The first 200 lines.
"Penghujung musim gugur dengan angin dingin"
Senang bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu, Hwasa. - Ya.
Kakak. - Akhir-akhir ini,
sangat sulit bertemu denganmu.
Tahi lalatmu lebih gelap.
Coba kulihat. - Aku memakai riasan tebal hari ini.
Itu riasan yang tebal.
Itu "Temptation of Wife".
"Itu 'Temptation of Wife'"
Aku berterima kasih kepada Hwasa
karena setelah pesta syukuran rumah itu,
Na Rae Bardem menjadi hal besar.
"Lahir dari tangan Hwasa"
"Diselesaikan oleh Si Eon"
"Na Rae Bardem"
Sudah kuduga itu akan hebat.
Benarkah? - Benarkah?
Ya. - Na Rae Bardem?
Tapi dia tidak berusaha menjadi Bardem. Itu seharusnya Kardashian.
Benar. Aku tidak meniatkannya menjadi Bardem,
tapi Si Eon harus merusaknya.
"Merusak?" - "Merusak?"
"Merusak?" - Panas atau dingin.
Aku menuangkan minyak dan membakarnya.
Benar. - Kamu menyalakan api
pada pistol gas, dan itu meledak. - "Dia menyalakan api."
Aku mendapatinya sangat lucu.
Sudah kuduga dia akan bagus.
Saat aku bertemu calon mertuaku, itu yang akan kupakai.
Hei. Singkirkan itu. - Aku serius.
Video pertama
tentang anggota termuda kita, Hwasa.
Kudengar itu seperti "Country Diaries".
Dia memerankan Ibu II Young? - Ya.
Dia juga memakai kardigan Ibu II Young.
Hwasa pergi mengunjungi neneknya di Namwon.
Ya. - Mari kita saksikan.
"Namwon, Provinsi Jeolla, tempat dedaunan sedang berguguran"
"Kereta ke Namwon"
"Tiba bersama Hwasa"
"Dia muncul memakai warna yang sama seperti bunga"
Tunggu. Bukankah itu yang dipakai Kian84
ke Gyeongju? - Bukan.
"Hanbok harian?"
Halo, Namwon?
"Apa yang membawamu ke Namwon hari ini?"
Aku tahu sibuk itu pertanda bagus,
tapi kita perlu beristirahat.
Apa kamu menyesuaikan dengan warna lemari di belakang?
Itu warna lemari. - "Warna lemari."
Namwon juga adalah kampung halaman ayahku.
Nenekku tinggal di Namwon.
Jadi, aku mengunjungi Namwon dari waktu ke waktu untuk rehat.
Aku ke sini untuk penyegaran.
Apa orang tuamu tinggal di Namwon?
Orang tuaku tinggal di Jeonju.
Mereka sering sekali
ke sini. - Mereka sering datang.
Aku juga sering ke Namwon untuk liburan.
"Hwasa berkeliaran di sekitar stasiun"
"Dia tersenyum sambil memandang suatu tempat"
"Sebuah mobil muncul di hadapannya"
Kamu tiba lebih cepat. - Apa ada yang menjemputmu?
Ayahnya. - Siapa dia?
Itu ayahmu. - Ayahku.
Aku sudah sangat lama tidak melihat sarung jok seperti itu.
Aku tadinya mau membelinya, tapi itu tidak dijual lagi.
Ayah. - Ya.
Kamu tiba lebih cepat?
"Dia mengulurkan tangannya begitu Hwasa membuka pintu"
Mereka saling menggenggam tangan.
Kamu pasti sangat dekat dengan ayahmu.
Bagaimana bisa kamu berpegangan tangan dengan ayahmu?
Itu bukan kejahatan.
Aku tidak pernah berpegangan tangan dengan ayahku.
Benarkah? - Ya.
Aku juga tidak mengingatnya.
Aku tidak ingat terakhir kali kami berpegangan tangan.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Astaga. - Astaga.
Dia sangat manis. - Dia manis.
"Sementara itu, Henry dan ayahnya diam secara menyesakkan"
Mereka diam. Aku belum pernah melihat Henry sediam itu.
Mereka diam awalnya.
Ini pasti lebih tidak kaku.
Kamu punya saudara? - Dua kakak perempuan.
Mungkin itu sebabnya. - Lihat.
"Apa arti seorang ayah bagi sang putri bungsu?"
