The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 35"
Tunggu sebentar.
Halo?
Aku sudah mengirim presentasi itu sebelum meninggalkan kantor.
Maafkan aku.
Aku pasti melupakannya.
Biar kuperiksa dan kuhubungi kamu lagi. Baik.
Aku harus ke mobil. Masuklah lebih dahulu.
Baiklah. Silakan.
Aku segera kembali.
Dia tidak ada di rumah?
Kamu di rumah...
Apa yang kamu lakukan di sini?
Kenapa kamu ada di sini?
Dia agak mabuk.
Apa ini termasuk layanan jasa yang kamu berikan?
Kamu benar-benar melakukan apa pun untuk uang?
Apa? /- Bukankah kamu sedang hamil?
Apa kamu bahkan berkompeten menjadi ibu?
Nama mendiang suamimu Han Ji Sup, bukan?
Kamu tidak mengasihani mendiang suamimu?
Jaga mulutmu.
Entah apa yang kamu pikirkan,
tapi jaga mulut kotormu.
Pria ini
membantuku menjalankan usaha jasa layananku.
Kami pergi makan dan dia mabuk. Jadi, aku harus mengantarnya pulang.
Tapi dia muntah di badanku... /- Keluar.
Keluar sekarang juga.
Aku juga tidak ingin tinggal. /- Lepaskan itu.
Lepaskan dan pergi.
Maaf.
Kukira kartu memoriku tertinggal di mobil, tapi tidak ada.
Tidak. Aku akan kembali ke kantor sekarang.
Tolong tunggu 10 menit. Baik.
Maaf, tapi aku harus mampir ke kantor.
Aku akan kembali setengah jam lagi.
Tidak apa-apa. Kamu tidak perlu kembali.
In Wook tidak ada di rumah.
Aku juga akan pergi.
Aku akan naik taksi.
Kamu yakin?
Baiklah. Sampai jumpa besok.
Hati-hati di perjalanan.
Ji Sup?
Tunggu.
Ji Sup!
Permisi!
Tunggu!
Berhenti. Kubilang berhenti!
Ji Sup!
Mustahil.
Jika dia baik-baik saja seperti itu,
bagaimana bisa dia tidak mengenaliku dan Hae Sol?
Tidak mungkin.
Sadarlah.
Boleh aku berkata jujur sekali lagi?
Aku memang tidak bisa memilikimu,
tapi aku tidak ingin kehilanganmu kepada orang lain.
Tidak pernah.
Selamat tinggal.
Sejauh apa pun kita terpisah,
ini milikku.
Jangan lepaskan aku.
Tetap saja menyenangkan.
Aku melihat seseorang yang mirip denganmu,
itu saja sudah membuatku bahagia.
Tapi untuk kali ini,
aku ingin berpura-pura melihat dirimu.
Itulah yang ingin kulakukan.
Ibu melihat Ayah juga, bukan?
Kamu masih terbangun?
Aku benar.
Ayah turun dari surga
karena merindukan kita, bukan?
Tempo hari, dia datang untuk menemuiku
dan hari ini untuk menemui Ibu.
Benar. Begitulah adanya.
Kamu benar.
Ayah mengawasimu, ibu,
dan adik kecilmu
dari atas sana.
Dia pasti mengunjungi kita sesekali
ketika rindu
dan ingin melindungi kita.
Lihat? Ayah kita hebat.
Benar, Bu?
Tentu saja. Dia satu-satunya
ayah yang hebat.
"Grup Gangin"
Cara mengembangkan restoran menggunakan produk Gangin
bukan bertujuan untuk mengembangkan departemen,
tapi menggunakan sistem yang ada secara ekonomis.
Kami sudah menganalisis industri di Amerika dan Eropa,
para perusahaan terkemuka.
"Analisis Pemasaran 2018"
Inilah analisis pemasaran untuk kompetitor
dengan jaringan distributor yang sama dengan Gangin.
"Contoh Sinergi Sukses"
Gangin harus bisa mengharapkan
peningkatan pemasaran yang sama.
Kamu boleh pergi sekarang.
Suasana hatiku sedang baik, jadi, aku ingin makan enak.
Jangan cemaskan aku, pergilah.
