Merlin

Merlin

Download Indonesian Subtitle

Season 4

Release info

Merlin S04E09 kissTVSeries com
A Commentary by NamangGete_Watutedang
kissTVSeries.com

Tags

other
Published on: 2019-02-28
Downloads: 51
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 184 lines.

Di negeri mitos... dan zaman sihir

tasib sebuah kerajaan besar...

bersandar di pundak seorang pria muda.

Namanya...

Merlin.

Paman.

Sudah larut malam, Arthur. Apa yang mengganggumu?

Tidak ada. Tidak ada sama sekali.

Tapi aku telah ambil keputusan, dan merasa layak untuk beritahumu segera.

Meskipun kurasa kau takkan suka apa yang kukatakan.

Aku akan menikahi Guinevere.

Maaf.

Itu kalau ia setuju.

Paduka... / Tidak. Aku tahu pendapatmu.

Dia seorang pelayan, aku raja. Itu bukan hal yang benar.

Ini lebih serius dari itu.

Guinevere telah buktikan dirinya sebagai pendukung yang layak...

dan penasihat cerdas beberapa bulan terakhir.

Tak butuh seorang wanita untuk dukungan, tuan.

Aku penasehatmu.

Kurasa kau terlalu banyak janggut untuk menjadi istriku.

Penasihat baik, dukungan solid... Itulah persisnya yang kubutuhkan.

Aku tak ingin seorang ratu yang cuma berkeliling sekitar kastil,

menyetujui setiap perkataanku. Dan rakyat tak ingin ratu seperti itu.

Jadi sudah kuputuskan.

Kuingin Guinevere jadi ratuku, dan kuingin kau menerimanya.

Tuan Putri.

Jangan menakutiku seperti itu.

Kurasa begitu.

Arthur akan jadikan Guinevere sebagai ratunya.

Seperti dalam mimpiku.

Aku tak mau lihat wanita itu di atas takhtaku!

Aku tak tahu cara menghentikannya.

Ada satu yang bisa merusak rencana King Arthur.

Seseorang yang bisa hadir di antara mereka.

Kita semua punya rahasia, dan sial bagi Guinevere, kutahu rahasianya.

Kutahu persis bagaimana cara menghancurkannya.

MERLIN - S04E09 - SUBTITLE Translated & resynchronized by NamangGete

Aku datang dengan damai.

Morgana Pendragon.

Kau ditakdirkan untuk menghidupkan kembali cara lama.

Kuharap tetap hidup untuk melihatnya terjadi.

Kaulah satu dari sedikit orang yang ingat zaman Kepercayaan Kuno.

Aku butuh bantuanmu.

Ini pemberian kakakku.

Hadiah yang paling menarik.

Harga sebuah jiwa.

Tapi kau tak tahu cara melepaskannya.

Aku ingin menyimpannya.

Pemberian ini tentunya punya kekuatan,

tapi hanya ada satu cara untuk menggunakan kekuatan itu.

Kau harus bepergian menuju yang terakhir dari kelima gerbang...

yang memisahkan dunia kita... dari dunia orang mati.

Temukan Kolam Nemhain,

yang perairannya segelap malam...

dan setenang kematian itu sendiri.

Lemparkan koin ke kedalamannya...

dan keinginanmu akan terkabulkan.

Namaku Lancelot, tuan putri.

Aku melayani perintahmu.

Kau pasti lelah.

Kau telah lintasi perjalanan yang pernah diimpikan banyak orang.

Aku tak tahu dimana keberadaanku, tuan putri.

Kecuali bahwa aku milikmu.

Pelan-pelan.

Kau takkan butuhkan itu.

Yah, belum.

Kita ada tugas untuk dilakukan, tapi bukan pedangmu, melainkan hatimu.

Ada seorang wanita, seorang gadis pelayan.

Seorang desa rendahan bernama Guinevere.

Atau Gwen, begitu dia dikenal teman-temannya.

Banyak yang berusaha untuk menikah dengan King Arthur,

tapi Gwen yang mendapatkan cintanya.

Ia jujur ​​dan terus terang, berjiwa sederhana.

Arthur percaya dia sepenuhnya,

seperti dia mempercayaimu.

Karena kaulah Lancelot yang mulia, pemberani, terhormat.

Kaulah kode ksatria.

Sebelum ia bersama Arthur, dia milikmu, Lancelot.

Kaulah cinta pertamanya.

Dan kau akan jadi yang terakhir baginya.

Guinevere... Bersediakah kau menjadi istriku?

Apa ini artinya "ya"? / Maaf. Iya.

Iya. Iya.

Bagaimana kabar musuh lama kita?

Dia belajar dengan cepat.

Segera semua orang akan tahu kalau dia Lancelot yg pernah kita semua tahu.

Kupikir akan menyenangkan...

Menguasai pikirannya.

