Release info

비켜라 운명아 It's My Life E23 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-12-06
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

Bu Kim Yun Hee dan Pak Jae Seon.

Mereka orang-orang yang kamu ceritakan kepadaku?

Ya. Terima kasih sudah datang. Selamat datang.

Aku juga menyambut kalian.

Kalian seharusnya menelepon dan mengabari kami.

Kami menantikan kalian.

Kami akan meneleponmu setelah menata meja.

Kami memutuskan untuk bergabung dengan tim ini.

Seperti katamu, lagi pula kami akan dipecat,

Jadi, kita harus berusaha yang terbaik untuk mengubahnya.

Kamu bilang, tanpa kerugian maka tidak ada yang ditakuti.

Mungkin itu sebabnya aku merasa termotivasi.

Aku khawatir kalian tidak akan bergabung dengan kami.

- Aku beruntung mendapatkan kalian. - Tentu saja.

Nyatanya, kamu bertemu denganku, itu membuktikan...

Maksudku, kamu beruntung dalam mencari orang.

Omong-omong, siapa pria ini?

Aku akan memperkenalkan diri.

Aku asistennya Pak Ahn.

Aku akan bekerja dengan kalian di tim ini.

Aku Manajer Lee Sang Hyun.

Omong-omong, di mana desainer kita?

Belum ada.

Kamu belum menemukan desainer?

Tidak. Saat ini, kami mencoba merekrut

desainer berbakat yang berkuliah di Amerika.

Keputusannya akan segera ditentukan.

Jadi, jangan khawatir.

Kamu mencoba merekrut orang?

Itu artinya belum ada yang diputuskan, bukan?

Mendiang kakekku pernah mengatakan ini kepadaku.

"Jika kamu berjalan di arah yang benar,

kamu akan bertemu dengan orang yang tepat."

Aku tahu desainer itu akan bergabung dengan kita. Aku yakin.

Cantik sekali.

- Ini pasti bagian pria. - Ya, kamu benar.

Halo.

- Ini juga bagus. - Ya.

Yang ini juga sangat cantik.

Ini dia.

Permisi.

Kami mau jas dengan lapel atas seperti ini.

Untuk kancingnya, kami mau satu baris kancing dada.

Bagaimana? Bagus, bukan?

Ya, bagus.

Omong-omong, apa itu "lapel atas"?

Jika ujung lapelnya mengarah ke bahu seperti ini,

ini disebut lapel atas.

Ini sedang populer saat ini.

Satu baris kancing lebih baik daripada dua baris kancing.

Itu tidak begitu memaksakan.

Begitu rupanya.

Kuserahkan kepadamu. Aku tidak tahu apa pun.

Kalau begitu, satu setelan hitam dan satu setelan kotak-kotak.

Abu-abu tua juga bagus.

Memakai setelan terpisah juga bagus.

Saat tidak memakai dasi, akan keren jika melapisi kemeja

dengan sweter seperti ini.

Astaga.

Kamu pasti mempelajari desain mode.

Setelah kita membelikan setelan untuk dia,

akan kubantu juga memilih dasi, sapu tangan, dan sepatu.

Ya, itu bagus. Tolong bantu aku.

Sebentar.

Seung Joo, aku akan ke toilet sebentar.

- Tentu, aku melihat-lihat di sini. - Baiklah.

Halo.

Halo, boleh kulihat yang ini?

Yang ini?

Ini akan cocok untuk dia.

Bu Yang.

Astaga, hentikan.

Aku akan pingsan karena tertawa terlalu keras.

Terima kasih banyak.

Kamu bilang aku adalah kutukan dari keberadaanmu.

Tapi kamu selalu memperhatikanku seperti ini.

Bu Yang, saat aku menjadi kaya,

akan kubelikan tas jinijing desainer sebanyak yang kamu mau.

Tas jinjing desainer?

Astaga, aku tidak butuh itu.

Ayolah. Wanita apa

yang tidak menyukai tas jinjing desainer?

Kudengar, tas seperti itu harganya ribuan dolar.

Bagaimana jika tergores?

Aku bahkan tidak mau membawanya ke mana-mana.

Astaga, jika semua wanita sepertimu,

pria tidak akan mencemaskan apa pun.

Benar juga.

Ibu sudah menanyai Seung Joo soal bergabung ke tim kami?

Ya, ibu menanyainya.

Tapi dia menjadi diam tiap ibu membahasnya.

Tampaknya itu karena si Rubah Licik dan putranya yang lancang.

