Release info

차달래부인의사랑 MadamChaDalRae'sLove E18 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-09-27
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Rumah Sakit Jeil"

"So Young"

Apa ini? Kini kamu bersikap kekanak-kanakan.

"So Young, aku mencintaimu"

Apakah ini

seperti yang kuinginkan?

Entahlah.

Sebaiknya begitu.

Bagaimana kalau bukan?

Maka akan kubekap kamu dengan bantal itu.

Bacalah selebihnya.

"Menikahlah denganku"

Lepaskan selebihnya.

Selamat.

Teganya kamu? Kami tidak mengetahuinya.

Kenapa merahasiakannya dari kami?

Maaf.

Selamat.

Perawat Baek, selamat.

Selamat.

"Sekalipun dunia berubah"

"Cintaku"

"Itu adalah kamu"

"Kita akan bersama selamanya"

Cium.

Cium.

Cium.

Aku tidak menduga seperti ini.

Kukira kamu terlalu tua untuk itu.

Aku tidak bisa melakukan semuanya sesuai usiaku.

Aku harus juga memenuhi keinginanmu.

Jangan berusaha terlalu keras untuk bisa ke tingkatanku.

Aku harus berusaha untuk menjaga cinta tetap hidup.

Karena kini aku sudah memutuskan untuk mencintaimu,

aku bahkan akan mencintai hal-hal yang tidak bisa kulakukan.

Bisakah kamu berhenti?

Aku sangat terharu dan tersentuh hingga merasa emosional.

Ada satu acara lagi.

Tidak, tolong sudahi untuk hari ini.

Aku sudah banyak melihat dan mendengar sampai-sampai

"aku bahagia" tidaklah cukup saat ini.

Aku sangat bahagia.

Pecahkanlah itu dan berikan kepadaku bertahap.

Saat aku akan lupa.

Baiklah. Masuklah.

Begitu saja?

Apa?

Sampai jumpa.

Ayah.

Apakah itu si bodoh yang kamu kencani?

Ayah tidak boleh memanggilnya begitu.

Bisa kalau dia kekasihmu.

Apakah dia rekan kerja

yang kamu bicarakan waktu itu?

Ya.

Dia melamarku hari ini.

Benarkah?

Bawa dia ke rumah akhir pekan ini.

Ke rumah?

Kalau dia melamar, itu artinya dia mau menikahimu.

Dia harus menemui kita.

Baiklah.

Ayah. Apakah Ayah banyak minum-minum?

Ada kabar dari Dae Young?

Kuberikan pesan di media sosialnya, tapi kurasa dia tidak membacanya.

Dasar si bodoh itu.

Dia pasti tahu ayah khawatir.

Tidak usah terlalu khawatir.

Anak-anak sekarang ini tidak seperti Ayah dahulu.

Mereka bisa bepergian ke mana saja di dunia ini tanpa rasa takut.

Ayo masuk.

Bagaimana wanita jahat itu bisa

melakukan itu kepadanya?

Aku sudah pulang.

Duduklah kembali.

Ini mengenai So Young.

Dia melamarku hari ini.

Pria yang kamu bilang dua hari lalu?

Ya. Dia mengantarku pulang malam ini,

dan Ayah melihat kami.

Aku mengundangnya ke sini akhir pekan ini.

Aku tidak menyetujuinya.

Kamu tahu tentang dia?

Aku hanya tahu dia lebih tua 10 tahun lebih daripada So Young.

Sepuluh tahun?

Pantas dia tidak setuju.

Ibu, jangan memikirkan usianya

dan fokus pada karakternya.

Ke ataslah. Ayah akan berbicara dengan ibumu.

Baiklah.

Aku tidak mau berbicara denganmu.

Ini mengenai So Young.

Kalau begitu, singkat saja.

Mereka bekerja bersama.

Artinya pria itu seorang dokter.

Dia sudah sekolah kedokteran, ikut wajib militer,

magang, dan masa residensi.

Semua itu butuh 13 hingga 14 tahun.

Jadi, jangan

mengeluhkan usianya.

Kalau dia dokter,

kamu tidak keberatan dia sudah paruh baya sepertimu?

Bisakah kamu berhenti?

