Tough as Iron (Kang-chul-i)

Tough as Iron (Kang-chul-i)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Tough as Iron 2013 WEB-DL H264 AAC FMZM
A Commentary by Doyan_Nonton
fmoviez.org

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2019-05-23
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa yang kau lakukan di situ?

Ayo ke sini!

Enak saja.

Jangan naik lagi! Ayo turun sekarang!

Yang benar saja! Kau bisa mati!

Kenapa kau suka sekali dengan cerobong asap?

- Aduh. - Hei!

Berhenti! Jangan bergerak!

Tetap di sana! Jangan bergerak!

Jangan bergerak.

Hei, Gang Chul, dia bisa membuatku mati muda.

Tunggu sebentar.

Bawa ini.

- Semoga berhasil. - Terima kasih.

Opsir Kim. Cepat panggil paramedis.

Dia marah sekali.

Kau akan ditahan kalau melakukan ini lagi.

Kita orang beradab, bukan?

Kau janji tidak akan melakukan ini lagi?

Ada apa? Lidah Ibu kelu?

Beku. Beku.

Meleleh.

Bagaimana aku bisa bicara kalau aku beku?

Kenapa kau terlambat?

Aku bekerja.

Aku sibuk mencari uang untuk menanggung gadis ini.

Kau bohong.

Apa kau suka di sini?

Ibu suka sekali pemandangan di sini.

Ini sangat istimewa.

Sayang.

Kalau Ibu mati, tebarkan abuku di sini.

Agar Ibu bisa tetap ada di langit, kau paham?

Ibu tampak santai sekali.

Kata orang-orang Ibu tidak bisa ditolak.

Sudah cukup, ayo kita turun.

Kau lupa puncaknya. Puncaknya.

Lagi?

Kau mau terus naik?

Apa kau sedang berwisata? Mau cari oleh-oleh?

Ayo cepat turun!

Tapi di sana ada banyak orang.

Sial.

Ini mikrofonnya.

Mikrofonnya.

Berikan padaku.

Di mana pada saat ini...

...apakah kau tega?

Dengan nama seindah itu...

...apakah mungkin?

Soon-Yi, Soon-yi sayang.

Chul Kepala Besi!

Aku menagih hutang, dan pikiranmu.

Aku ini yang terbaik, bukan?

Kau harus bekerja seperti ini untuk mendapatkan hidup baru.

Ya, tapi aku terlalu sibuk.

Kau terlihat seperti preman kelas teri.

Kami bukan preman. Kami didukung Yakuza Jepang.

Yakuza?

Lintah darat seperti kau menghisap darah dari manusia.

Kau benar-benar tidak mengerti.

Kami tidak seperti itu, kami memberi bantuan keuangan.

Maksudmu mengambil martabat mereka.

Kau hanya penjahat kelas teri.

Kami bukan penjahat.

Selamat menikmati hidangannya.

Kami dapat lebih banyak daripada Seoul.

Hanya ini saja?

Hanya mencuri?

Aku tidak mengerti maksudmu.

Kau tidak mengerti?

Dasar kau anjing.

Penjahat kelas teri.

Apa dia adikmu?

Ya, keluargaku satu-satunya.

Dia masih muda.

Belum bisa mengendalikan emosi.

Harap maklum.

Hwi-Gon gagap saat dia marah atau gugup

Kurang ajar! Kau buat tempat ini jadi bau!

Akan kubunuh kalian!

Maafkan saya, Pak.

Mana pistol?

Pistol.

Pistol.

Di mana dia?

Sudah pergi.

Itu terlihat sangat palsu.

Aku tidak keberatan.

Tapi aku tidak bisa melihatmu diperlakukan seperti itu.

Apa kau kena stroke?

Satu kata demi satu kata. Pelan-pelan.

Si bedebah itu.

Penjahat-penjahat itu.

Akan kubunuh mereka.

Tapi aku yang salah.

Kau terlalu jujur.

Memajukan masyarakat kita dengan perdagangan adil.

Lihat anak-anak muda itu.

Hidup di dunia yang sinis ini.

