The first 117 lines.
=Ulang Tahun Kesedihan=
=Episode 14. Tidak akan Menyesal=
)
Murid Hye Min Ji.
Pengakuanmu akan memengaruhi perkembangan selanjutnya.
Iyakah?
Akan memberi dampak apa?
Murid, apa kau benaran pembunuhnya?
Atau,…
hanya seorang tersangka, ‘kan?
Selama kau mengatakan yang sebenarnya.
Bukankah sudah menjadikanku penjahat?
Akankah jawabanku berarti?
Apa?
Benar.
Sekarang ekspresimu adalah…
ekspresi yang menegaskan, bahwa akulah pembunuhnya.
Murid…
Oh, mungkin sekarang belum berpikiran begitu, ‘kan?
Karena belum menemukan…
Anaknya mati, kau pikir ini di mana? Lelucon apa itu?
Anaknya mati?
Kau pikir kau siapa? Beraninya memakiku!
Apa kau ingin melepaskan seragam polisimu?
Polisi.
Aku ingin pergi ke toilet.
Aku bisa pergi, ‘kan?
Ha Rin Oh.
Seo Jun Ji berada di mana?
- Hari ini, Seo Jun Ji… - Pulang lebih awal.
Pulang lebih awal? Kenapa?
Bukankah dia pergi ke rumah sakit?
Tidak, kenapa dia ke rumah sakit?
Karena setelah Kakak Seo Jun ditangkap, Ibunya pingsan.
Ada apa? Kenapa kau seperti baru pertama kali mendengar berita ini?
Apa kau tahu di rumah sakit mana?
Rumah sakit tempat Seo Jun Ji dirawat terakhir kali.
Setelah pulang sekolah, kita pergi menjenguk bersama.
Hei!
Dia kenapa?
Karena biasanya, pasien bergejala gangguan saraf,…
jadi, pingsan saat menerima pukulan besar, itu hal yang wajar.
Setelah sadar, lebih baik membiarkannya tenang untuk sementara.
Cepat keluar.
Halo, Seo Jun Ji.
Kenapa kau meneleponku berkali-kali?
Kak Hye Min kembali ke masa lalu.
Apa yang kau katakan? Apa maksudmu?
Itu 10 tahun kemudian, Kakak bakar satu foto lagi setelah keluar dari penjara.
Tidak tahu bagaimana dia tahu aku masih memiliki foto, dia datang ke rumahku.
Namun, bukankah sekarang Kakak sudah ditangkap?
Meski kembali juga tidak berguna.
Polisi belum menemukan bukti akhir.
Sebelum Kakak turun tangan, kita harus menemukannya dahulu.
Bukti apa? Bukankah kita sudah menemukannya?
Masih ada satu lagi.
Jaksa bilang sudah temukan petunjuk penentu kecurigaan pembunuhan.
Senjata pembunuhan itu pisau ukir yang disimpan di Ruang Seni sekolah.
Seharusnya, sekarang pisau ukir yang dipakai Kakak masih ada di sekolah.
Kakak akan melakukan yang terbaik untuk menghancurkan alat kejahatan itu.
Jadi, kita harus menemukannya dahulu.
Kenapa menggunakan begitu banyak air?
Murid, apa kau belum selesai?
Jika kau tidak menjawab, aku akan membuka pintu.
Apa kau sudah menemukannya?
Belum, sepertinya bukan di sini.
- Pergi ke Ruang Seni dan memastikannya. - Baik.
(Selamat datang di Klub Fotografi SMA Seoyeon)
Gawat.
Bagaimana?
Sungguh maaf. Tidak mungkin rusak, ‘kan?
Kulihat dahulu.
Sepertinya tidak apa-apa.
Lupakan saja.
Tidak, kenapa hanya barang ini yang jatuh?
Ayo, pergi.
Bagaimana bisa tidak ada?
Tentu saja sudah tidak ada di sana.
Lalu?
Tentu saja ada padaku.
- Apa ada pada Guru? - Benar.
Karena untuk sementara tidak bisa mengajar di sana.
Lalu, apa pisau ukir juga ada pada Anda?
Kenapa kalian mencari pisau?
Karena akhir-akhir ini kami sangat tertarik untuk mengukir. Benar, ‘kan?
Apa?
Benar, sangat tertarik.
Iyakah?
Tak diduga, anak klub fotografi tertarik untuk mengukir.
Namun, karena anak-anak selalu menggunakannya sembarangan,…
jadi, kami memutuskan hanya dipinjamkan kepada orang klub kita saja.
Kami akan berhati-hati. Bisakah Anda pinjamkan pada kami satu kali?
Kami pasti akan mengembalikannya.
Baiklah.
Namun, itu sudah dipinjam oleh orang klub.
Aku ingin bertanya, di mana kegiatan klub dilaksanakan?
Kenapa? Apa kalian masih ingin meminjamnya dari mereka?
Setidaknya, ingin coba bertanya.
Karena sekarang Ruang Seni dilarang digunakan, maka seharusnya…
murid di tahun yang sama melakukan kegiatan di ruang kelas kosong.
Termasuk murid kelas satu, total 13 orang.
Ada 13 orang?
Tolong pergi ke SMA Seoyeon.
Maaf, bisakah kau meminjamkan ini untuk kulihat sebentar?
Terima kasih.
Murid, kau belum memberiku uang!
Hentikan, di sini ada apa?
Hei, Seo Jun Ji.
- Kau Seo Jun Ji, ‘kan? - Benar, ada apa?
Itu... Ha Rin Oh.
Dia bilang telah menemukan barangnya dan menyuruhmu ke atap.
Apakah sekarang?
Terima kasih.
Kakak, sepertinya ada yang meneleponmu.
- Telepon? - Benar.
Itu... aku memungut ini di perpustakaan.
Terima kasih.
No comments yet. Be the first to leave one.