Dia pria yang sangat tua.
"Tertawa"
Pria tua?
Dia sangat baik.
Yang utama, dia orang yang paling kucintai dan kuhormati.
Ayahmu pasti sangat senang.
"Mereka bergerak ke tempat Nenek"
Namwon sangat bagus.
Cuacanya sangat bagus hari ini. Kemarin hujan deras.
Dia menggunakan dialek.
Ramah sekali. - Ya.
Aku lapar.
Kamu lapar? - Ya.
Ada tteok di bawah.
Tteok? - Di dalam sini.
Ayah menyimpan tteok di sini?
Ayah seperti panitia acara.
Ayahmu seperti panitia acara ?
Tteok.
Astaga.
"Dia menyiapkan banyak tteok dan madu"
Dia juga menyiapkan madu?
Aromanya enak.
Benarkah? Apa ini madu akasia?
Ya, madu akasia.
Jangan celup terlalu banyak. - Aku tahu.
"Satu gigitan besar"
Itu tampak enak.
"Kenyal"
Apa tteok ini baru dibuat?
Ya, itu dibuat pagi ini.
Ayah memesannya untukmu.
Ayah sungguh panitia acara.
Dia senang.
Kenapa Ayah begitu manis hari ini?
Ayah antusias kamu akan datang.
"Ayah antusias"
Canggung
mendengar itu. - Itu canggung.
Aku tidak percaya seorang ayah bisa berkata bahwa dia antusias.
Harus kuakui ayahmu sangat manis.
"Manis sekali"
Telepon Nenek.
Nenek? - Ya.
Halo?
Halo?
Siapa ini? Hye Jin?
Bibi. - Ini Hye Jin.
Itu liburan. - Memang. Rasanya seperti liburan.
Di desa,
seluruh keluarga berkumpul saat ada yang berkunjung dari Seoul.
Benarkah?
Kamu mau bicara kepada Nenek? - Ya.
Baik. Ini. - Ya.
Dia sedang apa di sana? - Hye Jin.
Nenek. - Ya.
Aku dalam perjalanan.
Baik. Cepatlah. Semua orang di sini bosan.
Nenekmu karismatik. - Nenek.
Aku dalam perjalanan.
Baik. Cepatlah. Sampai jumpa.
Baik. - Astaga.
"Baik. Cepatlah. Sampai jumpa"
"Menutup telepon"
Dia bergaya.
"Perjalanan panjang untuk menemui neneknya yang keren"
Bagaimana kalau dengar musik?
"Pilihan musik DJ Hwasa"
Kita harus dengarkan ini. - Yang mana?
Ini cocok untuk musim dingin.
Ini cocok untuk cuaca dingin.
"Apa itu?"
"'Cafe of the Winter' oleh Cho Yong Pil"
Bukankah lagu ini sudah sangat lama?
Bukankah ini terlalu santai?
Apa maksud Ayah?
Musik tidak harus selalu cepat.
"Ayah lebih suka BPM 180. Putrinya lebih suka musik 7080"
Hwasa tampaknya suka retro. Bahkan bajunya.
"Bahkan bajunya"
Itu ala Ibu II Young. - Itu tren terkini.
Ayah. Saat aku menikah - Ya?
kelak,
aku akan menyanyikan ini dengan suamiku.
Apa itu?
Ayah. Ayah tahu lagu ini? - Ya?
Lagu apa? - Lagu ini.
Lagu ini? Tidak. - Tidak?
"'Your Everything' oleh One Plus One"
Tahun 1973?
"Aku cinta kamu"
"Harmoni"
Tunggu.
Kenapa aku tahu liriknya?
Jujurlah. Apa kamu 53 tahun?
Aku? - Ya.
Bukankah aku terlihat muda?
Hanya ada dua orang di antara kita yang tahu lagu ini.
Jangan pura-pura tidak tahu.
Kalian belum pernah mendengar lagu ini?
Si Eon. Tahukah kamu lagu ini? - Tidak.
"Ikut bernyanyi secara otomatis"
Kalian belum pernah mendengar ini?
Aku tidak tahu. - Aku tidak tahu.
"Kami tidak tahu"
Kenapa... - Apa kamu suka yang itu?
Apa? - "Aku batu di pantai"
"'The Rocks on the Seashore' oleh One Mind"
"Dirilis 11 tahun sebelum Hwasa lahir"
No comments yet. Be the first to leave one.