Ibumu suka ini.

Ini enak sekali.

Kenapa? Mau mengajakku berdansa?

Nona Seoul, kau mau ke mana hari ini?

Jalan Sanbok.

Aku tidak mengerti. Di sana tidak ada yang menarik.

Terima kasih.

Kemarin menarik juga.

Sekarang aku sudah yakin.

Apa?

Dia benar-benar suka padaku.

Seleramu memang tinggi, tapi dia suka padamu?

Nenekku saja tidak mau.

Jangan merendahkan aku.

Setelah aku pikir-pikir...

...mungkin dia sebenarnya suka padaku.

Aku tidak sanggup lagi. Maafkan aku.

Terima kasih untuk semuanya.

Berkat anda aku bisa istirahat sebentar.

Kami akan ke gereja kalau dia sudah baikan.

Selamat malam.

Haleluya.

Bagus sekali.

Cantik.

Kenapa merajuk?

Lihat ini.

Maafkan aku.

Mulai sekarang aku akan pulang lebih cepat.

Pada saat sekarang ini.

Apakah kau bisa?

Kalau kau meninggalkanku, aku akan bunuh diri.

Berikan.

Kata-kata yang indah.

Aku akan membersihkan rumah dan memberikannya padamu.

Mau pesan ayam goreng untuk makan malam?

Ada restoran baru yang memberi lontong gratis.

Ibu. Ibu!

Aku mohon, bangunlah.

Minumlah ini. Kau akan merasa lebih baik.

Minumlah ini.

Memakai monitor glukosa murahan untuk menghemat uang?

Kau pikir aku anak kecil? Aku sudah lama melakukan ini.

Apa mungkin overdosis insulin?

Kalau begitu ini kelainan kardiovaskuler.

Apa? Car audio?

Penyakit jantung.

Bilang saja kau menawarkan ginjal. Tidak perlu sok tahu.

Kenapa memakai kostum?

Aku menyamar.

Sekarang pengawasan sedang ketat.

Omong-omong..

Barang-barang Cina sekarang ada di mana-mana.

Kau harus pakai organ lokal.

Bagaimana kalau dia kena infeksi?

Setidaknya satu saja.

Itu juga kalau barangnya ada.

Diabetes, gagal ginjal, sakit jantung, dan juga demensia.

Kau tahu ibumu kami panggil apa?

- Aku tahu. - Apa?

- Helen Keller dari Busan. - Amin.

Hei.

Apa kabar?

Ada suara anjing menggongong.

- Masih seperti biasa. - Ya.

Ini kontrak sewaku dan stempelnya.

Bagus.

Jadi pemiliknya tidak mau memberikan uang lagi?

Kalaupun ada, itu tidak cukup untuk biaya operasi.

Kebetulan aku harus meminjam uang.

Aku kenal seorang bankir.

Aku akan minta pinjaman untukmu juga.

Baiklah.

Kau sudah makan siang?

Kalau belum, ayo kita makan.

Menunya apa? Aku hanya makan rib eye.

Jangan khawatir. Ini yang paling enak di kota ini.

Kimchi rebus.

Menjijikkan.

Menjijikkan!

Kau yakin tidak mau?

Ini benar-benar enak.

Masakannya sangat tidak enak.

Bahkan Jong-su tidak pernah makan di rumah.

Tahan sebentar dinginnya.

Kita perlu sinar matahari, terutama di musim dingin.

Ini adalah sumber vitamin D.

- Sayang. - Ya?

Ini asin.

Hambar.

Apa Ibu sedang melatih anjing? Ibu mau apa?

Bersikaplah yang baik.

Aku sudah sangat baik. Ibu yang harus bersikap baik.

Bersikaplah yang baik!

Baiklah, aku akan bersikap baik.

Tapi kita harus belajar dulu.

Nyonya, siapa namamu?

Aku Kim Tae Hee.

- Kim Soon-yi, ayo coba. - Kim Tae Hee.

- Kim Soon-yi. - Kim Tae Hee.

Lupakan saja. Kau jadi Kim Tae Hee.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left