Dynasty

Dynasty

Download Indonesian Subtitle

Season 4

Release info

Dynasty S04E06-NF-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝙉𝙚𝙩𝙛𝙡𝙞𝙭 𝙍𝙚𝙩𝙖𝙞𝙡

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-04-13
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Sebelumnya di Dynasty:

Kau menggangguku sejak aku menolakmu, dr. Bailey.

Aku tak suka tuduhan itu.

Aku cemas, aku di layar tak cukup membuatmu tertarik.

Maka, aku di sini.

Bicara dengan pria itu, membantunya menemukan imannya,

membuatku berpikir, aku akan merindukan itu.

Aku tak bisa menahanmu dari panggilanmu.

Aku butuh orang yang berpengalaman dan bisa kupercaya.

Jawabannya, ya. Ayah dan anak membangun kekaisaran.

Aku tak bisa ke kantor hari ini. Aku tak ada pakaian.

Pakaian dan sepatumu mengalahkan Imelda Marcos.

Aku tak tahu siapa dia,

tapi aku amat ingin melihat lemarinya.

Yang kau pakai itu bagus.

Tapi akan lebih baik jika kau lepaskan.

Ini pakaian untuk menggosok gigi.

Akan segera diturunkan menjadi baju santai.

Aku tahu Blake mulai bekerja di Fallon Unlimited hari ini,

tapi aku tak memahami ini.

Aku tak mau pada hari pertama Blake, dia berpakaian lebih rapi dariku.

Aku harus tampak seperti bos.

Sempurna. Meski menurutku kau bereaksi berlebihan.

Justru kebalikannya. Di dalam hatinya, Blake tak menganggapku serius.

Blake membutuhkanmu. Paham? Dia hanya memiliki namanya saja.

Jika dia membuatmu kesal, berhitung dalam bahasa Spanyol baru bereaksi.

Itu teknik agar tenang.

Caraku bertahan saat ibuku bereksperimen dengan obatnya.

Sweter itu lagi?

Apa salahnya dengan sweter menulisku?

Karl Lagerfeld berkata, "Sweter adalah tanda kekalahan."

Aku tak tahu siapa dia,

tapi jika dia mau menulis dua bab pertama untuk penerbitku,

silakan.

Mustahil, karena dia sudah wafat.

Kita harus bekerja.

Hei, ingatlah,

dia mungkin ayahmu, tapi kau bosnya.

Dia mungkin bos, tapi aku ayahnya.

Aku kagum kau menyampingkan egomu untuk bekerja dengan Fallon.

Tidak disampingkan. Fallon butuh aku mengelola bisnis barunya.

- Ini hanya untuk batu loncatan. - Batu loncatan ke mana?

Kembali ke puncak perusahaanku sendiri.

- Lalu kita pergi dari sini. - Aku akan senang sekali, Tuan.

Terakhir kamarmu sekecil ini saat kita berlayar dengan Freedom ke Anguilla.

Ada kabar terbaru tentang Pastor Caleb?

Dia kembali berkhotbah ke jemaatnya,

sementara aku akan pergi minum dengan Cristal malam ini.

Benar, 'kan?

Tuhan selalu punya rencana.

Setidaknya aku punya.

Aku tahu kau bersemangat kembali bekerja,

tapi dengarkan tubuhmu.

Jika kau lelah atau merasa sakit, beri tahu Sam dan pulanglah.

- Kau akan beri surat dokter? - Luka tusukmu tampak sudah sembuh,

tapi tak berarti kau bisa beraktivitas seperti sebelumnya.

Aku bukan bunga rapuh.

Aku tahu aktivitas fisik lain yang ingin kulakukan lagi,

melihat kau tertidur semalam saat membaca fail pasien.

Ya. Maaf. Aku amat fokus pada pekerjaan saat ini.

Mungkin nanti kau bisa amat fokus padaku.

Kau telat bertemu grup jalan cepatmu di mal?

Aku akan ke rumah sakit,

dan aku perlu tahu empat orang yang harinya akan hancur.

- Apa maksudmu? - Sudah kukatakan.

Kita tak punya dana untuk lima penelitian.

Kau ingin memimpin, jadi, pilih satu.

Baik. Kudelegasikan tugas itu padamu.

Aku tak bisa melakukan semua. Aku punya perusahaan.

Hari kau berada di atasku hampir berakhir.

Kepala staf akan pensiun, dan aku berencana menggantikannya.

Kau? Kepala staf?

Berapa calon yang akan kau racuni untuk mencapai itu?

Tak ada. Untuk sementara. Aku ingin melakukannya dengan benar.

Setelah mereka melihat aku orang yang tepat,

aku dan kau akan berkuasa.

Lucu, kau bandingkan pekerjaanmu di rumah sakit

dengan aku yang CEO dan pendiri konglomerat media besar.

Tapi bagus ada anggota keluarga kita yang orang biasa.

Orang jadi lebih menyukai kita. Pintu!

Apa yang penting hingga aku harus kemari?

Apa itu di wajahmu?

Masker mata penghilang sembap dan penyegar, yang amat kubutuhkan,

karena hubungan jarak jauh yang perlu kuceritakan.

Kau sela olahragaku untuk mengeluh?

Sudah kuduga kau akan paham.

Karena perjalanan singkat ke New Orleans

dan bergadang sampai Ryan pulang dari kelab striptis,

aku tak pernah kekurangan tidur seperti ini.

Aku butuh filter, di dunia nyata.

Jadi, apa rencanamu?

Ryan diwawancara di Western Atlanta saat ini.

Rencanaku adalah berdoa dan berharap dia diterima.

Jangan terlalu memikirkan ini.

Hubungan kalian masih baru.

New Orleans hanya dua jam, bisa naik pesawat pribadi.