Baiklah. Nikmati hidangannya. /- Baik.
Apa itu? Kenapa pemuda itu
sangat sopan kepada kakek itu?
Seolah-olah dia seorang pimpinan
Apa? kukira dia kakek itu pemulung.
Apa dia orang kaya yang berlagak miskin?
Aku merasa ada setan yang mengintai. Apa hanya perasaanku saja?
Pergilah.
Pergi!
Aku sudah mengisinya
dan putriku menghias amplopnya. Kamu bersyukur?
Apa ini?
Bayaranmu hingga saat ini.
Kamu sudah lama tidak berpenghasilan, bukan?
Kamu akan tersinggung jika kutolak, bukan?
"Jangan anggap aku jahat. Jangan meremehkan aku."
Aku sedih.
Kini kita saling mengenal baik, tapi kamu akan pergi.
Kamu akan senang.
Aku pegawai bermasalah.
Bos, kamu hebat menghadapiku.
Selain itu, ini juga.
Apa ini? Kamu membuatku gugup.
Sebenarnya, aku membuatkanmu seragam.
Aku membuatnya untukmu, jadi, simpanlah.
Desainnya lumayan bagus.
"Jasa layanan. Hubungi Kami"
Desain ini tidak ada duanya.
Aku tahu kamu akan menyukainya.
Baiklah. Kalau begitu,
ayo pergi. /- Apa?
Naiklah.
Aku sudah mendapatkan jaket bagus ini.
Aku akan menjadi pegawaimu untuk sehari lagi.
Kita belum menerima panggilan. Kita akan ke mana?
Jika tidak ada panggilan, kita harus membagikan selebaran.
Kamu menjadi malas?
Aku harus pergi sendiri?
Baiklah. Ayo.
Sebenarnya, aku ingin membawamu ke suatu tempat.
Baiklah, ayo.
Jalan!
Anda ingin menemuiku?
Duduklah. Silakan minum teh.
Tidak usah. Aku ada rapat penting,
jadi, aku harus pergi begitu berbincang dengan Anda.
Aku senang mendengarnya.
Semua orang mengatakan kamu berubah.
Perubahan bagus seperti ini sangat diterima.
Terima kasih. /- Tapi hidup memang lucu.
Saat hal baik mendatangimu, masalah terjadi.
Kamu setuju? /- Lanjutkan.
Kamu membatalkan JK?
Itu sudah ditetapkan. Kamu hanya perlu menekennya.
Evaluasi baru?
Kamu berencana menjadikan Grup Gangin
penipu kronis?
Dahulu Gangin memang penipu.
Perusahaan ini tidak layak,
tapi semua dokumen dibuat tampak menjanjikan.
Aku hanya meluruskan beberapa hal.
Kamu sungguh tidak pernah mengecewakan.
Kamu mengalihkan perhatianku
dan membuatku fokus.
Kamu harus mengirimnya ke sana?
Kamu mahir membuat orang lain merasa tidak enak, Bos.
Kukira kamu pegawai yang memahami bosnya,
tapi aku salah
Bawa ini.
Semuanya lebih mahal di Amerika.
Kita membuang-buang beberapa jam.
Kita sudah bisa melakukan berbagai pekerjaan selama itu.
Apa?
Kamu sedih kita melewatkan tugas layanan?
Konon, orang akan meniru orang lain seiring waktu.
Kamu sedih karena kehilangan kesempatan?
Aku punya kecenderungan meniru orang baik.
Apa? Orang baik?
Itu...
Maksudku. Dibandingkan dahulu,
kamu orang baik.
Pastikan kamu membawanya.
Jika meninggalkan salah satunya,
aku akan muncul di mimpimu dan menyiksamu.
Ayo makan.
Aku akan mentraktir dengan upah pemberianmu.
Tidak usah. Tukar menjadi dolar dan makanlah hamburger di Amerika.
Halo? Ini Hubungi Kami.
Mengantar bunga?
Tentu, kami bisa mengantarkannya ke pinggir kota.
Ya.
Baik. Kami akan mengantarkannya dengan cepat.
Ya, dengan pesan yang Anda minta.
Terima kasih.
No comments yet. Be the first to leave one.