The Staircase

The Staircase

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Staircase 2022 S01E02 Chiroptera 720p HMAX WEB-DL DD5 1 x264-NTb
A Commentary by Vilanelle
Resync for HMAX

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
720p
720
Published on: 2022-05-14
Downloads: 33
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Paris Desember 2001

Orang bilang pelakunya selalu sang suami...

Ini kisah setua peradaban itu sendiri...

Dan sangat klise.

Tapi kasus di Durham ini, pria dan wanita ini...

Mereka istimewa.

Bagaimana kau bisa yakin?

Ini kisah cinta di wilayah Selatan.

Di mana semua tak seperti yang terlihat.

Bagiku, ini tragis. Itu saja.

Ini momen kita.

Dunia memperhatikan kita.

Kita butuh film berikutnya.

Apa yang ingin kau tunjukkan?

Franque, tolong tagihannya!

Aku ingin menunjukkan sesuatu yang kuat.

Tentang keadilan, tapi betapa sebenarnya...

Pembela, penuntut, hakim...

Semua mengatakan hal berbeda tentang kejahatan yang sama.

Itu dia!

Durham liberal, namun tradisional.

Kota besar yang terasa kecil.

Kasus Peterson sempurna.

Apa lagi yang kita punya?

Gary Condit?

Dia berkulit putih.

Dia kaya.

Aku suka itu.

Tapi mungkin terlalu politis.

Tidak. Terlalu DC.

Andrea Yates?

Bisakah seorang ibu bunuh anaknya dianggap bukan penjahat oleh pemirsa?

Kurasa tidak.

Alex dan Derek King!

Diduga pembunuh anak. Membunuh ayah mereka saat dia tidur.

- Usia mereka baru 12 tahun! - Tidak. Mereka terlalu muda.

Lalu Florida? Terakhir kali kita ke sana...

Florida itu aneh.

Tak bersalah? Bersalah?

Akhir dari Peterson akan selalu tragis.

- Percayalah kepadaku, Jean. - Baik!

Baiklah.

Atur telepon dengan Tn. Peterson.

Kita lihat apakah dia menarik.

Kau tidak akan menyesali ini.

Hari Natal 2001 16 Hari Sejak Kematian Kathleen

Bukankah Ibu biasa menaruh nanas di atasnya?

Aku sudah cari. Aku tidak menemukannya.

Tidak, ini akan sempurna.

Mari kita pakai gelas mewah.

Ya.

Hei. Ayo.

Hei.

Keluar. Pergilah. Tidak.

Hei!

Satu lagi. Itu saja.

Lihat yang kutemukan di atas.

Sweter Natal Ibu.

Dia menyimpan semuanya.

Dan dia membawa yang baru untuk tahun ini.

Mungkin itu Ayah.

Tidak. Itu Jaksa Wilayah. Tak mau menyerah.

Astaga.

Dia buat ini... Beberapa tahun lalu?

Ini Bibi Blair.

Aku saja.

- Ya. - Semoga berhasil.

- Halo? - Selamat Natal, Margie.

Selamat Natal untukmu.

Kau dapat pesannya?

Tidak. Kami tak sempat ke gereja.

- Tapi kau berdoa? - Ya, kami berdoa.

Margie aku sudah berpikir tentang Thanksgiving, yang kita bicarakan.

Ini tidak ada hubungannya dengan itu. Aku tak mau membicarakannya.

Tapi aku memikirkan kalian tentang yang terjadi di Jerman.

Tidak. Kau tahu kami tidak...

Ingat Jerman.

Dengar! Daging ham kami sudah siap. Aku harus pergi.

Baiklah. Aku di sini jika kau membutuhkanku.

- Selamat Natal. - Tuhan memberkati kalian.

- Sudah kau pegang? - Ya.

Itu Ayah!

Ini panggilan dari Penjara Wilayah Durham.

Anda terima biayanya?

Ya, saya terima biayanya.

Kau baik sekali.

Aku membiayaimu selama 25 tahun...

Dan kini akhirnya kau mau mengeluarkan uang.

Ya, untuk sekarang.

Tergantung berapa lama mereka menahanmu di sana.

Apakah jaminannya sudah ditentukan?

Sebentar lagi.

Tolong berikan teleponnya kepada Margaret.

- Hei, Ayah. - Kalian sudah buka hadiahnya?

Tidak, belum.

Hadiahnya tak akan terbuka sendiri.

Aku tahu. Hanya saja... Rasanya tak sama tanpamu.

Sayang, tak ada yang benar tentang ini semua.

Jaksa Wilayah terus menelepon.

