I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

Download Indonesian Subtitle

Release info

나혼자 산다 I Live Alone E304 190726-NEXT-VIU
A Commentary by RuoXi
Ep. 304 [VIU Ver.] "Kathryn Prescott's Vacation with Henry"

Tags

other
Published on: 2019-07-27
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Musim Panas Membuatmu Ingin Pergi Liburan"

Senang melihatmu. - Senang melihatmu.

Saatnya menonton kehidupan Henry.

Kamu berpakaian seperti pangeran hari ini.

Kamu memakai kemeja formal. - Itukah sebabnya?

Apa semua itu berlian? - Bagus.

Kamu menyukainya? - Ya.

Itu bagus.

Omong-omong... - Kamu bahkan membuka satu kancing.

Bagaimana menurutmu? - Itu bagus.

Kamu mirip pangeran. - Itu bagus.

Dia memakai celana formal.

"Fashion84 memeriksa gaya berpakaiannya Henry"

Maaf aku memakai sesuatu yang serasi.

"Maaf aku memakai sesuatu yang serasi"

"Serasi"? - Apa yang serasi?

Benar.

"Kontroversi warna tidak terduga"

Kami memakai warna yang sama. - Jadi...

Di mana kamu dapat ini? Festival olahraga?

Apa?

Bagus. Itu sangat bagus.

Tunggu. Apa kamu anggota Angkatan Laut?

Bukankah itu cincin Angkatan Laut?

Apa kamu seorang perwira? - Bukan.

"Hormat"

Seorang tamu yang sangat istimewa dari Hollywood...

Anjing itu.

Apa kamu bilang? - Anjing itu?

Anjing itu. - Anjing yang kamu cium itu.

Tidak. - Apa dia menghubungimu?

"Dia menciumnya di Hollywood"

"Dia mencium seekor anjing dari film anjing"

"Gossip84 membagikan skandal Hollywood tanpa izin"

"Aku tidak sering berkomunikasi dengan anjing itu"

Apa dia menghubungimu? - Apa dia menghubungimu?

Aku memang menghubunginya.

Sungguh? - Ya.

Apa kata anjing itu? - Aku penasaran.

Anjing itu bisa jadi aktor.

Bisa jadi anak anjing. - Atau bisa jadi Tiamo.

Bisa jadi anak anjing.

Apa itu salah satu dari ketiganya?

Mari kita menonton dahulu.

"Apa Aku Gemetar?"

Sudah lama sekali aku tidak dengar lagu ini. "The Contact".

Stasiun Yongsan. - Musik itu.

Kenapa mereka memasukkan lagu ini?

Lagu ini...

"Stasiun Yongsan"

"Melihat sekitar"

Henry memperhatikan gaya rambutnya.

Apa orang itu menggunakan KTX? - Stasiun Yongsan?

Kenapa Stasiun Yongsan? Kenapa kamu tidak pergi ke bandara?

Ada apa ini? - Ada apa?

"Makin dekat langkah demi langkah"

Kenapa kamu tampak begitu antusias?

Tidak, aku tidak tampak antusias.

"Sangat antusias"

Itu bukan wajah antusias? - Ayolah.

Itu bukan wajah antusias? - Tunggu.

Aku 120 persen yakin. Itu seorang wanita.

Tidak, tunggu. Jangan berasumsi seperti itu.

Hei, Kat.

"Kat"?

"Tamu dari Hollywood itu adalah"

Astaga. - Orang asing.

Aku tidak antusias. - Hei.

"Tersenyum lebar"

"Dia berlari dengan langkah pendek dan cepat"

Apa? - Itu...

Tiamo?

"Ini contoh standar dari reuni romantis"

Pelukan bandara.

Itu pelukan bandara yang kamu sebutkan?

"Perbedaan tinggi mereka membuat itu lebih mendebarkan"

Itu mirip drama Amerika.

Kapan kali terakhir kamu melihatnya?

Mungkin dua bulan lalu?

Dua bulan?

Coba kulihat dirimu. Biarkan aku melihatmu.

Aku main dalam film Hollywood baru-baru ini.

Dia memainkan peran utama wanita dalam film itu.

Dia aktris Kathryn Prescott.

"Skins"? - Ya.

Itu seri yang sangat terkenal. - Ya.

Itu aku. Kami syuting bersama.

"Dia kembali sebagai wanita yang menyukai hewan"

"Kathryn Prescott"

Dia sangat cantik. - Dia bersinar.

Dia kupanggil Kat.

Saat kami mengerjakan film itu,

dia bilang sangat ingin mengunjungi Korea.

Dia penasaran soal makanan

dan budaya Korea.

Kami sering membahas itu.

Sekarang setelah dia datang ke Korea,

aku berencana

mengajaknya tur hari ini.

Coba kulihat. Biar kulihat.

Satu putaran lagi.

Apa kamu mau melihatku juga?

Berputarlah. - Aku akan berputar.

Ya, baik. Bagus. - Apa aku tampak bagus?

