan makan daging iga bersama!

- Pak Kapol yang traktir! - Bagus!

- Terima kasih, Pak! - Daging iga!

Daging iga... Baiklah.

Baiklah.

[ Geledah tempat yang bisa jadi persembunyiannya. ]

[ Tim Dua, periksa semua rekaman CCTV di dekat lokasi lakalantas. ]

[ Tim Tiga, buat sketsa wajah Jang Min-gi, sebarkan, dan terima info yang masuk. ]

Ya, tolong hubungi kami.

Apa ini?

Kenapa banyak yang memakai masker?

Mungkin kadar debu halusnya parah.

Debu halus menghalangi penyelidikan.

Kenapa banyak yang memakai topi juga?

Siapa yang pesan cheonggukjang? Makanannya datang.

Aku.

Besar sekali porsinya. Aromanya sedap.

Letakkan di sini. Terima kasih.

Bau cheonggukjang!

Gang-ho, jangan boros untuk makanan.

Pho, susyi, malatang.

Kau mau mencicipi semua makanan di dunia?

Video CCTV malah tak kau tonton.

- Biarlah, kubeli ini dengan uangku. - Dasar.

Egois sekali.

Kau pikir kami suka makan ramyeon?

Aku suka ramyeon.

Kemarin, semuanya kutraktir daging sapi panggang.

- Tapi kau tidak kuundang. - Kenapa?

Jika kau energimu berlebih, kerjamu mengomeliku.

Lain kali kau akan kuajak makan salad prasmanan.

Kalau makan banyak sayuran, mungkin kau bisa lebih kalem.

Kelak kau akan tahu rasa kalau terus-menerus banyak tingkah.

Aku akan bekerja sebelum itu terjadi.

Dae-jin, putar ulang bagian itu.

- Tangan yang memotong kabel. - Bagian ini?

Berhenti.

Lihat. Ada bekas luka bakar.

Benar juga!

Pasti ini tercatat di rekam medis.

Bagus, Gang-ho.

Hebat juga kau.

Tunggu. Apa Jang Min-gi punya bekas luka bakar?

- Sebentar. - Coba kuperiksa.

[ Nama: Jang Min-gi, Tanggal Lahir: 27 April 1981 ]

Tidak ada bekas lukanya.

Lalu apa ini?

Jangan-jangan, Jang Min-gi bukan pelakunya?

Lalu tato kupu-kupunya?

Itu tidak masuk akal.

Apa mungkin itu ulah komplotan?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left