Kalian terus abaikan mereka.

Kau sudah bicara dengan Candace atau Lori?

Aku belum tersambung.

Tidak.

Apa? Sungguh? Tidak ada?

Tidak.

Dengar, pastikan saja semua orang tetap bersama.

- Aku merindukanmu. - Aku juga merindukanmu. Kami semua.

Baiklah. Sampai jumpa, ya?

- Baiklah. - Aku sayang kalian.

Aku sayang Ayah.

- Aku menyayangimu. - Aku sayang Ayah. Sampai jumpa.

Hai, ini Mark dan Candace Zamperini. Silakan tinggalkan pesan.

Ini panggilan dari Penjara Wilayah Durham. Tolong tekan...

Mark, Sayang, bisa nyalakan apinya?

Udaranya makin dingin.

Tentu.

Astaga. Hati-hati.

Persetan, Todd.

Caitlin, buka hadiahmu.

Dia ingat apa yang kuinginkan.

Ini yang salah.

Dia harus membeli banyak hadiah...

Ibu hanya membuat kesalahan.

Orang-orang terus mengatakan itu, dia hanya membuat kesalahan.

Seolah-olah itu salahnya bahwa dia meninggal.

Dengar. Ini bisa terjadi kepada siapa pun.

Mengerti? Dia hanya terlalu banyak minum.

Berhenti mengatakan dia mabuk.

Tak ada yang bilang Ibu salah.

- Itu terjadi begitu saja. - Dia minum anggur.

Dia stres karena harus menghasilkan uang...

Bekerja dan mengurus semua orang.

Dia tidak mabuk, Todd! Mengerti?

Dasar bajingan.

Kenapa kau tiba-tiba memanggilnya Ibu?

Kau tidak pernah memanggilnya begitu.

Maksudku, dia jatuh dari tangga.

Itu sangat konyol.

Oktober 2001 Dua Bulan Sebelum Kematian Kathleen

Kau sudah pesan pelayan untuk hari Sabtu?

Yang memakai dasi kupu-kupu?

Ya, untuk hari Minggu.

Sabtu.

Penggalangan dananya hari Minggu.

- Siapa yang memberitahumu? - Kau, Michael.

Aku akan ke New York hari Sabtu untuk Akhir Pekan Orang Tua Caitlin.

Sial.

Menurutmu ada yang akan datang?

Kau selalu mencemaskan hal-hal ini dan selalu berhasil pada akhirnya.

Semua itu berhasil karenamu.

Aku akan ikut. Jangan khawatir.

Ingat kita berjanji mengantar Clay ke sekolah.

Aku ingat.

Terima kasih untuk tumpangannya.

Ayah bilang itu bukan masalah besar karena searah dengan tempat kerjamu.

Ini memberi kita kesempatan untuk mengobrol.

- Sulit saat semua orang amat sibuk. - Ya.

Jadi, apa kegiatanmu?

Hanya mencoba mencari tahu situasi keuanganku.

Agak kesulitan.

Ya. Sepertinya tak pernah cukup, 'kan?

Becky, pekerjaannya cocok untuknya?

Tak ada masalah?

Ya. Baik-baik saja.

Sekali lagi kita harus berhenti khawatir.

Tapi apakah serangan terhadap World Trade Center hanyalah awal?

Menurut pendapat profesionalmu...

Apa menurutmu kita akan mengalami rangkaian...

Ini bukan salahmu.

Bu?

Ini belas kasihan. Itu yang kami lakukan.

Terima kasih, Pak.

Kau mencapai area terbuka di tengah hutan.

Langkah kakimu ringan.

Hitung setiap langkah dalam pikiranmu.

Satu...

Dua...

Tiga...

- Empat, lima... - Empat, lima...

- Hai! - Enam.

Apa aku mengganggu?

Aku mengalami pagi yang aneh.

- Sembilan, sepuluh. - John ingin bertemu...

- Dan lagi. - Kapan?

Sore ini.

Tentang apa?

- Baiklah. Terima kasih. - Tentu.

Kau pernah bertugas?

- Marinir. Kau? - Sama.

Tetap percaya sampai aku mati.

Kau dari sekitar sini?

Tidak. Hanya berkunjung,

Kupikir aku akan melihat-lihat kota ini.

Cari tahu soal Durham.

Ya.

Bisa beri tahu Durham seperti apa?

Kau tahu...

Ini tentang... Ini dan itu.

Hipotek, Bung. Sudah kubilang.

Ke sanalah uangnya mengalir.

More Indonesian subtitles for The Staircase

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left