The first 78 lines.
Kamu menyukaiku?
Sedikit Lebih Dekat
Apa yang kau lihat?
Ah, bukan apa-apa.
Chanyoung.
Kau tahu aku peduli padamu.
Jadi sedikit saran, jangan vlog.
Kenapa?
Wajahmu tak cocok untuk itu.
Keluarlah.
Maaf.
Kode pintunya harus kuganti.
Kalau dipikir-pikir, siapa tahu bakalan seru.
Baiklah.
Dan juga, aku minta tolong.
Tak mau.
Aku bahkan belum bilang!
Kau mau tukaran sif lagi, 'kan?
Duh, kau seram juga.
Kali ini mau merayakan apa dengan pacarmu?
Hari ke-200.
Baiklah. Aku mau.
Ah, beneran? Kau yang bilang, ya!
Haduh, hentikan! Apa kau gila?
Lepaskan aku! Atau tidak jadi.
Maaf, aku akan diam saja.
Ada celah di antara setiap orang
Makin dekat jika kau akrab.
Makin jauh jika kau canggung.
Nama yang umum.
Itu berbahaya.
Karena itu, selalu pertimbangkan.
Masuklah.
Pertimbangkan keamanan.
Tak boleh main-main di toko.
Aku mau ambil gantungan kunci eventku.
Namamu?
Yoo Hayoung.
Ah, kamu, Gong Chanyoung?
Siapa kamu, orang mesum?
Bu-Bukan!
Aku mengerti kenapa kamu salah paham.
Jadi biar kujelaskan dulu.
Kamu siapa?
Dari kelas tiga, Gong Chanyoung.
Kelas tiga?
Iya, tiga.
Kamu tahu Lee Jihoon dan Sim Taeyoung?
Ya, mereka temanku ....
- Sejak kapan? - Sejak hari ini ... ?
Apa?
Ah, aku siswa pindahan.
Sedang apa kamu di sini?
Aku tersesat sehabis dari ruang guru.
Akhirnya, sampai sini.
Aku juga penasaran dengan tempat ini ....
Lalu?
- Lalu aku masuk .... - Lalu kamu mau berbuat apa?
Aku tak mau berbuat apa-apa.
Tadinya aku mau menyalakan lampu,
lalu tersandung kursi dan jatuh ke arahmu.
Maaf.
Baiklah.
Eh?
Aku mengerti.
Maaf. Aku mendorongmu.
Aku terkejut.
Tidak, tak apa-apa.
Kita pernah bertemu?
Ini.
Kamu mencuri barangku?
Tidak! Tadi kamu menabrakku.
Ah.
Aku menemukannya terjatuh.
Jadi ingin kukembalikan.
Kupikir sudah hilang.
Baguslah.
Sudah rusak.
No comments yet. Be the first to leave one.