Ya, bagus. - Ya?

Ya, siap?

Apa? Dia pacarmu.

Kelihatannya begitu, tapi...

Kenapa kalian terus berpelukan?

Dia minat cintamu? - Bukan.

Bukan? - Hwasa, tidak.

Ada apa dengan Hwasa? - Dia tidak melakukan apa pun.

Dia punya raut itu.

"Dia hanya sedang mendengarkan dengan garis mata tebal"

Dia tidak mengatakan apa pun. - Apa dia mengumpat?

Apa dia mengumpat dengan matanya? - Dia punya raut itu.

"Dia tidak memperhatikan"

"Saat itu membosankan"

"Matanya yang jujur"

"Mengekspresikan emosinya dengan jelas"

Tidak, sungguh. - Berhentilah mengumpati kami.

Biar kujelaskan. - Baik.

Dia tiba di Korea lebih dahulu.

Dia sudah di sini lima hari, tapi aku ada di luar negeri.

Aku sangat ingin bertemu dengannya.

"Dia mengekspresikan betapa dia merindukannya secara fisik"

"Kenapa dia begitu putus asa?"

Tidak, aku tidak mau bertemu dia.

"Dia menarik kembali ucapannya"

Apa itu tadi? - Apa itu tadi?

Bagaimana perasaanmu tentang dia? - Apa maksudmu?

Apa maksudmu? - Katakan saja.

Kenapa kamu begitu berhati-hati? - Suka padanya tidak salah.

Kamu hanya mengekspresikan perasaanmu.

Benar. - Jadi, kamu rindu dia atau tidak?

Aku merindukannya sebagai teman.

Baik. - Baiklah.

Aku rindu dia sebagai seseorang. - Sebagai seseorang. Baik.

Aku rindu dia sebagai seseorang. - Baik.

Kurasa aku benar-benar senang melihatnya.

Ketika aku melihatnya lagi setelah pelukan itu...

Setelah pelukan itu... Kamu tahu maksudku?

Bantu aku. - Tentu.

Kamu memeluk seseorang,

dan saat kamu melihat orang itu lagi,

kamu merasa ingin memeluk orang itu lagi.

Biasanya... - Setelah memeluk seseorang,

kamu ingin menciumnya. - Kamu ingin menciumnya.

Itu benar. - Kamu tidak ingin dia pulang.

Itulah yang dirasakan. - Itu gaya asing.

"Dia gagal menjelaskan sapaan gaya Amerika"

Itu gaya asing. - Tentu saja.

Yang kami tidak pahami adalah

tidak apa-apa untuk memeluknya

kali pertama kamu melihatnya,

tapi jika kamu memeluknya lagi setelah melihatnya,

itu artinya kamu menganggap dia sangat cantik hari ini.

Menurutmu dia terlihat sangat cantik hari ini.

Kecuali kamu tertarik padanya... - Itu yang kumaksudkan.

Aku juga sangat menyukai Na Rae,

tapi kami bahkan belum bersalaman.

Saat senang sekali bertemu seseorang, kamu berkata, "Astaga!"

"Orang-orang masih menjaga jarak"

Apa itu semacam kepercayaan umum?

Tanganku tetap di belakang punggungku.

"Hei, Na Rae."

"Sapaan tanpa sentuhan mencegah hubungan apa pun yang mungkin"

Aku merindukanmu. - Aku tahu. Bagaimana kabarmu?

Aku tidak percaya bisa menemuimu.

Apa kamu kangen bergaul dengan anjing-anjing besar?

Aku lebih kangen padamu.

Baiklah. Mari pergi. Jadi, ini...

Kamu lebih kangen padanya daripada anjing-anjing?

Aku paham.

Stasiun Yongsan.

Ikut aku. - Baik.

Kamu aman bersamaku. Aku akan melindungimu.

"Aku akan melindungimu"

"Kenapa dia melingkarkan lengannya padanya?"

"Lihat itu"

"Dan dia masih bilang tidak tertarik padanya?"

Tidak. - Itu tidak bisa dijelaskan.

Itu tidak bisa dijelaskan. - Itu mungkin.

Jadi, bisa beri tahu aku kita mau ke mana?

Ke luar kota, bukan?

Ya. - Ke luar kota?

Kathryn baru berkeliling Seoul saja.

Jadi, kupikir kami harus mengunjungi

Yangpyeong alih-alih Seoul.

Ke luar kota? Di hari pertama?

Trip dua hari? - Sulit dipercaya.

Kamu hanya harus ke luar kota.

"Ke luar kota." - Pasti dia tinggal di Seoul.

Jika mereka ketinggalan bus terakhir, maka... Astaga.

Satu hal yang pasti, jika mereka naik feri, itu akhir dari permainan.

Jika mereka naik feri, itu akhir dari permainan.

Itu akhir dari permainan.

Kita akan tahu begitu mereka naik feri.

Selalu ada feri satu arah. - Henry.

Tidak apa-apa sepanjang kalian tidak naik feri.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left