- Kau bisa mengatasinya. - Tapi hubungan jarak jauh sulit.

Aku amat menyukai Ryan. Aku ingin dia di dekatku.

Bagaimana kami tahu hubungan ini akan bertahan?

Lagi pula, aku harus siap kamera sepanjang waktu karena FaceTime.

Kenapa tak kau beri tahu dia?

Soal perasaanmu, bukan bagian siap kamera itu.

Kau yang bilang. Hubungan ini masih baru.

Jika kupaksakan, akan hancur.

Bicara soal pesawat pribadi,

kenapa jutawan baru sepertimu masih di Atlanta,

bukan pergi ke destinasi impian?

Aku hemat. Hal "menjadi kaya" ini membuatku takut.

Aku juga merasa aneh di dua jam pertama.

Aku punya hidangan utama yang sempurna untuk gaya hidup orang kaya dan terkenal.

Menginaplah beberapa hari di presidential suite, gratis.

Kamar itu lebih besar dari apartemenku.

Itu membuatku sedih.

Ini.

Itu sungguhan?

Itu situs utama

untuk mencari barang mahal yang ternyata dibutuhkan.

Dari mana aku dapat ini?

Ini berlian asli.

Fallon Unlimited mengakuisisi perusahaan teknologi,

yang belum meraup laba.

Itu istilah untuk merugi?

Ya, dan tugas Ayah menjadikannya mencetak laba.

Ini lebih kecil dari kantor Ayah dahulu

dan perlu Ayah tata ulang, tapi tak masalah.

- Ini kantorku. - Syukurlah. Karena ini masalah.

Di mana kantor Ayah? Ayah suka sudut yang menghadap utara.

Serta asisten untuk membawakan kopi.

Kantor Ayah di lorong, aku tak peduli menghadap ke mana,

dan tak ada yang membawakan kopi.

Hanya aku yang punya asisten.

Apa Ayah punya tim bawahan?

Ya. Mereka sedang melatih keakraban.

Yoga harian selama 20 menit lagi.

Sambil menunggu, bagaimana jika Ayah sampaikan idemu untuk mengurangi biaya?

Tak usah.

Tak usah? Aku bos Ayah. Aku mau Ayah di jalur yang benar.

Kau merekrut Blake Carrington, percayalah Ayah tahu yang Ayah lakukan.

Aku tak memercayai orang yang memakai sebutan orang ketiga untuk dirinya.

Ayah tak nyaman menyampaikannya.

Aku tak nyaman Ayah menyembunyikan rencana Ayah,

terutama karena Ayah kugaji.

Bicara soal itu, bisa negosiasikan gaji? Agak rendah.

Martina!

Martina, kopi!

Kau sudah tak lagi minum kopi pagi hari.

Aku berubah pikiran.

Buatkan dua. Krim dan gula. Terima kasih, Sayang.

Sama-sama, Tn. Carrington.

- Tidak, Martina. Batalkan kopinya. - Bagaimana Ayah bisa bekerja?

Tanya Blake Carrington untuk membawakan kopi kepada Blake Carrington.

Ambil sendiri?

Maaf. Ayah baru tahu, Ayah bekerja di swalayan SPBU.

Begini saja. Tolong pergi. Tinggalkan kantorku. Pergilah bekerja, terima kasih.

Uno, dos, tres.

Mau pesan apa?

Pinot Grigio. Amat dingin.

Bourbon Manhattan.

Tak kusangka akan melihat Blake Carrington pulang cepat

demi minuman promosi, beli satu dapat dua.

Aku tak menyangka melihat diriku membeli minuman promosi.

Tapi di sinilah aku.

Kini aku bekerja. Kau mau keluar makan malam besok?

Ya. Aku kagum kau setuju bekerja untuk Fallon.

Itu bagus untukmu. Kau tampak tenang.

Aku mungkin lebih tenang

jika bisa berendam di bak rendam raksasa di wastu,

bukan bak kelas menengah di sini.

Kau tahu maksudku, 'kan? Bak yang cukup untuk dua orang itu?

Aku suka penguat airnya dinyalakan.

- Tempat ini bagus. - Terima kasih.

Tapi tak sebanding Gunnerson mengantar es krim kepada kita di ranjang.

Aku rindu ruang pakaianku. Bunga di mana-mana.

Manhattan-mu.

Terima kasih.

- Aku yakin tadi berjalan lancar. - Tentu saja.

Western Atlanta akan beruntung punya otak hukummu yang cerdas.

Terima kasih. Kau amat baik.

Katanya surat penerimaanku sedang dikirim.

Selamat! Ini kabar hebat.

Kenapa sikapmu tak seperti kabar hebat?

Ini kabar hebat. Tapi biaya kuliahnya amat mahal

dan tak ada beasiswa lagi.

Tulane menawarkan lebih banyak uang, jadi, aku bimbang.

Kau lebih suka kampus ini?

Ya. Tapi bukan hanya itu.

Jika kupilih Tulane, aku tak perlu pindah,

dan bisa berhenti dari kelab untuk fokus kuliah.

Sebagai pengusaha, aku sering diberi tahu

jangan memutuskan hanya karena uang.

Itu ucapan orang kaya.

Uang bagian besar dari hal ini.

Aku lebih lama miskin daripada kaya.

Percayalah, aku paham.

Tapi uang jangan menjadi satu-satunya faktor.

Benar, tapi memikirkan berutang besar untuk kuliah hukum membuatku resah.

Ditambah lagi mencari apartemen baru dan…

- Tapi kau suka Atlanta, 'kan? - Aku amat suka Atlanta.

Tapi New Orleans punya semua yang kau punya di sini, 'kan?

More Indonesian subtitles for Dynasty

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left