Kamu bilang akan berusaha keras untuk membujuknya.

Astaga, kita harus bagaimana?

Itu artinya kita harus memulai

tanpa desainer?

Bagaimana kita harus bersaing

dalam kontes mode tanpa seorang desainer?

Kenapa kamu berpikiran negatif?

Kamu membuat Nam Jin gelisah.

Bukan hanya Nam Jin yang gelisah.

Aku juga gelisah.

Aku bersikap baik karena kasihan kepadamu.

Kamu salah paham?

Kamu lancang dan juga menyedihkan.

Dia di sebelah sana.

Nona Jung, sedang apa kamu di sini?

Aku yakin bisa menemuimu di sini.

Aku berniat kemari tiap hari sampai bertemu denganmu.

Orang seperti apa

dirimu?

Kamu tidak tahu rasanya

terpaksa menikah dengan seorang pria

yang paling kamu benci karena kamu sangat miskin, bukan?

Aku bahkan tidak bisa melaporkan pria yang mendaftarkan pernikahannya

tanpa sepengetahuanku karena aku takut

dia bisa menyakiti keluargaku.

Kamu tidak tahu rasanya, bukan?

Apa maksudmu?

Maksudmu,

pria itu mendaftarkan pernikahan tanpa sepengetahuanmu?

Benar.

Kenapa kamu memperlakukanku seperti wanita buruk

padahal kamu tidak tahu apa pun tentang diriku?

Aku...

Aku bukan orang seperti itu.

Aku bukan orang seperti itu!

Jika aku bisa,

aku ingin

menelantarkan keluargaku.

Setelah meninggalkan rumah dan segalanya,

aku tidak tahu harus melakukan apa atau bagaimana menjalani hidupku.

Aku tidak berdaya dan kehilangan. Itu sebabnya aku menemuimu.

Kamu membuatku ingin hidup sekali lagi.

Kamu memintaku bangkit dan membuat dunia mengenalku.

Tapi kini kamu membenciku?

Kenapa kamu merendahkanku?

Kamu tidak boleh merendahkanku karena aku miskin.

Kata orang, kita tidak bisa menyembunyikan kemiskinan,

cinta, dan bersin.

Sekeras apa pun usahaku menutupinya,

semuanya terus terungkap tanpa terduga.

Baik itu kemiskinan atau cinta.

Berhenti minum.

Jangan menghentikanku.

Berhenti minum. Kamu mabuk.

Aku meninggalkan segalanya.

Aku bahkan meninggalkan satu-satunya teman masa kecilku.

Apakah itu salah?

Aku tidak pernah membencimu.

Aku juga tidak merendahkanmu.

Aku hanya

marah.

Tapi aku tidak yakin

kenapa aku marah.

Maafkan aku, Pak.

Terima kasih.

Nona Jung.

Kamu seperti orang yang berbeda saat mabuk.

Apa?

Kamu mengeluh dan mengoceh.

- Kamu seperti hendak memukulku. - Benarkah?

Aku tidak percaya.

Aku biasanya hanya tidur saat mabuk.

Kamu tidak hanya tidur.

Kamu mengorok dan mengertakkan gigi.

Tidak mungkin.

Maafkan aku

karena telah salah menilaimu tanpa mendengarkan penjelasanmu.

Aku

tidak pernah miskin harta.

Tapi aku selalu miskin perasaan dan kesepian.

Jadi, aku bisa mengerti

bagaimana perasaanmu.

Sudah lama aku tidak kemari pada malam hari.

Bukankah udara malam menyenangkan?

Kamu sudah pulang.

Ya. Ibu sedang apa?

Kita pindah besok.

Ibu sedang memisahkan barang berharga.

Sebaiknya kamu juga mengemas barang penting.

Sepertinya foto kita bersama Ayah

berharga bagi Ibu.

Tentu saja itu berharga.

Ini satu-satunya foto kita bertiga yang ibu punya.

Ini mungkin sangat berarti bagi Ibu, tapi tidak bagiku.

Kenapa kamu berkata begitu?

Dalam kenanganku,

Ayah mengambil banyak ruang seperti di foto itu.

Dia meninggal saat usiamu empat tahun.

Sepertinya kamu tidak ingat banyak tentang dia.

Dia tidak pernah menggendongku di pundaknya,

atau datang ke acara sekolahku seperti upacara kelulusan.

Ibu menyimpannya di hati Ibu seumur hidup.

Bukankah keluarga kita miskin secara emosional?

Aku merasa

menjadi miskin secara emosional

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left