Haruskah kamu merusak keadaan?

Baiklah. Aku bisa bertemu dengannya sekali saja.

Ada apa dengannya?

Kamu tidak apa-apa?

Tidak juga.

Kenapa begitu?

Saat kamu mengantarku,

ayahku melihat semuanya.

Benarkah?

Apa katanya?

Beberapa waktu lalu, aku bilang berhubungan dengan seseorang.

Dia bertanya apakah kamu orangnya, dan kubilang benar.

Dia melihatku di toserba. Apakah dia mengenaliku?

Dia terlalu jauh untuk itu.

Kurasa kita punya keadaan gawat darurat.

Keadaan gawat darurat?

Apa yang salah kali ini?

Tidak ada yang salah.

Dia mau kamu berkunjung akhir pekan ini.

Ibu bukan keadaan darurat. Aku akan ke sana.

Benarkah?

Kukira kamu akan sangat stres mengenai usiamu.

Memang sedikit stres,

tapi ayo selesaikan saja.

Kamu harus terlihat semuda mungkin.

Ayo jujur kepada diri kita.

Kita tahu mereka akan menentangnya.

Bagaimana kita meyakinkan mereka lebih...

Mereka bisa menyetujui karena mereka menyukai dirimu.

Benar. Ayo berdoa semoga seperti itu.

Tidurlah.

Terima kasih

untuk hari ini.

Aku bahagia.

Aku seharusnya berterima kasih kepadamu.

Tidurlah dengan nyenyak.

Ayolah.

Apakah sangat sulit mengajakku bergabung?

Ambilkan nasi untukku.

Ambillah sendiri.

Haruskah kamu melakukan ini?

Berterima kasihlah aku memasakkan makanan untukmu.

Aku tidak akan melakukannya kalau bukan untuk So Young.

Dia pergi ke mana seharian?

Kenapa kamu masih di sini?

Pergilah ke kantormu dan bersiap.

Kita ada janji temu.

Sayang, kamu tidak akan pergi?

Apakah kita perlu berkonsultasi di tempat seperti itu?

Kenapa? Kamu tidak mau pergi?

Kita tidaklah bermasalah.

Hanya saja...

"Hanya saja." Itulah alasan kita harus pergi.

Bicara kepada ahli mungkin bisa membantu kita

mengetahui apa yang salah denganmu.

Aku bukannya menderita gangguan mental.

Itu keadaan psikogenik.

Itu juga masalah mental.

Mungkin ada sesuatu yang tidak kamu ketahui

seperti trauma.

Aku tidak punya masalah seperti itu.

Aku baik-baik saja sampai maju sebagai kepala dewan distrik.

Kamu tertidur dan mendengkur

selagi menonton video porno.

Tentu saja kamu punya masalah.

Jangan pergi kalau tidak mau.

Aku melakukan ini untukku, tapi sebagian besar untukmu.

Kamu masih muda.

Apakah kamu mau impoten selamanya?

Sial.

Memang tergantung lokasinya.

Baiklah kalau begitu.

Bilang saja dijual 900.000 dolar.

Baiklah, terima kasih. Sampai jumpa.

Halo.

Bagaimana kamu bisa ke sini sepagi ini?

Aku sudah tidak bekerja.

Silakan duduk.

Lama tidak bertemu. Mau kuambilkan apa?

Kamu tidak perlu mengambilkan apa-apa.

Kamu sudah sangat lama bekerja keras.

Kamu berhak untuk beristirahat sekarang.

Temuilah teman-teman

dan mendaki.

Terima kasih.

Kudengar hanya butuh sekejap untuk kehilangan pekerjaan,

tapi waktu yang lama untuk menerima perubahannya.

Mungkin belum terjadi padamu, tapi kamu pasti merasakan itu.

Kurasa begitu.

Itu hanyalah akhir dari bab pertama hidupmu.

Semua orang punya bab kedua sekarang ini.

Kamu tidak akan bisa berdiam diri saja di rumah.

Apakah kamu punya rencana?

Sama sekali tidak ada.

Beristirahatlah sekitar setahun dan pikirkan itu.

Namun, jangan hanya di rumah.

Datanglah ke sini kalau kamu merasa bosan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left