Alih-alih, aku merasa sedih.

Dia dulu sangat perkasa.

Sekarang dia hanyalah Shade .

Aku akan menyesal melihatnya pergi.

Kuharus serahkan itu padamu.

Jika tidak ada yang lain, itu pasti hadiah pertunangan asli.

Nah, seiring gerak-gerik romantis, kau bisa memberinya bunga.

Bisa saja menulis lagu untuknya.

Malahan, kau memberinya dua hari pria berkeringat

yang mengenyahkan perasaan satu sama lain.

Tepat seperti yang seharusnya.

Ayahku melakukan pertandingan sebelum pernikahannya. Itu tradisi.

Jadi itu bahkan bukan isyarat asli.

Kupikir calon istriku mengerti.

Terima kasih banyak.

Siapa itu?

Entahlah.

Kurasa hanya sedikit ingatan setelah saat aku melangkah melalui tirai itu.

Kisahku takkan mencerahkan seperti yang kuinginkan.

Kami senang melihatmu

Yah, senang dan kagum.

Aku berutang segalanya kepada kaum Madhavi.

Saat mereka menemukanku, aku hampir mati.

Untung bagiku, mereka memiliki kebiasaan...

memberi makan dan tumpangan kepada yang membutuhkan.

- Dan tentunya begitupun denganku. - Di mana mereka menemukanmu?

Di salah satu Jalur Sutra yang melintasi di Pegunungan Feorre.

Kerajaan Cenred.

Aku ikut mereka berminggu-minggu, jauh ke padang pasir selatan.

Kemudian perlahan, kekuatanku pulih kembali.

Ketika cukup kuat, kudapatkan tiket dengan satu-satunya cara yg kutahu, yaitu pedang.

Lalu perlahan-lahan aku berjalan menuju utara.

Kau berjalan pulang.

Tak cukup terima kasih dari kami... atas pengorbananmu di Pulau Terberkati.

Itu akan selalu diingat.

Sungguh senang melihatmu sekali lagi.

Aku ingin bersulang... kepada orang-orang tercinta.

Untuk Camelot.

- Untuk Camelot. - Untuk Camelot.

Kau boleh gunakan tempat tidurku.

Tidak. Tidak.

Sungguh, setelah semua yang kau lalui,

Itulah yang paling bisa kulakukan.

Terima kasih, Merlin.

Senang bertemu kembali.

Telah kuhabiskan waktu yang lama memikirkan... apa yang terjadi...

bisakah aku menyelamatkanmu... seandainya ada yg bisa kulakukan,

seandainya kubisa gunakan sihir.

Seandainya ada di antara kita yang memiliki sihir, Merlin...

maka hidup akan jauh lebih mudah.

Selamat malam.

Oh, tidak.

Aku sudah melihat wajah seperti itu sebelumnya.

Kuingin percaya kalau semuanya baik-baik saja...

dan kita benar-benar dapatkan Lancelot kembali.

Jelas terlihat seperti dia.

Ya.

Apa itu?

Entahlah.

Ada yang salah.

Ketika ia cerita kisahnya, aku merasakannya.

Caranya menyapaku, itu membuatku curiga.

Tapi apa yang terjadi saat ini, itulah yang membuatku yakin.

Dia lupa aku punya sihir.

Lancelot takkan pernah begitu.

Memang aneh.

Beri dia waktu.

Kuingin dengar beritanya.

Kuyakin kau akan sangat bangga, tuan putri.

Arthur dan para ksatrianya benar-benar percaya.

Dan Gwen?

Ini pasti hal terakhir yang dia harapkan di malam pernikahannya.

Jika ia bingung, ia pasti tak menunjukkannya.

Kurasa dia sungguh mencintai Arthur.

Perasaannya kepada Lancelot adalah masa lalu.

Telah kupertimbangkan kemungkinan itu.

Beclypp thinne idese

thaet heo hine lyste.

Kupikir inilah saatnya untuk bangkitkan kembali perasaan itu.

Aku tak yakin akan menemukanmu di sini.

Kupikir kau mungkin punya kamar di istana.

Kuingin tinggal di sini selama mungkin.

Mungkin tak seberapa, tapi inilah rumahku.

Boleh aku masuk?

Aku hanya ingin kau baik-baik saja.

Aku tak pernah berpikir akan melihatmu lagi.

Aku tahu.

Ketika kudengar tindakanmu, aku merasa sangat bersalah.

Tidak.

Kau melindungi Arthur, seperti yang kuminta.

Jika bukan karenamu, takkan ada pernikahan.

Tak ada kata-kata yang cukup untuk ucapkan terima kasih.

Tidak perlu, aku melakukan... apa yg menurutku benar di hatiku.

Kau yang ajari aku, Gwen...

Jujur ​​pada diriku sendiri.

More Indonesian subtitles for Merlin

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left